fanfiction for our soul

Lagu Cinta Untukmu//Sungyeol Ver.


Title : Lagu Cinta Untukmu

Author : Queenloveminho aka Hyo

Genre : SAD and cri tw ndri ea^^

Rating : PG-15

Length : 1-2

Cast :

 

Lee Sungyeol ( Yeol )

 

Kim Myungsoo ( L )

Other Cast :

Nam Woohyun ( Woohyun ) *muncul dikit*

Lee Sungjong ( Sungjong ) *muncul dkit*

WARNING!! YAOI, Shoneun-ai, Boys love, BoysXBoys, typo, gaje.. GA SUKA JGN DBCA Say.. DILARANG BASHING karna ga cocok ma COUPLE nya.. Harus tinggalkan KOMEN ok ^^

Disclaimer : Cast and other cast milik aku.. hehehe.. murni hasil imajinasiku loh.. jangan di Copas tanpa ijin.. Hargailah aku berkarya.. jangan lupa habis Read Coment n juga Like ea….. hehehehe😀

NB: Ini FF curcol … aku buat untuk ungkapan cinta aku buat seseorang,  Huft… tp ending nyata aq ma dy sad ending.. :’(  py q g suka sad ending.. jdi crita ini aq buat happy ending bwt MyungYeol…..  aq lagi demen bgt MyungYeol couple^^

Ini ff comeback saya.. MyungYeol Couple.. Disini semuanya masih anak SMA…. yeeyyee^^  ini Sungyeol Pov… ntar ada Myungsoo pov.. maybe dtambah pov dua2x sekalian jdi satu ma Myungsoo pov.. aku mau nambahin NC d bagian pov mreka brdua.. pada mau kagak readers.. Hehehehe*evil smile*

HaPpy ReadiNg ^^

Yeol Pov

Wajah itu..

Senyum itu…

Begitu indah bagiku..

Kau begitu mempesona.. ^^

*#Jbuuukkkkk#*

Akkkkhhh…..

Lamunanku hancur karna bola yang sudah mendarat bebas diwajahku yang mulus ini.

“Huh…. Apppooooyoo….” pekik ku menahan sakit sambil memegang hidungku.

“Hmmm.. Neo gwaenchana?? Mianhaeyo.. aku tidak sengaja tadi..” ucapnya mensejajarkan dirinya di depan diriku yang jatuh terduduk setelah terkena bola yang terbang nyasar ke arahku.

“Wajah ini.. yeah benar!.. ini adalah wajah itu… wajah namja yang aku sukai… a..anniya.. aku cintai..” ucapku dalam hati.

Terpaku beberapa detik menatap wajah itu dari jarak sedekat ini.. tiba-tiba tersadar oleh tepukan halus di pundakku. Sedikit kaget, namun aku sadar bahwa dialah yang menepuk pundakku.

“Neo, jaljinaesseo ?? ( Kau baik2 saja ??) apakah hidungmu sakit??” tanyanya padaku.

“Gwaenchana.. memang sedikit appo..” jawabku cepat.

“Hidungmu berdarah!! Ayo kita obati hidungmu di UKS sekolah..” ajaknya memegang tanganku dan langsung mengendong tubuhku.

Aku hanya menurut akan kata-katanya padaku.. mataku ini tak luput memandang wajahnya dari dekat.. wajah tampan ini!! apalagi dalam kondisi aku yang sedang di gendong olehnya. Aku hanya terpaku memandang wajah itu sampai-sampai aku tidak sadar jika dia sudah mendudukanku di ranjang yang ada di ruang UKS.

“Sini aku obati hidungmu..” ujarnya dengan membawa kapas dan betadine ditangannya.

“Dokternya sedang tidak ada, jadi aku saja yang mengobatimu.. duduklah di dekatku..” pintanya padaku.

“Aku sungguh minta maaf karena bola itu terlempar kearahmu dan membuatmu terluka..” ucapnya lirih.

“AAAkkkhh…Appoo..” ucapku sedikit memanyunkan bibirku kearahnya.

“Uhhmm.. mian.. mian.. aku tidak sengaja..” dia menunduk minta maaf padaku.

“Ne , gwaenchana..” aku menjadi kaku di depannya. Kenapa aku tidak bisa berbicara banyak padanya, padahal ini saat-saat yang aku  tunggu..

“Yuupzz.. sudah selesai…” serunya senang.

“Gomawo..” ucapku tersenyum lembut padanya.

“Cheonma..” dibalasnya dengan senyuman khasnya.

“Jika terjadi sesuatu padamu setelah kejadian ini, kau bisa menghubungiku. ” ucapnya padaku. Aku hanya menggangguk mengiyakan.

“Mana ponselmu? Aku akan memberimu nomerku untuk kau simpan.. untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu padamu..” pintanya padaku.

“Ini ponselku..” aku memberikan ponselku padanya.

“Ini nomerku.. ehmm tunggu… nah sudah… ini hpmu..” dia menggembalikan ponselku setelah mencoba memiscal nomor ponselnya tadi.

“Baiklah, sampai jumpa.. Lee Sungyeol…” dia menyebut namaku dan akan beranjak pergi dari UKS, tapi aku menahannya.

“Jjankanman..” cegahku.

“Kau tau namaku dari mana..??” tanyaku penasaran menatapnya.

“Aku tau namamu dari name tag mu ini..” ucapnya sambil menunjuk name tag ku yang tertera di sebelah kiri dadaku..

“Namamu Lee Sungyeol,  benar bukan??” dia mengulangi menyebut namaku..

“Iyya benar.. Aku kira kau.. uppsss.. bukan…” hampir saja aku ceroboh..

“Ada apa sungyeol-ah..? kau kira apa tadi.. kenapa memutus kata-katamu tadi..” tanyanya curiga.

“Aniyeyo!” balasku cepat..

“Ohya sudah, Ommoo.. aku belum memberitau namaku padamu.. Hmm..  Aku Kim Myungsoo.. baiklah aku pergi dulu.. annyeoong..” ucapnya lalu berlalu pergi meninggalkanku sendiri di UKS.

Sayang sekali kenapa aku tidak bisa berkata banyak padanya.. padahal di sudah ada di depan mataku. Aku ingin sekali mengucapkan “Aku mencintaimu Myungsoo-ah”. Batinku dalam hati. Aku sudah tau namamu sebelumnya,, karna selama ini aku diam-diam memperhatikanmu tanpa kau sadari..

**

Setelah kejadian itu memang benar aku dan dia menjadi teman yang sangat dekat.. dimanapun ada dia , di sana juga ada aku… semua hari-hariku penuh dengan warna, aku jalani semua hari-hariku dengan indah bersamanya.. sudah 1 tahun lebih 6 bulan aku mengenalnya. Dia sangat baik dan perhatian sekali padaku.. Apakah dia juga MENCINTAIKU..

*waktu aku skipp*

sampai 1 bulan yang lalu sesuatu yang menyakitkan terjadi setelah aku tau bahwa ternyata dia telah memiliki seseorang yang telah menjadi ratu di hatinya. Sakit .. sungguh menyakitkan memang.. jika ternyata kau baru tau bahwa orang yang kau cintai sudah mempunyai seseorang yang telah dicintainya.. dia memiliki kekasih tanpa kau ketahui.. aku mungkin memang bodoh.. karna aku terlalu larut oleh perasaanku terhadapnya.

*FLASBACK*

“Kkaja yeollie-ah.. kita pulang..” ajaknya padaku.

“Ne kkaja.” Sahutku padanya.

“Myungsoo hyung….!!” panggil seseorang dari arah koridor sekolah. Aku dan myungsoo menoleh pada sosok yang tengah berlari kearah kami.

HUUUPPP!!

“Chagiya, Bogoshippooyoo …” seru namja cantik itu sambil memeluk myungsoo sangat erat.

JLEEBBBB!!! APPOOOO!!!

“Chagiya?? Dia kekasihmu myungie-ah??” tanyaku tak percaya pada myungsoo.

Dia hanya mengangguk mengiyakan pertanyaanku.

“Nado Bogoshipooo chagi…” balas myungsoo pada namja cantik itu sambil membalas pelukan namja itu dengan erat.

Sakit sekali hatiku ini melihat adegan romantis ini di depan mataku.. Oh tidak…. Air mataku tiba-tiba jatuh menetes di kedua pipiku tanpa aku sadari.. aku tidak mau ketauan menangis…. aku pun menyingkir dari sana dan berjalan dengan cepat kearah gerbang sekolah.. tapi ada yang memanggilku.. aku mengusap dengan cepat airmata yang ada di kedua pipiku lalu menoleh kearah belakang

“Yeollie-ah… jjankanmannyoo..” cegah myungsoo padaku..

“Ehmmm.. Waeyo Myungie-ah?” tanyaku singkat.

“Kau kenapa pergi begitu saja..?? kenapa tidak menungguku ??” balasnya bertanya padaku.

“Aku tidak mau mengganggu kalian tadi, jadi aku berinisiatif untuk pulang sendiri..” jawabku berbohong mencari alasan padanya. Tidak mungkin jika aku bilang aku sakit hati melihatnya berpelukan dengan namja lain, meskipun itu kekasihnya.

“Yeollie-ah, maaf tidak memberitaukannya padamu, maaf aku tidak memberitaumu jika aku sudah mempunyai namjachingu.” Ujarnya lirih.

“Dia selama ini tinggal di Taiwan bersama keluarganya.. kami berpacaran 6 bulan yang lalu dan kami juga jarang bertemu beberapa bulan ini.. aku kaget tiba-tiba dia sudah ada disekolah ini tadi.” terangnya lagi padaku.

“Gwaenchana, lagian itukan hakmu.. yeah itu adalah hakmu untuk tidak memberitauku jika kau sudah punya namjachingu. Lagian kan aku bukan siapa-siapamu.. aku hanya kau anggap sebagai teman..” Sahutku sedikit tersenyum kearahnya. Senyum yang sedikit kupaksakan.

“Myungsoo hyung, dia siapa hyung?” tanya namja cantik itu. Tidak tau sejak kapan dia ada dibelakang myungieKU..

“Ah.. ini Lee Sungyeol.. teman baikku chagi.. kenalkan yeollie-ah.. ini Lee Sungjong..” ujar myungsoo menunjuk kearahku.

“Lee Sungjong imnida ^^ namjachingu myungsoo hyung.. bangapseumnida.” Dia membungkuk memperkenalkan dirinya padaku. Suaranya lembut dan ramah.

“Ngg.. aku Lee Sungyeol.. nado bangapseumnida..” menundukkan wajahku sedikit kearahnya.

“Hyung ayo kita pergi, kau kan sudah janji padaku akan mengajakku jalan-jalan jika aku pulang kesini. Kkaja chagiya.” Pinta namja itu dengan tangan bergelayut manja di lengan myungie.

“Ehmm.. sungyeol-ah.. aku .. aku.. tidak bisa pulang bersamamu hari ini.. mianhae.. jeongmal mianhae sungyeol-ah..” dia memegang lembut pundakku.

“Algesseumnida. ( aku mengerti.) pergilah dengan namjachingumu, aku akan pulang sendiri..” sahutku sedikit mengangguk lalu mendongakkan kepalaku sambil tersenyum lembut padanya.

“Mau aku panggilkan taksi untukmu sungyeol-ah??” tawarnya padaku.

“Dwaesseo.( Tdk prlu.) aku bisa memanggil taksi sendiri.. sudahlah.. Jalka. ( pergilah.) dia sudah menunggumu..” aku tersenyum menjawabnya.

“Geurraeyo. (baiklah.) aku pergi dulu sungyeol-ah… annyeoong..” pamitnya padaku..

“Ne.. hati-hati myungie-ah..” ucapku melambaikan tanganku kearahnya.

Mobilnya telah berjalan jauh kearah luar gerbang sekolah dan tak terlihat lagi olehku.. Perih sekali hatiku ini.. sakit yang aku rasa saat ini apakah kau tau myungie-ah..

Aku berjalan dengan pandangan kosong kearah luar gerbang sekolah, aku melangkahkan kakiku tanpa arah, aku tetap berjalan kemanapun kaki ini akan melangkah, tak bisa lagi kutahan airmataku ini yang seakan terbendung sejak tadi di pelupuk mataku, aku masih sangat terkejut dengan apa yang terjadi hari ini. Hatiku sangat sakit mengetaui ini semua. Tangisku semakin menjadi dan memecah keheningan di sekitarku. Tiba-tiba hujan turun dengan lebat.. tak sadar jika aku telah menangis sedari tadi di tengah-tengah hujan yang tengah mengguyur basah tubuhku.. yeah biarlah hujan ini meredam tangisku kini.. hujan ini yang setia menemaniku yang sedang terluka hatinya setelah mengetahui kenyataan pahit ini..

“Oh, chuwo. (Oh dnginx.) cuacanya dingin sekali..” ucapku sedikit mengigil.

“ Oh Tuhan, aku mohon padamu jaga dia yang aku cintai..” ucapku dalam hati.

TIIINN…..TIIIINN…

Brukkkkkkkkkkkk..

Mobil yang ada di depanku tidak sampai menabrakku.. hanya saja aku yang sudah duduk terjatuh di depan mobil itu..

“Neo, jaljinaesseo? ( kau baik2 sja? ) apa kau terluka??” tanya namja tampan itu, tapi dia tidak setampan myungie-ku. Dia menghampiriku dan dia membantuku berdiri juga memakaikan jaketnya padaku..

Dia membantuku masuk kedalam mobilnya. Dia lalu masuk kedalam mobilnya agak sedikit basah kuyup.

“Aku akan mengantarkanmu pulang.. maaf kalo tadi aku hampir menabrakmu. Aku Nam Woohyun.. Dimana alamat rumahmu..” ujarnya padaku dan aku hanya diam menanggapi kata-katanya.

Dia mengarahkan pandangannya kearahku dan menunduk di depan wajahku. Sedikit mengoyangkan tangannya di depan wajahku. Hingga aku refleks memeluknya.

“Apppoo… neomu appooyoo!! Hikz.. hikz.. hikz..” aku mengadu padanya dan menangis dipelukannya.

“Hmm.. Waeyoo?? Museun ilisseo? (Ad mslah ap?.)” tanyanya sambil mengusap lembut punggungku.

“Gwaenchanha. Mianhae. Aku memelukmu tiba-tiba..” ucapku menyadari  apa yang barusan aku lakukan.

“Namaku Lee Sungyeol..”ucapku singkat.

“Ne. Baiklah jika kau tidak mau bercerita padaku.. tapi kau harus memberitauku alamat rumahmu.. tidak mungkin jika aku mengantarmu tapi aku tidak tau tempat yang ku tuju.” Balasnya mengusap puncak kepalaku lembut.

“Eummm.. aku tinggal di ******** no *** kau tau kan??” ujarku padanya.

“Baiklah.. aku akan mengantarmu pulang.. kasian namja secantik dirimu hujan-hujanan dijalan dan hampir tertabrak olehku.. tubuhmu mengigil dan bibir serta wajahmu pucat sekali. Kau harus segera sampai dirumah.  Jika tidak kau akan sakit nantinya.” Ucapnya khawatir..

“Gumawo..” ucapku lirih menundukkan kepalaku dan menatap keluar jendela.

“Myungsoo-ah.. bahagiakah dirimu dengannya… ??” gumamku sangat lirih.

***END FLASHBACK***

Setelah hari itu akupun ijin tidak masuk sekolah selama seminggu.. dengan alasan aku yang sedang sakit.. Myungsoo pun sebenarnya ingin menjengukku, tapi aku selalu beralasan padanya, aku tidak mengijinkannya untuk menemuiku karna aku takut merepotkannya dan aku juga tidak ingin ketauan olehnya.. lagian juga selama ini aku tidak pernah memberitaukan alamat rumahku yang sebenarnya padanya. Aku ingin dia mengenalku sebagai Lee Sungyeol yang sederhana bukan Lee Sungyeol  dari keluarga yang sangat berada. Yeah memang benar aku terlahir dari keluarga yang Kaya Raya.  Ayahku pemilik dari Lee Corp. Perusahaan yang sangat sukses di mancanegara. Sehingga hanya ada aku sendirian di dalam rumah mewahku ini ditemani oleh para maid saja karna kedua orangtuaku sibuk dengan bisnis mereka. Karna itulah selama ini aku selalu bilang pada myungsoo jika aku hanya tinggal di apartemen kecil dipinggir kota bersama kedua orangtuaku karna aku adalah anak tunggal. Yeah aku sedikit berbohong padanya. Maafkan aku myungsoo..

Aku telah mengetahui semuanya, tentang dia dan Sungjong.. tapi diriku belum siap menerima kenyataan ini.. aku berharap ini hanyalah mimpi,, tapi sayangnya semua ini adalah kenyataan.. karna sekarang yang aku tau myungsoo sudah mempunyai kekasih.. yaitu namja yang bernama Lee Sungjong.

Setelah kejadian itu hubunganku dan myungsoo tetap berjalan seperti biasa, akupun juga mulai masuk sekolah kembali. tapi kali ini ada hal yang membuat semuanya berbeda yaitu namja yang bernama Lee Sungjong, namjachingunya myungsoo itu telah menjadi siswa baru di sekolah ini. Dia pindah sekolah disini agar lebih dekat lagi dengan myungsoo katanya. Dan juga namja tampan yang kutemui di tengah hujan waktu itu, dia Nam Woohyun ternyata juga murid baru di kelas myungsoo. Lengkap sudah hari-hariku kini di hiasi pemandangan yang membuatku terluka. Aku tidak tau apakah myungsoo sadar atau tidak jika aku disini lebih dulu mencintainya. Yeah aku yang lebih dulu bertemu dengannya.. Dan akulah yang mencintainya lebih dulu dibanding Sungjong..  Bisakah tuhan membuat Myungsoo dan Sungjong berpisah sekarang juga.. Ahh.. Aku tidak boleh egois.. HUH.. malang sekali nasib cintaku..

**~~~~***

JRREENGG….

Kupetik gitarku sambil duduk di tengah taman yang di hiasi pepohonan yang sangat rindang ini.. yeah.. disini sangat sejuk dan nyaman untuk menyelesaikan laguku.. Benar.. Sebuah lagu yang aku ciptakan untuk dia.. untuk Myungsoo namja yang sangat aku cintai..

JRREEENGG~~~

Pertama kali bertemu~

Ku selalu ingat dirimu~

Meski hanya dalam angan~

Kau selalu terbayang~

 

 

Engganku melupakanmu~

Karnaku mencintaimu~

Meski hanya dalam mimpi~

Hiasi tidurku~

 

 

Hanya dirimu kasih~

Buatku bahagia~

Meski kau tlah berdua~

Ku kan menanti~

 

 

Hadirmu selalu membuat ku tabah tuk menjalani semua derita~

Meski kau telah berdua dan berlalu~

Namun ku kan berdoa selamanya untukmu~

 

 

Senyummu selalu terbayang~

Hiasi indah hariku~

Meski terkadang perih~

Menusuk kalbu~

 

 

Hanya harap dan doa~

Moga engkau bahagia~

Lagu ini tercipta~

Hanya untukmu sayang~

 

 

By:  Lee Sungyeol

 

JRREENGG~~~~

Aku mengakhiri petikan tanganku di gitarku dan mengusap airmata yang ‘lagi-lagi’ suka sekali menghiasi wajahku ini. Aku cengeng sekali sih.. Aku selalu menangis karna dia.. karna dia tidak peka pada perasaanku ini.. menyakitkan sekali semua ini.. apa aku harus berteriak di depannya jika aku MENCINTAINYA.. AKU MENCINTAIMU MYUNGSOO-AH..” ucapku didalam hati.

“Annyeooong ^^ bolehkah aku duduk disampingmu..?” tanya namja itu tersenyum manis. Namja yang sudah kukenal. Dia woohyun.

“Ne. Duduklah Woohyun-ah..” sahutku padanya.

“Aku jarang melihatmu tersenyum.. dan yang kulihat jika kau sedang tersenyum itu sepertinya kau paksakan sekali.. tidak baik jika kau hanya memaksa dirimu tersenyum sedangkan hatimu saja menangis.. apa kau tersenyum seperti itu untuk menunjukkan kau yang bahagia..?? menurutku itu malah sangat menunjukkan sekali jika hal itu terpaksa kau lakukan.. Kau Mencintai Myungsoo kan..??” ujarnya panjang lebar padaku.. dan kata-kata terakhirnya benar-benar membuatku mencelos..

“Anniya..! Jangan sok tau… kau tidak tau apa-apa tentang aku!!.. jadi jangan bicara seenaknya padaku..!!” ucapku mengelak atas peryataannya itu..

“Lagu itu.. Lagu yang kau nyanyikan tadi.. Lagu yang kau ciptakan untuknya kan… Lagu untuk Myungsoo kan??!! Keujyo! (Bnar, kan!.)” tanyanya menatapku tajam sambil memegang erat pundakku.

“Ya!! Museun soriya? (Ap yg kw bcrakan?.) aku sudah bilang padamu jangan sok tau.. kau itu tidak berhak mencampuri urusanku!! Kenapa memaksaku untuk menjawab pertanyaanmu yang sangat sok tau itu sih!! Lepaskan aku!!” balasku ketus menatapnya tajam dan melepas tangannya dari pundakku.

Saat aku akan berbalik kembali ke kelas.. Tanpa aku sadari ada seseorang yang menguping di balik pohon.. Gawat !! sebelum aku mengejarnya,, dia sudah menghilang.. Siapa dia tadi??  Apakah dia mendengar apa yang aku bicarakan dengan Woohyun..??

END.. OR LANJUT..

Read Coment Like … mau tau kelanjutannya kan..  *di lempar bom ma readers* cerita ini tadinya Cuma segini hanya sedikit aku masukin curhatku,,, karna endingku sad… huhuhu.. aku mau myungyeol endingx happy.. akan aku lanjutin jika ada yang mau lanjut… OKE.. Annyeoooongg ^^

6 responses

  1. lanjut donggggggggg……………..
    aku masih belum tau gmn wajah” para cast hehehehehehehe
    tapi aku ingi tau gmn kelanjutannya, sungguh…….

    17 Februari 2012 pukul 09:38

  2. QistHee

    *loh?? kayaknya aku udah komen ko ga ada ya?? komen lagi deh*

    lanjut dong lanjut ya..
    sekarang lg banyak bertebaran cast infinite yah..😛
    lanjut ya, penasaran itu siapa yg ngintip trus endingnya gimana..

    ditunggu part selanjutnya ya ^^~

    22 Februari 2012 pukul 11:39

    • udah aku lanjutin koq. Itu myungsoo ver. tapi aku PW..

      1 Maret 2012 pukul 20:20

  3. boleh minta kata sandi yg myungsoo ver ?^^

    26 Februari 2012 pukul 17:49

    • oke deh.. saya ga akan PW lanjutannya.. komen ea..

      1 Maret 2012 pukul 20:21

  4. emm… annyeong! saya readers baru. cuma mau kasih saran aja nih, coba kalo stiap nge-post dikasih “read more” pasti jadi lebih rapi deh blognya😉. btw, ff nya keren” !!

    kunjungan balik ya. wp ku emg masih baru sih😀

    19 April 2012 pukul 08:55

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s