fanfiction for our soul

Posts tagged “ff

MY EX STALKER 1b (YUNJAE)


Tittle: MY EX STALKER
Genere: AU,Yaoi
Rated: nc-
Leight: 1b
Author:feby dyanna.^.^

W g mau lama-lama hahah kita habiskan saja cerita lama ini #plakkkk
Sengaja tidak saya protect,karma saya adalah author yang baik *pd*
———————————————–

Yunho menghempaskan tubuh nya diatas kursi kerjanya,sambil sedikit memijat kening nya yang terasa pusing akibat alcohol.
Dada nya mesih terasa sesak sejak mengingat ucapan yang keluar dari bibir jaejoong tadi siang.`setidaknya aku bukan menjadi pecundang yang membiarkan orang yang dicintainya direbut orang lain`
Suara penuh penekanan kim jaejoong tadi siang mesih begitu lekat di benak yunho mendadak ia sadar kalau ia hanyalah serang pecundang yang tidak berani menghadapi kenyataan sekarang.ia tidak mampu menghadapi maslalah nya bahkan ia tidak mampu mengahadapai kim jaejoong sekarang.

“mengabaikan makan malam dan memilih minum-minuman di bar itulah alasan mu tidak ikut makan malam bersama ku huh??”heechule bedecak pinggang siap menghakimi yunho yang sedang memandang nya dengan tatapan kusut sekarang.
“aku lelah bisakah kita bincangkan ini besok”yunho sadar pikiran nya benar-benar kacau sekarang,pertemuan nya dengan jaeoong bukanlah hal yang ia harapkan sebelumnya,bahkan yunho tak tahu perkataan jaejoong tadi siang kini benar-benar membuatnya menjadi dua kali lipat merasa bersalah seblum ia kembali berjumpa dengan jaejoong.

Heechule hanya mnaikan alis mata nya ,melirik sekilas kearah sang kekasih dengan tatapan sdikit horror.”baiklah tuan jung ,aku tidak tahu masalah apa yang sebenarnya kau hadapi di kantormu .kita bicarakan besok” heechule sedikit melunakan suaranya.yunho sedikit benafas legah ,melihat kekasihnya itu akhirnya sedkit bisa memahaminya walau sebenarnya sifat `memahami` sangat langka untuk ia dapatkan dari kekasinhnya itu.

———-
Jaejoong mendesah pelan,membalik-balikan tubuh nya hingga membuat sprai yang ia tiduri terlihat sangat berantakan,ia menarik nafas panjang sebelum akhirnya memutuskan untuk bangkit dan mencari udara segar. Jaejoong melirik kearah balkon rumah yang mesih terang karna cahaya lampu yang ternyata mesih menyala.sekejap ia merasakan ada sesoramg Disana well changmin berada disana fokus membaca buku sambil menyeruput kopi di tangannya.
“belum tidur?” jaejoong mmbuka topic pembicaraan sebelum changmin melirik nya dengan tatapan heran,” aku yang seharusnya bertanya kenapa kau mesih berkeliaran di jam segini huh” changmin sdikit marah sambil melirik arlojinya .jaejoong tersenyum pahit sebelum akhirnya menambil tempat untuk duduk disebalah kekasihnya itu.
“tadi siang aku berjumpa dengan jung yunho”
Entah apa yang membuat jaejoong ingin membicarakan hal ini,menyimpan nya lama-lama pun rasanya tidak akan membuat nya semakin baik pikir jaejoong.changmin menutup buku yang sejak tadi ia baca kini pandangan nya malah focus kpada jaejoong.
“ia mengeahui keadaan mu huh??” suara changmin begtu lembut,bahkan tidak ada getaran-getaran keraguan disana.perlahan jaejoong menggeleng sambil menyentuh tangan changmin.”kurasa aku mesih mencintai nya”
Changmin nyaris melebarkan matanya,menatap jaejoong hampir tak percaya.
“aku tahu itu” sahut changmin.jaejoong mendadak begitu puas dengan yang ia dengar dari mulut changmin sendiri,ia tahu changmin bukan lah pria jahat yang akan membiarkan nya hidup dalam kesulitan sedikit pun.
Mata bulat jaejoong sedikit berbinar-binar menatap ke dalam mata changmin.

“aku tidak akan membiarkan mu terluka,menangis aku sudah banyak menyusahkan mu sejak incident aku menghilang dan kehilangan semua memoriku tentang dirimu aku tidak ingin membuat mu menjadi kim jaejooong yang galau” changmin sedikit meyakinkan jaejoong,jaejoong tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia nya.ia tahu kalau pria dihadapan nya ini benar-benar sudah dewasa jauh dari yang ia pikirkan sebelum nya.
——-


Yunho menyantap sarapan nya dengan wajah sedikit muram,ia melihat disebrang sana sang kekasih `heechule` sedang menatap nya dengan tatapan dingin.
Seolah sedang marah,kesal,bingung ah yunho benci itu.
Perlahan yunho meyendok nasi kimchi yang sepertinaya sudah mulai mendingin karana sejak tadi yunho malah asyik mengaduk-aduk nya seperti tidak berselerah untuk memakan nya.

“tadi sahabat mu yang benama shin chang min menghubungi,dan meminta mu untuk menghubungi nya kembali” yunho yang baru saja menyendokan nasi kimchi ke mulutnya nyaris memuntahkan semua nya ,mendengar perkataan heechule dari sebrang meja nya.
Ia meletakan kembali sendok nya dan kini melihat heechule dengan tatapan bingung.

“aku tak tahu entah kenapa sejak kita pulang kekorea sikap mu menjadi aneh..
Sejak malam kau menolaku.. dan orang yang benama jaejoong sampai shin changmin
Aku tidak tahu itu semua,kupikir mereka adalah orang-oang dimasa lalu mu.
Aku harap mereka tidak akan merusak hubungan kita” tambah hecchule yang kini malah ikut mengaduk-aduk makanan nya dan tidak nafsu untuk melanjutkan sarapan itu.

Yunho bingung,ia tidak tahu harus mejelaskan dari mana,dan ia juga tidak punya keberanian untuk menjelaskan siapa itu jaejoong,dan siapa itu shin chang min ahh ia benar-benar pecundang. Yunho sedikit mengutuk dirinya sendiri dalam pikiran nya.
“aku bias terlambat kekantor, mungkin aku akan pulang telambat jangan menunggu ku okkai “ entah apa yang membuat yunho ingin menghindari kekasih nya itu untuk saat ini,ia
benar-benar bingung sekarang.
Yunho meraih jas dan juga koper nya seraya meninggalkan heechule yang mesih duduk gusar disana.
“kau menghindari ku jung yunho,kau.. kau tidak akan bisa mninggalkan ku karna kartu matimu ada ditangan ku” yunho menghentikan langkah nya,menoleh kearah heechule yang sedikit mendelik kearahnya.well mungkin yunho sudah menguji ksabaran kekasih nya itu hingga titik puncak kesabarannya mulai habis sekarang.
“maksudmu?” sahut yunho dengan nada sedikit lunak,ia tahu ia sedang bersalah sekarang.
“aku hamil…”

Tbc buehehehe koment woii ahh w mau update part 2a nih… –goemensai—

Iklan

wwwmlp chap 4a (yunjae)


Gomennnn ne’ w telatttt hah..ha..ha…

Tittle: what’s wrong with my little prince
Genere:insect,yaoi,
Rated: nc
Author:feby dyanna

—————

february, Yunho`s apartement.07.00 am

Yunho mendelik melihat 3 aparat kepolisian berdiri tegak diambang pintu apartement nya,raut wajah nya menampakan ekspresi benar-benar takut, ia takut bila mereka menemukan adik tercinta nya yang berada di dalam dan tidak mengunakan sehelai benang pun di tubuhnya.
âso.. kenapa kalian mencari nya kemari?â yunho berusaha lebih tenang agar tidak menimbulkan kecurigaan di depan polisi.
“akh..sebelum nya saya minta maaf karna telah mengganggu anda di pagi hari,tapi sebuah sesi tv di toilet melihat anda keluar bersama dengan tuan kim joongie” jelas sang polisi dengan tegas,yunho merasa sesak dengan semua kalimat-kalimat yang keluar dari mulut sang polisi.
“well sebenarnya kalian salah pengertian.. akh tidak maskud ku aku tidak ada membawa joongie kabur dan aku juga tidak kenal dengan nya” dusta yunho ,kegugupan tergambar jelas di ekpresi wajah tampan nya.
“maaf bukan maksud kami tidak percaya,tapi kami harus mengeledah rumah ini” tanpa aba-aba beberapa polisi masuk ke dalam apartement yunho,walaupun yunho berusaha menghalangi nampaknya sia-sia karna jumlah mereka dan ukuran tubuh yang tak kalah kekar membuat yunho tersingkir dari ambang pintu dengan cepat.
“aishh damn!!” gerutu yunho.
“yunho.. ” panggil sebuah suara berat dari tempat dimana polisi-polisi tadi berdiri.
“siwon??”
“hya.. kenapa ada polisi di apartement mu?? Apakah kau bisnis narkoba disini huh??” curiga siwon sambil menaikan kedua tangan nya di atas dada.dan memandang yunho penuh curiga.
“tentu tidak! Dan ini bukan urusan mu sebaiknya kau tinggalkan tempat ini” usir yunho kearah appa nya.
“yun kau sudah dengar tentang kematian hye sun kan??”Tanya siwon smabil memandang kesal kearah putra nya.
“aish.. molla ” jawab yunho seraya mengejar para polisi yang sudahterlebih dahulu masuk ke dalam apartement beberapa detik lalu.

“STOPP” perintah yunho kearah polisi saat mereka memasuki ruangan kamar di mana yunho meninggalkan jaejoong.

Polisi itu hanya bisa menaikan alis mata mereka dan mengerutkan kening nya,melihat tingakah laku yang sedkikit ganjil pada `yunho`
“ada masalah tuan jung?? Anda seperti menyembunyikan sesuatu’
“ada apa ini huh” bingung siwon memandang kearah polisi dan juga yunho secara bergantian.
“ok well joongie berada di dalam sana” ujar yunho dengan nada pasrah,
“joongie!!” teriak siwon,sambil melemparkan tatapan horor sekaligus ingin membunuh kearah yunho putra nya.
tanpa aba-aba polisi langsung masuk dan membuka pintu kamar dengan kasar.
Mata mereka mendelik ketika melihat sosok jaejoong yang hanya menggunakan selimut sedang asik berbaring di atas ranjang.
“jae..” panggil yunho dengan wajah menyesal karna sudah membiarkan banyak pasangan mata yang melihat nya pagi ini.
Senyum jaejoong memudar ketika melihat kearah siapa yang datang dari ambang pintu.
“kalian..” gumam jaejoong dengan nada samar-samar namun mesih bisa di dengar yunho.
“maaf tuan kim joongie kami dari pihak kepolisian harus memriksa anda karna anda telah menjadi tersangka dalam pembunuhan hye sun tunangan anda.” Ucap polisi dengan nada tegas.
Dan menghampiri jaejoong hendak memborgol kedua tangan nya dan membawa nya ke kantor polisi.

“well sebaiknya aku menggunakan pakayan ku dulu bisa kah kalian menunggu di luar” pintah jaejoong enteng seakan tak ada beban dalam dirinya.
Ketiga polisi saling memandang satu-sama lain .
Dan di akhiri dengan anggukan.

“kami beri waktu 5 menit” ucap polisi itu.

“YUNHO!! KAU BENAR-BENAR GILA!!” maki siwon di ruang tamu kearah putra nya yang duduk lemas di atas sofa ruang tamu.
“bukan urusan mu!!” balas yunho dingin.
“BUKAN UUSAN KU!!,KAU TIDUR DENGAN JAEJOONG ADIK TIRIMU DAN YANG JUGA SEORANG PEMBUNUH HUH”
“DIAM KAU!!!”
Sontak siwon terdiam karna teriakan yunho dan mengerutu kecil di balik wajahnya,polisi hanya menggeleng melihat tingkah kedua anak dan ayah di depan mereka.
“ok aku sudah siap!” terdengar sebuah suara yang mengalihkan semua pandangan orang-orang.
“jae kau..” ucap yunho sambil menahan rasa kahwatir nya melihat jaejoong yang benar-benar di luar dugaan nya ia sama sekali tidak takut akan masalah serius yang menghadang nya.
âhyung akhirnya kita berpisah lagi,thanks untuk tadi malam kau memang hebatâ puji jaejoong sambil mengedipkan mata nya kearah yunho.
“jae.. ”
“maaf kami harus membawa tn kim joongie ” ucap ketiga polisi itu menarik jaejoong,yunho hanya memandang menghilang nya sosok jaejoong dari ambang pintu apartement nya.

Pov jaejoong

Aku tak bisa menyembunyikan rasa bahagia ku,akhirnya riwayat ku sampai disini.
Di penjara ..
Bukan lah hal yang buruk juga pikir ku.
âtunggu!!â teriak yunho hyung menghentikan langkah kami untuk masuk ke lift .semua mata memandang nya dengan perasaan heran.
Nampak nAfas nya teengah-engah .
âada apa?? Lagi tuan jungâ kesal seorang polisi di sebelah ku,aku hanya terkekeh dalam hati,bagaimana bisa yunho-hyung sangat mencemaskan ku.
Apa dia sudah benar-benar menyesal dan merasa bersalah pada ku.
âtunggu sebenarnya pembunuh hye sun bukan lah joongie.â Mata kami memebelalak mendengarkan ucapan nya,apa yang ingin dia lakukan pikir ku.
âmaaf .. kami tiak bisa mempercayai muâ balas polisi disamping ku tegas.
âkalian harus percaya karna yang membunuh hye sun adalah aku .â

DEG..
Apa-apa`an ini pikir ku,apa mau yunho-hyung
Membelaku dan mengorbankan dirinya benar-benar hal yang di luar dugaan ku.


MY EX STALKER chap 1a (YUNJAE)


Tittle: MY eX stakler
Genere: YAOI,AU.
Rated:NC-17
Author: feby dyanna
Leight: 1a

Gomenn gw ngetik d hp hahahah…
————————————-

Jaejoong lengkap dengan sewater merah nya mesih berdiri tegak di depan super market,berdiri dengan 1 sakantung plasitik besar yang berisi berbagai jenis bahan-bahan makanan yang baru saja ia beli di supermarket.
Jaejoong mulai menghentak-hentakan sepatu nya dengan irama yang teratur,membuang. kebosanan
menunggu changmin yang sejak tadi tidak nampak kemunculan nya.
Perlahan ia Mulai menghapus keringat yang muncul dari pelipis nya.
“Benar-benar panas,aishh dimana kau shin chang min” gerutu jaejoong dalam pikiran nya,tiba-tiba mata nya terfokus pada seorang anak kecil yang menyebrang ke tengah jalanan,mata jaejoong membulat seketika,anak itu benar-benar dalam bahaya sekarang pikirnya.
Ia jatuhkan plastik besar yang sejak tadi ia pegang,kini mulai berlari kecil menghampiri anak itu.

CKETTTTTTTTTT

pengendara mobil mewah dengan cat berwarna hitam,langsung menginjak rem tiba-tiba.
“Aishh aku membunuh seseorang pasti” gerutu pria itu belum memutuskan keluar,malah menggerutu di balik mobil mewah nya.
meraih ponselnya dan mengetikan sebuah pesan singkat kepada sang kekasihnya.
“Heechule aku akan sedikit terlambat”lalu memutuskan untuk turun melihat siapalagi yang ia lukai sekarang,pria bertubuh tinggi itu melepas kaca mata hitam yang sejak tadi bersangga di antara hidung mancungnya,dengan jelas ia melihat keramaian mulai mengerubungi depan mobilnya.

“KAU GILA!! KAU INI KALAU TIDAK BISA MENOLONG JANGAN MENOLONG
KAU LIHAT DULU BAGAIMANA KEADAAN DIRIMU”
Seorang ibu setengah baya itu sedikit panik,sambil menenangkan anak nya yang menangis karna shock.
Jaejoong hanya bisa meringis,menghusap sikunya yang sedikit terluka ketika menolong anak kecil tadi,well ia ingin meyelamatkanya namun malah na’as tangan nya tidak bisa di gerakan,ia mendorong anak itu.
Jaejoong menundukan tubuhnya,meminta maaf kepada ibu anak itu segera.

“Maaf kan saya ” jaejoong sadar ia baru saja membuat kekacauan,melihat anak kecil tadi bukannya malah terselamatkan melainkan menangis kencang karna ketakutan.
Pria jangkun yang sejak tadi berdiri menatap ke keramayan yang ada.di depan mobil nya mulai merasa tidak percaya ia tahu siapa orang yang hampir ia buat celaka kali ini,dan ia tidak salah orang untuk kali ini.
Orang yang sudah ia lepaskan dan ingin melupakan nya segera.

“Jaejoong” samar-samar pria tampan itu mesih terdiam,ia tidak siap untuk menghadapi hari ini.ini adalah pagi pertama nya di korea setelah bertahun-tahun di jepang.
Keramaian yang sejak tadi memenuhi tengah jalan raya kota seoul itu nampaknya mulai berkurang.beberapa orang mulai meninggalkan tempat,jaejoong mulai beranjak dari tempatnya melirik sekilas ke arah mobil yang hampir saja membuatnya benar-benar kehilangan nyawa kali ini.
Mata nya terfokus pada pria yang berdiri disana,wajah tampan itu ia kenal siapa pria itu.
Pria yang selalu mengusik pikiran nya.

“Yunho” beberapa saat mereka mesih saling menatap,hingga akhirnya yunho memutuskan untuk menarik jaejoong untuk naik kedalam mobil mewah nya.jaejoong sedikit memberontak,melepaskan tangan nya yang di tarik paksa oleh yunho.
Namun,ia bisa rasakan bahwa tenaga yunho memang bukanlah tandingannya.

Hening beberapa saat,jaejoong mulai gelisah sendiri dalam benaknya,apakah yang harus ia ucapkan sekarang.perlahan jaejoong merasakan sebuah getaran ponselnya,segera ia lihat kelayar dengan nomor kontak changmin disana.jaejoong melirik kearah yunho mendapakan yunho mesih menyetir mobil dengan santai .

“Turunkan aku disana”perintah jaejoong sambil menunjuk kesebuah stasiun bus,yunho tak menghiraukan ia mesih saja menyetir tanpa mengalihkan wajahnya,jaejoong mulai kehabisan kesabaran ada apa sebenarnya dengan mantan stalkernya yang gila itu.
Yunho memarkirkan mobil nya di salah satu toko obat,jaejoong mendelik melihat yunho berlari kecil masuk ke Toko itu,belum sampai detik keseratus pria itu sudah muncul dengan bungkusan kecil di tangan nya,perlahan jaejoong memerhatikan yunho yang kembali masuk kedalam mobil. Dan membukakan isi kantung nya yang tak lain adalah berisi antiseptic dan juga salep yang jaejoong tahu itu untuk luka.
Tanpa banyak bicara,yunho mengoleskan antiseptik di siku jaejoong yang sedikit memar,jaejoong meringis kecil baru menyadari ada luka disana yang sebenarnya hampir terlupakan karna ketegangan nya saat bertemu kembali dengan yunho mantan stalkernya.

“Kau jangan sembarangan,kalau ingin menybrang!” Ucap yunho akhirnya,setelah belum berkata sepatah kata pun kepada jaejoong sejak pertemuan yang tidak terduga itu,jaejoong menyeringitkan keningnya sambil sedikit memandang kesal kearah yunho.

“Aku tidak menyebrang,aku menolong seorang anak yang hampir saja kau bunuh” bela jaejoong dengan nada dua oktaf lebih tinggi dari yunho,
yunho berdecak lidah bebarapa saat sebelum akhirnya ia menempelkan plaster ke siku jaejoong.

“Jangan sok menjdai pahlawan! Tinggallah dirumah mu dan biarkan kekasih mu menjaga mu”
Jaejoong menatap yunho setelah ucapan itu keluar dari bibir yunho,benar-benar membuatnya ingin mencekiknya sekaranag. Jaejoong menarik nafas ia jelas marah,bagaimana bisa yunho berbicara dengan nada yang sangat menyebalkan itu.

“Setidaknya aku bukan menjdai pecundang yang membiarkan orang yang dicintainya di rebut pria lain” yunho mendelik,melirik kerah jaejoong dengan tatapan yang lebih tajam dari sebelunya,jelas ia tahu perbincangan ini menuju kepermaslahan mereka di massa lalu.

“Maksudmu?” Sahut yunho

—————tbc——-