fanfiction for our soul

Posts tagged “yoochun

Sleeping At Junsu’s


Disclaimer: I do not own them.

Author: Intan9095

Pairing: JunChun/YooSu

Genre: Romance/Humor

Rated: T

Warning: AU, Shonen-Ai, OOC, copyright (i just write)

Canon: Sleeping at Naruto’s © MAYO [Doujinshi]

##

Padahal tinggal sekian detik pemuda berkulit porselen itu menyelesaikan klimaks mimpinya. Padahal dengan begitu, sulung Park itu akan mengabadikanya. Padahal pula, jika ia tidak tersedot kembali ke dunia nyata—yang membuatnya harus membuka kedua matanya karena sesuatu. Yoochun memastikan bahwa semalam sampai pagi ini tubuhnya masih utuh bergelung dalam selimut dan semalam pun ia tidak sampai menghabiskan lebih dari delapan mangkuk ramen.

Ah, salahkan rivalnya yang mengancam akan menggunduli Yoochun jika tidak menghabiskan delapan mangkuk itu. Melawan pun—bahkan niatnya mau melempari sofa pada wajah yang tengah tersenyum lebar itu—tidak akan ada pengaruh. Ya, si sulung Park itu sadar diri bahwa dalam keadaan numpang tidur di apartemen orang yang tidak bisa macam-macam.

Lalu?

“Hn?”

Sesuatu yang berat. Sesuatu yang besar. Sesuatu yang membuat pernafasanya menjadi terbatas. ‘Sialan…’ pikir Park Yoochun yang tanpa menunggu kesadaranya penuh untuk menyambut pagi hari dini demi mengetahui apa kejanggalan yang membuat mimpinya lenyap. Bulu kuduknya tiba-tiba saja tersetrum ketika nafas panjang dan tenang menyapa lehernya dari ‘seseorang’.

“Bangun idiot,” Yoochun mengangkat lengan kananya, mendorong wajah pelaku ‘penindihan’ di atas tubuhnya. Ini sudah hampir ke dua kalinya dirinya dianggap sebagai guling kesayangan rivalnya karena pekan lalu Yoochun seenaknya memberikan guling tersebut pada anjing peliharaan tetangganya.

“Kau itu berat, Junsu!” sambung Yoochun yang mulai menyingkap selimutnya dan mendorong pemuda berulit tan tersebut sampai hampir berguling ke samping.

Hampir.

Dengan pelan Junsu mengangkat tubuhnya masih dengan kedua mata yang terpejam, “hmm?”

Get off me!” seru Yoochun yang kelabakan menahan dagu Junsu dengan telapak tangan kirinya ketika wajah itu hampir bertemu dengan wajahnya. Akhirnya, kedua tanganya pun ikut mendorong wajah nan manis itu dengan kasar.

“Uuuhh… menyebalkan.” Setelah hampir seluruh kesadaranya penuh, Junsu mengucek sebelah matanya masih dengan posisinya yang berada di atas Yoochun—sebelah tanganya lagi menahan tubuhnya.

Yoochun menghela nafas panjang, “Sekarang apa lagi alasanmu?” tanya Yoochun sambil menyelimuti dirinya sendiri tanpa menatap yang ditanya.

Butuh sampai satu menit untuk mencerna maksud dari pertanyaan Yoochun, Junsu pun kembali memejamkan matanya kemudian berguling ke samping kiri Yoochun.

Asleep,” merebahkan diri senyaman mungkin, “kau membiarkanku membereskan makan malam sendirian dan jangan salahkan aku karena langsung lompat ke tempat tidur, aku capai.”

“Lalu lupa menggunakan selimut?”

“Aku tidak sempat.”

Moron.” Yoochun bangkit mengambil posisi duduk dan menatap speechlees pada Junsu, “Kau bisa masuk angin, cepat masuk.”

Sepasang mata Junsu menatap Yoochun yang sudah mengangkat selimutnya, ia menyengir lebar lalu masuk ke dalam selimut. “Arigatou, forehead!

Beruntung sekarang masih pada pukul 04.00 pagi dan Yoochun masih terlalu lemas untuk menghantam kepala itu dengan lampu buffet—yang pertengkaran masalah ‘ejekan nama’ tidak akan usai kurang dari dua puluh menit. Pada  akhirnya Yoochun turut merebahkan diri, awalnya ingin memunggungi si Kim, tapi jatuhnya malah berhadapan dengan cengiran si Kim, entah apa yang dimakan oleh keka—maksudnya pada kawannya semalam sampai masih bertahan dengan senyum memuakkan itu, apa isi ramen semalam itu ada bubuk beracun?  Itu yang dipikirkan Yoochun, bukan Author.

“Dan jangan menempel-nempel padaku, walau kau kedinginan.”

“E-eehh? Tapi akhirnya kita juga bisa tidur ‘kan? Aku tidak akan bisa tidur jika tidak menempel pada—“

JLEB!

“—mu” Junsu menatap horror pada sebilah pisau daging yang sudah menancap sempurna di samping wajahnya, tepatnya pada bantalnya. ‘Belajar darimana dia bisa melakukan hal ini?’ pikir Junsu muali berkeringat dingin.

“Kau sadar sekarang, duckbutt?

.

.

.

“BANTALKU!!!”  jerit Junsu histeris. Ia langsung memosisikan tubuhnya tengkurap sembari menangisi bantalnya yang sudah mencapai ajal.

Yoochun tersenyum sadis lalu membalik tubuhnya, memunggungi Junsu seraya memejamkan mata, “Berisik, aku mau tidur!”

“Kau kejam..” menatap punggung Yoochun dengan mata yang berkaca-kaca, contohnya lihat ekspresi Rock Lee, “Aku akan mengingat ini, Yoochun!”

“Hn.”

“Gulingku, bantalku, boxerku, sikat gigiku, ramenku, sofaku, sekarang hatiku kau sakiti! Huhuhu…”

Yoochun mendecih ilfeel, ‘Sudah berapa sinetron yang ia tonton?

“Sudahlah. Kau bisa selalu menggunakan itu sebagai bahan untuk membuat boneka Changmin bodohmu yang lain.” Ucap Yoochun datar, seharusnya datar namun jatuhnya terdengar penuh kecemburuan? Kesal? Entahlah, Yoochun hanya mengernyit dahi tidak suka saat membayangkan salah satu boneka raksasa buatan Junsu yang selalu menemaninya tidur karena memang Junsu hanya tinggal seorang diri di apartemenya.

Mungkin ini yang menyebabkan Yoochun tiba-tiba membuat rencana menginap di rumah Junsu. Padahal seharusnya ia sedang berada di meja belajarnya, mempersiapkan diri untuk ujian lusa nanti dan mengalahkan otak emas Kim Junsu. Bukannya malah membantu rivalnya itu—bahkan menemaninya bermain playstation sampai larut malam dan yang parah siang barusan membantunya untuk mengejar anak anjing milik tetangganya yang kabur sampai ke ladang sawah. Sungguh bukan sifat Park Yoochun.

“Ah, boneka yang itu sebenarnya sudah usang dan sudah menjadi korban makan siang anjing milik Yunho. Mungkin aku bisa menambalnya dengan ini.” Gumam Junsu sembari menatap langit-langit kamarnya, mengingat bonekanya sudah terongok di pojok ruang kamarnya.

Tiba-tiba ia berpikir, ucapan Yoochun barusan sama saja dengan menyindirnya—boneka bodoh berarti boneka buatanya tidak lebih bodoh dari Junsu sendiri dan dengan bodohnya Junsu baru menyadari ucapan bodoh dari Yoochun—well, dan masih banyak kebodohan lainya hingga Junsu menampakkan ekspresi frustasi. Junsu yang niatnya akan menghujani protes kesumat pada Yoochun langsung terdiam membeku.

“…Yoochun?”

“Zzz…”

Kadang Junsu tidak habis pikir, kenapa rivalnya itu bisa kejam dan dingin padanya semenjak ia mengetahui bahwa Junsu adalah ketua OSIS dan selebihnya siswa dengan catatan merah karena kebiasaan membolos bahkan tak luput dari perkelahian. Juga saat Junsu memenangi audisi pencarian bakat vokal seluruh sekolah. Padahal sebelumnya, tiga tahun silam Junsu masih ingat jelas, Yoochun tak lebih dari bocah yang hiperaktif.

Wajahnya yang tengah tertidur itu bahkan bisa mengenyahkan bayang nonrasional Junsu mengenai pemuda berkening lebar di hadapanya.

Damai.

Err—manis?

“Tertidur? Begitu cepatnya,” Junsu menyeringai jahil. Dengan gerakan pelan ia merengkuh Yoochun pada lehernya dan menenggelamkan wajahnya pada rambut dan tengkuk Yoochun. Menggerak-gerakan wajahnya pada rambut itu sembari menghirup aroma mint favoritnya pada rambut Yoochun dan tertawa kecil.

Junsu terdiam sejenak. Ia sedikit mengangkat tubuhnya kembali dan memindahkan tanganya untuk menggenggam punggung tangan Yoochun yang berada di samping wajah Yoochun sendiri.

“Yoochun,” mendekatkan bibirnya pada telinga Yoochun, “Apa kau mencoba untuk tidak menyukai boneka Changminku? Kenapa?” lalu mengangkat wajahnya untuk memandang wajah itu, “Yoochun~”

Junsu tertawa dalam diam mendapat warna wajah Yoochun yang seharusnya tidak ada itu keluar—merah muda. Ya, Junsu tahu Yoochun mendengarnya barusan dan Junsu—err, bangga?—dapat membuatnya bersemu dalam keadaan begini ditambah keningnya yang berkerut dalam berupaya menahan—entah itu debaran jantung atau rona pada wajahnya.

“Mungkin lain waktu, aku bisa membuat sebuah boneka Yoochun—“

DON’T EVEN TRY!!”

“—so you were awake! Ahahaha!”

OMAKE-

Boneka Changmin d sini yg dimaksud tuh, bonekanya emang kloningnya dari Changmin alias persis.

Gmn buatnya? Tanyakan pada MR.XIAH dah~ XD

P.S::

Mungkin emang bnyak yg ga ngerti maksudnya ini apa yg terjadi, jdi sekilas ini intinya ‘Yoochun menginap dirumah Junsu karena boneka kloning Changmin’ atau lbih blak2an ya krena ‘cemburu’ jadi tiba2 aja Chun pngen nyingkirin boneka itu dgn dirinya sndiri tanpa alasan yg jelas XD.

Mslh mreka pacaran atau tidaknya, itu terserah imajinasi kalian sbg pembaca saja 😉 tpi kalau membaca FF ini dgn teliti lg, pasti tahu jawabanya 😉 Yg pisau itu, itu muncul tiba2 krena ini FF humor yg slalu muncul sesuatu tanpa kurang masuk akal XD

Ok sgini aja penjelasanya 😀

Arigatou~

Iklan

Sorry,I know i’m wrong,but i’m still loving U/PG-15/ANGST/3SHOOT


SAYA KEMBALI DENGAN ANGST LAGI,HAHAHAHA SAYA DEMEN LIAT YANG MAIN CAST NYA MENDERITA DI GEBUKIN MASA HAHAHAHA BERCANDA,INI JUST 3SHOOT OK

 

Titel:Sorry,I know i’m wrong,but i’m still loving U!

 

Genre:Angst,PG-15

 

Cast:Yoochun X Junsu,Yoochun X Eunhyuk,Junsu X Changmin,Yunho X Jaejong

 

Disclaimer:Mereka punnya sang pencipta,tapi FF ini punnya saya,No COPAS 😀

~Author POV~

 

“Hikss….hiks….hiks….”Tangis seorang anak laki-laki yang memakai Hoddy biru,tertunduk di samping pohon besar

“Kau kenapa???”Tannya seorang anak laki-laki lain,yang memakai Hoddy Merah,sambil membelai lembut kepala anak yang menangis

“Hiks….hiks…hiks….,Bola ku sangkut di atas pohon,hiks hiks!!!”Jawab anak laki-laki yang menangis sambil menatap wajah anak laki-laki satunya dengan wajah imut namun dengan mata yang memerah karna kebanyakan menangis

“Memangnya kenapa bisa sampai sangkut di atas sana???”Heran anak laki-laki ber’Hoddy merah

“Tadi,Hiks…ada anak-anak nakal yang,Hiks melemparkannya ke sana,makanya Hiks..,bolaku sangkut di atas pohon!!”Jelasnya sambil sedikit sesegukan

“Owh…..”Guman anak laki-laki ber’Hoddy merah itu,lalu tersenyum kecil,”Tenanglah,jangan menangis lagi,aku akan mengambilkan bolamu!!”

“Jinjja??”Tannya anak laki-laki ber’Hoddy Biru itu gembira

“Nde,makanya jangan menangis lagi,ya sudah aku ambilkan dulu ya!!”Jawabnya lalu mulai memanjat pohon yang lumayan tinggi itu,dia terus memanjat,sampai dia melihat bola berwarna biru yang tersangkut di ranting,dengan Hati-hati di ambilnya Bola itu,takut dahan yang jadi pijakan dan pegangannya patah,setelah mendapatkan bola itu,dia langsung kembali ke bawah

“HUP”,Dia langsung melompat turun dari dahan terbawah,lalu dia tersenyum amnis ke arah anak laki-laki ber’Hoddy biru,”Ini bolamu??”

“AH,Nde!!!!!!!!”Pekiknya gembira sambil mengambil bola dari tangan anak lai-laki ber’Hoddy merah,”Gumawo~……^^,kenalkan aku Kim Junsu,kelas 2SD!!!!!!!”Kenalnya sambil membungkuk hormat

“Hihihi,aku Park Yoochun,kelas 3SD,sepertinya aku lebih tua dari mu^^!!!!!!!”Balas anak lak-laki ber’Hoddy merah bernama Yoochun,sambil mengacak rambut anak laki-laki ber’Hoddy biru di depannya yang bernama Junsu

“Nde,jadi aku akan memanggilmu Hyung~^^!!!!!!!,senang berkenalan denganmu Hyung!!!!!!!”

“Sama-sama!!”

Dan tanpa mereka sadari saat pertemuan itulah takdir mereka di mulai

~EIGHT YEARS LATER~

“JUNSU-AHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!,BANGUN!!!!!!!!!”Teriak Umma Junsu tepat di telinga anak lelakinya

 

“AIGOO…………Umma,bisakah kau membangunkanku lembut sesekali!!!”Cemberut Junsu,yang langsung terbangun dari Mimpinya

 

“Siapa suruh tidur terus,ayo cepat bangun,nantin kau telat ke sekolah!!!”Omel Ummanya,lalu pergi ke luar kamar Junsu

 

“Aishh……kenapa liburan terasa sangat cepat sih,ck!!”Kesal Junsu sambil berjalan ke arah Kamar Mandinya

 

“HYA ANAK INI JUGA,CEPAT BANGUN!!!!!!!!!!”Teriak Umma Junsu dari kamar sebelah’GUBRAK’ lalu terdengar suara sesuatu yang jatuh

 

“Ahh..pasti Hyung kena tendang umma lagi,ckckck aku masih untung!!!”Guman Junsu lalu mengambil Handuk mandinya,dan masuk ke dalam Kamar mandi

“Kalian berdua ini,lama sekali mandinya!!!!!”Omel Appa Junsu,saat melihat kedua Putranya baru saja turun dari lantai dua,padahal Jam sudah menunjukan jam 06:45,dan itu tandanya gerbang sekolah akan di tutup lima belas menit lagi

 

“Mianhe appa!!!”Ucap Junsu dan Hyngnya berbarengan

 

“Kalian ini,makanya kalo malam jangan begadang,setelah mengerjakan PR,langsung tidur,jangan malah main PS dan telpon-telponan dengan pacar!!”Omel Appa mereka,sambil asik meminum Kopinya,tanpa mengalihkan pandangannya dari Koran yang di bacanya

 

“Aishhh……….sudahlah Appa,kami tak ada waktu mendengarkan ceram Appa,kami sudah telat,dah Appa!!!!!”Pamit Hyung Junsu,sambil menarik Tangan Junsu yang baru menghabiskan setengah gelas susu coklatnya

 

“TAK SARAPAN DULU?????????”Teriak ibunya dari dalam rumah

 

“TAK KAN SEMPAT!!!!!!”Teriak Hyung Junsu lagi dari arah pintu,yang masih sibuk memasang tali sepatunya,”Ayo cepat,nanti kita telat!!!”Tarik Hyungnya,sambil sedikit berlari ke arah Lexsus merahnya,lalu dengan sekali injak gas,mobil itu membelah keheningan perumahan elit itu

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~SORRY~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

“Kalian berdua ini,kenapa bisa cocok sekali hah???,Bapa tau kalian kakak adik,bukan berarti kalian bisa bareng seperti ini telatnya,Kalian yang lain Juga,aishh kenapa muka-mua kalian saja yang ku lihat HAH!!”Hardik guru mereka,sambil mondar mandir di depan Junsu dan Hyugnya,dan Juga beberapa Murid yang telat sambil duduk bersimpuh sambil menjewer telinga mereka

 

“Aishh…sial sekali,sudah kena tendang umma,kena omel appa,tidak sarapan,sekarang harus mendengarkan ocehan pak Lee!!!”Dumel Hyung Junsu

 

“Stt…..Chunie-hyung,jangan berisik!!!!”Bisik Junsu,sambil melirik Pak Lee yang tetap mengomel tanpa Henti

 

“Tapi aku lapar Su-ie!!!!!”Manja Yoochun seperti anak kecil

 

“Bukan Cuma Hyung saja yang lapar,aku juga lapar!!!”Kesal Junsu sambil memalingkan wajahnya dari arah Yoochun

 

“Kau marah???”Tannya Yoochun sambil menusuk Pipi mulus Junsu

 

“Aishh….stop Hyung,nanti kita bisa kena omel pak Lee!!!”Marah Junsu sambil menepis tangan Yoochun untuk berhenti menusuk wajahnya

 

“Bilang dulu,kau marah atau tidak,baru aku akan berhenti!!!!”Ngeyel Yoochun

 

“Nde,nde,aku tidak marah,jadi sekarang berhentilah!!”Bisik Junsu,karna Pak Lee sedang memandang ke arahnya

 

“Tapi kau masih terlihat marah,ayo jujur,kau marah apa tidak!!!”Ngeyel Yoochun terus menusuk-nusuk pipi Junsu

 

“PARK YOOCHUN,PARK JUNSU!!!!!”Teriak Pak Lee merasa terganggu dengan kelakuan kakak adik itu

 

“Tuh kan,ini gara-gara Hyung!!!”Kesal Junsu memandang Hyungnya dengan bibir di kerucutkan dan pipi di kembungkat,membuat Yoochun yang melihatnya tak bisa menahan senyum

 

“Su-ie imut sekali……!!!!!!!!!”Seru Yoochun sambil mencubit gemas pipi Junsu,tanpa memperdulikan tatapan membunuh dari Pak Lee

 

“PARK YOOCHUN,PARK JUNSU,BERSIHKAN HALL SEKOLAH!!!!”Teriaknya

 

“MWO”Kaget Junsu dan Yoochun bersaudara

 

“Tapi Hall kan besar pak,masa Cuma kami berdua!!”Memelas Yoochun

 

“TAK ADA TAPI-TAPIAN CEPAT BERSIHKAN!!!!”

 

“Tap-“

 

“SEKARANG!”

 

Dengan tergesa-gesa Yoochun dan Junsu pergi dari ruang Guru menuju Hall sekolah,mereka terus berlari ke sana,sesampainya di Hall mereka berdua terduduk letih

 

“Ini salah mu Hyung!!!”Marah Junsu kepada Yoochun

 

“CK,nde~………..semua salah ku!!!”Mengalah Yoochun,sambil beranjak pergi

 

“Mau ke mana???”Heran Junsu masih tetap terduduk letih

 

“Mengambil alat untuk membersihkan ruangan ini,BABO!!!”Jawab Yoochun tanpa melihat ke arah Junsu

 

“Ck…aku kan hanya bertanya!!”Guman Junsu sambil ikut berdiri

 

Dengan sisa tenaga yang ada mereka membersihkan ruangan itu,sudah sekitar satu jam lebih mereka membersihkan ruangan itu dalam diam,sepertinya tak ada yang mau memecahkan keheningan itu,sampai sebuah teriakan nyaring dari arah pintu memecahkan keheningan mereka

 

“BABY~……………!!!!!!!”Teriak seorang Namja imut berambut pirang kriting panjang sambil berlari lalu memeluk Yoochun dengan erat

 

“Waeyo Baby???”Tannya Yoochun sambil membalas pelukan Namja imut itu

 

“Bogoshipo~!!!!”Manjanya,sambil merenggakan pelukannya dan menatap lucu ke wajah Yoochun dengan bibir di krucutkan

 

“Nae Baby ada-ada saja!!!!”Gemas Yoochun sambil mencubit hidung manjung Namja Imut itu

 

“Biarin…………………..,Huh Baby gak sayang ma aku,Huweee…..Junsu-ie tolongin!!!!,Hyungmu gak sayang lagi ama aku!!!!”Adunya Pada Junsu yang sedari tadi menonton adegan mesra mereka

 

“Hahahaha…..Hyung ini,Yoochun-hyung hanya bercanda Eunhyuk-hyung!!!!”Jelas Junsu sambil tertawa hambar

 

“Jinjja????”Pastinya

 

“Nde~ Baby!!!”Jawab Yoochun dengan senyum cerah

 

“Ottoke,kalo begitu,Baby~…………..ayo temani aku ke Kantin yah!!!!,aku belum sarapan!!!!”Ajaknya sambil mengandeng tangan Yoochun mesra,tanpa mempedulikan tatapan pedih dari seseorang

 

“Tapi aku sedang di hukum Baby~,Ka-”

 

“Sudahlah Hyung,temani saja Eunhyuk-hyung…..,ini tinggal sedikit lagi,aku bisa mengerjakan nya sendiri!!!”Sela Junsu sambil tersenyum getir

 

“Jinjja???”Pasti Yoochun

 

“Umm”Angguk Junsu pasti

 

“Baiklah,tapi bila kau lelah sms Hyung saja,atau bila kau lapar susul saja hyung ke kantin!!!,Araso??”

 

“Nde,Araso!!!,nah kajja,cepat kalian pergi!!!”Canda Junsu sambil tertawa pelan

 

“Huh dasar Dongsaeng kurang ajar,ya sudah dah Su-ie!!!!”Pamit Yoochun

 

“Dah Junsi-ie!!!!”Pamit Eunhyuk sambil mendadah heboh,lalu mereka berdua pergi meninggalkan Junsu sendiri

 

“Nde,dah Chunie!!!”Lirih Junsu

 

TBC

 

Ini 3soot,ini sesuai janji aku!!!!

Jadi besok parrt 2 nya,bsok part 3 nya ottoke????

Coment please,saran N kritik sangat di butuhkan


TRUE/YunJae/Series/PG-15/Part 1


Titel:true

Genre=PG-15,Yaoi,action,Family,Angst

Cast:Yunho X Jaejong,Yoochun X Junsu,Jaejong X Junsu,Yunho X Changmin

Leeght:Series

Author:Jung Kimi*Anak nya YunJae* a.k.a @Kimi_Kibum_2321

~Author POV~

Pernikahan adalah suatu hal yang sakral

Di landasi oleh cinta suci tulus

Cinta sesuatu hal yang tak bisa di jelaskan

Cinta mudah di ucapkan walau kita tak mengetahui artinya

Cinta sesuatu hal yang sulit di ucapkan jika kita mengetahuinya

Cinta sesuatu yang bebas

Kadang Muncul sebuah kilatan aneh

Cinta sesuatu yang buta

Cinta adalah sebuah perasaan yang menghangatkan

Cinta adalah sesuatu yang suci

Suci bagai tetesan air mata bayi saat pertama kali dia di lahirkan

Indah saat di rasakan

Namun Saat kebencian muncul

Apakah Cinta itu akan bertahan???

Masikah cinta itu menghangatkan hati??

Masikah kesucian cinta itu??

Dan apakah masih cinta itu indah???

Bila Kebencian itu selalu menganggu??

Kebencian yang selalu mengalahkan rasa cinta

Kebencian yang selalu menyiksa hati

Dan Kebencian yang mengawali semuanya

Akan kah kebencian juga yang mengakhirinya?????

Kebencian dari masa lalu

====~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~`~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~====

~Someone POV~

Kesalahan besarku terlambat menjagamu,kesalahan besarku tak bisa menjagamu,dan kesalahan besarku telah membuatmu tersakiti.

Kesalahan yang telah ku perbuat,membuat dadaku sesak,menghentikan rasa cinta yang ada,sesak,dan sesak yang terus ku rasakan bagai terkekang di ruang hampa.

Mencintai bukan sesuatu yang mudah,namun menjaga cinta itu juga tak mudah,kebencian menyelimutiku,sakit yang ku berikan untukmu,apakah mungkin kau masih mencintaiku???

I don’t know what must i do,but i must do something,if you hate me,i will loving you ,if you want kill me,kill me,if you want hurt me,hurt me,because i still loving you ~forever~

~Someone POV End~

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^˜

~Author POV~

Cinta adalah suatu hal yang tak bisa di tebak,cinta bisa membuatmu tersenyum,tertawa,menangis

Cinta bisa membuatmu gila,cinta sesuatu yang indah namun cinta juga sesuatu yang menyakitkan

Namun cinta,pernikahan dengan rasa benci yang menyilimuti pasangan itu harus di pertahankan??,Tak kan ada yang tahu,Pernikahan yang suci berubah menjadi haru biru saat pernikahan itu di landasi Cinta dan Kebencian,kebencian yang memenuhi perasaan manusia,dan membuat perasaan cinta yang ada tersisih ke ruang paling kecil di hati manusia,pernikahan yang hanya tuhan yang tau akhirnya,namun semua tahu awal dari pernikahan itu~and the story begin~

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

~Seoul,23 mei 2004~

“HYA KAU!!!”Teriak seorang preman kepada seorang Namja tampan yang berdiri di depannya dengan angkuh

“Ada apa???”Jawabnya santai sambil memandang dingin preman di depannya

“Ada apa???,ADA APA KAU BILANG HAH!!,KAU KIRA SETELAH MENGHAJAR ANAK BUAHKU KAU BISA SELAMAT???”Teriaknya Murka sambil memukul-mukul dinding di sampingnya dengan tongkat besi,di belakngnya masih ada beberapa Namja yang juga memegang tongkat besi sepertinya

“Owh…jadi Namja lemah kemaren anak buahmya yah???,Huh siapa suruh dia mengangguku!!”Angkuh Namja tanpan tadi sambil melangkah pergi

“Cih,kau sombong sekali!!”Serak Preman itu sambil melayangkan tongkat besi tadi ke arah Namja tadi yang berjalan membelakanginya,namun sebelum tongkat itu sambil di tubuh Namja tanpan tadi,dia kebeuru menangkapnya dengan tangan kirinya tanpa memakai pelindung apapun

“Jangan main-main dengan ku!!!”Dingin Namja tadi sambil menyentakan Tongkat besi di tangannya ke arah perut preman tadi,hingga dia jatuh tersungkur,melihat pemimpinya terkulai lemas,anak buahnya yang lain satu persatu mulai menyerbu Namja tampan tadi,namun satu persatu juga ikut tersungkur lemas seperti bos nya

“Jangan pernah muncul lagi di hadapanku,KALIAN MENGERTI!!”Gertaknya,tanpa mendapat luka sekecilpun dia melenggang pergi dengan angkuhnya

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“HYA,JUNG YUNHO DARI MANA SAJA KAU!!!”Teriak Appa Namja tampan bernama Jung Yunho itu,setelah dia memasuki rumah nerakanya,yah~menurutnya rumahnya lah neraka~

“Cih,apa urusanmu memangnya??”Tantang Yunho

“Aisshhh….apakah wanita murahan itu tak pernah mengajari mu sopan santun,HAH???”Hardiknya

“Jangan kau sebut ibuku wanita murahan,karna ada dia aku masih bertahan di sini!!”Marah Yunho sambil menatap tajam Appanya “Dan karna dia aku tak membunuhmu!!”Lanjutnya dalam Hati

“Terserahmu saja,dan dengar Jung Yunho,mulai besok kau sudah pindah sekolah ke Shinki High School,jangan coba-coba membuat onar lagi,aku sudah bosan menerima surat pemberitahuan kelakuan bejatmu itu,dan satu lagi karna sekolahmu yang baru ada di daerah Gwangju,kau akan appa sewakan apartemen,dan ingat jangan perbah sekali-kali mencoreng nama baik appa lagi!!”Tekan  Appanya di kata-kata terakhir,lalu berlalu pergi

“Huh kau kira aku betas bersekolah di sarang orang murahan itu!!”Guman Yunho lalu pergi ke kamarnya,namun ada sebuah senyum kecil menghiasi wajahnya,”Hmm…tak buruk,akhirnya aku bisa pindah dari neraka ini,welcome my new world!!!”

“Jae Hyung,Jae hyung,HYA JAEJONG,IRONNA!!!!!!!”Teriak Seorang Namja imut bagai lengkingan lumba-lumba,tak urung membuat Namja cantik yang tenggelam dalam mimpinya terlonja bangung

“Hah~……Su-ie,jangan mengagetkanku!!!”Kesal Namja Cantik bernama Jaejong itu,sambil menggosok lucu kedua matanya

“Salah hyung yang dari tadi ku bangunkan,tak bangung-bangun,ayo cepat kita harus ke sekolah!!!”Ngeyel Junsu sambil melangkah pergi

“Ck,dasar!!!”Guman Jaejong,lalu beranjak mandi,setelah mandi dan berpakaian rapi,dia pergi keruang makan,di sana Junsu sudah menunggunya dengan 2 piring nasi goreng yang tersedia di atas meja makan

“Ayo cepat makan Hyung,aku mau cepat-cepat ke sekolah,aku mau menemui Chunie ku tersayang!!!”Imut Junsu

“Nde….,nde….,mari makan!!”Ucap Jaejong setelah duduk di bangku di depan Junsu,setelah sarapan,mereka langsung pergi ke sekolah mereka memakai mobil ferari merah Jaejong

“Hyung pulang nanti aku sama Chunie yah!!!”Bahagia Junsu sambil melambai-lambaikan tangannya sesampainya mereka di sekolah,lalu pergi menuju kelasnya

“CK,dasar anak itu!!”Guman Jaejong lalu pergi menuju kelasnya

“KYAAAA……Jaejong sunbae!!!!”Teriak Siswi dan yah juga beberapa siswa yang bisa di bilang Fans Jaejong di sepanjang koridor kelas satu,dengan langkag ringan Jaejong tetap membalas teriakan-teriakan itu dengan senyum malaikat,membuat semua Fansnya berseru bahagia,saat di persimpangan menuju ke tangga Jaejong tak saja menabrak seorang Namja yang sedang menunduk sehingga Jaejong terpental ke depan

“Aigoo….umma~……,Ah ya,mianhe telah menabrakmu!!!”Ucap Jaejong buru-buru sambil mengusap punggung nya yang sakit

“Nde”Singkat Namja yang di tabraknyaitu

“AH sekali lagi mian~….he!!!”Terbata Jaejong saat menatap wajah Tampan Namja di hadapannya,’Ohh damn,he look so cool’umat Jaejong dalam hati

“Nde,gwencahanyo!!”Singkat Namja tampan tu,lalu mulai melangka pergi sampai pergelangan tangannya di tahan Jaejong

“Waeyo??”Heran Namja Tanpan itu

“Ah mianhe”Ucap Jaejong buru-buru sabil melepaskan tangannya,merasa masih di perhatiakan Namja di depannya,Jaejong berdeham sedikit,”Mmm….apa kau murid baru di sini????,bukan aku bermaksud sok tau,tapi setahuku tak ada murid sepertimu di sini!!!”Tannya Jaejong

“Ya aku murid baru di sini!!!”Jawab Namja itu

“Ah perkenalkan aku Kim Jaejong,ketua OSIS di sini,kalo boleh mari aku antar ke ruang kepala sekolah!!!”Tawar Jaejong ragu-ragu,takut di tolak

“Kau duluan!!”Masih sama dinginnya dengan nada yang terdahulu,tapi tetap bisa membuat Jaejong tersenyum manis,lalu melangkahkan kakinya dulu,meninggalkan Namja di belakangnya sibuk dengan pikirannya sendiri,entah apa yang di pikirkan Namja itu

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<><<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

“Baiklah Nak Yunho,kau akan saya letakan di kelas 11-2,kau akan sekelas dengan Jaejong,nah Jaejong bisakah kau antarkan Yunho ke kelas???”Tannya Kepala sekolah Shinki school

“Nde,Miss.Kimi!!*numpang narsis XP*”Jawab Jaejong

“Baiklah,Yunho sekarang kau bisa mengikuti Jaejong menuju kelas mu yang baru,semoga kau betah bersekolah di sini^^!!!”

“Gansahamnida Miss.Kimi!!”Sopan Yunho sambil sedikit menunduk

“Ceonmaneyo!!”

“Mari ikut aku Yunho-shii,kami permisi dulu Miss^^”Pamit Jaejong di ikuti Yunho lalu mereka berua menghilang di balik pintu

~TOK TOK TOK~

“Silahkan masuk!!”

“Permisi Pak.Nickhu,maaf saya terlambat,tadi saya habis menemani murid baru ke ruangan Miss.Kimi!!”Jelas Jaejong sebelum di tannya Gurunya

“Owh tak apa,silahkan kau duduk,dan Kau murid baru masuk dan perkenalkan dirimu!!”Suruh Songsaemin,dengan Cepat Jaejong duduk di kursinya yang berada di pojok ruangan yang berada di samping jendela

“Masuk!”Ulang Songsaemin tadi,sambil menunyuruh Yunho masuk,dengan langkah Tegap Yunho masuk kekelas barunya,merebut semua tatapn kagum dari siswa dan siswi di kelas

“Anyeong,Jung Yunho ibnida,aku pindahan dari Seoul!!”Perkenalan Yunho

“Baiklah Yunho-shii,kau bisa duduk di samping Jaejong!!!”Suruh Songsaemin Lagi

“Gumawo!!”Masih dengan langkah coolnya,Yunho berjalan ke arah bangkunya dan langsung duduk,menghiraukan tatapan kagum dan ingin tau dari murid lain

“KALIAN,perhatikan pelajaran!!”Teriak Nickhun songsaemin,membuat tatapan semua siswa kembali ke pada buku masing-masing

“Kau sudah punya bukunya???”Bisik Jaejong,bagaimanapun dia takut terhadap The Killler Teachernya itu

“Belum,tapi tak apalah,aku sudah mempelajarinya di sekolahku yang dulu!!!”

“Owh…..,apakah kau masih ingat dengan pelajaran seperti ini???”Heran Jaejong

“Nde,kenapa???”Balik Yunho menatap Jaejong aneh

“Bukan apa-apa,hanya saja aku sudah berusaha mati-matian menghapalnya,namun tetap saja aku tak terlalu mengerti masalah Persamaan senyawa seperti ini,aigoo….mungkin otakku lebih cocok di pelajaran IPS!!!”Panjang Lebar Jaejong sambil mengerucutkan bibirnya imut,sambil sibuk menatap rumus-rumus kimia di bukunya

“Aneh!!”Guman Yunho,namun tak ayal sebuah senyuman muncul di wajahnya

~TBC~

Otokke???,Ini udah 5page lowh,biasanya mah aku Cuma bikin 3 page,hehehehe ini tabungan ku yah ampe 2 minggu kedepan,alnya aku mau Semesteran,soo bakal sibuk,buk,buk,tapi kalo aku sempet aku bakal post kok lanjutan FF ku yang lama,kaya HanChul sad love song,or Yunjae yg eyes,sekarang aye juga lagi bikin FF Yoosu,tapi Cuma 3shoot,jdi tar itu bonus deh buat ksbran reader,hehehehe udah ahh pliss VOTE,COMEN,N LIKE,N READ


YunJae/Eyes/part 1/PG-15


Titel=Eyes

 

Pairing=Yunho X jaejong X Yoochun X Junsu X Changmin X Kim Kibum X Kim Sung Hee*Author numpang narsis^^ N cast akan bertambah sepanjang  jalan*

 

Genre=Yaoi/straight/angst/part/Mpreq

 

Author=Kimi luph bummie a.k.a BuNyFamily2321*Foll twitt aq Y^^* a.k.a BuNyELF

 

~Author POV~

 

“JAE!!!”Teriak junsu sambil melambai-lambaikan tangan nya saat melihat sahabatnya keluar dari perom kedatangan

 

“Wah……junsu-ahh kau semakin imut saja!!!”Goda Jaejong sambil mencubit kedua pipi chuby junsu

 

“Aish kau ini tak pernah berubah,selalu menggodaku!!”Kesal Junsu

 

“Hahahahaha,oh ya Kimi nunna kemana,dia kan janji akan menjemputku????”Heran jaejong saat tak mendapati Nunnanya yang tinggal di Seoul

 

“Dia menunggu kita di clubnya,kau tahu lah dia sekarang sangat sibuk!!!”Jelas Junsu sambil membawakan salah satu koper Jaejong

 

“Owh…….,tapi kita antar barang dulu ya!!,lagi pula aku ingin mandi juga,badanku sudah sangat lengket!!!”

 

“Up to U!!”Pasrah Junsu,lalu mereka berdua melangkah ringan menuju ke mobil Junsu di parkiran

 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

 

“Jae……kau tadi mandi atau bertapa hah????,lama sekali!!!”Kesal Junsu karna saking lamanya menunggu Jaejong mandi

 

“Jangan berisik,yang penting kita sudah sampai kan????”Balas Jaejong

 

“Huh…..,sampai sih sampai,tapi lihat jam donk,ini sudah jam 12 lewat!!!”Omel Junsu

 

“CK,kau ini Club jam segini yang serunya!!!”Santai Jaejong

 

“Huh…….percuma bicara dengan mu!!!”

 

Dengan santainya mereka berdua masuk ke dalam club,mengabaikan tatapan genit dari para wanita yang mereka lalui,hentakan musik menyambut kedatangan mereka,dengan sesekali bertukar sapa dengan orang yang mereka kenal

 

“Kalian lama sekali sih!!!!!”Rengut seorang wanita sambil menarik telinga Jaejong dan Junsu

 

“Duh…….mianhe Kimi Nunnae,Jae mandinya lama sekali,makanya kami terlambat ini bukan salahku!!!”Elak  Junsu sambil mengusap-usap telingana kirinya yang memerah

 

“Heh???,kok jadi aku,itu bohong Nunna,eh gak sepenuhnya bohong sih!!!”Jawab Jaejong

 

“Ck kalian ini,owh ya welcom to Seoul again Jae!!!,Nunna senang kau kembali lagi ke sini!!”Ucap Kimi sambil memeluk Jaejong

 

“Nde One-chan!!!”Jawab Jaejong sambil membalas pelukan Nunnanya

 

“Permisi Bu”Panggil salah seorang pegawai

 

“Ya??”

 

“Ada sedikit masalah di dapur,bisakah anda melihatnya???”

 

“Owh O.K,Jae,Su kalian Nunna tinggal dulu ya,bersenang-senanglah,bye!!”Pamit Kimi lalu pergi dari hadapan Jaejong dan Junsu

 

“Gimana nih????”Tannya Jaejong

 

“Hmm……Let’s go to the dance floor Jae!!!”Ajak Junsu

 

Mereka berdua menari dengan liarnya mengikuti alunan lagu dari sang DJ,dari satu wanita ke wanita lainya mereka terus menari sambil merasakan panasnya lantai dansa

 

“Jae??,kau kenapa???”Heran Junsu mendapati Jaejong terdiam terpaku melihat ke arah sang DJ,Pandangan Junsu juga ikut terarah ke arah DJ itu,lalu dia tersenyum licik,”Jung Yunho,satu-satunya penerus Jung Company,tak memiliki kekasih,orang nya cuek,yah hanya itu info yang ku tahu!!”

 

“Kau tahu dari mana????”Heran Jaejong sambil menatap selidik Junsu

 

“Hmm….dia juga kuliah di Vakultas Shinki Jae,besok kau juga akan melihat wajahnya,sangat mudah mencari keberadaannya,cari saja sekelompok wanita lalu ikuti arah pandangannya,nah di situlah Jung Yunho berada!!!”Jelas Junsu,lalu kembali berdansa bersama wanita-wanita sexsy

 

Jaejong terus menatap Yunho dengan sejuta tanda tannya,”Aneh???,Kenapa wajahnya seperti familiar???,ahhh….entahlah,Jung Yunho,hmmm….tak buruk juga kembali ke sini!!”Guman Jaejong lalu kembali berdansa mengikuti Hentakan lagu

 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

 

~Jaejong POV~

 

“Kemana kau Kim Junsu……,tak tahukah kau aku cape mencari mu???,ck itu dia,aishh dasar pria gila!!!!”Gumanku tak jelas saking capenya sehabis mencari keberadaan Junsu,dan setelah aku menemukannya dia sedang tertawa riang bersama Harem nya itu

 

“Jae,kau kah itu???”Tannya seseorang dai belakangku,saat ku membalikan badanku sudah berdiri seorang laki-laki cantik berkulit seputih salju

 

“KIBUMIE!!!!!!”Pekikku gembira sambil memeluknya

 

“Hahahaha ku kira aku salah orang,rupanya ini memang kau,kapan kau kembali ke Korea???”Tannyanya setelah aku melepaskan pelukanku

 

“Kemarin”Senyum cerah mengembang di wajahku,uwhhh…..senang sekali bertemu lagi dengan sahabat Nunnaku satu ini

 

“Kenapa tak mengabariku???”Cemberutya

 

“Hehehe Mianhe Bummie,kau tahulah kejutan!!!”Elakku padahal aku memang lupa memberitahunya

 

“Ya sudah lah,kau tak makan???”

 

“Ini baru mau makan!!”

 

“Owh…..bareng aja,aku juga baru mau makan!!”

 

“Nde^^”,lalu Kibum mengajakku ke meja yang masih kosong yang berseblahan dengan meja segerombol wanita yang sedang asik menggosip

 

“Kau sudah bertemu Kimi???”Tannyanya sambil menerima pesanannya yang sudah datang

 

“Sudah,aku bertermu di clubnya malam tadi!!”Jawabku sambil meminum pesananku

 

“Owh…..pantas Kimi menyuruhku datang ke Clubnya malam tadi,tapi karna aku harus menyelesaikan laporanku mau tak mau aku tak bisa datang,tak apa-apakan???”Takutnya

 

“^^,Tak apa-apa,santai saja!!”

 

“KYA…………..YUNHO OPPA,YOOCHUN OPPA,CHANGMIN OPPA!!!!”Teriak Wanita-wanita di sampingku tiba-tiba membuatku hampir budek

 

“Aish…berisik sekali!!”Keluhku sambil mengucek-ucek telingaku

 

“Hahahaha…….bila seleb kampus ini sudah datang mereka akan seperti itu,jadi mau tak mau kau harus terbiasa!!”Ucap Kibum sambil tertawa

 

“Seleb??”Ulangku,dengan dagunya Kibum menunjuk suatu arah,ku ikuti arah tunjukannya,dan di sana ku melihat 3 orang Pria tampan yah walau masih tampan aku,sedang berbincang-bincang menghiraukan teriakan dari para wanita,eh tunggu kalo tak salah pria itu Yunho kan???,hmm….menarik

 

~Jaejong POV end~

 

TBC…………..

 

RCL KAGA RCL GW DOA’IN LUE PADA KERE,N REJEKI LUE PADA BERALIH KE GW!!!*AMIN*

 

 


AKU PULANG, JUNSU-AH


Disclaimer : I do not own them.
Warning : Alternative Universe, Hurt/Comfort/Tragedy/Romance, PG-15
Main pair : (silahkan di baca, baru ketahuan pairnya XD)
Author : Intan9095

cekidot! 😀


“Maaf, tidak bisa bulan ini. Mungkin bulan depan.”

Lagi-lagi jawaban itu. Memuakkan. Sudah genap empat tahun aku menunggumu sejak terakhir kita berpisah di pertengahan kelulusan, jawabanmu begitu santai dan tenang. Bahkan sekarang saja itu terjadi. Aku menghela nafas panjang. Mencoba menetralkan penat dari berbagai macam hal-hal buruk tentang keadaanya.

“Jawabanmu begitu lagi. Sudah, maaf kalau aku menganggumu.” Aku menekan tombol merah pada ponsel lalu membantingnya keras pada lantai. Tak peduli bagaimana mengerikan bentuknya sekarang. Aku benar-benar sudah kacau saat ini. Segera ku merebah diri pada ranjang, berguling-guling di sana sampai seluruh tubuhku sukses terbalut oleh selimut. Tiba-tiba pintu kamarku berbunyi, ada yang mengetuknya. Tanpa pikir panjang, aku menyeru kencang, “Buka saja!”

Pintu membuka, muncul seorang pemuda berambut gondrong, Changmin menyembulkan kepala di balik daun pintu. Dia teman lamaku sejak lulus SMA. Satu-satunya orang yang menemaniku tinggal di rumah sendirian setelah kepergian keluargaku. Menyedihkan. Sampai Changmin mau membujuk orang tuanya agar dapat tinggal bersamaku. Tidak tahu aku harus membalas apa padanya sampai sekarang.

“Sampai kapan kamu mau merajuk seperti itu, Junsu? Kamu sudah dua puluh empat tahun, masih saja bersikap seperti anak kecil. Ckckck.” Ia menutup pintu lalu mendekati ranjang. Duduk di pinggiran tepat di samping kepalaku berada. Ia mengacak-acak rambutku lalu memutar tubuhku dengan kedua tanganya. Kini aku berbaring—masih dalam bentuk kepongpong oleh selimut—mengarah ke atas dengan kedua bahu di tahan oleh kedua tangan Changmin. Ia tersenyum menyebalkan-menurutku-..

“Jangan cemberut! Yoochun akan pulang cepat kok. Aku juga merindukanya sangat. Haha! Ayo kebawah, aku sudah membuat makan malam!” ia tersenyum lebar. Begitu cerah-berlebihan?-.

Ia selalu merasa senang setiap hari, sepertinya. Jarang sekali aku lihat dia sepertiku yang tiada hari tanpa menekuk wajah di balik buku saat sedang mengajari murid SMA. Sebenarnya mereka bukan mau memintaku menjadi guru bimbingan di rumahnya, hanya perempuan-perempuan itu memang genit padaku, mungkin aku memang tampan dan ya… merekapun tahu aku ini memang terlalu ‘silau’. Eukyangkyang~~

Sebagaimana aku masih bisa memuji-muji diri di saat seperti ini, huufft.

Perjalanan menuju ruang makan rasanya seperti mengelilingi dunia bagiku. Suara denyut kayu sedikit membuatku bergidik ngeri. Rumah tua ini semakin lama semakin terlihat keroposnya-maksudnya mulai tidak begitu layak untuk di huni. Aku takut esok hari rumah ini sudah menjadi debu—ok, itu hanya fantasi saja, mana mungkin akan terjadi. Aku terus mengikuti jalan Changmin di belakang dengan menggigit pipi bagian dalam hingga pipi luarku terlihat cekung.

“Jujur saja. Aku masih belum bisa melupakanya.” (lebih…)


STILL HAVE DOLPHIN


Disclaimer : I do not own them.

Warning : PG-13, Shou-ai.

Note : Yoosu drabble fict 😀 (berusaha buat yg vers. Yunjae tpi kagak bisa T^T)

Author : Intan9095

“Malam, my dolphin.”

Lagi, menarik nafas, memejam mata lalu menghela nafas panjang. Kedua sudut bibirku seakan telah kelu untuk ditariknya demi sosok yang begitu tidak mengharapkan—yang semua makhluk punya—emosional. Ia begitu rajin menyebutku lumba-lumbanya. Entah apa yang semalam ia pikirkan untuk memulai tingkah konyol ini. Apapun itu sekarang, aku tetap harus di sampingnya. Setiap detik mengumbar segala ekspresi yang—menurutnya—manis.

Aneh, aku tidak peduli, dia sudah menganggapku panutan hidup terakhirnya pada masa berkepanjangan ini. Ha, untuk yang barusan memang terlalu berlebihan.

Ia memilih untuk duduk di dekatku, menaruh ponsel dan kunci mobil sampai hal selalu ia bawa sejak dulu, yang sudah susah payah aku buat agar ia tak membawanya—dan itu berhasil—dan sekarang itu terjadi lagi. Rokok. Mengadahkan kepala, lagi-lagi tampang yang aku benci. Aku berkata datar…

“Kamu lagi.”

Ia tersenyum kecut. Jari-jari kirinya memijit-mijit kening. Aku baru menyadari ia begitu kusut, sangat kusut, tak selayaknya penerus Mobiletic Corp berpenampilan seperti ini. Aku mengernyitkan dahi begitu ia menyentuh simpul dasinya, membukanya dengan acak lalu melonggar. Dua kancing teratas meja sengaja terbuka. Aku tak melihat jasnya, sepertinya sudah ia simpan di mobil. Rambut jingga kecoklatan kesayangnya yang biasanya selalu rapih kini sepantaran dengan sekumpulan rakyat jelata di jalanan.

Hanya satu hal terpenting yang tak akan merubah dari pesonanya. Pesona yang mampu mengikat gender apapun itu, pria maupun wanita.

Termasuk aku?

(lebih…)


our life,our love chapter 1


sebaiknya yg belum baca prolognya baca dulu biar ngga bingung
saia mengarapkan comment

author:hanae
rating:pg15-nc17YAOI
genre:tragedi romans
cast: hero jaejong->jae , jung yunho->yunho , mickey yoochun-> yoochun , xiah junsu-> junsu max changmin->changmin

Author pov
Bel istirahat pun berbunyi Jae segera keluar kelas menuju kelasnya Yunho, tapi Jae tidak menemukan Yunho dlm kelasnya.
“Changmin, apa kau melihat Yunho?”Jae bertanya kepada changmin teman sekelas Yunho,
“ Tadi dia pergi ke kantin”jawab Changmin
“Ne, gomawo”ujar Jae sambil berlalu pergi menuju kantin
“ Aish, gimana sich Yunho ini katanya mau bantuin aku, tapi begitu disamperin dia ngga ada”ujar Jae dalam hati
Ketika Jae menuju ke kantin,dia melewati lapangan sepak bola, dia melihat anak-anak kelas XI c sedang berlatih sepak bola untuk pertandingan antar kelas yg dia adakan setiap akhir tahun pelajaran
Dan dia meliahat junsu yg sedang berlatih sepak bola junsu bermain sebagai kapten
“Omg Junsu bermain sepak bola sebagai kapten dia sangat cocok, karna kemampuannya sebagai pemain sepak bola sudah tidak diragukan lagi” ucap Jae dalam hati
“aish mengapa aku berhenti disini aku harus buru-buru menemukan Yunho” ujar jae

Author pov
Setelah jae berhenti sebentar di lapangan sepak bola jae menuju kantin dia menemukan yunho sedang berbincang-bincang bersama changmin dan yoochun,
“ye yunho kemana saja kau aku mencarimu dari tadi” ujar jae seketika itu pun pembicaraan antara changmin,yunho dan yoochun terhenti karna kedatangan jae,
“mengapa tiba-tiba mereka berhenti berbicara? Sepertinya ada yg mau mereka sembunyikan dari ku” ujar jae dalam hati
“mian tadi aku lapar jadi aku mengajak Yunho ke kantin”ujar Yoochun
“ooh, Changmin bukankah kau tadi di kelas kenapa sekarang kau sudah ada disini?” Jae mencoba mengalihkan topic pembicaraan
“aku kesini setelah kau pergi dari kelas ku”jawab changmin
Jae yg tadi berdiri di samping lapangan basket(jalan satu-satunya menuju kantin) tidak merasa melihat Changmin lewat “Tapi tadi aku tidak melihat kau”
“Tentu saja kau tidak melihat ku kau kan tadi melihat junsu di lapangan sepak bola saking seriusnya sampai-sampai kau tidak melihatku” ucap changmin
Wajah jae yg putih langsung berubah semerah tomat mendengar kata-kata changmin
“Jangan berkata seperti itulah changmin, lihat muka jae langsung merah karna perkataanmu hahahha” ucap yoochun dan mereka pun tertawa melihat kelakuan jae yg salah tingkah
Mereka semua tertawa terkecuali Yunho dia tidak berkata apapun setelah mendengar ucapan Changmin,
Treeeeet,ting tong ting tong trereet,,,
Bel sekolah pertanda istirahat pun audah berbunyi
“aku harus cepat-cepat masuk kelas, sekarang pelajaran miss heechul, aku bisa dimarahi kalau terlambat” ucap yunho dgn nada ketus
“lalu bagaimana rencana kita?”Tanya jae
“kita bicarakan sepulang sekolah saja”ujar Yunho sambil berjalan bersama yoochun dan Changmin
“hyung pasti kau cemburu dengan junsu aku tau kau begitu mencintai jae,tenang saja hyung aku pasti membantumu”ujar changmin dalam hati
~~~~~~~~~~Pulang sekolah~~~~~~~
Lama sekali yunho keluar kelas”ucap jae yg sedang menunggu yunho di luar kelas yunho
Begitu Yunho keluar kelas jae langsung menghampiri yunho dan berkata “yunho kau lama sekali sich?” sambil bergelayut manja ke yunho
“mian tadi aku rapat untuk pertandingan antar kelas”ujar yunho
“ooh, terus hari ini kamu jadi bantuin akukan?”ucap jae
“kamu sendiri saja aku ngga bias aku harus latihan teater untuk lomba mingu depan kau sendiri saja ya”ucap Yunho dingin sambl berlalu bergi
Yunho pov
Maaf jae hari ini aku bersikap dingin padamu,tapi aku tidak bisa membantumu menyatakan perasaan mu pada junsu karna aku begitu mencintaimu ,aku terlalu sakit melihat kau bersamanya

I always in here for you
Why you never see me?
I always beside you
Why you still never see me?
I always help you if you need help
But you still never see me
Never see my love

Jae pov
Kenapa yunho bersikap dingin padaku hari ini?, Aku rasa aku tidak melakukan kesalahan hari ini, mungkin dia sedang ada masalah lebih baik aku mencari junsu untuk menyatakan perasaan ku, aku harus cepat-cepat sebelum dia pulang, hmm kira-kira dia ada dimana ya?, mungkin di lapangan sepak bola lebih baik aku cepat-cepat kesana
Author pove
Jae berlari ke lapangan sepak bola disdana dia melihat pemain sepak bola sedang berlatih]
“dimana junsu?, koq dia tidak ada?”ucap Jae dalam hati
Tiba-tiba seseorang menepuk pundak jae dari belakang sambil berkata”hayoo pasti nyariin junsu iia?”
“haduh leeteuk hyung bqin kaget ajaah”ucap jae
“kalau mau cari junsu dia ada di ruang ganti sama changmin”ucap leeteuk sambil berlalu pergi ke tengah lapangan
“koq hyung bisa tau sich pasti gara-gara yoochun, awas tuch anak”ucap jae dalam hati sambil pergi ke ruang ganti
Sampai di ruang ganti jae melihat junsu sedang bercanda dgn changmin,
“aish ternyata benar junsu sedang disini’mereka berdua terlihat akrab sekali”ujar jae dalam hati
“hei, jae apa yg kau lakukan di sini” ucap changmin
“aku ingin berbicara dengan junsu”ucap jae gugup
“apa yg ingin kau bicarakan dengan ku?”Tanya junsu
“aku ingin bicara tapi hanya berdua saja”jawab jae
“ya sudah aku sebaiknya keluar”ucap changmin sambil berlalu keluar
“junsu , junsu sarang hae” ucap jae sambil menahan malu
Junsu pov
“ternyata jae punya perasaan yg sama dgn yg aku rasakan selama ini apa yg harus aku lakukan aku menyukai dia, tidak aku tidak menyukai dia tapi aku mencintai dia, tapi yunho juga menyukai dia” ujar junsu dalam hati

“Jae aku-aku,” ucap junsu sambil terbata-bata

TBC

Apakah yg akan dilakukan junsu?
Menerima jae karna junsu juga menyukai jae?
Atau membiarkan jae dngan yunho?
Silahkan baca part selanjutnya untuk tahu lebih lanjut…

ncnya bakalan aku pisah dgn cerita aslinya jd ada pagenya sendiri gtuu ngga di gabung ma crita asli jd klu mau baca bagian nc request ke aku iia…
yg nungguin nc di chap slanjutnya ada