fanfiction for our soul

Posts tagged “Sad Romance

BEAUTIFULL ONE EYE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 5/? YAOI


title : beautifull one eye

author: jung rye sun

length: 5/?

 rate:  NC 17

genre: AU, romance, NC17, MPREG, …..

WARNING!!! MPREG!!!don’t read this! if u don’t like yaoi!

annyeong!!

ini ff FAST POSTING sama kek PB

hehehe……..

why? karena author lagi banyak hutang #plakk

 

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

 

 

*jaejoong POV*

 

 

sejak mengetahui kehamilanku dan aku keluar dari rumah sakit. yunho sedikit lebih berubah.

sikapnya memang masih dingin seperti dulu. tapi paling tidak dia tidak menyiksaku secara fisik lagi.

tentu pastinya karena ia takut umma akan memaki-makinya jika melakukan penyiksaan lagi padaku.

meskipun dia tak memukulku lagi seperti dulu. tapi tekanan-tekanan masih ia lakukan.

seperti seringkali ia melecehkanku dengan kata-kata kotor dan kalimat makian.

aku tahu akan menjadi seorang ayah akan sulit baginya. namun menjadi seorang ibu dengan suami yang tidak bertanggung jawab akan lebih membebankan bukan? kau tak tahu suatu saat dia akan membunuh anakmu atau tidak.

 

 

terkadang jika umma pergi atau tak ada dirumah aku seringkali ketakutan.

karena, itu tandanya hanya ada aku dengan yunho dan mungkin saja dia akan membunuhku tiba-tiba.

bukannya aku hiperbola atau paranoid. aku mengatakan semua itu karena jelas yunho pernah mencoba membunuhku.

siapa tahu lain kali niat itu akan mucul lagi.

seperti orang yang sedang mengandung pada umunya. terkadang ada keinginan aneh yang entah mengapa terlintas di pikiranku. aku tak tahu harus mengatakan ini dan memintanya dengan siapa. makanya aku selalu menahannya.

namun ada kalanya rasa itu begitu menyakitkan dan menggebu-gebu. bahkan aku pernah memiliki keinginan aneh untuk menyentuh bibir yunho. entahlah, aku hanya ingin merasakan saja mengelus bibirnya yang saat tertidur terlihat lucu. namun rasanya itu sangat tidak mungkin. bersentuhan secara sadar denganku saja dia enggan. apalagi jika aku menyentuh bibirnya. tuhan rasanya aku seperti hidup dalam dilema. semua tidak pernah berakhir. aku benci hasrat aneh yang sering membayangiku akhir-akhir ini. ingin rasanya aku mengadu di pangkuan halmoni dan mengatakan semua perasaanku.

 

aku rindu halmoni, aku ingin bertemu dengannya.

 

 

*yunho POV*

 

 

setelah aku mengetahui kehamilan jaejoong ada perasaan aneh yang merayapi hatiku.

aku membencinya, namun disisi lain aku ingin anak itu.

mungkin karena anak itu anakku, dan aku mengnginkan anak itu menjadi milikku.

aku memang egoist, aku bahkan tidak memikirkan perasaan jaejoong.

tapi itu semua karena aku tidak mencintainya.

 

 

umma selalu bilang padaku berkali-kali. katanya,

“jika kau tidak mencintainya, silahkan! tapi jangan sakiti dia yun, dia masih istrimu bagaimanapun juga”

yah, dia istriku. aku tahu sebagai istri ia sudah bertindak kelewat sabar menghadapiku.

aku tahu nyatanya dia sudah tak tahan tinggal seatap denganku.

dia mau bersusah-susah denganku hanya karena sepeser uang yang dijanjikan umma untuknya.

sungguh pria murahan, dia tak punya harga diri  bahkan untuk menjaga kejantanannya.

 

 

sejak dibangku SMU aku memang tidak menyukainya. jika melihat wajah memelasnya rasa ingin mem-bully nya menjadi-jadi. apalagi dengan keadaan dirinya yang cacat. tentu ia menjadi bulan-bulanan kami para pemimpin sekolah.

dia cantik, aku akui itu. namun yang membuatku enggan adalah kelaminnya yang berjenis laki-laki.

dan entah mengapa umma dengan gila menjodohkanku dengannya.

dan bahkan sekarang ia mengandung anak yang notabenenya adalah darah dagingku.

jika aku mengelak tidak mengakuinya. itu tak mungkin.

jaejoong tak pernah berhubungan intim selain denganku.

dengan menjebaknya terlihat dengan pria lain, mungkin dapat aku lakukan.

tapi aku tak sekejam itu padanya. semua jadi serba salah saat ini.

 

namun ada kalanya ada perasaan khawatir dengan dia, apalagi jika gejala morning sickness nya kambuh.

“hoekk…..hoekk……”

kueprhatikan dari balik pintu jaejoong yang terduduk lemas setelah memuntahkan isi perutnya.

ini bukan hanya sekali saja. tapi sudah berkali-kali bahkan setiap pagi.

kuperhatikan wajahnya yang pucat pasi seperti mayat hidup.

“hey, apa yang kau lakukan disana? sudah selesaikah?!”

kulihat dirinya yang berusaha menahan rasa sakit.

“a-aku baik…….kau kembali lanjutkan sarapanmu sana!”

ujarnya dari dalam kamar mandi dan kembali memuntahkan isi perutnya.

“aku kehilangan selera makan karenamu tahu!”

entah, apa yang ia keluarkan padahal ia tak makan apapun tadi malam.

aku melihat dirinya yang begitu tersiksa sejak kehamilan ini. bobot tubuhnya yang juga terlihat semakin kurus.

“jae…..??”

dia tak menyahut panggilanku. akhirnya kuputuskan masuk ke kamar mandi.

kulihat jaejoong yang terduduk lemas di toilet. dan dia menangis, terisak tepatnya.

kuhampiri dia, aku mulai merasa kasihan dengannya.

“jae? mengapa kau menangis?”

dia hanya menggeleng dan kembali menangis dengan menutupi wajahnya.

“ok, baiklah! hentikan tangisanmu, aku tak suka melihat orang menangis”

aku berusaha menghentikan tangisnya. tapi dia malah semakin kencang tangisannya.

“aisshh, ayo kau tiduran saja di tempat tidur!”

dia menatapku pelan dengan tatapan sayu-nya.

“aku tak sanggup berdiri……”

oh, ayolah! apa aku harus menggendongmu?

“w-waeyo?”

dia kembali menatapku kesal.

“perutku sakit sekali! jika kau mau berangkat kerja sekarang pergi saja sana, nanti kau telat!”

aishh, orang ini!

aku ingin menolongmu kau malah melunjak.

“baiklah jika itu maumu! aku berangkat kerja!”

aku meninggalkannya begitu saja sembari menggerutu.

kuambil kunci mobilku dan tas kerjaku.

perlahan kujalankan mobilku dari garasi mobil.

kujalankan mobilku secara perlahan, hingga sampai aku menghentikan mobilku di traffic light.

aku masih kepikiran dengan jaejoong, bagaimana jika sesuatu terjadi dengannya?

bagaimana jika ia keguguran?? lalu bayiku mati??

ahhh…….. pikiran-pikiran ini membuatku gila!

akhirnya keputusanku bulat, aku akan kembali mengecek keadaannya dirumah.

aku tak tahu malaikat apa yang sedang merasuki tubuhku sehingga begitu perduli padanya.

 

sesampainya di rumah, kubuka pintu yang sedari tadi belum terkunci.

dasar si bodoh itu! bagaimana jika ada rampok masuk? aishh….

pasti ia sedang tidur, mungkin….

kubuka pintu kamar dengan perlahan, namun yang kutemukan ranjang kosong. dan itu tandanya jaejoong tidak tidur?

lalu, dimana dia??

ahh, apa mungkin dia masih di toilet?!

cepat-cepat kubuka pintu toilet, dan benar saja dia tergeletak lemas. tak sadarkan diri.

“jaejoong! bangun!! hey, bangun!!”

perlahan ia mengerjapkan matanya. dan memandangku bingung.

“y-yunho?”

dia meringis pelan saat aku mendudukkannya.

“kukira kau pingsan! tahunya ketiduran!”

dia hanya tersenyum kecil.

“aku lemas, bahkan kakiku sulit digerakkan. jadi aku terpaksa tiduran disini”

dia hanya menunduk lemas padaku. aku yang melihatnya menjadi semakin tidak tega.

“yasudah, ayo aku gendong”

dia menatapku kaget dan tidak percaya.

“a-apa?!”

dia menatapku polos dengan matanya yang besar.

aku hanya mengangguk kecil.

“ya, ayolah!”

tanpa basa-basi lagi, kugendong dirinya ala bridal style.

pertama kalinya aku merasakan menyentuh tubuhnya secara sadar.

ia sangat ringan, apakah dia tak pernah makan? tubuhnya seperti tulang saja.

dan tubuhnya terlihat fragile, begitu rapuh dan lemah.

setelah aku menidurkannya di tempat tidur dia hanya menatapku bingung.

“baiklah! aku berangkat kerja sekarang”

ujarku beranjak meninggalkannya, tapi tiba-tiba tangannya yang mulus menarik tanganku.

“yunho,”

aku kaget saat dia menyentuh tanganku, rasanya ada sesuatu yang menyambarku.

“terima kasih”

dia tersenyum manis sekali padaku, jujur senyumannya manis sekali.

dan setelah kuamati kembali wajahnya cantik sekali jika tersenyum.

“e-eh…. ne”

aku langsung kabur meninggalkannya.

sepanjang perjalanan menuju kantor entah, mengapa hanya senyumannya yang membayangi pikiranku.

ini sangat aneh, rasanya aku belum pernah melihat ia terseyum padaku.

tentu, karena saat bersamaku wajahnya hanya menunjukkan ekspresi ketakutan dan kecewa, bahkan tangisan.

 

 

~~~

 

hal-hal seperti itu juga berlanjut di malamnya.

malam itu sudah menunjukkan pukul 12 malam. pada saat itu aku sedang tertidur.

saat aku rasakan seseorang nampaknya memperhatikanku.

“hey, sedang apa kau?! mengapa memperhatikanku seperti itu?”

ia hanya berpaling dan buru-buru merebahkan dirinya disampingku.

“hey, kau tidak tidur? ini kan sudah malam?”

aku membombardirnya dengan pertanyaan tapi ia malah membalikkan tubuhnya begitu saja.

akhirnya kuputuskan untuk melupakannya dan kembali mencoba tidur.

namun, aku merasakan dirinya yang begitu gelisah. berkali-kali dia mencoba mengganti posisi.

dan hingga akhirnya dia terbangun juga.

“huh…..”

kudengar rutukkanya. dan karena penasaran aku putuskan untuk bangun juga.

“hey, kau ini! mengaggangu tidur ku saja! ada apa sih?”

dia hanya menatapku sedih. dan akhirnya menundukkan kepalanya.

kulihat dirinya yang sejak tadi mengelus-elus perutnya yang masih rata.

“ada apa jae? katakan saja”

dia kembali menatapku sedih.

“aku tak bisa tidur…. aku menginginkan sesuatu,”

ehh? menginginkan sesuatu?

“apa?”

tanyaku bingung.

“a-aku….. tiba-tiba menginginkan mie ramen,”

ehh???

“t-tapi jika kau tak bias, tak apa-apa, aku tak akan memaksa,”dia tersenyum lemah padaku. inikah yang dinamakan mengidam??

umma pernah bercerita padaku, jika orang hamil akan mengalami mengidam.

jadi dia akan meminta hal yang macam-macam. sejauh ini selama ia hamil sekitar 2 bulan ini dia tak pernah meminta apapun padaku atau sekiranya kupikir dia tidak mengidam.

“mengapa kau begitu ingin mie ramen?  ini kan sudah malam sekali”

dia hanya menatapku lemah.

“aku tak tahu yunho, aku juga tidak mengerti mengapa aku ingin. perutku rasanya aneh. sudah lama aku ingin makan mie ramen. tapi hari ini aku begitu menginginkannya.”

dia memandangku dengan tampang memelas.

“aishh, took ramen mana yang buka jam segini?? mengapa kau meminta hal yang aneh-aneh sih? kenapa pula kau baru minta sekarang?!”

melihatku yang emosi dia hanya menudukkan kepala.

“jika kau tidak mau, tak apa aku akan berusaha menahannya”

dia membaringkan tubuhnya kembali di tempat tidur.

jujur aku kasihan padanya, aku tak tega melihat wajahnya yang begitu tersiksa karena tidak terpenuhi.

“aishh, jae…… yasudah! aku akan membelikannya!”

tersungging senyuman manis di wajahnya.

rasa-rasanya sekarang aku mulai menyukai caranya tersenyum.

“gomawo, yunho…. kau baik sekali”

aishh….

gara-gara dia pasti wajahku sekarang sudah seperti tomat.

 

 

gara-gara kemauannya yang aneh tengah malam, aku harus mencarikan toko ramen yang masih buka.

aku hampir saja ingin menyerah saat ditengah keputus asaanku aku menemuka toko ramen yang masih buka.

betapa bahagianya aku menemukan toko itu.

 

sesampainya di rumah jaejoong ternyata sudah menungguku sejak tadi di depan pintu.

dia langsung tersenyum senang melihatku membawakannya sebungkus mie ramen.

langsung dilahapnya mie ramen itu. saat aku melihat dia makan dia terlihat cute dimataku.

entahlah, akhir-akhir ini aku sering melihat wajahnya yang asli. kupikir dia tidak jelek atau buruk.

dia cantik bahkan untuk ukuran wanita bisa disetarakan. wajahnya juga manis. pipinya yang menggembung saat mengunyah makanan terlihat semakin chubby. dan saat aku menatap wajahnya aku mulai berpikir.

nampaknya aku mulai merasakan hal aneh pada diriku saat bersamanya….

 

 

*jaejoong POV*

 

yunho begitu baik padaku akhir-akhir ini. dia semakin jarang memarahiku.

aku senang dengan sikapnya yang seperti ini. jarang-jarang yunho mau memperhatikanku.

bawaan bayi membuatku merasa tersiksa terkadang. tapi aku berusaha menahannya.

dan untungnya yunho yang sekarang mau mengerti. seringkali umma menolongku dengan hasrat anehku tiap kalinya ngidam ku kambuh. dan aku sangat berterima kasih pada mereka karena mau menolongku.

 

 

beberapa hari ini aku tidak pernah mengunjungi halmoni. aku rindu sekali padanya.

aku selalu menceritakan kejadian yang kualami tiap harinya. meskipun aku tahu halmoni bahkan tak mendnegarkanku dengan baik. hasratku untuk melihat ia sembuh semakin besar.

aku ingin ia hidup lama, panjang umur agar bisa selalu menemaniku.

karena tak ada lagi keluarga yang kumiliki selain dia.

tapi hatiku hancur saat dokter memberitahukan berita tidak menyenangkan tentang haelmoni.

“tuan kim, nenek anda membutuhkan operasi dalam minggu ini sebelum ginjalnya semakin rusak”

kalimat dokter benar-benar menohokku. apa yang harus aku lakukan?

nampaknya memang aku harus meminta uang lebih cepat kepada umma. “joongie, ada perlu apa tiba-tiba menemuiku?”

umma menatapku penuh rasa ingin tahu.

“heumm, umma…. kau tahu haelmonie sedang sakit, a-aku…. butuh uang untuk operasi beliau bisakah kau memberikan uang itu padaku lebih cepat?? aku sudah melaksanakan tugasku bukan??”

kutatap wajahnya takut-takut. kuharap dia mau membantuku.

“baiklah, aku akan memberikannya padamu. aku akan membayarkan lunas semua biaya operasi”

umma tersenyum manis padaku. dengan meminta uangnya dengan melakukan hal ini.

membuatku merasa tak punya harga diri.

aku menjual tubuhku untuk orang lain hanya untuk sepeser uang yang tak seberapa harganya.

jika buka demi haelmoni, aku tak akan pernah mau melakukannya. menjatuhkan harga dir ku, dimaki, dihina, semua kulakukan asalkan haelmoni bisa sembuh.

dan, tanpa kami sadari ada seseorang yang sejak tadi mendengarkan percakapan kami.

 

 

~~~

 

Kumasuki rumah dengan perasaan tidak enak. Aku tahu pasti tadi ia mendengar percakapan kami.

Kubuka pintu dengan perlahan saat kulihat sosok itu memandangku dingin. Dia menatapku seolah-olah aku adalah sampah yang menjijikan.

 

aku tak berani menatap wajahnya yang menyeramkan. aku memutuskan untuk langsung masuk ke kamar tanpa menghiraukannya, anggap saja dia tak tahu.

tapi tiba-tiba ia mengikutiku masuk ke kamar,

“y-yunho….”

dia menatapku seakan ingin membunuhku.

“dasar kau pria murahan!”

bisiknya pelan namun menyakitkan di telingaku.

aku tak menghiraukannya, aku bersikap seperti aku tak mendengar tiap kata-katanya

“kau menjual tubuhmu untuk orang lain, hanya untuk mendapat sepeser uang! wajahmu yang terlihat polos hanya untuk menutupi semua keburukanmu! kau menjijikkan kim jaejoong! nenek-mu pasti akan malu mempunyai cucu sepertimu!”

entah, ada emosi yang begitu besar dalam dadaku dan menginginkan diriku untuk melakukan perlawanan padanya.

PLAKK,

“AKU MEMANG MURAHAN! AKU HANYA SEORANG GEMBEL YANG MEMBUTUHKAN UANG UNTUK HIDUP! AKU BUKAN ORANG KAYA SEPERTIMU TUAN JUNG! TAPI AKU PUNYA HARGA DIRI! MESKI AKU CACAT PALING TIDAK AKU BISA MANDIRI TIDAK SEPERTIMU! KAU JAUH LEBIH MENJIJIKKAN DARIPADA AKU!!”

PLAKK,

tamparan balasan darinya mendarat di pipi kiriku. rasanya bibirku berdarah karenanya.

aku tahu mungkin sebentar lagi ia akan memukuliku.

“PUKUL AKU LAGI YUN! PUKUL! TAMPAR AKU SESUKAMU! BUNUH SAJA AKU!! AKU BOSAN HIDUP SEPERTI INI-”

aku benci tiap tatapan dari matanya. aku benci cara dia memukulku. aku benci cara dia mengejekku. aku benci segalanya tentang jung yunho. dan aku muak dengan semua permainannya. aku sudah tak tahan dengan semua siksaan yang ia berikan padaku.

“AARRGHH,…..”

dia mendorongku kek kasur, kupikir dia akan memukulku. tapi ternyata dia malah meninggalkanku dan membiarkanku.

kudengar makian-makiannya yang terdengar hingga ke kamar. kudengar deru mesin mobil yang dia starter dengan keras.

pasti dia sangat marah saat ini. hanya saja dia berusaha menahan emosinya.

 

kuelus pelan perutku yang masih rata.

“mianhae….”

aku tak tahu, perasaan bersalah begitu besar pada janin dalam kandunganku. aku hanya ingin dia mendapatkan yang terbaik.

aku tak mau dia merasa tersakiti. cepat atau lambat aku harus memberikannya pada keluarga jung. karena aku tak punya hak untuk merawatnya. aku hanya bisa berharap sekarang. mereka mau menjagamu dengan baik.

 

TBC

thanks for reading! ^^

comment please!

Iklan

LOVE U (YunJae oneshoot)


Anyeong haseyo,joneun kim sung hee ibnida,panggil aza Kimi,admin baru^^,mohon bantuannya!!!,ah ya aku juga masih belum ngerti cara ngepost nya,kalo ada yg salah mohon petunjuknya

Titel=LOVE U*smpel bner*

Pairing=Yunho X Jaejong

Genre=Sad Romance Yaoi /Oneshoot

By=Kimi Luph Bummie a.k.a BuNyFamily2321 a.k.a Cassielf123

~YUNHO POV~

“Yunnie….apakah kau bisa melewati tantangan dari ku???”Tannyanya sambil tersenyum,senyum malaikat yg selalu ku cintainya,dengan perlahan ku langkahkan kaki ku menuju malaikatku itu,lalu berlutut di hadapannya

“Apa tantangannya????”Tanyaku kepada seorang namja cantik,dengan wajah cantik,bibir merah mungil.hidung mancung yg sedikit memerah karna udara taman sore ini sangat dingin,dy lah malaikatku

“Gampang,bisakah kau hidup tanpaku???”Tannya masih sambil tersenyum,aku tau dy selalu tersenyum,tapi kenapa aku merasa ada sesuatu

“Hidup tanpamu????”Pastiku,dy hanya mengangguk masih terus tersenyum

“Hahahaha jangan bodoh boo,mana mungkin aku bisa hidup tanpamu????,sedetik tanpamu sama saja dengan hidup tanpa udara,apa kau bermaksud meninggalkan ku????”tanyaku sambil menangkup kepalanya,supaya aku bisa menatap mata hitam indah itu lebih lekat

“Hmmm….tenang saja Yunnie….,hanya sehari saja,tanpa telpon,tanpa sms,dan tanpa saling bicara,sumpah hanya sehari!!!”Jawabnya namun matanya memancarkan kesedihan,tuhan….ada apa dengan Boojae ku

“Apa keuntunganya untuk ku???”

“Hahahahaha……bila kau bisa melewatinya,maka aku akan mencintai mu selamanya!!!”

Dengan berat hati aku terpaksa menyetujui permintaanya,”Baiklah Boo,tapi ingat hanya sehari,lusa nanti pagi2 aku akan menemuimu dan menciumimu,dan juga memelukmu,ingat itu Boo,tapi sebagai ganti hilangnya waktuku bersamamu besok,kau harus bersamaku sampai malam,mengerti!!!”Tegasku sambil memeluk pingang rampingnya

“Walau aku tak mau kau pasti akan memaksaku kan???”Tannya sambil membalas pelukanku

“Kau tau itu Boo,hahahahaha!!!”,Aaaaahhhhhh jaejong apa aku bisa hidup tanpamu???

~YUNHO POV END~

~JAEJONG POV~

“Ahhh….yunnie,sekarang kau sedang apa????”Gumanku sambil melihat  fotoku bersama pangeranku itu,ku arahkan pandanganku menuju langit hari ini,mendung???,pantas terasa dingin,andaikan ada Yunnie dy pasti sudah memeluku seperti dulu2

~FLASHBACK ON~

“Boo……sedang apa kau di sini????”Tanya Yunho saat melihat jaejong berdiri di beranda apartemen mereka,sambil memeluknya dari belakang

“Tentu saja sedang memperhatikan hujan yun!!!”Jawab jaejong sambil memegang tangan yunho yg melingkar di pingangnya

“Kau aneh2 saja Boo,ini kan dingin!!”

“Tadi,tapi sekarang sudah hangat,sangat hangat!!!”Jelas jaejong sambil menutup kedua matanya merasakan kehangatan dari tangan kekar yunho yg melingkar di pinggangnya

“Baiklah kalau begitu Boo,aku akan menemanimu di sini,dan akan terus memelukmu sampai hujan berhenti!!”Ucap Yunho lembut tepat di telinga Jaejong

~FLASHBACK OFF~

“Yunn……apakah aku sanggup hidup tanpamu????,Yunn…..semoga kau bahagia!!!!”

“Maaf tuan Kim,apaah anda sudah siap???”Tannya seorang suster berdiri di ambang pintu kamar rawat ku,yah setelah malam tadi aku berpisah dengan Yunho aku tak kembali ke apartemen,tapi aku harus menjalani perawatan di rumah sakit,yah….aku rawat inap di sini tanpa di ketahui oleh yoochun,junsu,changmin dan para cassie,bahkan pangeran ku pun tak tahu

“Tuan Kim???,apakah anda siap???”Tannya suster itu membuyarkan lamunanku

“Baiklah,aku siap!!”Jawabku sambil mengembangkan senyuman malaikatku,hahahaha itu julukan yg di berikan Yunnie dan para dongsaengku di DBSK

“Mari ikut saya!!!”Ajak suster itu ramah

“Ah maaf sus???,apakah aku bisa meminta tolong???”

~JAEJONG POV END~

~AOUTHOR POV~

“Changmin-ah………..kau melihat Jaejong???”Tanya Yunho sesaat setelah memasuki apartemen mereka

“Ani hyung,jae hyung tak pulang ke rumah dari 2 hari lalu,ku kira dy bersama mu???”

“Ani,ah sebaiknya aku menelpon ke HP nya saja!!!!”Dengan sekali hentakan yunho langsung menghubungi ponsel Jaejong

“Yoboseyo,siapa ini???”Sapa seorang wanita

“Yoboseyo,hmm…..ini siapa ya???,bukankah ini ponsel Kim jaejong???”Tanya Yunho ragu

“Owh…anda kerabat tuan Kim,kalo begitu bisakah anda segera ke rumah sakit sekarang??”

“Rumah sakit???,ada apa dengan Jaejong???”Panik Yunho

“Sebaiknya anda ke sini segera!!!”Jawab wanita itu

“Ada apa hyung???,kenapa jae hyung????”Panik Changmin

“Entahlah Min,aku pergi ke rumah sakit dulu,nanti kau menyusul bersama Yoosu!!”Perintah Yunho lalu pergi dari apartemen mereka

~AT HOSPITAL~

“Permisi sus,ruangan kim jaejong di mana???”Tannya Yunho setibanya di RS

“Anda kerabat tuan Kim???”

“Nde!!”

“Mari ikut saya!!!”Lalu Yunho pun mengikuti suter itu dengan perasaan tak menentu

“Silahkan masuk!!!”

Sesaat setelah memasuki ruangan itu,air mata yunho jatuh secara tiba2,Dengan langkah pelan,Yunho menghampiri sosok namja cantik yg terbaring di atas tempat tidur,dengan mata terpejam sambil memeluk sebuah surat

“Almarhum tuan kim,melarang kami mengkremasi mayatnya dan menyerahkan ke orang tuanya,sebelum anda datang ke sini,dan tuan kim juga berpesan supaya tuan membaca surat dalam pelukannya itu,baiklah saya permisi dulu!!!”Pamit suster tadi,lalu menghilang di balik pintu

“Boo….,jangan tidur terus,liat aku yunnie mu sudah ada di sini!!!,masa kau masih tidur,ini tak lucu Boo, Boo bangun BOOJAE BANGUN!!!!”Panggil Yunho sambil menguncang2 tubuh kaku Jaejong,”Boo…kau jahat Boo,kenapa kau tak memberi tahuku???,kau sungguh jahat Boo!!!”Guman Yunho sambil memeluk tubuh dingin jaejong,dy terus menangis sambil memanggil nama Jaejong,lalu di ambilnya surat yg ada di pelukan jaejong,lalu di bacanya sebuah pesan singkat

“YUNNIE-ahh kamu berhasil jagi^^,bisakah kau lakukan itu setiap hari???,aku bersumpah akan mencintaimu dari sini selamanya!!”

THE END

Hehehehehe mohon com N saran na Y^^,sebagai orang baru saya sangat membutuhkan,alias i need your coment,yg coment dapat pahala deh