fanfiction for our soul

[Lomba Fanfic Genre 1 ] I’m Not Gay (yunjae Story)


I’M NOT A GAY! [YUNJAE STORY]

Author : Choi Mingi

@blingblingdya

Length : Oneshoot
Genre : romance, angst
Cast :

Jung Yunho

Kim Jaejoong

Jaejoong POV

Aku menyipitkan mataku saat cahaya matahari mulai masuk melalui celah-celah tirai bermotif bunga lili putih. Aku meraih ponselku yang sejak tadi berdering. Aku mengucek-ngucek mataku yang masih buram agar bisa melihat layar ponsel dengan jelas. Dengan malas aku mengangkat telepon yang ternyata dari umma.

“yoboseyo….”

“JAE! CEPAT BUKA PINTUNYA!”, bentak umma dengan nada kesal. Pasti sejak tadi umma sudah berdiri mematung menunggu aku membuka pintu.

“ne..”

Dengan langkah gontai aku berjalan keluar kamar. Aku tinggal di sebuah flat di pusat kota Seoul. Orangtuaku selama ini tinggal di Jepang. Aku lebih memilih tinggal sendiri di Korea. Umma memberi kabar hari ini akan pulang ke Korea untuk mengunjungi sahabatnya.

“mendadak pulang ke korea, sebenarnya apa yang terjadi?”, tanyaku malas.

Aku menatap umma yang sedari tadi menatapku sambil tersenyum, senyum yang sangat sulit di artikan. Aku menepuk-nepuk sofa dengan maksud agar umma cepat duduk.

Aku menghela nafas panjang saat ekspresi wajahnya berubah menjadi serius.

“malam ini akan ada pertemuan keluarga dengan keluarga Jung. Kau harus menunjukkan sikap yang baik pada mereka. Mereka adalah sahabat umma dan appa. Mengerti?”, tanyanya dengan tatapan yang mengintimidasi.

“kenapa aku ikut? Aish, ya aku mengerti”, jawabku pasrah.

“kita berangkat bersama, jam 7 malam umma dan appa akan menjemputmu”

Tanpa protes aku menganggukkan kepala karena umma akan terus mengoceh jika aku menyangkal perkataannya. Aku melambaikan tanganku saat umma keluar dari flat dan mulai menghilang dari pandanganku.

Entah pertemuan keluarga seperti apa yang umma maksud. Aku sama sekali tidak mengenal keluarga Jung. Yang aku tahu orangtuaku dan keluarga Jung sudah bersahabat sejak dulu. Sebenarnya. Ini pertamakalinya aku di ajak berkunjung kesana. Semoga ini bukan acara perjodohan.

Aku berjalan ke balkon, tempat yang paling aku sukai dari flat ini. aku selalu menghabiskan waktu disini bersama Yunho. Tapi sekarang itu semua hanyalah angan-anganku saja.

Aku duduk di kursi tempat aku dan Yunho biasa duduk berhadapan. Aku masih ingat saat-saat jantungku berdegup kencang setiap mataku beradu pandang dengannya. Aku hampir gila setiap dekat dengannya. Dia dan aku sama-sama namja, tapi aku merasa ada sesuatu yang aku rasakan. Sesuatu yang tidak bisa aku pahami.

Bayangan akan sosoknya pun kembali berkecamuk di dalam pikiranku. Kursi ini, dulu rasanya sangat hangat tapi sekarang rasanya sangat hampa. Aku tidak mengerti, entah kesalahan apa yang telah aku perbuat hingga dia kini sangat membenci aku. Aku benar-benar tidak tahu.

**

Aku melepas sabuk pengaman dan keluar dari mobil. Aku menatap lekat-lekat bangunan yang ada di hadapanku. aku memperhatikan setiap sudut bangunan ini.

“Jae, sedang apa? cepat jalan”, ujar umma membuyarkan lamunanku.

Aku berjalan mengekor umma dan appa.

“annyeong…”

Seorang ahjumma membuka pintu dan memberi salam pada kami.

Aku membungkukkan badan dan mengucapkan salam.

“Jieun-ah, sudah lama sekali kita tidak bertemu. Bayangkan saja, terakhir kita bertemu itu 10 tahun lalu. Kau pasti sudah jadi orang sibuk sekarang”, ujar umma mencairkan suasana yang lumayan canggung.

“haha kau berlebihan, kau saja yang sibuk sampai-sampai tidak sempat mengunjungiku”

“Soojung-ah, kau ini bisa saja”

“Jaejoong sudah besar ya, tampan sekali”, ucap soojung ahjumma sambil terus memandangiku.

“gamsahamnida…”, ujarku sambil tersenyum.

Aku hanya duduk manis mendengarkan obrolan para orangtua yang sedang bernostalgia di hadapanku.

“kudengar anakku dan Jaejoong-ah satu fakultas ya. ehmm, bagaimana ya.. aku bingung mengatakannya.. aku ingin menjodohkan anakku dengan anakmu…”, ucap Soojung ahjumma dengan ragu.

“mwo?”, tanya umma kaget.

“aku ingin kau yang menjadi besanku. Bagaimana?”, tanya Soojung ahjumma sambil tersenyum simpul.

“baiklah, tapi apa anakmu setuju?”, tanya umma.

“soal dia, serahkan saja padaku”, ujar Soojung ahjumma dengan mantap.

“Jae, bagaimana menurutmu?”, tanya umma dengan aksen yang terdengar sangat berharap.

“terserah umma saja”, jawabku sambil tersenyum hambar. Kalau menolak, bisa-bisa pulang dari sini aku dibunuh umma. Di jodohkan kan belum tentu langsung menikah.

“tapi masalahnya… errr dia seorang namja”, ucap Soojung ahjumma.

“A-APA?”, aku tersedak mendengar ucapannya.

“tidak masalah, kau jalani saja dulu”, ucap umma sambil menepuk pundakku.

Aku tidak mengerti apa yang ada di pikiran mereka. Mereka pasti sudah tidak waras. Mana ada perjodohan namja dengan namja lagi?

Apa namja itu sudah tahu rencana orangtuanya? Bagaimana bisa aku di jodohkan dengan seorang namja? aku mengacak rambutku dan menghela nafas panjang. Jaejoong, tamatlah riwayatmu!

“mmhhh, ahjumma… bisa aku bertemu dengan anak ahjumma?”, tanyaku sopan.

“ne, dia ada di taman belakang. Kau temui saja dia”, ujarnya sambil tersenyum manis.

Aku berjalan perlahan menuju taman yang di tunjukkan oleh Soojung ahjumma. Entahlah seperti apa wujud namja yang akan di jodohkan denganku itu. Peluhku semakin deras mengucur di sela-sela kekhawatiranku. Atmosfer di tempat ini membuatku bergidik ngeri. Aku menghentikan langkahku saat melihat sesosok namja yang berbalik saat menyadari keberadaanku.

JUNG YUNHO?

Aku tercengang melihat sosok namja yang ada di hadapanku saat ini. aku tidak menyangka anak keluarga Jung yang dimaksud adalah Jung Yunho.

aku sangat merindukan tatapan teduhnya, tapi aku tidak berani menatapnya. Sorot matanya menghujaniku dengan tatapan penuh kebencian. Aku hanya tertunduk lemah.

“tch, untuk apa kau kemari? Aku tidak ingin melihat wajahmu”

“aku… aku hanya ingin menanyakan tentang rencana perjodoh..”

“kau! pasti kau yang sudah merencanakannya! Aku bukan gay! Dasar gila”, tukasnya memotong ucapanku.

“aku tidak tahu sama sekali”, ucapku lirih.

“Naif….”, ujarnya sambil mencibir meninggalkan aku.

**

“yoboseyo.. soojung ahjumma, ada apa?”

“Yunho sepertinya tidak enak badan, tapi ahjumma sedang di luar kota. Tidak ada siapa-siapa di rumah. Tolong jaga dia sebentar saja, ahjumma mohon…”, ucap ahjumma di ujung telepon.

“mhhh ya, baiklah”, ucapku sambil tersenyum kecut.

Aish, mengapa lidahku kelu untuk mengatakan tidak? seharusnya aku menolak permintaan ahjumma. Bodoh!

Apa yang harus aku lakukan disana?

Di satu sisi aku senang bisa dekat dengannya lagi, tapi disisi lain dia sangat tidak menginginkan keberadaanku.

@yunho’s home

Aku berjalan ke kamar Yunho membawa segelas susu. Ku ketuk pintunya pelan. Aku menghela nafas panjang. semoga tidak terjadi hal buruk.

Aku membuka pintu setelah beberapa menit tidak ada jawaban dari dalam.

Aku melihatnya sedang terbaring pulas di atas ranjang. Wajahnya seperti malaikat saat tidur. Aku mendekat ke arahnya. Ku perhatikan setiap lekuk wajahnya, dia sangat sempurna di mataku. Aku mendekatkan wajahku hingga berjarak hanya beberapa inchi. Entah setan apa yang merasuki pikiranku hingga aku berani melakukan hal bodoh seperti ini. aku merasakan deru nafasnya yang tersengal-sengal dengan peluh yang menetes di dahinya, sepertinya dia mimpi buruk. Aku mengelus rambutnya pelan.

PRANGGGG

Yunho tiba-tiba terbangun dan mendorong kasar tubuhku hingga tersungkur. Aku tidak bisa menahan gelas yang lepas dari tanganku.

“apa yang kau lakukan disini hah?”, bentaknya dengan tatapan murka.

“katanya kau sakit, aku datang menjengukmu”, ucapku sambil tertunduk lemah.

“Tidak usah pura-pura baik di depanku!”

“apa maksudmu? Aku tidak melakukan apa yang kau tuduhkan”, ucapku lirih.

“aku tidak butuh alibi dari pembohong sepertimu”

Aku menatapnya dengan pandangan nanar. Dengan keras aku berusaha menyembunyikan suaraku yang semakin terdengar sedu sedan.

“apa maksudmu? Aku benar-benar tidak tahu kesalahan apa yang sudah aku lakukan padamu”, tanyaku dengan air mata yang nyaris terjatuh. “Tolong jelaskan lebih eksplisit agar aku mengerti..” batinku.

“aku membencimu”

“maafkan aku Yun…”

“aku tidak ingin mendengar kata maaf darimu”

Yunho mendorong tubuhku hingga membentur pintu. aku hanya bisa pasrah melihat luka lebam di tanganku. Yunho, aku lelah sekarang.

“lalu apa yang harus aku lakukan agar kau puas hah?”

“aku ingin kau lenyap dari hidupku”, jawabnya frontal.

**

“aku ingin kau lenyap dari hidupku”

Satu kalimat itu sudah cukup membuat aku sakit hati.

Aku membuka laci dan mencari benda yang menurutku paling berguna saat ini.

Aku tersenyum hampa melihat ujung jariku berdarah karena terlalu kuat menekan sisi dari silet yang sedikit berkarat.

Yunho… inikah yang kau inginkan? Lenyap dari hidupmu hah?

Sebuah senyum tersungging di bibirku saat sisi silet ini mulai menggores pergelangan tanganku. Ya, inilah jalan yang aku pilih dan aku tidak akan menyesalinya.

“Jae, apa yang kau lakukan hah? bodoh!”

Aku tersentak dan menjatuhkan silet di tanganku setelah mendengar suara yang tidak asing di telingaku.

“Yunho-ya, aku senang kau bisa menyaksikan kematianku dengan mata kepalamu sendiri. Ini kan yang kau inginkan?”

Dia berlari ke arahku dan mencengkram bahuku dengan kuat. Aku tidak melihat sorot kebencian dari matanya, dia menatapku dengan tatapan sendu.

“maafkan aku Jae…”, ucapnya sambil berusaha memelukku namun aku memberontak.

“maaf? Seharusnya kau berterimakasih karena aku sudah mengabulkan keinginanmu. Kau ingin aku mati kan?”, tanyaku lirih.

“Aku marah setiap melihat kau dekat dengan teman-teman yeojamu. Aku sudah cukup gila dengan perasaan ini. aku namja yang normal, sama seperti yang lain. Aku bukan gay! Aku tidak menyukai namja, tapi aku merasakan hal yang berbeda saat dekat denganmu. Aku hampir gila karena ini. aku juga takut kau akan meninggalkan aku setelah tahu aku menyukaimu. Maafkan aku, aku terlalu bodoh untuk memahami perasaanku sendiri. Kau ingin tahu kenapa setiap melihatmu aku selalu menghindar? itu karena aku takut Jae, aku takut kalau aku semakin mencintaimu. Akhirnya aku melakukan ini semua agar kau membenciku, agar kau melupakan aku dan aku melupakanmu. Tapi aku tidak menyangka semua ucapanku akan menyakitimu sejauh ini”

Aku mencoba mencerna sederetan perkataan yang keluar dari mulut Yunho. Aku menatapnya dengan tatapan kosong. Dia… apa maksud semua ini?

Darah semakin mengucur dari pergelangan tanganku. Pandanganku mulai kabur. Aku terkulai lemas di lantai. aku merasakan Yunho mengguncang-guncang tubuhku dan meneriakkan namaku hingga semuanya menjadi gelap.

**

Dengan berat aku membuka mataku. Aku menyentuh kepalaku yang rasanya sangat sakit. aku mengedarkan pandangan melihat isi ruangan yang semuanya serba putih. “ternyata aku belum mati”, batinku.

Pandanganku terhenti saat melihat sosok yang tertidur pulas di kursi di samping tempat tidurku. Kepalanya menyender di lenganku hingga aku sulit menggerakkannya. Aku menggoyang-goyangkan tanganku bermaksud membangunkannya.

“Jae, syukurlah kau tidak apa-apa”

“apa yang kau lakukan disini?”

Aku menghempaskan tangannya yang mencoba menggenggam tanganku.

“aku sudah lelah membohongi perasaanku. Aku mencintaimu”

Aku juga mencintaimu Yunho. Tapi kau terlanjur membuatku sakit hati. Apa yang bisa aku lakukan?

Aku mencoba mengatakan sesuatu tapi tertahan saat dia tiba-tiba memelukku.

“jangan katakan apapun Jae. Aku tahu kau juga merasakan hal yang sama denganku”

“tch, percaya diri sekali kau… Menjijikan!”, ucapku sambil menahan senyum.

Dia hanya menyeringai mendengar perkataanku. Jantungku berdetak cepat saat wajahnya mulai mendekat.

“Ya! Apa yang akan kau lakukan?”, tanyaku takut.

“apapun yang terjadi, hati dan tubuhmu akan menjadi millikku”

“dasar maniak!”

Aku terdiam saat bibirnya menempel di bibirku dan menciumku lembut.

38 responses

  1. Tanjunxiu

    Pendek sekali thor,,
    da lanjutan.y g?? *author: reader bawel
    kirain td appa beneran marah n benci ma umma.
    Eh, ternyata slama ni appa cemburu, ckckck

    18 Juli 2011 pukul 22:13

    • kan oneshoot..
      gomawo udah baca ^^

      19 Juli 2011 pukul 12:33

  2. Cerita’y seru awal’y yunho jahat tp ujung”y jd menaruh perhatian sm jaejoong
    aaahhh so sweet

    18 Juli 2011 pukul 22:21

    • gomawo udah baca🙂

      19 Juli 2011 pukul 12:35

  3. orang tua mreka sarap ya,masa cowok ama cowok d jodohin wkwkwkwkkw

    nice ff thor

    18 Juli 2011 pukul 22:28

    • iya, umma mereka sama-sama sarap😛

      19 Juli 2011 pukul 12:36

  4. Dianavl

    Kirain yunho bnci jj soalnya tau si jj suka sma dia…eh ga taunya mlh si yunho yang memendam perasaan wkwkwk wkwkwk

    18 Juli 2011 pukul 23:39

  5. Adududuh abang Yunho klo suka mah bilang aja, abang bukan gay kok cuma homo #plakk smaaja
    Ceritanya cuma ampe disini thor? ampe disini thor?

    19 Juli 2011 pukul 08:09

    • sama aja kekeke~
      iya, ini oneshoot aja…

      19 Juli 2011 pukul 12:38

  6. wah jaema pakai acara bunuh diri segala lagi.
    tapi gk papa.
    namanya jodoh juga gak kemana?

    19 Juli 2011 pukul 13:16

  7. D'Kyumong327

    Aq suka ending nya^^
    kyaaa..sweet..🙂
    keep writing ka, Author!🙂

    19 Juli 2011 pukul 15:39

    • gomawo ya🙂

      20 Juli 2011 pukul 06:49

  8. Annyeong~~~*lambai2 gaje*
    Saya pengunjung baru disini ^^v
    Saya hanya mau bilang,,,,,,

    Kyaaaaaaaaa………*mulai konslet*
    Napa aq jd seneng baca yaoi*frustrasi*
    Tapi, ini emang keren, Yaoi gak buruk*menurut saya*
    Saya baru2 ini menobatkan diri menjadi KyuMin Shipper*curhat*
    Tapi saya jga sangat suka YunJea🙂
    Boleh Jd YunJae Shipper jga gak ya????
    Mian saya agaksedikitlumayanlebay ^^v
    YAOI DAEBAK *semangat 45*
    Keep Writing Author ssi🙂
    Hwaiting!!!!!

    19 Juli 2011 pukul 16:16

  9. ffkrauser

    nice ff😀

    20 Juli 2011 pukul 06:27

  10. ne, gak semua yaoi buruk ko…
    gomawo udah baca😀

    20 Juli 2011 pukul 06:58

  11. Yoota Kim

    Woyo woyo~
    Akhirnya aku datang juga.. Muah muah *cipok2* (っ˘з˘(⌒˛⌒)

    Emg oneshoot sih, tp rada kependekan. Klimaks nya kurang panjang nih + cerita malu *masa lalu* juga gak ditulis, jd ya bkin penasaran dulunya mrk gimana.. ><

    Dasar otak yaoi! :p
    Laen kali mending bkin yg Jjong SSK aja.. buahaha *ciattt! tendang* xDD

    20 Juli 2011 pukul 18:09

    • Yootaaaaaa gomawo udah mau baca *hug*
      kependekan ya? kkk~ aku ngedadak bikin😛
      tch, males bgt jjong SSK ==”

      21 Juli 2011 pukul 06:45

  12. Ni pmenangx ea gendre 1 ya.. wah saia author zni tp saia ktnggalan brita..😀

    ff qm simple tp ngena bgt critax.. hehe.. yunjae memank tak trpzahkan.. oleh apapun juga..

    21 Juli 2011 pukul 03:33

    • pemenang genre 1? jeongmal?😄
      iya yunjae is real😀

      21 Juli 2011 pukul 06:51

  13. aaaaaargh pendek bangeeeet #di bunuh author ff nya nge gantung ya?? ck mereka akhir nya sama-sama kan?? huaaaa mana lanjutan nya ff nya bikin aku penasaran setengah mati!! kalo ini di buat panjang pasti lebih seru soal nya jalan cerita nya menarik ide cerita nya juga bagus *sotoy banget saya* tapi jujur nih FF bagus cuma satu kurang nya ……. kurang panjang author #beneran di bunuh author*

    21 Juli 2011 pukul 20:42

    • reader bawel banget! *asah golok*😛
      akhirnya sama-sama kok ^^
      mksih udah mau komen😀

      26 Juli 2011 pukul 10:36

  14. octopus

    seru si… tapi kurang panjang…
    da gtu crita ny cepet..
    ga ada flashback ato apa2..
    jadi aku ga ngerti yang awal…

    hehhehehhehhe..
    but , tetep semangat y..
    GBU..

    22 Juli 2011 pukul 23:01

    • mian ya ._.v
      aku bkinnya ngedadak :p

      gomawo udah baca🙂

      23 Juli 2011 pukul 07:03

  15. niiz

    terserah umma saja”, jawabku sambil
    tersenyum hambar. Kalau menolak, bisa-bisa
    pulang dari sini aku dibunuh umma. Di jodohkan
    kan belum tentu langsung menikah ==>> bagian ini bikin ngakak. Kayaknya pasrah banget ya dia😀

    Huaaaa aku slalu pengen nimpuk kepalanya si yunppa pake tiang listrik.😀

    Nice epep thor😀

    26 Juli 2011 pukul 21:17

    • kkk~ abis umma nya Jae galak😛
      gomawo udah baca🙂

      27 Juli 2011 pukul 06:35

  16. suka nih aku sama yg tarik ulur gini;)
    tp kurang panjang dikit thor….
    NC’y chap depan kah??
    *senyum-dengan-puppy-eyes*

    26 Juli 2011 pukul 22:32

    • kurang panjang ya? mianhae ._.v
      NC? kyaaaa aku gak berbakat bkin NC

      27 Juli 2011 pukul 06:38

  17. annyeong Thor.. ko End’a Membingungkan??.. hehehe~
    o.O
    2Shoot aja Thor lanjutin nanggung.. hehee~
    #make nawar lagi

    29 Juli 2011 pukul 18:06

    • akhirnya mereka nikah😛

      12 September 2011 pukul 10:53

  18. bikin 2shoot doong thor *siapa lu?*
    hihi lucu ya jaemma😀 suka malu-malu ayam ddkat yunppa*taboked*
    nice ff ! Oya sy yunjaeshipper loo kekeke#trus ?
    Halah sy mlah ngebacot sndri . Intinya DAEBAK

    14 Agustus 2011 pukul 09:46

    • ada part tambahannya kok, tunggu aja🙂
      gomawo~

      12 September 2011 pukul 10:54

  19. ajulle

    ii seru ceritanya tapi kurang panjang feelnya kurang kerasa kalo menurut aku , kurang sedikit lagi aja geregetnya tapi bagus ceritanya aku suka ^U^

    21 Agustus 2011 pukul 07:17

    • gomawo🙂

      12 September 2011 pukul 10:56

  20. kasian jeje, ampe sedih gitu, huhu..

    13 September 2011 pukul 17:10

    • gomawo komennya🙂

      14 September 2011 pukul 11:44

  21. enno kimlee

    omo.. omo.. Jae senekad itu mau menghilang??
    aish.. untung yunho cepet2 bw ke rumah sakit

    #ga ad Part 2 ny thor??

    27 September 2011 pukul 13:59

  22. lyndha mazeltov

    Author aku suka banget ama ceritanya
    Apalagi pemeran nya jaejoong ama yunho
    Wah author saluttt
    Maju terus
    Ditunggu ff selanjutnya

    15 Januari 2012 pukul 20:28

  23. stevani

    Akhirnya bersatu..
    Heheheheheh..
    Mian aku baca2

    29 Januari 2012 pukul 22:39

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s