fanfiction for our soul

<3 FF 2Min <3 ‘U are so Beautiful’ [YAOI / Part 2]


Title : “U Are So Beautiful”

Main cast : 2Min

Length : Part 2 / YAOI

Author : Keyicha / Song Hyun In

#################################################################

Setelah kejadian ‘pencurian ciuman’ yang dilakukan oleh Taemin, Minho menjadi ‘sedikit’ aneh. Ia menjadi suka melamun dan terkadang tersenyum2 sendiri seraya menyentuh bibirnya. Onew yang sering memergoki tingkah aneh Minho menjadi heran sendiri.

“Hey~! Minho! Apa yang terjadi denganmu, eoh? Kau senyum2 sendiri seperti orang gila”, tanya Onew suatu hari yang sangat penasaran akan sikap Minho saat istirahat. Minho hanya menoleh sebentar, lalu kembali dengan aktivitas ‘daydreaming’nya. Onew geleng2 kepala. “Kurasa kau sudah gila”, ucap Onew lalu pergi meninggalkan Minho.

“Gila?? Apa aku gila??”, Minho bertanya pada dirinya sendiri. ‘Hey~! Minho..! Bukankah kau sudah tahu kalau Taemin itu tidak seperti yang kau kira? Mengapa sekarang kau menjadi sering memikirkannya?’, seperti ada suara hati yang berusaha mengingatkan Minho. ‘Aahh.., itu tidak penting, Minho. Sepertinya Taemin yang cantik itu menyukaimu. Buktinya ia menciummu. Sudah.. kau kejar saja namja cantik itu!’, suara yang lain membujuk Minho. Kepala Minho miring ke kiri dan ke kanan seperti orang ling-lung.

“Aarrgghh..!!! Sepertinya aku memang benar2 sudah gila”, Minho mengacak2 rambutnya kesal lalu berjalan keluar kelas.

Minho sedang berbelok ke koridor yang menuju ke kantin ketika ia melihat hal itu. Ia melihat hal yang entah mengapa membuat amarah dan rasa cemburunya membuncah. Lee Taemin, namja cantik yang kemarin mencuri ciuman pertamanya sedang berciuman dengan seorang namja di sudut koridor yang agak gelap. Minho mengepalkan tangannya. Tanpa disadarinya, dan entah setan dari mana yang merasuki dirinya, tiba2 saja, Minho mendorong namja yang mencium Taemin, dan secepat kilat menarik Taemin pergi.

“Hey…lepaskan aku..!”, Taemin berusaha menarik tangannya dari genggaman Minho, namun tidak berhasil. Minho mencengkeram tangan Taemin erat dan terus menyeretnya menyusuri koridor menuju atap sekolah dengan diam.

—–

Brakk~!!

Minho menendang pintu atap sekolah. Detik berikutnya, ia menarik dan mendorong Taemin kasar ke sudut tembok, lalu memenjaranya dengan kedua tangannya. Napas Minho naik-turun. Ia juga menatap Taemin tajam.

“Ya!! Kau ini kenapa? Apa maksudmu melakukan ini?”, Taemin berusaha memberontak. Ia memukul2 bahu Minho, tapi Minho terlalu kuat. Tangan kekar Minho mencengkeram kedua tangan Taemin dan menempelkannya ke tembok. Ia lalu mendekatkan wajahnya. Taemin sedikit takut.

“Aa… Apa maumu?”

Minho terus saja menatap Taemin dengan mata elangnya. Seperti ada api yang berkobar terpancar dari mata lebar Minho.

“Kau… Mengapa kau mencium namja tadi, huh?”, Minho akhirnya mengeluarkan suara bass-nya.

“Mwo??”, Taemin tidak mengerti.

Minho berdecak kesal, “Ck…, jangan pura2 bodoh”.

Taemin semakin bingung. Kesabaran Minho mulai habis. “Bukankah kemarin kau menciumku? Mengapa tadi kau mencium namja lain? Apa maksudmu melakukan itu, huh?”, Minho menarik kerah baju Taemin. Entah mengapa ia menjadi posesif seperti ini. Taemin sangat terkejut akan perkataan Minho. ‘What?! Jadi karena itu?’, Taemin membatin antara kesal, marah dan senang. Ia yakin kalau Minho cemburu. Taemin pun mengeluarkan ‘smirk’-nya.

“Oohh.., jadi karena itu. Lalu apa masalahmu? Bukankah itu terserah aku? Kau tidak berhak mengaturku. Kau bukan siapa2ku. Pacar juga bukan”, ucap Taemin menantang. Minho menggertakkan giginya, “Kau..!!”

Taemin tersenyum penuh kemenangan. “Wae?? Apa kau cemburu, huh”.

Minho semakin kesal dibuatnya. Tanpa berpikir panjang, tiba2 ia memegang dagu Taemin dan menciumnya telak. Taemin sangat terkejut akan serangan tiba2 itu, namun ia juga tidak menolaknya. Ia bahkan menikmati setiap hisapan dan kecupan yang diberikan Minho, meskipun pada awalnya ciuman Minho agak kasar. Justru itulah kenikmatan yang dirasakan Taemin dari bibir Minho. Minho memang berbeda dari namja2 lain yang pernah berciuman dengannya.

Cukup lama Minho dan Taemin berciuman. Hingga ketika Taemin kehabisan napas dan akan membuka mulutnya untuk memberikan ruangan yang lebih, Minho melepas ciumannya. Taemin agak kecewa. Di lihatnya, Minho menatapnya lagi, seperti merasa melakukan hal yang bodoh.

“itu…bukan apa2. Kita impas. Kau menciumku dan aku balas menciummu. Dan itu…itu juga berarti kalau kau tidak boleh mencium namja lain lagi. Arasseo?!”, setelah mengatakan itu, Minho pergi meninggalkan Taemin yang mematung antara heran dan bingung.

“Ck…, apa maksudnya? Seenaknya saja membuat keputusan”, Taemin menggumam kesal. Ia lalu menyentuh bibirnya dan tersenyum, “Tapi.. Aku sangat menyukai bibirnya”. *Gubrak*.

### TBC ###
Part selanjutnya pake NC. ^_^v
Hoho… :p

2 responses

  1. jaemideo

    Wahaha.. Sesama pencuri ciuman ngga boleh gitu 2min..
    Seru thor.. Ayo lanjuut!!

    2 Agustus 2013 pukul 23:45

  2. xminseoxiu

    lanjut dong thor :33

    28 Agustus 2013 pukul 16:32

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s