fanfiction for our soul

Posts tagged “pgo-15

A LIAR (CHAP9)


Tittle:A LIAR
Genere:romantic,angst
Ratting:pgo-15 *miyanhe gw oon kalau masalah ratting*
Author :feby dyanna

(sblomy gw ngedit tuh pykit jj bukan tuber colosis tapi hepatitis
Thakz a lot ma “idola” dokter he3xx yg infoi gw)

Chap 9

POV JAEJOONG

Sepanjang perjalanan aku tak banyak bicara dengan yunho,aku tak tahu harus bicara apa lagi .

Kami sama-sama mematung tak bisa menerima kenyataan akan penyakit yang sebelum nya aku sendiri pun tidak menyadarinya dan sangat berbahaya bagi anak kami.

Malam itu begitu sepi,aku menahan tangis ku,berulang kali aku meyakinkan diriku bisa melewati semua ini.
Tapi sepertinya sia-sia bayang-bayang kematian ku atau anak ku selalu trlintas disana.

Malam itu mata ku terasa berat,lelah sekali memikirkan semua ini.
Belum lagi kebohongan akan pekerjaan perampok ku yang belum terselesaikan.
Namun masalah penyakit bodoh ini malah datang menerpa ku.

Aku menarik nafas panjang,ketika ku lihat yunho tidak ada di samping ku malam ini.
Kemana dia? Tanya ku dalam hati.

Ku langkahkan kaki ku untuk mencari sosok nya,namun tidak ku temukan.

apakah dia membenci ku sekarang?
Karna aku yang telah membuat anak kami terancam untuk di bunuh.
Karna aku yang bodoh ini terlalu egois memikirkan diriku sendiri.
Takut menyakitti tapi aku yang selalu tersakiti.

Aku tahu dia juga muak akan masalah-masalah ini.

“yun” panggil ku ke arah nya yang kutemukan mesih memantung di balkon menikmati pemandangan dan udara malam . kini ia memandangku dengan penuh duka.
Dia tahu hati ku lebih terluka dari hatinya.aku tak bisa mengatakan apa yang aku pikirkan sekarang.
Aku menahan air mata ku agar tak membuatnya lebih terluka karna kebodohan ku.

Tapi aku tak sanggup aku menitihkan air mata ku,aku tak kuat menahan ini lagi.

“yunn” panggil ku dengan nada lirih dan bergetar.aku berlutut tak kuat rasanya menumpu berat tubuh ku lagi, ia memandang tubuh ku yang gemetar karna rasa sedih ini.

Ia memeluk ku,menenangkan ku akan kegalauan hati ku.sungguh aku benar –benar takut sekarang .
Takut akan kematian atau kehilangan.

Aku baru saja mendapatkan kebahagian ku kembali.tapi kenapa semua itu akan pergi.
Tak terasa air mata ku sudah membasahi pakaian yunho.

Ia membelai rambut ku dengan lembut,ia mencoba membuat ku lebih kuat sekarang.
Tapi aku semakin terpuruk akan tatapan iba nya.

“jae.. im on your side” ucap nya lembut,ia tahu aku butuh pelukan sekarang.ia tahu aku butuh kekuatan lebih untuk menahan ini semua.
Ia memeluk ku erat ,erat seolah tak akan melepaskan ku selama nya,aku semakin menjerit malam itu.

Tak kuat rasanya menahan tangis ku saat merasakan cinta sekaligus kesakitan ini.

“Apa yang harus ku lakukan yun?”Tanya ku sambil meregangkan pelukan nya,ia tak menjawab ia hanya melihat kearah mata ku yang merah karma tangisan.

“JAWAB AKU YUN,AKU GUNDAH SEKARANG AKU TAKUT!!!” aku kembali berteriak frustasi,kenapa ia tak menjwab ku .
Apakah ia akan membiar kan ku menanggung semua ini sendiri,apakaha dia akan membuang ku seperti dulu,atau dia..

“jae.. aku takan membiar kan salah-saltu dari kau atau pun anak kita untuk meninggal.aku berjanji akan membahagiakan mud an anak kita.aku bersumpah pada diriku sendiri”ujar yunho membuat hati ku lebih tenang dari sebelumya.

“gomawo”ucap ku singkat.sambil mengecup bibir nya lembut,ia membalas kecupan ku kehangatan ciuman yang sangat aku rindukan,kehangatan yang membua hati ku lebih tenang dan merasa tak sendiri.

Malam yang kami akhiri di ranjang kami.

****

Pagi ini yunho tak berfikir untuk meninggalkan ku,ia tahu aku membutuh kan nya di saat seperti ini.

“minum obat jae” ucap nya saat aku terbangun,aku sedikit terkejut.anadai kebahgian ini kekal ku rasakan.

“umma” suara riang yoo geun membuat pagi ku semakin sempuran,bahkan aku rela memberikan sebahagian dari jiwa ku jika aku dapat merasakan pagi ini setiap hari.

Yoo geun memeluk ku erat,ia memberikan ku kiss morning di bibir ku.

“yoo geun” sapa ku sambil menggendong nya ke atas tempat tidur.

“umma aku saying umma,jangan tinggal kan yoo geun dan beri yoo geun seorang adik”
Ucap nya dengan manja,aku tertegun bebrapa saat .
Andai aku bias menjawab ya.

“yoo geun ,ayo mandi kau harus berangkat sekolah sayang” potong yunho,aku hanya dapat mengendus .dan melemparkan senyum kecut ku.

=================================================

Sudah 16 hari aku menjalani semua ini,semua terasa ringan bila ada yunho dan yoo geun di samping dan memberiku kekuatan.

Aku menarik nafas ku lihat wajah ku semakin memucat di cermin dan mata menguning.

“dit-dit-dit”
Aku tahu sudah hamper 2 minggu aku tidak mendapat kan telepon,perasaan ku benar-benar buruk saat menerima telepo itu

“duguseo?” sapa suara paruh ku,tak ada jawaban dari sana hingga beberapa detik ku ulang petanyaan ku

“diguseo?” kali ini kunaikan suara ku 2 oktaf lebih tingggi dari sebelumnya

“missi ke -2 mu siap di laksanakan” perintah suara yang taka sing lagi itu dari balik telepon,aku tertegun beberapa saat

“mi.. missi maaf aku.. aku haru berjumpa dengan mu mr lee donghae” ucap ku,aku tak bisa meneruskan pekerjaan dan kebohongan ini sekarang.aku harus menyelesaikan nya sekarang pikirku.

“BUK”
Tiba-tiba pintu kamar ku terbuka dengan kasar,ku lihat yunho masuk dengan gelagat ekspresi yang ketakutan dan sedikit murka,apakah iya mendengar percakapan ku barusan ?
Apakah kebohongan ku akan terbongkar sekarang?
Semua pertanyaan memenuhi otak ku.

“jae kita harus pindah dari sini!” ucap nya tegas,aku hanya mendongak

“wheyo??”

=========Flash back athor pov=======

“aku sudah memutuskan untuk mempertahnkan bayi yang ada di kandungan istri ku”
Ucap yunho kepada dokter ki,tampak dokter kim menarik nafas nya dalam-dalam.

“kau tidak akan bisa tn jung,kau tahu penyakit hepatitis b berbahaya ,itu bisa menular hanya dengan kita tersentuh air liur .
Saya rasa istri anda akan di karantina beberapa saat.tidak boleh ada yang berjumpa dengan nya sebelum anak nya di gugurkan dan penyakit nya sembuh”
Jelas dokter kim,yunho tak nerkutik bagaimana bisa ia mencerna senua ucapan dokter kim.
Bahkan baru saja ia bejanji pada diri nya sendiri untuk tidak akan menginggalkan jaejoong.namun malah jaejoong yang harus menjauhi ny.

“TIDAK” selah yunho tegas.

“kau tidak bisa egois seperti ini tn jung,kau tahu betapa berbhaya nya penyakit itu”
Dokter kim sedikit marah ketika yunho menyela nya,namun yunho mesih kukuh akan pendirian nya.

“Baiklah walaupun kau setuju atau tidak setuju ,kami dari piahak medis akan mengarantina jaejoong dengan izin maupun tanpa izin”

===end flash back===

“Akh,, tidak apa-apa jae pokok nya kita harus mencari tenpat baru,aku ingin kehidupan kita yang baru” cercah yunho dengan kebohongan nya.

“jangan bohongi aku yun” jaejoog tahu ini bukan main-main,segera ia menghampiri yunho dan menatap mata itu.

“mareba!” perintah jaejoong sambil menekankan perkataannya.

“BAIKLAH AKU AKAN JUJUR,DOKTER MENYURUH MU UNTUK MENGUGURKAN KANDUNGAN MU.DAN SETELAH ITU KAU HARUS DI KARANTINA SAMPAI PENYEMBUHAN,TANPA BOLEH ADA ORANG YANG MENJENGUK DAN MELIHAT MU.APAKAH KAU SUDAH MENGERTI!!”
Tampak yunho terseenggah-senggah
dada nya kini tampak turun naik ia mengucapkan semua perkataan itu dengan penuh emosi,yang membuat nafas nya tak beraturan sekarang.

“tidak kita tidak akan pergi kemana-mana yun”tolak jaejoong dengan nada datar ,ia menatap mata yunho dengan seksama.

“jae kau mau aku bagaimana? ,membiarkan mu terkurung di dalam karantina dan membusuk dirumah sakit” yunho tampak sudah tak punya kekuatan lagi,ia benar-benar kalut sekarang air mata nya tumpah.
Tak ingin rasanya kehilangan orang yang ia cintai.

Jaejoong tampak menahan nafas,ia tahu ini bukan lah lelucon semata.ancaman demi ancaman seolah menghantui dirinya sekarang.

“aku akan pergi sendiri tanpa mu,aku akan menyelasaikan semua ini yun.aku sudah biasa dengan maslah yang menrpa hidup ku.aku tidak mau membawa kau maupun yoo geun untuk ikut tersiksa karma diriku”ucap jaejoong dengan nada berat.ini sudah keputusan final bagi nya.
Melalui kehidupan sendiri.karna ia tahu tuhan tidak akan pernah memberikan nya kebahagian yang sepenuhnya ia harapkan.

Ia mencintai anak dalam rahim nya,ia mesih merasa bersalah akan kebodohon nya.

Plakk

“KAU GILA JAE.. KAU ISTRIKU SEKARANG.. DAN AKU SUDAH BERJANJI PADAMU UNTUK.”lagi-lagi yunho tak bias menahan emosi.ia menampar pipi mulus jaejoong.sosok nya yang terlalu temperament membuat jaejoong sedikit muak .

“JANJI KAU MESIH MENGUNGKIT JANJI ITU,KAU MAU MELIHAT AKU LEBIH SENGSARA YU DENGAN JANJI KONYOL MU ITU!”
Kini jaejoong menjerit sambil memegang dada nya yang terasa tercabik-cabik sekarang.luka hatinya benar-benar tidak dapat terobati

Sakit hati akan nasib yang maha kuasa berikan pada nya.
Tapi ia sadar tidak ada yang harus di salahkan disini,ia hanya menerima apa yang tuhan kehendaki untuk dirinya.

“JAE AKU LELAH. AKU LELAH MENCARI MU.AKU LELAH AKAN PERTENGAKRAN KITA DAN AKU LELAH AKAN KEKERASAN KEPALAMU!!”
Teriak yunho dengan frustasi di depan muka jaejoong,

“let me go yun” ujar jaejoong dengan nada bergetar,ia tahu ia ketakutan sekarang.ia takut akan di benci oleh yunho dan juga anak dirahimnya.

Memisahkan yunho dari anak nya sendiri.
Apakah ia ibu yang baik?
Ia benar-benar menilai dirinya sebagai ibu terburuk di dunia.

“jae kumohon jangan memperkeruh keadaan”

“SIAPA YANG MEMPERBURUK KEADAAN DISINI YUN,KAU KAU HANYA MEMIKIRKAN EGO MU.AKU TIDAK TAHU HARUS BAGAIMANA LAGI SEKRANG,KAU LELAH DAN AKU PUN BEGITU JADI PLEASE..”
Jerit jaejoong dengan sisa-sisa suara yang ia miliki sambil berlutut di depan yunho,
Apakah ia harus mengemis kepada yunho untuk menyelamatkan kandungan dan dirinya sekarang.

“yun dengar aku besumpah tidak akan membuat anak kita menderita,ia akan besar seperti yoo geun.ia akan tampan seperti mu,mata nya bulat hidung yang lucu dan wajah yang canik ah bahkan dia akan lebih lucu dari yoo geun

Siapa namanya moon bin,yoon jae akh tidka dia pasti perempuan aku akan memberi namanya yun hae” oceh jaejoong tanpa arah,siapapun yang melihat nya akan mengira ia sakit mental sekarang.

Yunho tak kuat lagi sekarang,hati nya hancur melihat jaejoong begini.
Ia hanya bias memberi sebuah pelukan erat pada jaejoong.
Ia tak tahu harus bagaimana membantu jaejoong.
Ingin rasanya ia menanggung semua beban jaejoong,beban berat itu.

===============================================================================
POV JAEJOONG

Aku menarik nafas panjang ketika keluar dari mobil,yunho memutuskan untuk mengantarku halte bus.
Ia sudah menegeluarkan koper-koper ku dari bagasi.

Aku tahu ia berat melepaskan ku,semua tergambar dari guratan wajah nya.
Tapi aku harus bias menyakinkan dirinya kalau aku bisa,bisa menghadapi semua ini.

Aku meninggalkan nya dan bersembunyi pilihan tepatkah ini?

POV YUNHO

Samar-samar sosok nya menghilang di bawa bus,ingin rasa nya mengejar nya.
Dan taidak membiarkan nya pergi.

Aku kembali menyeka air maaku yang terus membanjiri wajahku.

Saranghae jaejoong,trimakasih sudah daang ke kehidupan ku.
Dan trimakasih kau memaafkan ku atas perlakuan mu. Aku akan menunggumu dan menantikan waktu dimana kau,aku ,yoo geun dan anak kita bisa berjalan bersama menikmati musim-musim sepanjang tahun.

“KIM JAEJOONG AKU PERCAYA PADAMU!!.DOT BE A LIAR AGAIN!! SARANGHAE!!!”

Teriak ku di tengah jalan,
Aku harus lebih kuat dari jaejoong.
Jaejoong bisa menahan semua ini begitu juga dengan diri ku

tak terasa wajah ku basah karma air mata sekarang,aku benar-benar pecudang.

Nb:gw g bisa buat nie ending cpet2 takut nya malah jelek kita liat ajj
Brp chap lagi yahh miyanhe… *bungkuk 360 drjt*

Iklan

A LIAR (CHAP 8)


Chap Tittle: A LiAR
Genre:angst,romamce,mpreg
Ratting : pgo-15
Author :feby

chap 8

DEG….

Dentuman jantung jaejoong seolah berhenti seketika,medengar ucapan yunho yang tak masuk akal itu.

“MOUT!!! APAKAH KAU SUDAH GILA YUN” ucap jaejoong penuh amarah,yunho hanya menarik nafas panjang.

“baiklah kalau kau tidak percaya ayo kita kerumah sakit.” Ujar yunho sambil menarik lengan jaejoong. Di rumah sakit jaejoong tak banyak bicara kepada yunho,pikiran nya mesih terbayang-bayang akan kejadian yang mengganjal dari dirinya beberapa bulan terakhir. Mual.perasaan aneh yang sering ia rasakan,membuat nya merasa gundah apakah ia benar-benar mengandung sekarang.
hingga selang 30 menit doker kim menyuruh yunho dan jaejoong untuk masuk.mata mereka berdua memandang penuh curiga kearah dokter kim.

“ottoke?” taya yunho dengan suara bass nya.

“positive 2 bulan 2 minggu” jawab dokter itu sambil meneguk air di meja kerja nya,jaejoong tak bergerak sedetik pun. Pikiranya melayang-layang entah kemana,ingin rasanya ia menyela dokter pada saat itu tapi ia hanya terdiam seribu bahasa. Tak mengatakan seucap kata pun hingga akhir nya yunho menyadarkan lamunan jaejoong,dengan menyentuh lengan nya.

“jae” ucap yunho dengan nada lembut,jaejoong hanya mendongak ia merasa sudah terlalu jijik akan kehidupan dan nasibnya sekarang.

“KALIAN BOHONG KAN!!!,AKU .. AKU TIDAK AKAN PERCAYA” tangisan jaejoong pecah seketika,ia tak tahu harus mempercayai hal itu atau tidak 2 bulan lebih ia menjalani hidup kotor,2 bulan juga ia mengandung anak yunho. Kebohongan apalagi ini piker nya.

“jae… tenang lah” ucap yunho sedikit mendekat kan diri kepada jaejoong,ingin rasanya ia memeluk jaejoong sekarang,namun jaeoong cepat-cepat menepis pelukan itu

“JANGAN DEKATI AKU!!!,JANGAN SENTUH AKU.. AKU.. AKU BENAR-BENAR MERASA KOTOR SEKARANG!!” jaejoong menagis sejadi-jadinya pada saat itu, dokter kim yang melihat adegan itu hanya mendongak,sedikit rasa iba terekspresi dari wajah nya meliha jaejoong.

“tn jung jaejoong,sebaiknya anda tidak banyak menangis dan memikirkan hal berat-berat,janin di kandungan anda sedikit melemah saat saya periksa tadi” jelas dokter kim,yunho hanya terpaku melihat kehancuran jaejoong sekarang. Mata nya sayu memandang iba kea rah istri yang ia telantarkan 2 bulan lalu.

“jae..” akhir nya ia memberanikan diri untuk berbicara dengan jaejoong,jaejoong hanya menundukan wajah dan mata nya yang dibanjiri air mata.

“miyanhe.. jongmal miyanhe… aku sudah menelantarkan mu dan anak kita selama 2 bulan,aku ingin bertanggun jawab atas anak kita” uaj yunho dengan nada datar dan tegas,jaejoong mencoba mengangkat wajah nya ia tak tahu lagi apakah yunho jujur atau berbohong saat ini. “tidak.. aku tidak mau “ ucap jaejoong ketus,sambil meyeka sisa air mata di wajah nya

“SETELAH KAU MEMBUANG KU ,SETELAH KAU MENGHANCURKAN HIDUP KU DENGAN SEKAJAP SAJA YUN . KAU PIKIR AKU GILA!!!” maki jaejoong,emosi yang meluap-luap tergambar jelas dari ekspresinya

. “JAE.. KAU INGIN ANAK KITA MAKAN DENGAN UANG KOTOR,MENJUAL TUBUH KAU MAU ANAK KITA BERNASIB SEPERTI APA JAE!!” yunho merasa kesabaran nya sudah habis bila melihat kekerasan kepala jaejoong istrinya saat itu.

“AKU TIDAK MAU.. KAU PUNYA YOO GEUN,URUS SAJA DIA.”caci jaejoong sambil bergegas bakeluar dari ruangan .yunho tidak tingal diam ia segera mengejar jaejoong dengan langkah lebar ia menarik jaejoong.

“jae.. dengarkan aku,, aku berjanji kalau kau mau menerima ku kembali Aku tidak akan menyakiti mu,aku bersumpah kita akan hidu bahagia bersama yoo geun dan anak yang ada di dalam kandungan mu” ucap yunho sambil bersujud di depan jaejoong yang mesih mematung.

“jae.. ku mohon,aku tak akan bisa hidup dengan tenang bila melihat mu dan anak di kandungan mu berada di luar ,aku takut terjadi sesuatu pada mu” tambah yunho dengan nada yang meyakin kan,jaejoong tak bisa menahan air matanya kembali terjatuh. Ia tampak mengerut kan kening nya,pusing yang teramat sakit kembali mengusik di kepalanya.

“jae guenchana?” Tanya yunho dengan seulas cemas di wajah nya.

“uhuk-uhuk” jaejoong kembali batuk,namun ia sedikit terkejut ketika ia mengeluarkan darah dari mulut nya, Yunho panik langsung merogo sebuah sapu tangan yang ada di kantong jas nya,dan membersihkan darah itu.

“jae.. kau baik-baik saja kan?,kita harus mengobati penyakit mu ini” ucap yunho penuh perhatian kepada jaejoong,jaejoong hanya menggeleng lemas tanda menolak.

“jae.. kumohon.. “ yunho tak tahu lagi harus bagaimana mencairkan hati dan pikiran keras kepala jaejoong.sepertinya ia sudah kehilangan akal. “ini terakhir kali kau memohon pada ku yun” ucap jaejoong dengan penuh ppeneakanan,namun yunho merasa sedikit puasa bahwa jaejooong mesih mendengarkan ucapan nya.

POV JAEJOONG

Entah apa yang menyihir ku bisa memafkan sosok yunho,ia menyetir disamping ku setelah aku selesai periksa dari dokter. Aku mengandung,mengandung anak yunho Benar-benar kutukan pikir ku.

“jae yoo geun merindukan mu” selah yunho yang memecahkan keheningan di dalam mobil,aku tak menjawab . Dan tak bisa di pungkiri aku juga merindukan anak manis itu sekarang,ingin rasa nya ku peluk erat dia sekarang.

“jae aku ..”

“sudahlah yun,aku sedang tak ingin banyak bicara sekarang” ucap ku ketus,seketika ia terdiam.aku tak tahu apakah itu yang aku ingin kan . Bersikap dingin pada nya,seperti yang ia lakukan pada ku bebrapa bulan lalu. Sesampai di rumah,aku mealngkahkan kaku ku,kulihat yoo geun yang sudah menunggu di dapan rumah.sosok kecil dan imut nya sama sekali tak berubah walaupun sudah 2 bulan aku meninggalkan nya.

“yoo geun” ucap ku,sambil menghampiri untuk memeluk nya,namun sikap nya tampak sedikit berubah sekarang.

“yoo geun umma sudah pulang”ucap yunho di samping ku,yoo eun tak mengubris ia hanya diam dan tak berekspresi,ku putuskan untuk menghampirinya.

“yoo geun ini umma,kau tidak rindu pada umma” ucap ku lembut sambil memgang tangan mungil nya.ia meneptis tangan ku dengan kasar.

“aku benci umma,aku benci umma!!,umma meninggalkan yoo geun sendiri dan appa bilang umma benci sama yoo geun dan umma yang telah membunuh umma kandung ku” sosok kecil yoo geun mulai menangis ,ia menangis terisak-isak karna diriku. Aku merasa tak kuat bila sudah elihat yoo geun menangis.

“tidak yoo geun appa berbohong pada mu,buktinya umma balik lagi sekarang iyankan jae?” rayu yunho sambil meamandangku,aku balas tatapan nya dengan tersenyum pahit.

“iya yoo geun umma berjanji tidak akan meningalkan mu lagi”ucap ku sambil memeluk yoo geun,2 bulan tak berjumpa rindu yang teramat besar ku rasakan saat itu. Ia pun memeluk ku,tak sanggup rasanya harus membohongi malakiat di pelukan ku ini. Malam itu aku dan yunho tidur di kamr yang sama,aku dan yunho sedikit canggung bila berkomunikasi.hubungan hangat yang aku rasakan dulu sepertinya memang hanya tinggal angan-angan belaka.

“tid.. tid..tid,,, tid”

Deringan telefon membua tku terkejut,dengan sigap ku angkat telepon itu.

“duguseo”

“aku donghae dari agen suvevior” aku terkejut saat mendengar nama itu. “ada apa ,dari mana kau tahu nomor telepon rumah ini?” ucap ku sedikit panik,ia tak menjawab nya.

“itu tidak penting,tugas mu minggu depan akan di mulai jae,jadi bersiap-siap lah jam 10 malam di restoran YYXX ku tunggu kau” ucapnya sembari meutup smabungan telepon.aku sedikit merinding. Hampir saja aku melupakan hal ini,aku sudah di sewa mwnjadi perampok.apakah aku harus jujur pada suami ku? Sepertinya itu sama saja dengan bunuh diri pikir ku.

Pagi itu kami kembali berkumpul di meja makan,ku akui aku merindukan suasana ini.tampak wajah yunho dan yoo geun yang sangat cerah. Terkecuali wajah ku pasinya,lingkar mata ku tampak jelas di wajah ku,sejak aku menerima telepon dari donghae. Aku terus memikirkan nya,5 bulan sedangkan aku sedang mengandung sekarang. Apakah ini baik

“jae kau sedang memikirkan apa?” ujar yunho,aku tak menjawab.aku hanya menggelelng.

“Mungkin aku akan sedikit sibuk minggu ini,aku sudah menyewa seorang pembantu untuk menjaga mu ,bayi di kandungan mu d an yoo geun juga. Aku tak mau kau dan calon anak kita kenapa –kenapa”jelas yunho,

aku sedikit tersentuh dengan perhatian nya belakangan ini. Dia benar-benar menyesal kah,terbesit sedikit rasa syukur aku telah mengandung anak yunho. Seminggu sudah berakhir,aku tak tahu kenapa waktu terasa begitu cepat .yunho sedang menjalani tugas untuk membawa murid-murid didik nya keluar kota untuk study tour. Aku merasa sedikit beruntung,karna aku bisa menutupi semua ini.

“Jessica aku ada urusan,jadi tolong jaga yoo geun dengan baik” pesan ku pada pebantu ku.ia mengangguk tanda setuju. Entah kenapa perasaan gugup melanda hati ku kali ini,aku sudah cukup lama tak merampok apakah tugas ku kali ini berbahaya. Aku tak menghawatirkan diri ku ,namun aku menghawatirkan bayi yang ada di dalam kandungan ku. Aku menghela nafas saat menginjakan kaki di sebuah restoran mewah,ku tatap seorang yang tak asing lagi lee dong hae sudah duduk manis di meja itu. Aku segara menghampiri nya,

“ku pikir kau tidak akan dating jung jaejoong” sapa nya dengan nada mengejek,aku hanya mengendus beberapa saat hingga akhirnya memutuskan untuk bicara

“ini yang terakhir kali lee dong hae” ucap ku ketus,ia terlihat sedikit tekekeh melihat gelagat ku.

“kau tidak akan menolak perintah ku,atau kau kubunuh”ancam nya,seketika aku merinding mendengengar anaman yang keluar dari mulut nya.

“laksanakan perintah ini” ucap nya sembari memberikan bebrapa dokumen,dengan cepat ku pahami semua isi yang ada di dalam nya.

“SHIT!!” maki ku saat ku lihat kali ini aku harus smencopet sebuah document seorang pengusaha tekenal saat ia keluar dari mobil. Nanti malam jam 12 ,aku mnarik nafas panjang

“apakah ini tidak berbahaya?” Tanya ku dengan suara datar,

“tidak” balas nya singkat

Aku menarik nafas dalam-dalam akhirnya malam ini sudah selesai tugas ku,aku bersyukur tidak ada kajadian yang akan mengnacam nyawa skaligus bayi ku saat ini. Aku kembali pulang ,rumah begitu sepi karna tidak ada yunho dan yoo geun sudah telelap bersama jaesicca di kamar nya pikir ku Pagi itu yunho pulang,wajah nya tampak semakin sempurna di mataku.

“aneyoong bo jae” sapa nya pagi itu,aku sedikisalah tingkah melihat gelagat nya pagi itu,di tambah ia mengecup pipi ku dengan lembut membuat wajah ku bersemu merah.

“appa aku mau beli es krim dan jalan-jalan di taman kota” ujar yoo geun tak ada yang berubah dari sosok nya begiu terlihat lusu dan menggemaskan,ku harap aku memiliki anak yan tak jauh berbeda dari sosok imut yoo geun

“miyanhe sayang,appa harus melihat laporan hasil kesehatan umma mu hari ini di rumah sakit” Tampak yoo geun memanyun kan bibir nya,ia memandang ku berharap akan membela nya.

“yoo geun umma akan memberikan mu adik”

“mout adik chinca??” tyk nya dengan antusias,yunho tersenyum melihat keantusiasan anak nya

“tentu saja,yoo geun kan punya adik” Aku sangat bahagia dengan semua yang terjadi pagi ini,tak ada lagi perselisihan,rasa benci,dendam ,hanya kebohongan kecil yang mesih ku simpan. Lagi-lagi aku berbohong.tentang pekerjaan rahasia ku.selang bebrapa jam aku dan yunho sudah duduk tenang di ruang dokter kim. aku memerhatikan ada gelagat yang sedikit tak beres dari eksprsi nya saat melihat kearah lembaran-lembaran putih di tangan nya. Tampak ia sedang menimbang-nimbang sambil mengerut ka kening nya

. “maaf apakah anda bisa menjelaskan bagaimana kesehatan istri saya?”potong yunho yang semakin penasaran dengan suasana ini.

“jung yunho.maaf sekali anda ternyata jaejoong mengidap penyakit hepatitis b .mungkin anda terkena barkteri ini saat anda hidup di jalanan” ujar dokter itu,tak heran aku sampai batuk darah beberapa waktu lalu pikir ku.

“lalu itu bisa terobati kan?” ucap ku penuh harapan memandang dokter kim.

“ini bakteri yang cukup berbahaya,dimana anda juga sedang hamil.anda bisa menularkan penyakit ini terhadap calon anak anda nanti,apakah kalian mau melihat anak kalian lahir dengan penyakit ini?” Yunho tampak bingung dengan penjelasan dokter kim,

“kalian harus mengugurkan kandungan jaejoong” DEG…..

“TIDAK!! ITU TIDAK AKAN PERNAH TERJADI!!”
ucap ku menahan tangis,aku sangat mengharapkan anak ini.anak ini yang membuat yunho bisa memaafkan dan mencintai ku dengan tulus. Tapi.. mengapa aku harus membunuh nya?

————————————————————————————————————–
hahah belom celarrr.;; huhuhuh miyanheeeee rcl yowww yg udah bc^^ hargai author dunkzzz cape nie nulis 2 chappp

gw bingung mesti buat jae koid (dibaca died) atw g????


Our Life Our lu(ov)fe chapter 3


Author:hanae

rating:pg15

genre:tragedi romans

cast: ALL DBSK MEMBER+super junior member

~~~~~~~~~~di lorong sekolah~~~~~~~~~~~~

Author pov

“Kau tidak apa-apakan chagya” Tanya Jaejoong sambil memapah tubuh Junsu ke uks

“Aku ngga apa-apa koq chagya tenang ajah”jawab Junsu sambil meringis menahan sakit

“heeu awas kau jung yunho tunggu pembalasanku” ucap jae dalam hati

Ketika mereka sudah sampai di uks Jae mendudukan Junsu pelan_pelan di kasur

“Kau tidak usah melakuan apa-apa kepada yunho”ucap Junsu ketika Junsu diobati oleh jae

“Looh emang aku ngga boleh bela org yg aku sayang? Lagiankan dia yg salah tanpa ada sebab dia sudah menghajarmu sampai babak belur seperti ini”kata Jae

“Aaww pelan pelan jae”ucap Junsu meringis menahan sakit

~~~~~~~~~~~~~~di kelas ~~~~~~~~~~~~~~~~

“Jessica yunho berkelahi dengan Junsu ”ucap hye ah sambil terengah-engah setelah berlari

“lalu sekarang yunho ada dmna?”Tanya Jessica

“mereka ada di gudang”jawab hye ah

Jessica pun berlari menuju gudang

BRAAAK

Pintu gudang terbuka disana dia hanya menemukan yunho sedah duduk dgn lebam di wajahnya

“yunho kamu ngga papakan?”Tanya Jessica

“aku ngga papa koq sebaiknya kamu kembali kekelas saja”ucap yunho dingin

“tumben dia digin seperti ini padaku hmm kenapa iia?”ucap Jessica dlm hati

“ngga kamu harus ke uks untuk di obati”ucap Jessica sambil membantu yunho berdiri

“ngga aku ngga mau” bentak yunho sambil mencoba berdiri tapi dia terjatuh jessicapun langsung merangkul yunho sambil memapahnya

“ke uks ya”ucap Jessica lembut

Kreek pintu uks pun terbuka ketika yunho dan Jessica masuk mereka melihat Jae sedang megobati luka Junsu

Yunho Pov

“aishh mengapa mereka biasa ada disini mereka terlihat makin mesra”

“aku tak tahan melihat mereka berdua seperti ini hati ku makin sakit melihatnya” ucap yunho dalam hati

“yunho aku ke kelas dulu ya” ucap Jessica kepada ku

“aku harus tinggal disini berdua dgn mreka lebih baik aku menyuruh Jessica tinggal dsni”

“chagya kau tega meninggalkan ku disini tanpa mengobati luka ku”ucap ku pura-pura mesra kepada Jessica

“ehh,ne baiklah”ucap Jessica sambil mengambil kotak obat untuk mengobati luka yunho

“aissh sebenarnya aku tidak ingin Jessica ada dsni tapi lebih baik dari pada aku melihat jaejoong dengan junsu”

Jaejoong pov

“aissh mengapa yunho bsa ada dsni”

“chagya kau tega meninggalkan ku disini tanpa mengobati luka ku”ucap yunho kepada Jessica

“apa mereka sudah jadian lagi?”

“Bukankah mereka sudah putus?”

“Mengapa hatiku sakit melihat mereka begitu mesra?”

“tidak-tidak aku kan mencintai junsu, hatiku pasti sakit karna melihat  org yg membuat junsu babak belur”

Author pov

“chagya sebaiknya kau pulang istirahat di rumah ya”ucap jae kepada junsu

“ne, aku nurut kamu aja chagya, kamukan tau apa yg terbaik untukku”ucap junsu sambil tersenyum kepada jaejoong

“aku sudah menelpon kangin hyung dia akan menjemput mu”ucap jae sambil mematikan tlpnya

15 mnit kemudian

Drrrtttt drrrrrrrrrrt hape jaejong berbunyi

“sms dari kangin hyung dia sudah ada di gerbang sekolah” ucap jae

“yaa chagya Bantu akuu” ucap junsu manja sambil mencoba berdiri

“ne” ucap jae sambil menaruh handphonenya di kasur dan memapah Junsu menuju gerbang sekolah

~~~~sepeninggal junsu dan jaejoong di uks~~~~~~~~~

“Jessica sebaiknya kau masuk ke kelas”ucap Yunho kembali dingin

“tapi yun tadi kau bilang” ucap Jessica

“pergilah”potong yunho

Jessica pergi dgn muka bingung

“mian sica aku memanfaatkanmu”ucap yunho dalam hati

~~~~~~~di gerbang sekolah~~~~~~~~

“hati-hati hyung “ucap jae sambil melambaikan tangannya

“omo sekarang sudah jam berapa aku belum mengumpulkan tugas kyuhun sangsoenim”ucap jae sambil mencari hpnya

“aish aku lupa meninggalkan hpku di uks”ucap jaejoong sambil berlari menuju uks

Kreek jae membuka pintu uks

“huuh untung mereka sudah tidak ada”ucap jae dalam hati

“huuh untung hape ku masih ada”

“jae”sebuah suara memanggil jae ternyata di uks masih ada yunho yg sedang terbaring di kasur

“pantas saja aku tadi tak melihatnya”ucap jae dlm hati

“jae miane”ucap yunho

“miane kau bilang miane, mudah saja kau mengucapkan kata itu setelah membuat Junsu babak belur” bentak jae

“kalau kau ingin berkata miane katakanlah pada junsu jangan pada ku” ucap jae berlalu pergi

Tapi jae kalah cepat dgn yunho, yunho sudah memegang tangan jae

“lepaskan,lepaskan”ucap jae meronta melepaskan tangan yunho dr tangannya

“aku takkan pernah melepaskan mu  boo jae”ucap yunho sambil menarik jae ke dalam pelukkannya

Kreeek tiba-tiba pintu uks terbuka

“kalian apa yg sedang kalian lakukan”

TBC

yaak gmana pendapat kalian??

aneh?

ancur?

gajelas?

jgn lupa comment iia…


A LIAR (CHAP 6)


belom endd ada 1 chap lagi
he3xx *di timpuk*

cekidottttt^^

CHAP 6

tittle:a liar
genere: angst,romance
ratting:pgo-15
author feby

POV Ja3joong

Dengan langkah gontai,aku berjalan kerumah ku yang terletak di pinggiran kota seoul,aku menarik nafas panjang ketika mengingat kejadian naas 3 hari lalu dirumah ini,demi tuhan aku sangat menyesal sempat mencintai yunho.
aku menghentikan langkah ku,ketika kulihat rumah kecil ku hancur berkeping-keping.aku berlari kecil untuk melihat nya lebih dekat .mata ku shock,sepertinya rumah ku terkena badai kemarin.
Aku tidak tahu lagi harus kemana,rumah ku sudah hancur.jujur aku sangat lapar sekarang,karna makanan penjara tidak sedikit pun kesentuh.
Sekarang akubenar-benar tak bisa berfikir jernih lagi,aku sudah berpisah dengan yunho .
Yah mungkin ia sudah tak menganggap ku sbagai istri lagi.
Pernikahan kami yang baru brumur 4 hari,aku tak bisa mengambarkan bagaimana perasaanku sekarang.lebih baik aku mencari tempat untuk tinggal dan mencari makanan.

“aneyonghaseo,jam berapa sekarang?” ucapku pada seseorang yang berjalan di pinggir kota seoul

“oh ini sudah pukul 11malam,”ucapnya dengan ramah,aku balas dengan senyum kecut.
Ternyata aku sudah berjalan hmapir 10 jam.namun aku belum menemukan pekerjaan.
Sungguh sulit,aku yang hanya tamat sma 3 tahun lalu.memang sangat mustahil rasanya untuk mendapatkan pekerjaan dan makanan dengan mudah.
Aku mencob abersabar,namun perut ku sudah tidak bisa bekerja sama lagi.
Hampir 3 hari lebih aku tak makan.mungkin bila ini terus dilanjutkan,aku akan mati.
Ada seorang anak kecil yang keluar dari toko roti,ia memegang bungkusan plastic yang berisi roti,tiba-tiba pikiran ku teingant kembali ke yoo geun.aku merindukan nya batinku.
Dengan sisa kebranian yang kumiliki,ku rebut kantung plastic itu dari tangan anak itu,yah aku merampok lagi kali ini.namun entah lah anak itu sepertinya shock dan menjerit hebat. semua orang di sekitar kami melihat kejadian itu.

“DASAR PERAMPOK!!” caci seorang wanita paru baya,aku tahu siapa wanita itu dia adalah ibu dari anak yang roti nya baru saja ku rebut.
Dengan tergesa-gesa aku malangkahkan kaki ku,namun aku malah terbanting di piggir jalan.
Tenaga dan tubuh ku melemas seketika,aku tak bisa bergerak.aku hanya menangis kecil.
Aku ketahuan ,aku tertangkap ,aku takut sekarang.
Baru beberapa jam laluaku dibebaskan dari penjara,namun sekarang tahu-tahu aku sudah menginjakan tempat menjijikan ini lagi.
Aku menghela nafas dalam-dalam ketika ibu dari anak itu memaki ku dengan kalimat kalimat kasar,inign rasanya menutup kuping ku rapat-rapat.

“DASAR KAU PENCURI!!,MATI SAJA KAU!! APA ORANG TUA MU TIDAK PERNAH MENGAJARI MU.MENCURI YANG BUKANHAK NYA KAU PIKIR HIDUP MU BISA TENANG AKU BERSUMPAH KAU AKAN MENYESAL DASAR PERAMPOK BUSUK!!”
Suara wanita itubergeming di kuping ku,aku menggengam tangan ku menahan amarah.
Tiba-tiba sosok yunho datang,aku tak tahu . knapa?
Aku tak ingin lagiemlihat nya!,demi tuhan aku tak kuat lai sekarang.
Ia menatap ku dnganpandangan jijik.
“dia istri andabenar?”tyk polisi itu.ia mengangguk aku hanya bisa menundukan wajah ku.
“dia terkena kasusperampokan kecil di kota seoul,ku piker masalah ini bukan lah masalah besarjika anda sebagai suaminya mau menganganti kerugian kepada wanita itu”jaleaspolisi itu kepada yunho,
Jujur aku maluskali,aku tak bisa menahan air mata ku,yunho memandangku ia menaikan daguku.ada tatapan yang aneh dari sana.
“kita pulang!” ucapnya tegas.

author pov<

Jaejoong mengikuti langkah yunho ,ia masuk kerumah yunho lagi.
Namun kali ini sikapyunho terhadap jaejoong sudah benar-benar berubah 360 derajat.
Ia tak memandang jaejoong dengan lembut lagi,ia memandang jaejoong dengan sejuta kebencian.

"KAU DIRUMAH INI BUKANSEBAGAI ISTRIKU LAGI,MELAINKAN SEBAGAIPEMBANTU DENGAR KAU TIDUR DI GUDANG ,AKU TAHU RUMAH MU HANCUR KARNA BADAIKEMARIN.
DAN SAU LAGI JANGANPERNAH SENTUH ANAK KU YOO GEUN
AKU TAK MAU IA MNJADI PERAMOK SEPERTI MU!!"Ucapanya yang penuh emosi itu ,jaejoong tertegun melihat sikap yunho.
Ingin rasanya ia menjerit.Iia tak tahan dengan cacian orang-orang kepada nya hari ini.
Setelah selesai yunhobicara,ia meninggalkan jaejoong yang mesih memaku di dapur,ia menahan tangisdan sakit hati nya.
Di ambilnya piasau dapur,dan di goreskan ke tangan kanannya,ia tak sanggup lagi.
Dengan sekejap darah keluar dari tangan nya.
Ia tersenyum karna ia akan mengakhiri semua ini,ia akan menyusul ayah ibu nya di akhiratbenarkah?,temtu tidak.

yunho tidak membiarkan hal itu,ketika ia ingin mengecek jaejoong di dapur matanya membelalak ketika melihat jaejoong sudah berlumuran darah dan terpuruk di dekat westafel.

“HYA JAE APA YANG KAU LAKUKAN!!&quot” suara yunho mencekat,ia kebingungan ia tak pernah mengira jaejoong akan senekat ini sebelum nya

==1 weeks letter==

1 minngu jaejoong tak sadarkan diri,namun saat ia sadar
Jaejoong kembali menangis,kenapa yunho malah menyelamatkan nya.ia mesih tertidur di tempat tidur kamar.
Ia tak berani membuka matanya,ia takut menatap kenyataan kalau dia tidak berhasil membunuh dirinya sendiri,
"aku tahu kau sudah sadar jae!" suara yunho terdengar di telinga jaejoong,,namun jaejoong tak kunjung membuka matanya.ia mesih berfikir apa yang harus dia katakana kepada yunho kali ini.
Iya bingung.

"umma… ironna" suarakecil yoogeun membuat ttubuh jaejoong tersentak,suara kecil yang sangat ia rindukan.ia ingin memeluk yoo geun namun ia tahu kalau yunho tidak akan membiarkan hal itu trjadi.
Perlahan dengan segelincir kekuatanya ia membranikan diri untuk membuka ke dua matanya.

"aku.. aku.. maaf kan aku yun.. yoo geun maaf kan umma.aku akan pergi dari sini aku.. aku.." tangisan jaejoong memecah seketika,ia tak tahu lagi harus menguccapkan kepada orang yang ia cintai selama ini, orang yang ia cintai sekailgus ia sakiti slama 3 tahun dengan kebohongan nya.
Ia menjerit frustasi,ia menumpahkan seluruh keluh kesah nya malam itu.yunho hanya diam ia tak tahu harus melakukan apa terhadap jaejoong.

"Jae aku tidak akan memaafkan mu,walau apapun yang terjadi"ucap yunho sambil menjauhkan sosok yoogeun darinya,ia tahu ini sudah keputusan final yang ia buat.
3 tahun lebih mereka bersama,berbagi suka dan duka,membesarkan yoo geun buah hati yunho tak menjadi ukuran untuk yunho bisa memafkaN istrinya itu.
Jaejoong menarik nafas dalam-dalam,ia tampak berfikir sejenak

"baiklah… sekarang kaubunuh aku yun" ucap nya sambil berlari kearah dapur,yunho segera melepaskan gendongan yoo geun ia menghampiri jaejoong yang berlari mencari pisau itu lagi.
Yunho tahu jaejoong tidak akan menyerah untuk menghabisi nyawa nya sendiri,15 menit lalu ia sudah menyembunyikan piasu itu.
Jaejoong terlihat panic,ia mencari keseluruh tempat dan lemari di dapur tetapi tidak mendapatkanpiasu,ia menyerah akhirnya memutuskan pergi ke dapur untuk mendapatkan minyak tanah,ia sudah siap untuk meneguk bendacair brbahaya itu.
Yunho langsung menghaLanginya ,dan tak segan menampar pipi mulus jaejoong

PlAkk
"KAU MAU MATI!!HA!!,BAGAIMANA DULU KAU MENGHALANGI AKU DAN YOO GEUN MATI.SEKARANG KAU INGINPERGI DENGAN APA YAN SUDAH KAU PERBUAT DENGAN KAMI .KAU BENAR-BENAR MENJIJIKANJAE" maki yunho,jaejoong hanya meringkuk menangis memegangi pipinya.
Bukan hatinya sajayang sakit,melainkan seluruh organ yang melekat di dalam tubuh jaejoong terasasakit sekarang.
Malam itu jugajaejoong berencana keluar dari sarang penderitaan nya,lebih baik hidup di jalan dari pada hidup dengan tekanan seperti ini batinya.
Ia melangkah kan kakinya keluar malam itu juga.saat yunho dan yoogeun tertidur pulas

the next day==
"Jae KAU JANGANMAIN-MAIN KAU DIMANA!!" suara yunho menggema pagi itu,ia sedikit terkejutketika melihat jaejoong tidak tidur di kamar nya kemarin malam.

"HALLO PAK AKU INGINMELAPORKA ISTRIKU HILANG ,IA BERCIRI-CIRI" entah apa yang membuat nyakahwatir,ia langsung menghubungi kantor polisi pada saat itu.
"Maaf pak orang yang anda laporkan belum menghilang dalam waktu 24 jam jadi.." belum slesai petugasberbicara yunho sudha membentak nya

"DIA SEDANG HAMIL!!APAKAH KAU TIDAK BISA MENGERTI HA!!!"


A LIAR (chap 4)


Tittle :A liar
Genere: angst,romance.
Ratting :pgo-15
Author :feby

Chap 4

Jaejoong pov

Sudah 3 tahun terlewati,yunho memutuskan agar aku tinggal bersama nya sehabis aku menyelesaikan sekolah sma ku,sejak saat itu aku tak tahu apakah ini adalah pilihan tepat atau tidak..

Aku,yunho dan yoo geun menjalani hidup kami sebagai keluarga normal.
Aku sebagai baby sister nya mungkin itu yang dipikirkan orang tetang ku,aku tak mengubris biskan-bisikan mereka yang ku pikirkan hanyalah bagaimana melihat yoogeun tumbuh besar tanpa kekurangan kasih sayang.

Kekurangan cinta yang seharus nya ia dapatkan dari seorang ibu,
Ibu yang sudah meninggal akibat diriku bebrapa tahun silam.

“jae~~” suara yunho membuyarkan lamunanku saat kami sedang berkumpul menikmati makan pagi.

“umm??” balas ku sambil melihat nya.

“aku butuh bicara pada mu,setelah pulang dari mengajar nanti” ucap yunho,sambil menatap serius kearah mataku,aku mengagguk tanda setuju.

Pagi itu juga,ku putskan untuk mengantar yoo geun ke sekolah nya,ku tuntun tangan mungil nya ia tampak jalan dengan riang di sampingku.

Sesekali para tetangga membiskan ku,bukan membisikan tepatnya membicarakanku dengan terang-terangan di depan ku.

“kau melihat orang itu,dia adalah simpanan jung yunho..”

“ah~~ bodoh sekali dia ,otak nya terbuat dari apa ,rela mengurus dan memberikan tubuh nya kepada yunho”

“entah lah~~ yang ku tahu kalau dia adalah mantan murid yunho,bebrapa tahun lalu”

“aigoo… dunia memang sudah gila..”

Suara itu menggema jelas di telinga ku,aku mengepalkan tangan ku,rasanya sakit sekali jika harus di nilai begitu rendah.padahal mereka tak tahu apa yang terjadi sebenarnya.

Andai mereka tahu… semua kebohongan yang aku pendam selama ini..

Malam itu tiba,yoo geun sudah tidur dengan lelap di kamar nya,yunho berjanji akan mengatkan sesuatu yang serius malam ini.
Kami sudah duduk tenang di ruang tamu,ia tampak sedikit gugup aku tak tahu apa yang ia pikirkan,aku hanya berusaha tenang dan menjadi jaejoong yang biasa..

“jae.. aku ingin mengatakn sesuatu padamu..” aku hanya mengendus,aku tak tahu mengapa suasana changgung bisa terjadi di antara kami malam ini.

“katakan lah yunho,aku pikir kau tidak harus meminta izin dengan aku,bila ingin menyampaikan sesuatu”ujar ku,sambil menatap kearah 2 bola mata nya yang berwarna coklat.

“menikahlah dengan ku!!”

DEG…

“t.. tapi yun kita.. ini.. kita ini..”

“kita sesama pria. Kau laki laki dan aku laki-laki iyakan?”
Belum selesai aku meneruskan kata-kata ku tapi yunho sudah mengetahui apa yang ada di dalam hati dan pikiran ku.
Aku tak pernah berfikir untuk menikahi yunho,sekalipun aku mengagumi dirinya tapi sungguh
Demi tuhan aku tak pernah mengharapkan hal yang lebih dari dirinya selain sikap nya yang selalu perhatian kepada ku.
Aku .. aku benar-benar dilemma akan hal ini.

“aku tidak bisa!”ucap ku tegas,namun ada nada keraguan disana.

“jae.. aku harus membersihkan nama baik mu dari semua orang,kau tahu semua orang diluar mulai membicarakan tentang kita.. tentang kehidupan kita di rumah ini”
Jelas yunho dengan nada sedikit di tekan,hati ku mesih begitu bingung akan hal ini.

Tak ada yang mengerti,tak ada yang mengetahi semua kebenaran..
Kecuali tuhan pasti nya..

“maafkan aku yunn” ucap ku sambil meninggalkan sosok yunho yang mesih memaku di ruang tamu.aku menutup kamar ku rapat-rapat.
Aku menateskan air mata ku,aku memang menyesal sudah menolak lamaran yunho.
Tapi ini semua demi kebaikan ku dan diri yunho.

Aku tak mau bila ia mengetahui semua ,semua kebohongan besar yang sudah ku pendam lebih dari 3 tahun di otak ku,sangat berat memikul kebohongan ini.

Ingin rasa nya ku jatuhkan diri ku dari gedung yang tinggi,dan abnesia saat sadar di rumah sakit.

****

Pagi itu kami sarapan seperti biasa,tak ada yang berubah pagi itu, selain sikap ku dan yunho pastinya. Pagi ini dia begitu kelihatan dingin kepada ku dan yoo geun anak nya.

“appa aku ingin berjalan-jalan ke taman bermain” rengek yoo geun dengan mulut penuh makanan membuat wajah imut nya semakin lucu di mata ku.

“tidak bisa yoo geun appa sedang banyak urusan di sekolah” tolak yunho sambil meneguk susu ditangan nya.

“umma… appa jahat.. aku benci appa” aku mnggeleng tanda aku tak setuju,aku tak bisa membela siapa-siapa disini .

“kita akan pergi berdua sayang “ ucap ku menenangkan sosok kecil yoo geun yang sudah memanggil ku dengan sebutan umma.

“chinca?” tyk ia memastikan,aku mengaguk .tampak anak itu begitu gembira.
Yunho hanya mengendus ia tak tahu harus berkata apa kali ini.

*do… shite…. Kimi..*
Ponsel yunho bergetar,sekejap ia mengangkat dengan nada datar

“duguseo” yunho tampak mengerut kan kening nya,tiba-tiba suara nya menjadi sebuah melodi yang terdengar samar-samar.

“nde~ ndee aku dan yoo geun akan segera kesana “ucap yunho sambil menutup flip posel nya,aku mendongak ke arah yunho.

“apa yang terjadi?” kalimat pertama yang aku keluarkan untuk yunho pagi ini,ia ta bergeming tatapan nya mengartikan sesuatu yang lain di mata ku.

“umma sedang sakit keras sekarang kita herus kesana!”
Aku mengangguk tanda mengerti, aku segera masuk ke kamar untuk memasukan bebrapa stel pakayan ke dalam koper.

“jae aku ingin membicarakan hal yang penting pada mu!” uca yunho sambil membalikan tubuh ku kearah nya,aku menarik nafas dalam-dalam untuk menyembunyikan rasa gugup ku.

“katakana..” ucapku ketus,sambil sedikit menjauhkan diri dari nya.

“bisakah kau berpura-pura setuju saat nanti umma meminta mu menikah dengan ku!”


A LIAR (chap3)


Tittle :a liar
Genere: angst,romance.
Ratting :pgo-15
Author :feby

Part 3

“jae..” panggil yunho yang melihat jaejoong sedang sibuk membaca novel nya di jam istirahat sekolah.

“ah~ nde sengsongnim”balas jaejoong,menutup novel nya.

“jangan panggil aku sengsongnim jika berada di luar kelas,itu membuat ku sedikit canggung dengan mu” pintah yunho sambil duduk di sebealah jaejoong

“arasseo!” jawab jaejoong singkat,yunho menarik nafas dalam-dalam .ia tahu ini akan sedikit rumit namun ia membutuhkan pertolongan jaejoong kali ini.

“yoo geun merindukan mu,datanglah nanti malam.”

–flash back—

Sudah lebih dari 15 menit yoo geun tidak berhenti menangis dalam gendongan yunho,jaejoong hanya terdiam melihat nya.bahkan melihat tangisan anak itu membuat nya kembali lagi dalam jurang rasa bersalah nya.

“jae bisa kau Bantu aku menggendong yoo geun aku akan membuat susu di dapur” perintah yunho,sambil mengarahkan tubuh kecil yoogeun ke dalam pelukan jaejoong.
Jaejoong tak bisa menolak ia menggendong anak itu dengan hati-hati.

Dan menepuk pelan bahu anak itu untuk menenangkan tangisan yang keluar dari anak umur 2 tahun itu.

“cup.. cup.. “ jaejoong mesih berusaha menghibur anak itu dengan nyanyian anak-anak.
Yunho muncul membawa botol susu ditangan nya.jaejoong dengan cepat memberikan yoo geun pada yunho,ia sedikit tak sanggup harus berhadapan dengan anak itu.

“akh.. aku ke toilet dulu!!” selah jaejoong berlari kecil kearah toilet.

Jaejoong pov

Aku menumpahkan air mata dan semua keluh kesah ku,aku tak tahu apakah tuhan benar-benar menghukum ku kali ini.

Menghukum ku akan pekerjaan ku selama ini, pekerjaan ku sebagai perampok namun sekarang aku bukan hanya perampok ,melainkan pmbohong besar.
Aku menarik nafas dalam-dalam.ku basuh wajah Ku dengan air di dalam westafel.

“DIAM!!! APAKAU TIDAK BISA DIAM!!,AKU LELAH DENGAN SUARA TANGISAN MU!!!”
Aku tersentak ketika mendengar Suara bentakan yunho terdeagar dari arah kamar.
Dengan tergesa-gesa ku tutup keran westafel dan menghampiri yunho besama yoo geun.

Sekelebat tampak wajah frustasi berasal dari sosok yunho,ia marah.. ia lelah..

Yunho memarahi darah daging nya sendiri,yang mesih berumur 2 tahun itu,aku melihat amarah yang memuncak dari wajah yunho.

“YUN!! APA YANG KAU LAKUKAN!!” selah ku sambil menarik yoogeun dari gendongan yunho.

“KAU TIDAK USAH IKUT CAMPUR JAE!!,INI MASLAH KU DAN KELUARGA KU!! PERGILAH!!”usir yunho dengan nada nyaring,membuat bulu kuduk ku berdiri seketika.

“yun kau ingat siapa anak ini,dia anak mu yun!!” aku berusaha menyadarkan yunho yang sudah seprti kerasukan,jujur aku sagat takut bila melihat yunho sudah seperti ini.
Tubuh ku bergetar seketika.

Yunho kehilangan akal sehat nya,ia tak peduli lagi dengan nasehat atupun ucapan ku.ia menarik paksa yoogeun dari diri ku.
Sempat aku berontak namun sia-sia tangan kekarnya dan tenanga nya yang jauh lebih kuat menghancurkan pertahananku.dengan kasar ia mengambil yoo geun dan membawa
Ke dapur ,ku ikuti langkah yunho.tampak ia mncari sesuatu di lemari dapur.
Ia membuka setiap laci dan lemari.

Ia meraih sebuah piasu dapur,aku membelalak ketika melihat apa yang akan dilakukan yunho terhadap yoo geun darah daging nya sendiri.

“YUNHO STOP IT!!!”suara ku memekik keika yunho sudah siap menusuk yoo geun dengan pisau dapur,o.. tuhan apalagi ini aku tak bisa melihat yunho membunuh buah hati nya sendiri aku ingin halangi ini semua..

Dengan cepat ku raih pisau itu dari tangan yunho,kami sempat adu tenaga.
Prtahanan yunho yang tak lemah untuk melepaskan piasu itu,membuat ku sedikit sulit dan hampir saja menyerah.

Tangisan yoo geun pecah seketika,ia tak tahu apa yang di lakukan orang-orang dewasa di sekitarnya.

“auuu” ringis ku ketika pisau itu menggores tangan kanan ku,,darah segar mengalir dari kulit pucatku.yunho tertegun ia melepaskan pisau itu.

“jae.. guenchanna??” tyk yunho,segera ia meraih tangan ku yang terluka.dengan sigap aku menepis nya .
mata ku mesih terPusat pada sosok yoo geun di atas lantai yang menangis….

Sejak saat itu kuputuskan untuk menembus kesalahan ku,dengan sering kerumah yunho.untuk mengunjungi yoo geun ,Aku ingin memastikan kalau ia baik-baik saja.
Aku tidak akan memaafkan diriku sendiri bila terjadi sesuatu pada anak itu,aku yang sudah membuat nya menjadi sorang piayatu..

Dan demi tuhan aku menyesalinya..
Menyesali semua yang terjadi…
Menyesali semua kebohonganku ini…

_end flash back__

Aku menarik nafas ku dalam-dalam ketika ku lihat uang persediaan di dompet ku sudah hampir habis,apakah aku akan merampok lagi hari ini?
Tidak.. aku harus ke rumah yunho batinku.
.

Selang beberapa menit aku sudah tiba disana,tak terhitung sudah berapa kali aku memijakan kaki ku kerumah ini.

Tak perlu mengetuk pintu,aku sudah melihat yunho sedang asyik bermain dengan yoo geun disana. Mereka bermainkan mainan kahs pria.
Sedikit rasa bersalah ku berkurang jika melihat sosok yunho dan anak nya itu tersenyum.
Tersenyum tanpa beban sedikit pun.

“umma…”suara riang yoo geun membuyarkan pikiran ku,aku segera menghampiri nya.
Aku tak tahu sejak kapan pula anak ini bisa memanggilku dengan sebutan umma.

“kau sudah datang?,di luar dingin akan aku buatkan kau teh jahe” ujar yunho sambil membersihakan sisa-sisa salju yang tertinggal di rambut ku.
Aku menarik nafas dalam-dalam,betapa mahluk yang mengerihkan diriku ini
,menikmati setiap sentuhan dan perlakuan baik yunho terhadap ku.

Yang mana dibalik semua kejadian ini,aku lah tersangka nya,,,,
Dan aku lah penyebabnya.. aku tak pernah melupakan fakta itu..
Sedikitpun,semenitpun bahkan sedetikpun..


A LIAR (chap 1)


miyanh ff gw yg when i meet u di tunda yah ckckc,gw buat ff baru ajj
nie ide timbul krna gw suntuk nggu bk puasa ckckckckck

Tittle : A LIAR…
Ratting :PGO-15 *bulan puasa hahahah*
Author :feby
Genere :romance,angst
Cast :yunjae

Jaejoong pov.

Malam ini tak berbeda dengan malam yang sebelum nya..
Malam yang begitu kelam…
Bulan pun tak menampakan cahayannya..
Burung-burung berterbangan menutupi awan gelap di atas langit..
Mereka mengepakan sayap-sayap nya…
Tanda dunia malam sudah di mulai…

Sejak dulu aku selalu cemburu dengan orang-orang di sekitar ku.mereka bisa menikmati hidup dengan mudah,dengan menikmati kehidupan yang di berikan tuhan kepadanya.
Andai aku bisa seperti mereka..

Nama ku kim jaejoong,di umurku yang menduduki 17 tahun aku bekerja sebagai perampok di malam hari , pekerjaan yang sudah aku tekuni di setengah umur ku.
Aku tak tahu apakah ini kutukan atau sebagainya.yang aku tahu kalau aku ingin melanjutkan kehidupan ku.

Kehidupan ku Sebagai manusia normal,bersekolah.. belajar.. menikmati hari-hari..
Seperti layak nya remaja biasa.

Malam ini aku harus melancarkan aksi ku,aku mengikat tali sepatu kets ku.dan memakai jacket kulit yang berwarna hitam.
Aku tak tahu siapa orang yang akan menjadi korban ku malam ini,kuharap ia adalah orang kaya.

Aku berlari ke tengah kota seoul,walaupun waktu sudah menunjukan pukul 1 pagi.
Tetapi suasana di kota ini mesih begitu ramai.
Mesih banyak mobil dan kendaraan lain yang berlalu lalang,membuat ku haus akan mencari korban.

Kulihat ada seorang wanita cantik yang menunggu jemputan di pingir jalan ,ia menggendong anak nya .
ia kelihatan sedikit sulit mengatur letak tas nya,karna anak yang ia gendong.
Tak lama kemudian,muncul sesuatu ide di benak ku,kalau wanita ini lah yang akan menjadi korban ku malam ini.

Dengan berlari cepat ku hampiri wanita itu, tak membutuhkan waktu lama dengan keahlian ku sebagai perampok professional aku sudah berhasil mendapatkan tas wanita itu.

Aku berlari sekencang-kencang nya,tak melihat lagi kebelakang
Tak melihat lagi apa yang terjadi pada wanita itu dan anak nya.

*********

aku bersyukur,karna hasil rampokan ku tadi malam membuahkan hasil yang cukup untuk membiyayai kehidupan ku selama sebulan pikir ku.
Dengan wajah yang lumayan beseri-seri pagi ini ku langkahkan kembali kaki ku kesekolah.

di sepanjang jalan pikiran ku mesih terbayang-bayang akan kejadian tadi malam,jujur aku merasa sedikit penasaran apa yang terjadi pada wanita itu beserta anak yang di pelukan nya.

“JAE!!” suara changmin membuyarkan lamunan ku,aku mendongak ketika melihat ia terengah-engah menghampiri ku

“wheyo??” tyk ku dengan nada datar,ku lihat ia mesih mengatur nafas nya.

“istri yunho sengsongnim meninggal karna peristiwa perampokan tadi malam di kota seoul!

DEG….