fanfiction for our soul

FF HanChul – Eternal Love [Part 2]


A-CHalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh…jamaah ooh jamaah…alhamdu…lillah….

aku kembali… !!!!!!!

mianhae kalau FF ku tidak bagusss dan tidak sesuai di hati kalian…aku bukan author handal…

#nangis di jidat Uchun

ssssllrrrpppp

#narik ingus

dan banyak sekali typo, kegejean didalam FF ini…

harap maklum yah…

klo suka, alhamdullilah yah sesuatu bgt….

happy reading….dan..bershowerlah

 

 

 

FF HanChul – Eternal Love [Part 2]

Cast :

Kim Heechul

Hankyung

OC :

Choi Siwon

Zhang Li Yin

Zhou Mi

Genre : YAOI/Romance

Author : Miss Heenim

 

 

@Heechul POV

Sudah hampir 2 bulan aku menjalin hubungan tak layak dengan Han, walau aku sudah tak tinggal di rumah sakit lagi, Han selalu rutin menemuiku setiap dia selesai tugas di rumah sakit.

Kami biasa pergi ke kedai minuman dan makan makan. Dan yang paling membuatku senang adalah Han mengenggam tanganku saat sedang berjalan jalan. Aku ingin sekali tertawa riang saat itu, kami benar benar seperti orang yang sedang berpacaran.

Walau begitu, kami tak merasa malu. Di hadapan banyak orang kami bermesraan, karena semua orang menganggap kami adalah sepasang sahabat yang sangat akrab. Mereka tak berfikir bahwa kami mempunyai hubungan yang lebih dari sekedar sahabat.

 

“Han, bagaimana kerjamu di rumah sakit?” tanyaku saat kami sedang berjalan jalan sambil menikmati ice cream yang kami beli di sebuah toko tadi.

“Lancar, “

“Han, boleh aku bertanya sesuatu?”

“Apa?”

“Kau tak merasa malu Han, kau tak risih sama sekali, kau seorang Dokter, aku tak mau jika seluruh karyawan rumah sakit menghinamu karena kau seorang gay, apalagi kau pemilik sebuah rumah sakit di China, apa kau tak takut akan gelarmu? kau tak takut dengan reputasimu ? jika iya, kau masih punya kesempatan untuk meninggaliku,” ucapku

Dia berhenti berjalan. Lalu dia menatapku.

“Aku akan merahasiakannya dari mereka, dan ingat Heechul aku takkan pernah meninggalkanmu, sebelum kau yang meninggalkanku,” ucapnya

Aku tersenyum. Aku senang. Dan ku mohon tepati ucapanmu Han……batinku

 

 

“Nah, kita sudah sampai, masuk sana, diluar dingin, “ ucap Han saat tiba di depan rumahku

“Kau tak mau mampir Han?” tanyaku

“Ani, sudah malam, besok aku harus berangkat pagi pagi,”

“Han, kau hati hati yah, setelah pulang langsung tidur, dan….aku senang kau tak malu dengan hubungan kita,”

“Sekali lagi kuucapkan aku tak pernah menyesal untuk hubungan kita, dan kuharap kau jangan pernah ungkit lagi tentang ini, “

Aku mengangguk. Tiba tiba dia maju menghampiriku. Dan………….

CUP !

Dia mencium keningku. Kurasa mukaku benar benar merah saat ini.

“Jaljayo Cinderella ku…” ucapnya

Aku benar benar sangat malu saat dia mengucapkan hal itu.

Dia lalu pergi meninggalkan aku yang tengah berdiri karena ciumannya tadi.

“Han……” panggilku

Dia menoleh, dan saat itu juga………

CUP !

Aku mencium pipinya, “Jaljayo Pangeran China ku, “ ucapku

Lalu aku langsung pergi dari hadapannya dan masuk kedalam rumah.

Aku tersenyum malu sambil memegangi keningku. Aku benar benar telah menyukaimu Han. Dan aku takkan pernah meninggalkanmu.

 

 

 

@Author POV

Tiba tiba Han mencium kening Heechul, dan itu membuat Heechul malu seketika.

Dan setelah itu Heechul juga mencium pipi Han, Heechul lalu berlari masuk kedalam rumahnya, sementara Han memegangi pipinya sambil tersenyum malu. Han lalu pulang kerumahnya.

Mereka tak tahu bahwa ada seseorang yang melihat kejadian barusan.

Orang itu terlihat sangat sedih, lalu orang itu pergi melajukan mobilnya menjauh dari rumah Heechul.

 

 

#keesokan harinya

“Dokter Han, bisa bicara sebentar?” Tanya salah seorang suster

“Ye, mau bicara apa?”

“Apa nanti malam kau ada acara?” Tanya suster itu

“Ne? hmmmm, mianhae, aku ada janji dengan seseorang,” jawab Han

Wajah suster itu tampak kecewa

“Dengan siapa? Kekasihmu kah?”

Han hanya tersenyum, “ Sudahlah, kan lain waktu bisa, “

Han lalu pergi meninggalkan suster itu. Suster itu tampak tak senang jika Han menolak ajakannya.

“Hya ! Hae In, jangan bengong saja, pasien di kamar no 11 membutuhkanmu, “ ucap salah seorang suster lain

“Ye, gomawo,” Suster Hae In lalu pergi ke kamar no 11

 

 

“Dokter Han, kau sudah mau pulang?” Tanya Suster Hae In

“Ye,”

“Kau ingin segera bertemu dengan orang yang menunggumu yah?”

“Hae In, maaf jika aku menolak ajakanmu tadi, lain waktu kita bisa keluar bersama kan?”

Hae In hanya tersenyum kecil.

Han lalu pergi keluar dari rumah sakit dan segera menuju sebuah tempat. Hae In yang melihatnya segera mengikutinya.

 

 

Ternyata Han menuju taman hiburan. Dia lalu mulai mencari seseorang, dan saat dia menemukannya dia segera menghampirinya.

Han menyentil pelan telinga orang yang tengah di hadapannya.

“Han,” ucap orang itu kesal

“Mianhae, sudah lama Heechul?” Tanya Han kepada orang itu yang ternyata Heechul. Heechul yang memakai baju putih dan mengenakan kacamata langsung cemberut dipermainkan seperti itu.

“Aniyo, kajja, aku sudah tak sabar ingin masuk kedalam, ayo..” ajak Heechul sambil menarik tangan Han

 

Disamping itu, Hae In yang sedari tadi mengikuti Han, kaget melihat Han ternyata menemui seorang pria. Apa persahabatan mereka sangat akrab??? Batin Hae In

Hae In lalu masuk kedalam dan terus mengikuti kemanapun Han dan Heechul pergi.

 

 

@Heechul POV

“Han, belikan aku Ice Cream, “ ucapku pada Han

“Baiklah, Cinderella,”

“Han….”

“Ne?”

“Cepat yah  Pangeran China,”

Aku senang, bahagia, Han, aku takkan melupakan semua kejadian yang indah saat bersamamu. Aku takkan melupakannya apalagi membuangnya.

“Ini, “ ucap Han sambil memberikan Ice Cream cokelat padaku.

“Gomawo, “

Aku pun menikmati Ice Cream yang di belikan Han.

 

 

@Hankyung POV

“Heechul, sudah larut, ayo kita pulang,” ucapku

“Han, sebentar saja, aku masih ingin duduk di sini dulu, “ jawab Heechul yang kini tengah bergelayut manja di lenganku.

Kami sedang duduk di sebuah taman yang sepi sambil menikmati indahnya langit.

“Han….lihatlah kelangit, ucapkanlah sebuah kalimat yang menurutmu adalah diriku,”

“Shining Star,”

“Ne?”

“Bagiku kau adalah bintang bersinar,  seperti berlian kecil,  membuatku jatuh cinta, “ ucapku

“Han….saranghae….” ucapnya sambil menatapku

Aku hanya diam, lalu aku mendekatkan wajahku pada wajahnya dan mencium keningnya. Lalu ciumanku turun ke hidungnya dan mendarat persis di bibir pink-nya.

Walau sekilas, dia terlihat sangat senang.

“Han……sampai akhir hidupku, aku menyerahkan seluruh hatiku, jadi jangan pernah kau permainkan aku, dan jangan tinggalkan aku” ucapnya dan dia lalu mencium lembut bibirku

Ini pertama kalinya aku mencium dan dicium oleh seorang namja. Tapi entah kenapa ini terasa berbeda. Bibirnya lembut dan hangat. Kami berciuman di tengah taman yang sepi. Tak ada yang melihat kami melakukan ini. Jika ada, aku tak perduli. Biar mereka tahu, bahwa kami tengah menikmati cinta, cinta yang tulus walau tak normal.

 

 

#keesokannya

“Wah apa benar yah, masa sich? Itu gossip kali..” bisik sekelompok suster

Kenapa sich? Rame rame begini, dan semua orang di rumah sakit melihatku dengan tatapan aneh. Kenapa yah…? Batinku

Aku lalu kembali ke ruanganku, dan saat aku ingin membuka pintu. Salah seorang dokter memanggilku.

“Han…!!” serunya

“Ye, ada apa?” tanyaku

“Han, aku tak menyangka, kau seperti itu Han, yah tapi mau bagaimana lagi, itu sudah takdir, semoga berhasil dan lancar yah, aku mendukung kok,” ucapnya

“Maksudmu apa?”

“Han, sudahlah jangan malu padaku, aku takkan menjauhimu kok, “ ucapnya lagi sambil meninggalkanku

Maksudnya apa sich? Aku tak mengerti…aneh ……gumamku

Aku lalu membuka pintu ruanganku dan masuk. Saat aku ingin duduk aku melihat ada sebuah amplop besar di mejaku. Aku lalu mengambilnya dan membuka amplop itu.

Aku kaget saat melihat isinya.

Siapa yang melakukan ini? tak mungkin !

Jadi karena ini semua orang di rumah sakit menatap dan melihatku aneh…….gumamku sambil menghela nafas panjang.

 

 

@Author POV

Seorang pria masuk ke dalam ruangan kantor yang cukup besar dengan membawa sebuah amplop di tangannya.

“Maaf, Tuan…anda harus melihat ini…” ucap pria itu dalam bahasa China

Orang yang di panggil Tuan itu lalu menerima amplop itu dan membukanya. Dia kaget saat melihat isinya.

Beberapa lembar foto seorang pria yang sedang bermesraan.

“Pesankan aku tiket ke Korea sekarang juga…” suruh Tuan itu

Pria itu lalu bergegas keluar dan segera pergi.

 

 

 

@Heechul POV

“Yoboseyo…Siwon?”

“Hyung…ada apa ? pagi pagi telepon aku…” tanyanya

“Hya ! kau kemana saja…akhir akhir ini kita jarang bertemu, mampirlah ke rumahku, aku tunggu kau, aku punya banyak cerita indah yang ingin ku bagi bersamamu, aku tak mau dengar kata tidak, ku tunggu kau 15 menit lagi..arraseo ?! ” ucapku sambil menutup telepon

Aku menelpon Siwon, aku ingin membagi kesenanganku dengannya.

 

 

@Hankyung POV

Aku diam beberapa saat sambil memandangi isi amplop itu. sekarang seluruh rumah sakit tahu bahwa aku mempunyai hubungan khusus dengan Heechul. Amplop yang berisi beberapa lembar foto ku yang sedang berciuman dengan Heechul mungkin sudah tersebar luas. Apa yang harus aku lakukan??

Tiba tiba Handphone ku berdering, aku melihat layar hp ku.

♥Cinderella♥

Heechul….

“Yoboseyo.. Han…” ucap Heechul di seberang sana

“Ye..ada apa?”

“Han..kenapa nada bicaramu aneh, terjadi sesuatu di rumah sakit?” tanyanya.

Aku tak mungkin memberitahunya. Aku tak mungkin memberitahunya bahwa semua orang di rumah sakit telah mengetahui tentang hubungan ku ini.

“Aniyo…” jawabku

“Benar? Aku hanya ingin mengatakan kau harus sarapan, jangan sampai kau sakit…ara??”

“Ye, gomawo, Heechul kututup yah, aku masih ada urusan,”

“Ye, annyeong,”

Aku menutup teleponku sambil menghela nafas panjang.

Heechul…apapun yang terjadi…aku takkan meninggalkanmu…itu janjiku padamu….

 

 

 

@Heechul POV

Aku merasa Han berbohong padaku, apa yang sebenarnya terjadi??

Han…aku mencintaimu Han…jangan tinggalkan aku….batinku

Ketukan pintu membuyarkan lamunanku.

Aku segera menuju pintu dan membukanya. Ku lihat Siwon datang dengan membawa sesuatu di tangannya.

“Siwon..?? cepat sekali…” ucapku

Siwon hanya tersenyum.

“Ayo masuk, “ suruhku

Siwon lalu masuk kedalam dan aku menutup pintuku.

“Hyung, aku bawa sesuatu untukmu…” ucapnya

“Apa?”

“Taaddaaaa….jjangmyeon….~~~”

“Siwon..tak usah repot repot membawa makanan segala, “

“Hyung, aku tahu hyung pasti belum sarapan, dan aku datang dengan membawa makanan fav hyung…”

“Gomawo,”

“Hyung..ada apa? Kau terlihat sedih? Han hyung kah?”

“Aniyo, tak apa apa…”

“Hyung..ceritalah padaku,”

“Tadi aku menelpon Han…dan dari nada bicaranya dia seperti sedang ada masalah, aku takut hubunganku dengan Han telah di ketahui oleh rumah sakit. Aku takut Han malu dengan ini, “ ucapku

“Hyung, takkan terjadi apapun, sudahlah Hyung jangan sedih terus, bagaimana kalau nanti kita kesana, untuk memastikan tak ada yang terjadi, bagaimana???” Tanya Siwon

Aku hanya mengangguk.

“Nah, sekarang kita makan, makan yang banyak ya hyung..” ucapnya

“Ye, kau juga….”

Aku dan Siwon lalu menikmati jjangmyeon yang di bawanya. Aku mencoba tersenyum walau aku masih memikirkan Han.

 

 

“Siwon, kita jadi menemui Han kan??” tanyaku

“Ye, “

“Bisakah kita pergi sekarang?”

“Tentu,”

“Gomawo,”

Aku dan Siwon keluar dari rumah dan masuk kedalam mobil Siwon. Lalu Siwon melajukan mobilnya menuju rumah sakit.

Tak berapa lama, aku dan Siwon sampai ke rumah sakit, aku melirik jam tanganku. Ini waktunya makan siang, semoga saja Han tak sibuk.

“Aku menunggu di mobil saja Hyung, masuklah…” ucap Siwon yang tak mau ku ajak masuk kedalam

Aku lalu masuk kedalam, dan aku langsung bertanya kepada suster yang berjaga di depan.

“Aku mencari Han, apa dia ada?” tanyaku dalam bahasa Korea pada suster itu

“Dokter Han? Mungkin sedang keluar makan siang……..oh itu dia,” tunjuk suster itu ke arah lift yang tak jauh di belakangku. Untungnya suster itu bisa berbahasa Korea.

Aku menoleh dan kulihat Han sedang sibuk memeriksa file di tangannya.

“Han…~~” seruku

Han menoleh, dari ekspresi wajahnya dia tampak kaget dengan kedatanganku. Aku lalu menghampirinya.

“Heechul, apa yang kau lakukan disini?” tanyanya

“Tentu saja menemuimu, memangnya mau apa lagi…” jawabku

“Heechul, kita bicara di luar saja,”

“Wae? Han sebenarnya ada apa? Apa yang terjadi?” tanyaku

“Aniyo, tak terjadi apa apa,”

“Kau bohong ! Han jelaskan padaku..”

Kata kataku terpotong saat aku melihat reaksi seluruh staff dan suster rumah sakit saat melihat aku dan Han. Tatapan mereka seperti tatapan menyindir atau menghina. Ada apa ini??

“Han, ada apa dengan mereka? Han katakan padaku,  Han jawab aku !” seruku

“Heechul dengarkan aku, kau tak usah perdulikan tentang mereka…kau…”

Kata kata Han terhenti saat salah seorang dokter menyindir kami.

“Hya ! sedang ada masalah kah? Han jangan buat dia marah, kau lihat kan, dia sampai kemari menemuimu, kalau dia punya salah maafkanlah, kasihan dia nanti malam tak ditemani olehmu…” sindirnya

“Iya Han ! kan tak enak jika kalian bertengkar di sini, membuat kami iri saja,” sahut yang lain nya

“Han…jadi mereka tahu kan Han, mereka…….mereka tahu tentang kita……Han jawab aku..ku mohon jawab aku..” ucapku sedih

“Iya, mereka sudah tahu, tapi aku tak masalah, Heechul aku tak menyesal…kau harus percaya aku..” ucap Han

“Han…kau…”

“Aku takkan meninggalkanmu, kau harus ingat kata kataku..aku takkan meninggalkanmu sebelum kau yang meninggalkanku, “

Aku hanya mengangguk.

Lalu tiba tiba datang seorang pria tengah baya dan dia berhenti di depan kami berdua. Kulihat ekspresi Han tampak kaget melihatnya. Siapa dia?

“Jadi, ini kerjaanmu di Korea?” ucapnya dalam bahasa china

Han hanya diam.

“Aku…aku…”

PLAK !

Pria itu menampar Han. Han hanya diam saja.

“Kau ingin mempermalukan keluarga? Hah?”

“Aku….”

PLAK !

Pria itu kembali menampar Han. Sebenarnya apa yang mereka bicarakan.???

“Apa aku mengajarimu menjadi seorang gay? Kau ingin membuat ibu mu lebih menderita lagi? hah?”

“Maaf…”

PLAK !

Pria itu menampar Han untuk yang ketiga kalinya. Dan aku hanya diam saja.

“Pulang, kembali ke Beijing..”

“Aku tak mau…”

Pria itu kembali ingin menampar Han tapi ku tahan. Aku tak mau Han di tampar terus terusan.

“Maaf, aku tak tahu apa yang kalian bicarakan, tapi ku mohon jangan tampar dia lagi, “ ucapku memohon

“Heechul sudahlah, ayo kita pergi, permisi” ucap Han sambil membungkukkan badannya

“Selangkah lagi kau berjalan, jangan harap kau menyandang gelar Dokter lagi, “ ucap pria itu

Han tiba tiba berhenti. Aku tak tahu ada apa sebenarnya? Dan aku tak tahu apa yang terjadi. Han ada apa ini???

 

 

@Hankyung POV

Aku tak percaya, Ayah ada di sini. Dan dia mengetahui hubunganku dengan Heechul. Ayah pasti merasa sangat malu. Aku kahwatir dengan Ibu, aku takut jika Ibu mengetahui hal ini, sakitnya akan tambah parah.

Tapi..aku benar benar mencintai Heechul. Dan baru kali ini aku merasakan cinta yang tulus. Walau seperti ini aku bahagia.

“Maaf, aku tak tahu apa yang kalian bicarakan, tapi ku mohon jangan tampar dia lagi, “ ucap Heechul memohon saat ayah ingin kembali menamparku

Aku tak tega melihatnya seperti ini, aku tak mau dia menangis.

“Heechul sudahlah, ayo kita pergi, permisi” ucapku sambil membungkukkan badan ku  di hadapan ayahku

“Selangkah lagi kau berjalan, jangan harap kau menyandang gelar Dokter lagi, “ ucap ayah.

Ucapannya mendadak membuat langkahku terhenti. Aku tak percaya ayah akan mengatakan hal itu. gelar dokter yang ku raih dengan susah payah. Gelar ini adalah cita citaku sejak kecil. Dan ayah dengan gampangnya akan mengambilnya.

Aku bingung. Aku menatap Heechul. Aku melihat ke khawatiran dan kecemasan di matanya. Dia pasti sangat mencemaskan aku. Tapi jika aku memilihmu, aku akan kehilangan sesuatu yang sejak kecil susah payah ku raih. Tapi jika aku tak memilihmu aku akan kehilangan seseorang yang selalu memberikan senyum indahnya padaku.

Apa yang harus ku pilih.?????

 

 

TBC

 

huweee TT_TT

gomenasai kalo tak memuaskan…hahahahaa

#author gak waras

4 responses

  1. Freychullie

    Hwa, han dilema, aduh ap yg akn dlakukan han?

    18 September 2011 pukul 17:26

  2. Ahh, tegangg…. O.o
    Authorr, terima permintaan pertemananku di-FB🙂
    nma fb-ku ‘Chaca Anniesa’
    Han, pilihlah yang tepat! Jangan sampai salah pilih! Nanti bisa menyesal loee CX

    Update soon, author😀

    19 September 2011 pukul 14:35

  3. SapphireStone

    yah! Hannie galau! *segalau aku yg nggak bsa nonton dy di dahsyat*

    23 September 2011 pukul 20:49

  4. mbieayu

    hm bikin greget ja,.. pasti suster yg ditolak hangeng yg nyebarin semuany… appa hangeng jahat bgt ma hangeng… wah, hangeng disuruh milih.??

    24 September 2011 pukul 13:37

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s