fanfiction for our soul

Posts tagged “fanfic

THE TEDDY BEAR { KYUMIN VERSION }


anyeeoong :)

tanisa balik lagi bikin FF oneshoot

gyahyahah

ini versi kyumin nyaaa ::)

yaudah here we goo

TITLE : THE TEDDY BEAR

AUTHOR : TANISA

CAST : KYUMIN

” KyuHyunniee~ ” kyuhyun menatapku dengan senyum bodohnya , aish , dia ini , apa tidak bisa serius sedikit saja ??

 

” wae ?? ”

 

” kau bilang kita akan menikah ?? kenapa lama sekali ~ ”

 

”  apa kau tak bisa membicarakan hal lain ?? ” ucapnya dan kembali memainkan PSP bodohnya itu .

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

” KyuHyunnie~ kapan kita menikah ?? Setidaknya kita harus memasang sebuah cincin yang sama~ ” ia menatapku , lalu kembali Memandang ke arah jalanan dari atas namsan tower ini .

 

” itu sama sekali tak penting SungMin-ah . ”

 

Apa aku pun tak penting dimatamu ??

Apa permintaanku ini sama sekali tak penting bagimu ?

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

” Kyuu~ bisakah kita membeli cincin yang samaa sekarang ?? Bisakah ?? ” ia menatapku sebentar lalu kembali sibuk menyetir mobil ini .

 

” aish , bukankah sudah kubilang bahwa ini bukan saatnya ?? Ini sungguh hal yang tidak penting .  ”

 

DEG –

 

Apa menurutmu ini sama sekali tak penting ??

 

Sudahlah , sepertinya aku memang sudah tak berarti lagi dimatamu .

 

Sepertinya kau sudah tak mencintaiku lagi

 

” Turunkan aku disini . ”

 

” Tap- ”

 

” apa kau tak dengar ?? TURUNKAN AKU DI SINI !! ”

 

Perlahan , air mata ini jatuh di pipiku , Aku .. Aku hanya ingin sebuah kepastian , aku .. Aku hanya ingin kita terikat satu sama lain kyu . Aku ingin menikah denganmu , setidaknya , kita memakai sebuah cincin yang sama agar semua orang tau bahwa kau hanyalah milikku dan aku hanyalah milikmu ,

 

 

Perlahan , mobil ini berhenti ,

 

Ternyata kau sudah benar benar tak memperdulikanku lagi .

 

BRAAK –

 

Dengan cepat , kututup pintu mobil ini ,

 

” Minnie-ahh !! Chamkamannyo ,, kenapa kau jadi marah begini ?? ” ia mulai melangkah menyusulku , sementara aku berjalan dengan cepat di pinggir jalan ini .

 

GREEP –

 

Aku menoleh , ia menggenggam erat tanganku .

 

Sudahlah Kyu , jika kau sudah tak mencintaiku lagi ,dan kau tak ingin menikahiku , aku tak akan memaksamu lagi . sungguh , aku tak aka memaksamu lagi .

 

” ini … Untukmu .. ”

 

A-apa maksudmu ??

 

Kenapa kau memberikan boneka teddy bear ini padaku ?? Ini bukanlah yang kumau Kyu .. Aku ingin kau , aku ingin kita saling memiliki seutuhnya dalam jalinan pernikahan . Bukan boneka bodoh ini .

 

” Kau sama sekali tak mengerti apa yang kurasakan . ” perlahan , ku-ambil boneka itu dari tangannya , lalu melemparnya ke tengah jalan itu ,

 

Ia tersenyum , lalu mulai melangkah mengambil boneka itu kembali ..

 

Tapi ….

 

DEG –

 

TIIIN – TIIIIN – TIIIIN .

 

” KYUUUUUUUUUU !! ”

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

” Min .. ayo kita pulang .. Ini sudah hampir hujan ”

 

Aku terdiam , memeluk Teddy bear yang masih menyisakan sisa darahnya yang sudah mengering .

 

” aku mengerti perasaanmu .. ”

 

Umma berjalan meninggalkanku , hingga aku berada sendirian di sinin  Ani , tidak sendirian , namun , aku di sini bersama KyuHyun-ku .

 

Kutatap batu nisan milik kekasihku ini  ,

 

Mianhae .. Aku .. Aku seharusnya tak berbuat sekasar itu padamu Kyu .. Harusnya aku mengerti jika kau memang belum siap untuk menikah denganku . Seharusnya aku tak memaksamu .

 

air mata ini kembali mengalir di mataku . oh tuhan , mengapa kau membiarkan ini semua terjadi padaku ??

 

Aku memeluk erat Teddy bear yang ia berikan padaku dengan air mata yang mengalir di pipiku ..

 

” Will you marry me , Lee SungMin ?? ”

 

DEG –

 

Suara ini ..

Kyu-kyuhyun ??

Aku menoleh pada boneka Teddy bear yang kupeluk sedari tadi ,

Perlahan , kucoba lagi untuk menekan bagian perut boneka itu ..

 

” Will you marry me , Lee SungMin ?? ”

 

perlahan , air mata ini mengalir di pipiku .. kutatap boneka teddy bear itu ,

 

kalung yang dipakai oleh boneka itu adalah ..  Cincin ??

 

Perlahan , ku ambil kedua cincin yang masih menempel pada kalung itu ,

 

KYUHYUN

 

And

 

SUNGMIN

 

Air mata ini mengalir dengan deras , hatiku menangis , menyesali Takdir ini , takdir yang tak akan mungkin untuk diubah .

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

” SungMin-ah .. Kau harus makan .. ”

 

Aku terdiam , memeluk boneka teddy bear ini dan memandang kosong ke bawah sana , dimana semua orang orang sibuk dengan aktifitasnya masing masing .

 

” Minnie-ah .. KyuHyun pasti sudah bahagia di sana .. ini sudah 2 tahun kepergiannya , dan seharusnya kau sudah bisa menerima semuanya . ”

 

mataku mulai buram , buram karena air mata yang menggenang dimataku .

 

Umma benar , seharusnya aku sudah bisa menerima semua kenyataan ini , namun , mengapa itu sangat sulit untukku ?? Rasanya sangat sulit untuk melupakan segalanya .

 

GREEP –

 

Umma memelukku dengan erat , dan air mata ini kembali mengalir dengan derasnya .

 

” Will you marry me , Lee SungMin ?? ”

 

Umma melepaskan pelukanku , lalu mencium keningku pelan . Aku masih terdiam , tak ingin membalas apapun .

 

” umma harus pergi sekarang chagia .. ”

 

Umma melangkah meninggalkanku sendirian di balkon ini .

 

2 tahun yang lalu , kau  selalu menemaniku Kyu , namun , semenjak kepergianmu , semuanya terasa hampa , rasanya tak ada lagi semangat dalam hidupku .

 

A-apa mungkin aku harus menyusulmu agar rasa rindu ini berakhir ?? A-apa aku harus benar benar menyusulmu agar rasa sakit ini bisa terobati ?? Apa aku harus mati agar aku bisa bertemu denganmu lagi ??

 

Perlahan , aku mulai melangkah ke ujung balkon ini dengan memeluk boneka teddy bearku dengan erat ..

 

aku menoleh ke bawah , melihat tanah yang sangat terlihat tinggi dari sini .

 

sebentar lagi ..

 

Sebentar lagi aku akan bertemu denganmu Kyu .. Aku akan bertemu denganmu ..

 

perlahan , kupejamkan mataku , dan mulai melemaskan seluruh tubuhku .

 

BRAAAK –

 

Rasa sakit mulai menjalar di seluruh tubuhku , nafasku mulai melemah , namun Teddy bear ini masih berada di dalam pelukanku .

 

” Will you marry me , Lee SungMin ?? Will you marry me , Lee SungMin ??Will you marry me , Lee SungMin ??Will you marry me , Lee SungMin ?? ”

 

hanya suara teddy bear itu yang dapat kudengar saat ini , Hingga akhirnya , semuanya terasa gelap .

 

” Will You mary me , Lee SungMin ?? ”

 

END –

mian klo jelek dan ini

WAJIB COMENT 

 

Iklan

THE TEDDY BEAR ( YUNJAE VERS )


anyeeoong 🙂

tanisa balik lagi bikin FF oneshoot

gyahyahah

ini yunjae lagi , tapi the teddy bear ada juga versi kyumin.

and ini WAJIB COMMENT , kudu musti 

yaudah deh , here we go aja , tapi sorry kalau jeleek 🙂

 

TITLE : THE TEDDY BEAR

AUTHOR : TANISA

CAST : YUNJAE

 

” Yuniieee-ah~ ” YunHo menatapku dengan senyum bodohnya , aish , dia ini , apa tidak bisa serius sedikit saja ??

 

” wae ?? ”

 

” kau bilang kita akan menikah ?? kenapa lama sekali ~ ”

 

”  apa kau tak bisa membicarakan hal lain ?? ” ucapnya dan kembali membaca buku bodohnya itu .

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

” Yunnie~ kapan kita menikah ?? Setidaknya kita harus memasang sebuah cincin yang sama~ ” ia menatapku , lalu kembali Memandang ke arah sungai Han ini .

 

” itu sama sekali tak penting Jaejoong-ah . ”

 

Aku terdiam , menatapnya

 

Apa aku pun tak penting dimatamu ??

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

” YunHo~ bisakah kita memakai cincin yang samaa ?? Bisakah ?? ” ia menatapku sebentar lalu kembali sibuk menyetir mobil ini .

 

” aish , bukankah sudah kubilang bahwa ini bukan saatnya ?? Ini sungguh hal yang tidak penting .  ”

 

DEG –

 

Apa menurutmu ini sama sekali tak penting ??

 

Sudahlah , sepertinya aku memang sudah tak berarti lagi dimatamu .

 

” Turunkan aku disini . ”

 

” Jae- ”

 

” apa kau tak dengar ?? TURUNKAN AKU DI SINI !! ”

 

Perlahan , air mata ini jatuh di pipiku ,

Aku .. Aku hanya ingin sebuah kepastian , aku .. Aku hanya ingin kita terikat satu sama lain . Aku ingin menikah denganmu , setidaknya , kita memakai sebuah cincin yang sama .

 

Perlahan , mobil ini berhenti ,

 

Ternyata kau sudah benar benar tak memperdulikanku lagi .

 

BRAAK –

 

Dengan cepat , kututup pintu mobil ini ,

 

” Joongie-ahh !! Chamkamannyo ,, kenapa kau jadi marah begini ?? ” ia mulai melangkah menyusulku , sementara aku berjalan dengan cepat di pinggir jalan ini .

 

GREEP –

 

Aku menoleh , ia menggenggam erat tanganku .

 

Sudahlah yun , jika kau sudah tak mencintaiku lagi ,dan kau tak ingin menikahiku , aku tak akan memaksamu lagi .

 

” ini … Untukmu .. ”

 

A-apa maksudmu ??

 

Kenapa kau memberikan boneka teddy bear ini padaku ?? Ini bukanlah yang kumau  .. Aku ingin kau , aku ingin kita saling memiliki seutuhnya dalam jalinan pernikahan . Bukan boneka bodoh ini .

 

” Kau sama sekali tak mengerti apa yang kurasakan . ” perlahan , ku-ambil boneka itu dari tangannya , lalu melemparnya ke tengah jalan itu ,

 

Ia tersenyum , lalu mulai melangkah mengambil boneka itu kembali ..

 

Tapi ….

 

 

DEG –

 

 

TIIIN – TIIIIN – TIIIIN .

 

 

” YUNHOOOO !! ”

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

 

” jae .. ayo kita pulang .. Ini sudah hampir hujan ”

 

Aku terdiam , memeluk boneka Teddy bear yang masih menyisakan sisa darahnya yang sudah mengering .

 

” aku mengerti perasaanmu .. ”

 

Umma berjalan meninggalkanku , hingga aku berada sendirian di sini,  Ani , tidak sendirian , namun , aku di sini bersama YunHo , ya , YunHo-ku ..

 

Kutatap batu nisan milik kekasihku ini  ,

 

Mianhae .. Aku .. Aku seharusnya tak berbuat sekasar itu padamu  ..

Harusnya aku mengerti jika kau memang belum siap untuk menikah denganku .

Seharusnya aku tak memaksamu .

 

air mata ini kembali mengalir di mataku . oh tuhan , mengapa kau membiarkan ini semua terjadi padaku ??

 

Aku memeluk erat Teddy bear yang ia berikan padaku dengan air mata yang mengalir di pipiku ..

 

” Will you marry me , Kim JaeJoong ?? ”

 

DEG –

 

Suara ini ..

Yun-yunho ??

Aku menoleh pada boneka Teddy bear yang kupeluk sedari tadi ,

Perlahan , kucoba lagi untuk menekan bagian perut boneka itu ..

 

” Will you marry me , Kim Jaejoong ?? ”

 

perlahan , air mata ini mengalir di pipiku .. kutatap boneka teddy bear itu ,

 

kalung yang dipakai oleh boneka itu adalah ..  Cincin ??

 

Perlahan , ku ambil kedua cincin yang masih menempel pada kalung itu ,

 

YUNHO

 

And

 

JAEJOONG

 

Air mata ini mengalir dengan deras , hatiku menangis , menyesali Takdir ini , takdir yang tak akan mungkin untuk diubah .

 

OooooooooooooooooooooooooooO

 

” JaeJoong-ah .. Kau harus makan .. ”

 

Aku terdiam , memeluk boneka teddy bear ini dan memandang kosong ke bawah sana , dimana semua orang orang sibuk dengan aktifitasnya masing masing .

 

” Joongie-ah .. YunHo pasti sudah bahagia di sana .. ini sudah 2 tahun kepergiannya , dan seharusnya kau sudah bisa menerima semuanya . ”

 

mataku mulai buram , buram karena air mata yang menggenang dimataku .

 

Umma benar , seharusnya aku sudah bisa menerima semua kenyataan ini , namun , mengapa itu sangat sulit untukku ?? Rasanya sangat sulit untuk melupakan segalanya .

 

GREEP –

 

Umma memelukku dengan erat , dan air mata ini kembali mengalir dengan derasnya .

 

” Will you marry me ,  Kim Jaejoong ?? ” boneka teddy bear ini kembali berbunyi karena pelukan kami .

 

Perlahan , umma melepaskan pelukanku , lalu mencium keningku pelan . Aku masih terdiam , tak ingin membalas apapun .

 

” umma harus pergi sekarang chagia .. ”

 

Umma melangkah meninggalkanku sendirian di balkon ini .

 

2 tahun yang lalu , kau  selalu menemaniku yun , namun , semenjak kepergianmu , semuanya terasa hampa , rasanya tak ada lagi semangat dalam hidupku .

 

A-apa mungkin aku harus menyusulmu agar rasa rindu ini berakhir ?? A-apa aku harus benar benar menyusulmu agar rasa sakit ini bisa terobati ?? Apa aku harus mati agar aku bisa bertemu denganmu lagi ??

 

Perlahan , aku mulai melangkah ke ujung balkon ini dengan memeluk boneka teddy bearku dengan erat ..

 

aku menoleh ke bawah , melihat tanah yang sangat terlihat tinggi dari sini .

 

sebentar lagi ..

 

Sebentar lagi aku akan bertemu denganmu yun.. Aku akan bertemu denganmu ..

 

perlahan , kupejamkan mataku , dan mulai melemaskan seluruh tubuhku .

 

BRAAAK –

 

Rasa sakit mulai menjalar di seluruh tubuhku , nafasku mulai melemah , namun Teddy bear ini masih berada di dalam pelukanku .

 

” Will you marry me , Kim Jaejoong ?? Will you marry me , Kim JaeJoong??Will you marry me , Kim JaeJoong??Will you marry me , Kim JaeJoong ?? ”

 

hanya suara teddy bear itu yang dapat kudengar saat ini , Hingga akhirnya , aku tak dapat lagi menahan semua rasa sakit ini , dan , semuanya terasa gelap .

 

” Will You mary me , Kim JaeJoong ?? ”

 

END –

 

Gantuuung giniiii !! Gyaaaa aneh , jelek , abal , amit amit lah naon iyeu ? Aisshh jinjaaaa !!

COMMENT ITU DIWAJIBKAN !! 

 


Miracle prolog


Ditengah2 kesibukan ulangan aye bknnya belajar malah ngepost ff

prasaan utang aye banyak yah ada
our life our love
prettyman
terus satu lagi lupa namanya mian ngga dilanjutin abis yg comment dikit jd ngga semangat #plaak

okeh let’s check this out

***
cinta itu menyenangkan
tapi juga menyakitkan
kita bisa terbang ke langit cuma karna cinta tapi kita juga langsung terhempas kebumi gara-gara cinta

aku adalah manusia korban cinta,, namaku kim jaejoong aku adalah siswa dongbangshinki senior high school sekarang aku duduk di kelas 3-c

“aww”sebuat kapur mendarat mulus di kepalaku
“yaa kim jaejong perhatikan papan tulis jangan melamun saja”ucap sensei kangin
“ck sensei galak lebih baik aku perhatikan pelajarannya dari pada aku kena masalah”ucap jae dalam hati

Treeet treeet

“akhirnya bel pulang sekolah berbunyi juga aku bisa segera pulang” ucapku sambil memasukkan buku-buku kedalam tasku tiba-tiba ada yg menepuk pundakku dari belakang

“yaa jae apa kau mau buru-buru pulang” ucap jung yunho dia adalah sahabatku dari kecil
“hn” jawabku singkat
“yah lebih baik kau temani aku mencari hadiah untuk pacarku”ucap yunho sambil menarik tanganku keluar kelas
“tidak aku ada keperluan”ucapku sambil menarik tanganku dan berjalan meninggalkan yunho
“jae ada apa denganmu? Kenapa kau menjauhiku beberapa hari ini?”tanya yunho sambil menahan tanganku
“tidak aku hanya sibuk,maaf aku harus pergi”ucapku sambil melepaskan tanganku dari yunho dan berlari meninggalkan yunho yg menatapku bingung

“maaf aku harus bersikap seperti ini yun aku hanya tidak ingin kau mengetahui hal yg sebenarnya terjadi”

***

Pendek yah?
Ya namanya juga prolog jadi pendek hehehe

sebenarnya apa yg terjadi dgn jaejoong?
Kenapa dia menyebut dirinya korban cinta?
Lalu kenapa dia menjauhi yunho?
Siapakah pacarnya yunho?
Apakah yg dirahasikan jaejoong dari yunho?

jawabannya ada di chapter 1 dan kemungkinan akan saya protect karna ada adegan ncnya

okeh Read and leave commet yah


YOU ARE MINE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 2/? YAOI


title : you are mine
author: jung rye sun aka devi hartady
length : 2/?
rate : PG13 < i dunno! maybe…>NC 17
genre: AU, romance,nc17…
WARNING!!! MPREG!!!
don’t read this! if u don’t like yaoi!

********************************************************************

play: greeting-insa by hero jaejoong

barami momun gu shigan jocha
naegen nomu mojarangor
hanbone miso majimag insa haneyo
sarang hamnida guder

shigane jichyodo sarange aphado
gu shigan jocha chuogigo
majimag insa haneyo
sarang hamnida sarang hamnida HA~

Fly away, fly away love HOO~
Fly away, fly away love
Fly away, fly away love

ne senge dan hanbone saranga annyong

******************************************************************

*jaejoong POV*

rasanya aku mau mati sekarang juga! aku mau ditelan bumi saja!
kenapa semua ini harus terjadi padaku???
apa salahku tuhan??!!
aku tak sanggup menghadapi hal ini!
“hyung!”
suara junsu membangunkan lamunanku.
“hyung kau tak apa??”
aku memberikan anggukan kecil padanya.
“hyung sebaiknya kau beri tahu yunho hyung! ia pasti akan senang, jika mendengar berita ini!”
aku hanya bisa menundukkan kepalaku
benarkah dia akan bahagia jika mendengar hal ini??? apakah dengan keadaanku sekarang dia akan mencintaiku kembali?? atau mungkin dia tak akan pernah mau mengakui anak ini???
apa yang harus aku lakukan sekarang???
“hyung!”
junsu kembali menyadarkanku dari lamunanku.
“hyung kau kenapa sih? sejak tadi melamun terus?!”
“aniya!”
junsu terus memandangiku dengan tatapan penuh selidik.
“hyung… aku tahu sedang ada yang salah pada dirimu, pasti ini menyangkut kau dan yunho hyung kan?? kulihat akhir-akhir ini hubungan kalian sudah tidak harmonis lagi! apakah kalian….”
“putus!”
sambungku.
“HYUNG!!! benarkah??? oh my god!!! t-tapi kenapa???”
junsu terlihat sangat syok. dia adalah orang yang paling dekat denganku dan yunho, dia mengetahui segalanya tentang kami. dia sangat mengetahui kalau dahulu kita adalah pasangan yang sangat mesra dan harmonis. ya dahulu…

aku menceritakan segalanya pada junsu. dan kalian tahu junsu langsung tak henti-hentinya meneteskan air mata mendengar ceritaku.
“hyung! aku tak pernah menyangka yunho hyung tega melakukan semua ini padamu! dia seperti bukan yunho hyung yang aku kenal! yunho hyung tak akan melakukan hal sekasar itu! d-dia seperti orang yang sedang dirasuki setan!”
aku memberikan senyum kecil pada junsu.
“sudah su, jangan menangis lagi! aku tak apa-apa kok! aku baik!”
aku memberikan senyum palsuku padanya. sakit rasanya, saat kita bilang kita baik-baik saja padahal hati kita sedang hancur berkeping-keping. rasanya kalimat itu seperti busur tombak yang menghujam jantungku.
“hyung! aku berjanji aku akan selalu ada disisimu! aku tak akan ada seorangpun yang menyakitimu dan bayimu! aku akan selalu ada untukmu hyung! sekarang yang penting kau harus merawat anak itu dengan baik! aku bersedia jadi orang tua angkatnya! hehehe…”
“gomawo su! aku sangat beruntung bisa memilki sahabat sepertimu, aku tak tahu kepada siapa aku harus menceritakan masalhku jika bukan padamu! gomawo su!”
junsu langsung memelukku, tak terasa air mata mengalir di pipiku. paling tidak bebanku berkurang sedikit karena ada seseorang yang paling tidak perduli padaku. tapi aku tetap tak tahu haruskah aku tetap mempertahankan anak ini???

“hyung! mulai sekarang aku tak mau melihatmu sedih-sedih lagi! ayo supaya kau semangat kita shopping! gimana???”
“uhhmmm….” aku pura-pura berpikir.
“aahh…hyung! ayolah!”<puppy eyes>
“hmmm…ok!”
“yeee!!!” tanpa babibu dia langsung menarikku mengikutinya.

aku menghabiskan waktuku seharian ini belanja dengan junsu. menyenangkan aku dapat melupakan masalahku sejenak. aku mulai lelah menemaninya keliling mall memasuki counter pakaian satu persatu, huufftt… capek!
“su, aku capek! kau lanjutkan saja hunting pakaian! aku mau istirahat! ok!”
“ok! nanti kalau aku sudah selesai aku hubungi hyung! ok!”
akhirnya kami berpisah.

saat aku sedang jalan-jalan aku melihat toko perhiasan.
wow, cincin diamon nya keren banget!

http://www.amazon.com/Beautiful-Rolex-style-Yellow-gold-White-gold-Diamond/dp/B000GA3JP2/ref=sr_1_7?ie=UTF8&tag=onlinebusi0a6-20&s=jewelry&qid=1230623724&sr=1-7
<klo mw liat cincinnya>

saat aku sedang asyik mengamati cincin itu. tiba-tiba aku melihat sosok pria yang aku kenal.
pria itu… jung yunho! bersama gadis brengsek itu!
aku memutuskan mengamati mereka dari jauh.

*yunho POV*

“oppa! kau lihat cincin ini bagus yah! aku ingin cincin ini untuk pesta pertunangan kita!”
<cincin yang sama yang dilihat jaejoong>
“hmmm.. yah!”
“bagaimana kalau kau belikan aku cincin ini? aku suka ini oppa!”
“hmmm…yah!”
hari ini aku harus menemani ahra membeli cincin untuk pertunangan kami.
ya kami akan bertunangan. sejujurnya aku tak pernah mencintainya. karena aku sudah memiliki orang yang paling aku cintai di dunia ini. dan ia tak pernah tergantikan. dia adalah kim jaejoong. sejujurnya aku merasa sangat bersalah karena mencampakkannya. ini semua harus aku lakukan demi umma ku. umma yang sudah melahirkan dan membesarkanku hingga seperti sekarang. umma tak pernah meminta apapun dariku tapi beberapa bulan yang lalu dia didiagnosa menderita penyakit kanker rahim stadium lanjut dan dokter memperkirakan usianya mungkin tak sampai setahun lagi.

-flashback-

“yunho!”
“ne, umma!’
aku menggenggam jemari umma erat.
“yun, jau tahu kan usia ku sudah tak lama lagi, bolehkah aku meminta suatu permintaan padamu??”
“apa itu umma?”
“kau tahukan aku ingin melihatmu bahagia, memiliki keluarga kecil, menikah di altar dengan wanita yang kau cintai…”
aku memandangi wajah umma ku yang penuh harapan.
“aku ingin sebelum aku pergi, aku sudah memliki cucu. aku menginginkan seorang cucu yun!”
“t-tapi…”
“aku tahu kau mencintai pria itu! tapi apakah dia bisa memberikanmu kebahagian? aku meragukannya! kau tahu aku tak pernah setuju atas hubungan kalian! dia tak akan pernah bisa memberikanmu keturunan! siapa yang akan melanjutkan bisnis keluarga kita? siapa yang akan meneruskan klan jung jika kau bersamanya?? yunho kau tahu aku tak pernah meminta apapun darimu, sebagai seorang anak maukah kau mengabulkan permintaanku??’
aku hanya terdiam tak bisa menjawab.
“kumohon nikahi go ahra! dia wanita yang baik aku menyukainya”
apa!!! menikahi go ahra??!!
“t-tapi umma aku tak bisa ak-”
“jika kau tak mau menikahinya sama saja kau membunuhku dengan cepat jung yunho!!!”
“tapi umma! aku tak bisa! aku tak mencintainya! aku tak bisa menikahi orang yang tak pernah aku cintai!”
“tapi dia gadis yang baik jung yunho! dia lebih baik daripada kekasihmu! aku tak perduli! jika kau menolak jangan harap kau bisa melihatku hidup lebih lama!”
DEG…
“t-tapi aku…”
tiba-tiba umma colapse.
“umma! umma… kumohon bertahanlah!”
dokter segera menghampirinya memakaikan alat-alat diseluruh bagian tubuhnya.
umma aku tak mau kehilangannya. aku mencintainya… tuhan aku akan melakukan apapun yang umma suruh asal kau jangan ambil nyawanya!

beberapa jam kemudian umma sadar dari koma-nya.
“yunho…’
“umma aku disini!’
aku menggenggam jemarinya. kucium keningnya.
“yun…”
“ne umma”
“apa kau mau menerima permohonanku??”
“……a-aku…..baiklah umma!”
aku terpaksa melakukannya. aku tak mau umma colapse lagi.
“gomawo yun! kau memang anakku yang paling baik!”
maafkan aku joongie. aku tahu mungkin aku telah mengambil keputusan yang menyakitkan. tapi kehidupan masih terus berjalan. dan joongie aku akan tetap mencintaimu selamanya. maafkan aku mengkhianatimu. kuharap suatu saat kau mengerti.

-end flashback-

“oppa! kau melamun apa sih?? lihat cincin ini! bagus kan! aku mau ini!”<puppy eyes>
“eh,eh… ya!”
tiba-tiba aku melihat seseorang yang sangat kukenal. itu jaejoong?? jaejoong sedang apa disini??
dia menatapku sejenak lalu dia langsung pergi.
“jae…”
“oppa!!! kau sedang lihat apa sih?! siapa itu jae?! tadi oppa seperti memanggil seseorang!”
tanyanya penuh selidik.
“aniya… sudahlah! lupakan!”
jae kau kah itu??

play: that should be me by justin bieber

That should be me holding your hand
That should be me making you laugh
That should be me this is so sad
That should be me
That should be me
That should be me feeling your kiss
That should be me buying you gifts
This is so wrong
I can’t go on
‘Till you believe
That that should be me

*jaejoong POV*

aku sekarang sedang berada di bar malam. aku memutuskan kesini untuk melepaskan stress ku. aku berpisah dengan junsu saat di mall. aku beralasan padanya ingin pergi kerumah temanku.
aku menenggak segelas beer dengan ganas. aku tahu mungkin ini tak baik untuk kandunganku. tapi aku tak perduli. kenapa aku harus bertemu dengannya dengan wanita itu?? kenapa?? aku benci melihat mereka bermesraan! aku benci saat aku tahu mereka akan melangsungkan pertunangan. seharusnya orang yang bertunagan dengannya adalah aku! bukan wanita itu! dan kenapa yunho jauh lebih memilih bersama wanita otu ketimbang aku! aku yang sekarang sedang mengandung anaknya.
tiba-tiba sesosok laki-laki jangkung menghampiriku. seprtinya aku mengenalnya.
“hi, jae! sudah lama kita tak bertemu! sedang apa kau disini?!”
“hi, changmin!”
dia shim changmin, dia adalah temanku saat di bangku SMU.
“jae, sepertinya kau sedang ada masalah??”
aku memberikan senyum kecil padanya.
“jae kau makin cantik setelah lama aku tak melihatmu!”
kurasa dia mulai merayuku. dia sejak dulu memang menyukaiku. bahkan dia adalah rival abadi yunho.
aku memeberikan senyum kecil padanya.
“jae kau sendiri disini? tak baik loh untuk orang sepertimu berada di bar sendirian! bagaimana kalau aku temani??”
ah, kurasa dia mulai meluncurkan aksinya.
aku kembali menenggak beer ku. saat tiba-tiba dia membalikkan tubuhku berhadapan dengannya. dan menciumku. what the hell is that?!!
“yak! kau! apa-apaan kau ini changmin!!!”
“ups… maaf jae! aku tak kuasa melihat bibir sexy mu!!! hahaha…”
oh, tuhan sepertinya dia sedang mabuk.
dia menarikku ke pojok ruangan. aku berusaha melepaskan tanganku namun genggamannya terlalu kuat. dia melemparku ke tembok.
oh, tuhan apa yang mau dia lakukan padaku?!
“jae! i need u now…” dia berbisik di telingaku.
“j-jangan changmin! aku tak bisa!”
“jangan bilang itu karena si brengsek yunho! aku tak akan melepaskanmu kali ini kim jaejoong!!”
dia mendesakku hingga aku sesak napas.
dia mulai mencium leherku. dia menggigitnya cukup keras.
“Aaarrgghh…”
“jae kau sexy…”
oh, siapapun tolong aku!!!
kurasakan dia mulai turun kebawah. oh, jangan aku tak akan memberikannya padanya!
dengan sekuat tenaga aku meronta melepaskan diri. aku menendang juniornya. dia langsung jatuh terpelanting. aku langsung berlari sekuat tenaga, aku tak melihat kebelakang lagi aku terus berlari menyusuri koridor-koridor panjang hingga akhirnya kutemukan pintu keluar. aku langsung menyetop taksi.
dia dalam taksi aku tak bisa berhenti mengeluarkan air mataku. aku mengusap pelan perutku.
“baby, maafkan aku… aku tak bisa menjagamu dengan baik”
aku tak tahu aku akan pergi kemana sekarang, yang jelas aku tak mau pulang ke rumah. aku benci mengingat memori bersamanya terekam kembali di otakku saat aku pulang kerumah. maka itu aku memutuskan untuk tidak pulang.

*junsu POV*

sejak tadi aku terus menelepon hp jae hyung. tapi selalu gak diangkat. padahal ini sudah sangat malam ini sudah jam 10 malam. dia bahkan tak pernah pulang hingga selarut ini sendirian. saat tadi setelah pulang dari mall aku kerumahnya tak ada orang sama sekali. bahkan hingga sekarang. aku mencoba menghubungi beberapa teman dekatnya namun mereka semua tak ada yang tahu. hyung kau dimana sih??!!
“su, kau kenapa sih dari tadi gelisah sekali?”
suara yoochun membangunkan lamunanku.
“chunnie! jaejoong hyung belum pulang hingga sekarang! aku takut terjadi apa-apa dengannya!”
yoochun mendekapku pelan.
“sudahlah! pasti dia bersama yunho hyung!”
“tak mungkin! mereka sedang bermasalah sekarang pasti sekarang jae hyung sendirian bagaimana kalau terjadi apa-apa padanya chunnie?!”
“tenanglah su! jae hyung kan bukan anak-anak lagi! dia sudah besar dia kan bisa jaga diri!”
“tapi masalahnya sekarang berbeda chunnie! jae hyung sedang hamil!!!”
yoochun langsung shock.
“MWO??!! hamil???!!! kau tak bercanda su-ah??”
aku mengangguk kecil.
“tapi bagaimana bisa??? jae hyung kan laki-laki??? lelaki tak bisa hamil su!!”
“mana aku tahu!! yang jelas kenyataannya sekarang jae hyung sedang mengandung! dan akhir-akhir ini dia sedang banyak masalah! aku takut dia melakukan hal bodoh!”
“tenanglah su! jae hyung pasti baik-baik saja! coba kau telepon yunho hyung! kantak ada salahnya!”
aku mencoba menelepon yunho hyung tapi tak ada jawaban.
“chun, aku tak akan tenang sebelum menemukan jae hyung! aku akan kerumah yunho hyung sekarang!”
maaf jae aku harus melakukan ini. aku tak mau terjadi apa-apa padamu.

*yunho POV*

“oppa! kenapa kau jauh-jauh sih tidurnya! deketan donk!”
haah…
“oppa!!!”<ahra manyun>
“iya!”
ting…tong…
sepertinya ada yang datang.
“siapa itu oppa?? malam-malam begini bertamu!”
“yasudah aku yang bukakan pintu!”
saat kubuka pintu ku dapati junsu dan yoochun di depan pintu.
“junsu, yoochun, kalian ngapain malam-malam kesini? darimana kalian tahu aku tinggal disini?”
“aku diberitahu temanmu si seunghyun hyung!” ujar yoochun.
“hyung! aku tak punya banyak waktu! ini tentang jae hyung!”
“jae? ada apa? aku sudah tak ada hubungan lagi dengannya! kenapa kau mencariku karenanya??”
junsu menatapku marah.
“baiklah! mungkin kau tak ada hubungan lagi dengannya!!! tapi asal kau tahu!! jae hyung sekarang sedang mengandung anakmu! ANAKMU mr. jung yunho! dia membutuhkanmu! dan sekarang aku tak tahu dia dimana dia menghilang!!! dan kau tahu ini sudah sangat malam! kuharap sebagai ayah dari bayi yang dikandungnya kau masih memiliki rasa perduli!!! paling tidak perduli pada nasib anakmu!!!”
DEG… ucapan junsu bagai pisau yang sangat tajam bagiku.
jae hamil????
“junsu! kau jangan bercanda! ini sudah malam! bagaimana mungkin dia hamil! dia seorang pria! dan pria tak ada yang bisa mengandung!!! apa buktinya agar aku percaya bahwa dia hamil?? it’s impossible!!!”
dia mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan menyodorkan sebuah amplop berisi surat padaku.
disitu tertera
NAME: KIM JAEJOONG
AGE: 24
GENDER: MALE
RESULTS:POSITIVE
OH MY GOD!!! dia hamil!!! anakku!!!!!
“usianya sudah menginjak 3 bulan! kumohon! cari dia sekarang! aku tak mau terjadi apa-apa padanya!”
ujar junsu pelan.
dia hamil! dan itu adalah anakku!!! entah itu mukjizat atau apa! tapi aku bahagia sekarang!!! aku akan memilki anak dari orang yang aku cintai.
“oppa!!! sedang apa kau?! lama sekali!!!”
suara ahra membangunkan lamunanku.
junsu menatapku dengan tatapan memelas.
“baiklah! aku akan mencarinya!”
aku harus menemuinya.

“ahra! aku pergi dulu mungkin aku akan lama jadi kau tidur saja!”
“tapi oppa!!!” ujarnya merengek.
“aku pergi dulu!”
“oppa!!! oppa!!!!”
aku menghiraukan dia yang terus memanggilku.

*jaejoong POV*

malam yang dingin, tanah yang basah, diterangi cahaya bulan purnama.
aku terduduk sendirian di tepi sungai han. aku memetik sekuntum bunga. kucabut kelopaknya satu persatu.
aku mengusap perutku pelan.
“nak, kalau kau lahir nanti kau jadi perempuan atau laki-laki?? hmmm…”
aku menebaknya dengan kelopak bunga itu.
“cewek…cowok…cewek…cowok…”
hmmm…. kupikir tak masalah dia cewek ataupun cowok. yang pasti dia pasti akan sangat tampan atau cantik.
“mulai sekarang aku berjanji akan merawatmu dan membesarkanmu dengan baik! aku tak perduli omongan orang lain! aku mencintaimu! cepat lahir yah!”
entah, kenapa sekarang aku bahagia memilikinya. meski awalnya aku sangat takut. tapi perlahan aku bisa menerima keadaanya. aku pasti akan lebih bahagia lagi kalau yunho ada disini bersamaku.
aku berdoa dalam hati sembari memejamkan mata.
tuhan… aku ingin bertemu dengannya walau hanya sebentar, aku ingin melihat wajahnya tersenyum padaku. aku ingin melihatnya saat aku membuka mataku meskipun itu hanya mimpi sekalipun!”
perlahan kubuka mataku. dan kulihat sesosok pria tinggi tegap, tampan, membawa sebuah payung putih memandangiku dari jauh. sosok itu seperti yunho.
“y-yunho…”
sosok itu memeberikan senyumnya yang sangat manis padaku.

TBC

hayoo!!!

dikomen yg banyak n likenya donk!

jgn pelit2, biar authorny jd semangat! hehehe…..


Our Life Our lu(ov)fe chapter 3


Author:hanae

rating:pg15

genre:tragedi romans

cast: ALL DBSK MEMBER+super junior member

~~~~~~~~~~di lorong sekolah~~~~~~~~~~~~

Author pov

“Kau tidak apa-apakan chagya” Tanya Jaejoong sambil memapah tubuh Junsu ke uks

“Aku ngga apa-apa koq chagya tenang ajah”jawab Junsu sambil meringis menahan sakit

“heeu awas kau jung yunho tunggu pembalasanku” ucap jae dalam hati

Ketika mereka sudah sampai di uks Jae mendudukan Junsu pelan_pelan di kasur

“Kau tidak usah melakuan apa-apa kepada yunho”ucap Junsu ketika Junsu diobati oleh jae

“Looh emang aku ngga boleh bela org yg aku sayang? Lagiankan dia yg salah tanpa ada sebab dia sudah menghajarmu sampai babak belur seperti ini”kata Jae

“Aaww pelan pelan jae”ucap Junsu meringis menahan sakit

~~~~~~~~~~~~~~di kelas ~~~~~~~~~~~~~~~~

“Jessica yunho berkelahi dengan Junsu ”ucap hye ah sambil terengah-engah setelah berlari

“lalu sekarang yunho ada dmna?”Tanya Jessica

“mereka ada di gudang”jawab hye ah

Jessica pun berlari menuju gudang

BRAAAK

Pintu gudang terbuka disana dia hanya menemukan yunho sedah duduk dgn lebam di wajahnya

“yunho kamu ngga papakan?”Tanya Jessica

“aku ngga papa koq sebaiknya kamu kembali kekelas saja”ucap yunho dingin

“tumben dia digin seperti ini padaku hmm kenapa iia?”ucap Jessica dlm hati

“ngga kamu harus ke uks untuk di obati”ucap Jessica sambil membantu yunho berdiri

“ngga aku ngga mau” bentak yunho sambil mencoba berdiri tapi dia terjatuh jessicapun langsung merangkul yunho sambil memapahnya

“ke uks ya”ucap Jessica lembut

Kreek pintu uks pun terbuka ketika yunho dan Jessica masuk mereka melihat Jae sedang megobati luka Junsu

Yunho Pov

“aishh mengapa mereka biasa ada disini mereka terlihat makin mesra”

“aku tak tahan melihat mereka berdua seperti ini hati ku makin sakit melihatnya” ucap yunho dalam hati

“yunho aku ke kelas dulu ya” ucap Jessica kepada ku

“aku harus tinggal disini berdua dgn mreka lebih baik aku menyuruh Jessica tinggal dsni”

“chagya kau tega meninggalkan ku disini tanpa mengobati luka ku”ucap ku pura-pura mesra kepada Jessica

“ehh,ne baiklah”ucap Jessica sambil mengambil kotak obat untuk mengobati luka yunho

“aissh sebenarnya aku tidak ingin Jessica ada dsni tapi lebih baik dari pada aku melihat jaejoong dengan junsu”

Jaejoong pov

“aissh mengapa yunho bsa ada dsni”

“chagya kau tega meninggalkan ku disini tanpa mengobati luka ku”ucap yunho kepada Jessica

“apa mereka sudah jadian lagi?”

“Bukankah mereka sudah putus?”

“Mengapa hatiku sakit melihat mereka begitu mesra?”

“tidak-tidak aku kan mencintai junsu, hatiku pasti sakit karna melihat  org yg membuat junsu babak belur”

Author pov

“chagya sebaiknya kau pulang istirahat di rumah ya”ucap jae kepada junsu

“ne, aku nurut kamu aja chagya, kamukan tau apa yg terbaik untukku”ucap junsu sambil tersenyum kepada jaejoong

“aku sudah menelpon kangin hyung dia akan menjemput mu”ucap jae sambil mematikan tlpnya

15 mnit kemudian

Drrrtttt drrrrrrrrrrt hape jaejong berbunyi

“sms dari kangin hyung dia sudah ada di gerbang sekolah” ucap jae

“yaa chagya Bantu akuu” ucap junsu manja sambil mencoba berdiri

“ne” ucap jae sambil menaruh handphonenya di kasur dan memapah Junsu menuju gerbang sekolah

~~~~sepeninggal junsu dan jaejoong di uks~~~~~~~~~

“Jessica sebaiknya kau masuk ke kelas”ucap Yunho kembali dingin

“tapi yun tadi kau bilang” ucap Jessica

“pergilah”potong yunho

Jessica pergi dgn muka bingung

“mian sica aku memanfaatkanmu”ucap yunho dalam hati

~~~~~~~di gerbang sekolah~~~~~~~~

“hati-hati hyung “ucap jae sambil melambaikan tangannya

“omo sekarang sudah jam berapa aku belum mengumpulkan tugas kyuhun sangsoenim”ucap jae sambil mencari hpnya

“aish aku lupa meninggalkan hpku di uks”ucap jaejoong sambil berlari menuju uks

Kreek jae membuka pintu uks

“huuh untung mereka sudah tidak ada”ucap jae dalam hati

“huuh untung hape ku masih ada”

“jae”sebuah suara memanggil jae ternyata di uks masih ada yunho yg sedang terbaring di kasur

“pantas saja aku tadi tak melihatnya”ucap jae dlm hati

“jae miane”ucap yunho

“miane kau bilang miane, mudah saja kau mengucapkan kata itu setelah membuat Junsu babak belur” bentak jae

“kalau kau ingin berkata miane katakanlah pada junsu jangan pada ku” ucap jae berlalu pergi

Tapi jae kalah cepat dgn yunho, yunho sudah memegang tangan jae

“lepaskan,lepaskan”ucap jae meronta melepaskan tangan yunho dr tangannya

“aku takkan pernah melepaskan mu  boo jae”ucap yunho sambil menarik jae ke dalam pelukkannya

Kreeek tiba-tiba pintu uks terbuka

“kalian apa yg sedang kalian lakukan”

TBC

yaak gmana pendapat kalian??

aneh?

ancur?

gajelas?

jgn lupa comment iia…


YOU ARE MINE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 1/? YAOI


title : you are mine
author: jung rye sun aka devi hartady
length : 1/?
rate : PG13 < i dunno! maybe…>
genre: AU, romance,nc17…
WARNING!!! MPREG!!!
don’t read this! if u don’t like yaoi!

 

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

*jaejoong POV*

aku terdiam di bangku taman yang sepi ini. tak ada seorang pun. aku sendiri!
sejujurnya aku menginginkannya memelukku dan menghangatkanku di malam yang kelam ini. tapi mungkin sekarang dia membenciku dan tak akan lagi perduli padaku.

aku tak pernah berharap semua ini akan terjadi aku mencintainya, aku percaya padanya. namun akhir – akhir ini semuanya berubah aku merasa dia kini mulai menjauh dariku. setiap malam kami lalui dengan pertengkaran hebat. aku benci ini semua…
aku benci tatapan mata penuh kemarahan padaku, aku benci semua perlakuan kasarnya padaku, aku benci setiap kalimat kasar yang di tujukan padaku.
kemana dia yang dulu???
Dia yang dulu bahkan tak pernah berani sedikitpun menyakitiku tapi sekarang…
apa dia tak mencintaiku lagi??
mungkin karena posisiku di hatinya sudah tergantikan oleh wanita itu. ya, wanita yang membuat kekasihku terasa seperti orang lain untukku. dia membuat hubungan kami berantakan. aku benci wanita jalang itu. aku benci karena dia membuat hubunganku dengan kekasihku jung yunho berantakan. ya, dia jung yunho seseorang yang sangat berarti dalam hidupku yang telah menemaniku selama 6 tahun lebih. masa – masa yang indah bersamanya. tapi sekarang seperti menghilang entah kemana. itu semua karena wanita itu, wanita yang berusaha merebut posisiku di hati jung yunho, dia go ah ra…

seperti malam ini…

“siapa dia yunho?!”
sambil menunjukkan foto – foto yang kudapatkan dari internet.
“dia ah ra! kenapa sih jae?! aku capek sudahlah jangan membahas macam – macam! aku mau istirahat!”
“siapa dia yunho?! jawab aku!!! kenapa foto – foto ini mesra kalau kalian gak ada hubungan lain!!!”
“dia hanya rekan kerjaku! kan, kau tahu dia dan aku sedang membintangi serial drama yang sama! dia hanya teman kerjaku jae! sudahlah!!!”
“teman kerja kau bilang!!! memang aku tak tahu beberapa bulan ini setiap hari pasti dia meneleponimu!!! dia mengajakmu kencan!! aku tahu semua yun!!! jangan bohong padaku!!!”
“kubilang dia teman, ya teman!!! kau ini cemburuan sekali!!!”
dia beranjak ke kamar meningalkanku.

“aku bilang dia hanya temanku! kami hanya partner kerja kenapa pikiranmu kolot sekali sih jae?!”
“partner kerja katamu!!! tidak ada partner kerja yang memanggil dengan kalimat sayang!!!”
“ya, itu kan hak dia mau memanggilku apa!!! kau ini kenapa sih jae!”
“aku takut kehilanganmu yun! aku tahu dari semua yang sudah terjadi beberapa bulan ini! kau pasti ada apa – apa dengan ah ra kan!”
“kau apa -apaan sih!!! gayamu seperti anak kecil dewasa sedikit! dia hanya partner ku! kami bekerja secara profesional!! kami berteman seperti blayaknya teman biasa!!!”
“teman biasa?! hah, tak ada teman biasa yang menelepon sebelum kau tidur mengucapkan hal itu dengan kalimat – kalimat mesra! jika dia teman kenapa di hp mu banyak smsnya yg memakai kalimat – kalimat sayang! seperti hi, honey kau sudah tidur apa belum! itu yang kau bilang teman?!?!”
“terserah!!! sudahlah kau jangan bawel!!! itu tuntutan pekerjaan!!”
“ohya!!! bermesraan dengan partner kerjamu adalah tuntutan pekerjaan?!!”
“itu semua kan hanya untuk menaikkan rating drama saja!! sudahlah aku mau tidur!”
“heh, ya dengan begitu semua orang akan tahu kalu jung yunho terlibat cinta lokasi dengan go ah ra!!! itu lebih baik bukan daripada jung yunho diketahui berpacaran dengan kim jaejoong! maka semua orang akan tahu jung yunho seorang gay!! hahaha… aku tahu itu yunho!!!”
“diam kau! brengsek!!! tutup mulutmu!!! sekali lagi aku dengar kau bicara seperti itu! kuhajar kau!!!”
dia menatapku marah.
“bukankah memang begitu?!!! kau menyembunyikan semuanya! kau sembunyikan hubungan kita selama bertahun – tahun!! karena kau takut cap gay tertera di dirimu!!! bahkan kau sembunyikan aku!!! kau sembunyikan aku yang notabenenya adalah kekasihmu!!! jawab aku!!!”
PLAKK…

“tutup mulutmu! atau kubuat mulut itu tak bisa bicara lagi!”
aku memegangi pipiku dan menatapnya nanar. sakit rasanya, tapi hatiku jauh lebih sakit daripada tamparan ini.

drrrtt…drrrtt…drrrtt….
“ne, yoboseyo?! ahra wae?”
ahra dia menelepon lagi! tak tahu diri benar dia ini sudah jam 12 malam.
aku merebut hp yunho.
“hey! apa -apaan kau?!”
aku mengabaikannya.
“hallo! dasar kau wanita keganjenan!!! jung yunho sudah punya kekasih dan tak usah kau coba mendekatinya lagi!!! karena dia tak akan tertarik padamu!!! jadi mulai sekarang berhenti meneleponnya tiap malam!!!-“
dia merebut hp nya.
“apa – apaan kau jae?!! kau mau buatku malu?!!! pikir pakai otakmu!!!”
“kenapa?! kau tak suka?! itu hak aku karena dia penganggu!!! kenapa?! kau tak terima!!! kau ingin membelanya?! karena kau punya hubungan dengannya kan?!”
BUAAGHH….

kurasakan darah menetes dari bibirku. dia memukulku???
dia tak pernah memukulku?? ada apa dengannya??
dia menarik kerah bajuku, kulihat tatapan mata penuh amarah.
“sekali lagi kau seperti itu lagi!!! kita berakhir kim jaejoong!!!”
tanpa terasa air mataku mengalir. dia bukan jung yunho ku!

dia mengambil tas dan beranjak meninggalkanku.
“k-kau mau kemana?…”
“bukan urusanmu!!!”
“yun, ak-“
“diam jangan bicara!! aku tak mau mendengar suaramu!”
dia meninggalkan kamar, aku langsung mengejarnya.

“yun, kau mau kemana?! ini sudah sangat malam!”
aku menarik tangannya.
“kubilang itu bukan ursanmu!!! lepaskan tanganku!”
“tidak! kau tak boleh pergi!!! kau mau kemana?”
“kubilang lepaskan tanganku!!!”
“yun-“
dia menepis tanganku. dia mendorongku hingga terjatuh ke lantai.
“diam!!!”
aku menarik kakinya.
“kumohon jangan pergi! maafkan aku yun!!! maaf!!!”
“pergi jae!!!”
“gak mau!!!”
aku meraung – raung mendekap kakinya. aku tak perduli dia pikir aku gila atau apa, aku takut kehilangannya.

tiba-tiba dia menarik tubuhku dan melemparku jatuh terduduk di tanah.
“aaaarrrggghh….”
aku mengerang pelan kesakitan, dan kulihat tergores luka di sikutku.
dia bahkan tak menoleh sedikitpun padaku yang terluka karenanya.
tapi aku belum menyerah saat dia mulai menjalankan mobilnya perlahan, aku mengejarnya aku gedor kaca mobilnya tapi dia tak menghiraukanku! aku tak sanggup lagi mengejarnya akhirnya aku hanya bisa duduk terjatuh di tanah basah yang sangat dingin. aku merasakan kebodohanku dan ketololan ku karena cemburu pada kekasihku. tapi semua ada alasanya. aku cemburu karena aku mencintainya aku tak rela jika ada orang lain yang menggantikan posisiku di hatinya. aku tahu aku mungkin tak akan bisa memberikan apa yang dia inginkan. aku memang mungkin tak akan pernah bisa memberikan dia anak seperti yang dia harapakan. tapi aku bisa memberikan cintaku yang begitu besar padanya. aku merasa aku adalah orang paling bodoh di dunia ini. karena aku terlalu mencintainya, ya pria itu jung yunho. tapi sejujurnya aku merasa sangat bahagia saat aku mencintainya. apakah itu perasaan yang bodoh???

seberkas cahaya terang seperti menusuk mataku. kubuka mataku perlahan, kuraba sisi samping kanan tempat tidurku berharap orang yang kucintai terlelap di sampingku. tapi tak kutemukan apapun. aku bangun perlahan dari tempat tidurku, kubasuh wajahku dengan air segar tapi entah kenapa tak bisa menghilangkan mataku yang membengkak akibat menangisinya. kupandangi wajahku di cermin. aku seperti monster! itu seperti bukan aku. kuraba bibirku yang terluka. sakit rasanya tapi… hatiku jauh lebih sakit dibanding luka yang kuderita.

aku benar-benar tak ingin melakukan apapun hari ini. aku ingin sendirian dirumah berdiam diri.
aku menyalakan televisi, dan aku terus mengutak atik remote mencari acara tv yang bagus. tapi entah kenapa semua acara drama yang menceritakan pasangan yang sedang dimabuk asmara. aku benci melihatnya karena aku merasa melihat adegan mesra seperti itu membuat hatiku tambah sakit akibat ditinggalkannya.

tiba-tiba aku merasakan mual yang sangat diperutku.
“uuugghh….”
aku berlari ke toilet dan memuntahkan isi perutku. aku merasakan tubuhku bergetar hebat dan air mataku mengalir tiba-tiba. aku jatuh terduduk di lantai. aku menangis sejadi-jadinya disitu.

“ting….tong…”
sepertinya ada tamu datang ah, aku malas membukakan pintu.
lalu terdengar teriakan khas yang pagi-pagi membuat kupingku sakit. pasti itu dolphin.
“jaejoong hyung!!!!! yunho hyung!!!! anybody home!!!!!!helllo!!!”
aku berlari membukakan pintu. benar saja itu dolphin.
“hi, hyung!”
dia memelukku.
aku memberi senyum kecil padanya.
“kau ada apa kesini ??”
“hehehe…aku hanya ingin main! memang gak boleh??”
“hmmm… gak papa! ayo masuk!”
“ok!”
dia mengikutiku masuk ke ruang tamu. ohya! dia kim junsu. dia sahabatku usia kita sepantaran tapi entah kenapa dia memanggilku hyung.
aku membawakan segelas sirup untuknya.
“hyung kau tahu saja aku lagi haus banget!”
dia meminumnya sampai habis dalam sekali tenggak.

“hyung, kok wajahmu pucat?? kau sakit yah?? kau berantakan sekali hari ini!”
aku memberikan senyum kecil padanya.
“kau sakit hyung???”
dengan wajah penuh selidik.
belum sempat aku menjawab pertanyaannya, tiba-tiba kurasakan perutku kembali mual.
“uuggghh….” aku berlali ke toilet dan memuntahkan isi perutku junsu langsung menghampiriku membantuku memuntahkan isi perutku.
“hyung! kau kenapa?!”
kurasakan keringat dingin di sekujur tubuhku.
“hyung kau tahu! wajahmu seperti orang mau mati!”
dia membantuku berdiri, dan mendudukkanku di sisi tempat tidur.
“hyung kau sakit! wajahmu sangat pucat! mana yunho hyung?! kemana dia! apa dia tak tahu kau sedang sakit?!! sebaiknya aku meneleponnya!”
“j-jangan junsu!”
aku langsung menarik hp nya.
“tapi kenapa hyung?! yunho hyung harus tau! kau sedang sakit! ada apa denganmu?!”
“jangan junsu! jangan beritahu dia!”
kurasakan air mata mengalir dari pelupuk mataku.
“hyung…”
junsu langsung memelukku dan menenangkanku yang menangis.
“hyung aku tahu sedang ada masalah di hubungan kalian, maukah kau beritahukan padaku? paling tidak itu semua akan meringankan bebanmu!”
“aku tak bisa bilang padamu sekarang! mungkin nanti” aku menundukkan kepalaku.
“hyung! kau mungkin tak mau aku beritahukan hal ini pada yunho hyung! tapi kau harus ke dokter sekarang juga! atau kau akan kuadukan padanya!”
“t-tapi ak-“
“tak ada tapi-tapian! kau harus ke dokter sekarang juga!”

-rumah sakit-

“bagaimana keadaan hyungku dok?!”
sejak pemeriksaan yang tadi sudah kulakukan entah kenapa dokter memandangiku dengan tatapan aneh.
“haah….”dia membuang nafasnya berat.
“jujur saja tuan kim jaejoong, saya masih sulit memberikan hasil yang saya terima kepada anda. ada yang aneh pada diri anda. sampai saat ini jujur saja saya masih meragukan hal ini! karena ini tak pernah terjadi sebelumnya! maka itu say-“
“dok! apa hyung menderita penyakit mematikan seperti kanker?!!”
“hmmm…. mungkin lebih buruk! atau malah lebih baik dari kanker!”
“dok! bagaiamana hasilnya?? saya tak apa dengan hasilnya jika memang belum 100%! tapi saya ingin tahu kondisi saya!”
“baiklah! tuan jaejoong, kuharap setelah ini kau tidak pingsan atau apalah itu….
apa sekitar 3 bulan yang lalu anda berhubungan sex dengan pasangan anda??”

flashback

“aaarrggghhh jae!”
aku memelintir nipplenya sehingga ia mengerang.
dia membalikkan tubuhku kebawah.
“i’m in top jae!hahaha…”
dia menciumi dadaku yang bidang sesekali dia menjilat dengan lidahnya.
“kau manis jae!”
juniorku mulai menegak. dia meremas juniorku dengan keras.
“AAARRGGHH….”
eranganku membuatnya semakin liar. dia membuka celanaku secara paksa.
“jae kau ketat!”
dia menggesekkan juniorku pada juniornya.
“ahhh…. yun! geli!!!”
dia memasukkan juniornya ke hole ku.
“ARRRGGHH…..yun…bisakah….kau….ahhh….masukkan cepat!!!”
“tahan jae!”
akhirnya juiornya masuk dengan sempurna di hole ku.
“AARRGGHH….. jae!!! gak tahan!”
“ok! ahh…keluarkan yun!!”
akhirnya yunho mengeluarkan cum nya.
CROOTT…
aku langsung menelan cum nya. aku melumatnya dengan lahap.
“arrghhh jae! you are the best ever!”
“you too honey!”

end flashback

“kalau begitu! selamat tuan kim jaejoong! anda positif hamil 3 bulan!”
junsu terlihat syok mendengar pernyataan dokter.
dunia terasa runtuh di atas kepalaku. sepertinya aku ingin mati saat ini juga!
“anda bohong kan dok?! anda bercanda kan???”
“saya tidak bercanda! kami sudah melakukan tes sebanyak 3x dan hasilnya sama… anda positif hamil!”
OH MY GOD!!! dia bilang aku hamil???!!!! aku abnormal!!!
“i-itu tak mungkin dokter!!! aku laki-laki normal! aku terlahir sebagai laki-laki dan meskipun kenyataanya aku gay, tapi laki-laki tak ada yang bisa hamil!!!”
oh, tuhan! katakan ini hanya bohong! ini tak boleh terjadi! tamatlah riwayatku jika ini terjadi.
“tapi itu pengecualian padamu tuan kim jaejoong!”
dia menjelaskan padaku tentang apalah itu! aku tak mengerti, aku bahkan tak bisa mendengar omongan apapun dengan baik. aku merasa hidupku akan tamat sampai disini.
aku punya anak, tanpa ayahnya yang meninggalkanku.
dan anak ini adalah anaknya. anak pria itu.
jung yunho….

TBC

fanfic ini sebelumnya sudah pernah saya post kan,

nah, ini adlh ff pertama saya d blog ini!

jadi mohon bantuannya!

^_^


Our Life Our lu(ov)fe chapter 2


Author:hanae

rating:pg15-nc17YAOI

genre:tragedi romans

cast: ALL DBSK MEMBER

Author Pov

Jae memberanikan diri untuk menyatakan cintanya kepada Junsu

“Junsu sarang hae” ucap junsu sambil menahan malu

“tak apa junsu kau tidak harus memaksakan dirimu kalau kau tidak punya perasaan apa-apa padaku” ucap jae sambil berjalan pergi meninggalkan junsu

“Aku Aku” ucap junsu bingung sambil terbata-bata

Junsu menarik jae ke dalam pelukannya sambil berkata “nado saranghae my chagya”

Junsu pov

“aku tahu yunho sangat menyukai jae tapi aku juga menyukai jae biarkanlah untuk sementara ini aku memiliki jae. Walaupun hanya tuk sementara”ucap Junsu dlm hati sambil terus memeluk jaejoong

“saranghae my chagya”ucap Junsu sekali lagi sambil melepaskan pelukannya

JAE POV

“tak apa junsu kau tidak harus memaksakan dirimu kalau kau tidak punya perasaan apa-apa padaku” ucap ku sambil pergi meninggalkan junsu

“Sulit rasanya jika kita mencintai seseorang yg tdk mencintai kita”

“nado saranghae chagya “ ucap Junsu sambil menarik ku kedalam pelukannya aku kaget sekali waktu dia mengatakan hal itu kukira selama ini dia hanya mengangap ku teman

Pasti sat ini wajah ku merah seperti tomat aku dipeluk oleh Junsu rasanya aku ingin berteriak sekencang-kencangnya, untung hanya ada kami berdua disini

AUTHOR POV

Tanpa mereka sadari ada empat pasang mata memperhatikan mereka sejak awal

“sudah ku duga Junsu akan menerima cinta jae, dia kan sangat menyukai jae”ucap seseorang yg sedari tadi memperhatikan Jae dan Junsu yg ternyata org itu adalah Yoochun dan Changmin

“selama ini dia menahan perasaannya karna dia tahu yunho menyukai  Jae”ucap changmin

“yeah dan selama ini aku menahan perasaan ku kepada Junsu karna aku tahu Jae menyukai junsu”ucap Yoochun dalam hati

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~malam harinya~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tok

Took

Took

Kali ini suara itu terdengar lagi seperti ada yg melempari jendela ku dgn batu “aish siapa sich org iseng ini”ujar Yunho dlm hati

“aw”teriak yunho kesakitan ketika sebuah lemparan batu mengenai kepalanya

“huua Yunnie mianne sungguh aku ngga sengaja”ujar jae dgn wajah cemas

“lagian ada apa sich malam-malam begini kau kesini”Yunho berkata dgn wajah dingin

“ayo keluarlah yun qta jalan-jalan di taman,bukankah dulu qta jga sering jalan-jalan ditaman malam-malam begini”ucap jae dgn wajah memelas

“sekalian aku obati lukamu”sambung jae

“aish baiklah”ujar Yunho lalu berjalan keluar rumah

“semoga dia tidak membicarakan ttg dia dan Yoochun “harap yunho dlm hati

Mereka pun berjalan –jalan di  taman dulu Jae sering sekali berjalan-jalan di taman bersama Yunho ketika Jae sedang sedih atau ada ,masalah,ya Yunho selalu ada saat jae membutuhkanya

“Yunho bagai mana perasaanmu jika kau menyukai org yg tidak menyukaimu?”Tanya Jaejoong

“yaah tentu qta pasti akan merasa sedih jika cinta qta tidak dibalas “jawab Yunho

“apakah Jae ditolak oleh Junsu?”Tanya Yunho dalam hati

“yaa seperti itulah yg aku rasakan padamu dahulu”ucap jae seraya duduk di bangku taman

DEG

Tiba-tiba langkah Yunho terhenti

“apa yg sedang jae katakana kenapa dia begitu aneh hari ini”ujar Yunho dalam hati

Yunho yg tdk mampu berkata-kata lagi hanya bersuara “hah?”

“ya itu yg kurasakan kepadamu dulu yunnie,tapi kau dulu mempunyai Jessica sebagai pacarmu dan kau hanya mengangapku sebagai sahabatmu tp sekarang entah mengapa aku menyukai Junsu”Ucap jae

Yunho pov

Aish sebenarnya aku yg pabo karna dulu aku tidak menyadari perasaan dia untukku

Atau dia yg pabo karna selama ini dia yg tidak menyadari perasaanku untuknya

Tiba-tiba aku meraa ingin memeluknya

“yun apa yg kau lakukan”Tanya jae sat aku tiba-tiba memeluknya

Why couldn’t I tell you my feelings?
My feelings grew every day and night
The overflowing words…although I know…
They won’t reach you now

“biarkan biarkan lah seperti sebentar saja”ucap ku sambil terus memeluk tubuh jaejoong

Author Pov

“hei yunho apa yg sedang kau lakukan disini?”sebuah suara mengagetkan mereka

“an aniiyo junsu”jawab yunho sambil terbata-bata

“chagya kau disini bersama yunho”Tanya Junsu yg menyadari keberadaan jaejoong

“ya Suiee kau tahukan kami dulu sering jalan-jalan mlm di sekitar sini”jawab jaejoong sambil merengkuh tangan Junsu

“ya chagya awas kau sampai selingkuh dgn Yunho”ancam Junsu

“tenang chagya kau taukan kami hanaya sahabat”jawab jae sambil tersenyum

“ya baiklah aku harus pulang dulu nnti eomma ku menunggu dirumah nnti dia bisa ngomel kalau kelamaan”ucap Junsu sambil menunjukan belanjaan yg dia beli untuk ibunya di rumah

“bye chagya”ujar jae

“bye chagya hati-hati ketika kau pulang”ujar Junsu sambil mengecup kening jae

Yunho Pov

“aku pulang dulu”ucap ku dingin ketika Junsu sudah meninggalkan kami

“Chagya? Apakan jae sudah jadian dengan Junsu apakah dia tidak mengetahui kalau aku juga menyukai Jaejoong, tega sekali Junsu bermesraan dgn jaejoong di depan ku

Apakah ini yg jaejoong rasakan dulu ketika melihat aku dgn Jessica?

Aish sudah aku tdk mau memikirkannya lagi”ucap Yunho dlm hati sambil berjalan pulang

Jaejoong pov

Kenapa tiba-tiba yunho bersikap sangat dingin tadi?

Deg

Deg

Deg

Huaa jantungku berdetak cepat, aku sangat senang changkaman ini gara-gara Junsu mengecup keningku atau gara-gara yunie memelukku?

Aish apa sih yg kau pikirkan jae tentu saja gara-gara Junsu mengecup keningku akukan menyukai Junsu

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~di sekolah istirahat~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“apa yg kau lakukan hah?” ucap seseorang sambil menyeret tubuh Junsu ke dalam Gudang

“apa maksud mu?”teriak Junsu sambil melindungi dirinya dari pukulan org tersebut yg ternyata adalah yunho

“kau tidak tahu kalau selama ini aku menyukai jaejoong?”bentak yunho sambil memukuli Junsu

“ya yunnie apa yg kau lakukan”teriak jaejoong saat melihat Yunho yg terus memukuli Junsu

“teganya kau melakukan itu yunnnie” teriak jae yg langsung membuat yunho berhenti memukuli Junsu

PLAAK

sebuah tamparan mendarat dg mulus di pipi Yunho

“mari aku bawa kau ke uks chagya”Ujar jae berlalu sambil memapah Junsu ke uks

Yunho pov

Tamparan ini sakit jae.

Tapi tak sesakit hati ini saat kau memilih dia

Author pov

“YAAA!! apa yg kau lakukan Jung Yunho”teriak yoochun yg sudah ada disana sambil memukul perut Yunho

“teganya kau melakukan itu pada Junsu”ucap Yoochun

Yoochun yg akan memukul Yunho lagi ditahan oleh Changmin

“sudahlah qta kan sahabat mengapa kita jadi bertengkar seperti ini”ucap changmin sambil melerai Yoochun

“ini semua Gara-gara dia”kata yoochun dingin sambil menunjuk yunho

“dia yg tidak rela orang yg dia cintai lebih bahagia dgn org lain”ucap Yoochun sambil pergi meninggalkan Yunho yg sejak ditampar oleh jae hanay berdiam diri saja

TBC

yak gmna? yg ngarep nc mian blum bsa d bqin ane lg mentok inspirasi hahaha

please cooment iia jg jd silent reader

kritik saran amat sangat di butuhkan