fanfiction for our soul

BEAUTIFULL ONE EYE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 9/? YAOI


title : beautifull one eye

  

author: jung rye sun

 length: 9/?

 rate:  NC 17

 genre: AU, romance, NC17, MPREG, …..

 WARNING!!! MPREG!!!don’t read this! if u don’t like yaoi!

 

 

annyeong!!!!!!!!!!

ahh, bentar lagi BOE bakal kelar,

thank you telah menyukai ff saya yg gaje binti ajaib ini, hahaha…..

saya menyukai respon ajaib kalian *lol*

 

i luv u ^^

 

************************************************

 

 

 

*yunho POV*

 

Kubolak-balikkan map yang ada ditanganku dengan malas. Kulirik layar handphoneku. Foto putri kecilku terpampang jelas di wallpaper handphoneku. Sengaja kupajang fotonya agar setiap kali aku merasa rindu, aku dapat menenangkan perasaanku dengan melihat wajahnya meskipun hanya dalam sebuah gambar. Aku sangat mencintai putri kecilku itu. Saking cintanya aku tak pernah bisa marah padanya. Seberapa kesalnya aku padanya, tetap saja aku tak mau membentaknya meskipun itu untuk kebaikannya.

 

“tokk…..Tokk…..”

Ketukkan pintu membuyarkan semua lamunanku. Saat assistenku menghampiriku dengan tergesa-gesa.

“tuan ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda, katanya ini sangat penting”

Kulirik wajah assistenku yang nampaknya sedang buru-buru

“ne, baiklah….. suruh dia masuk kedalam ruangan”

Assistenku berlalu, dan membawa masuk 3 sosok tinggi besar yang kuketahui adalah agen yang selama ini kusewa untuk mencari jaejoong.

 

“ada keperluan apa kalian kemari? Aku tak akan memberikan uang sebelum jae ditemukan”

Ujarku dengan tegas pada mereka. Karena aku tahu sejak awal mereka seringkali memoroti uangku.

Mereka saling berpandangan satu sama lain.

“tuan jung, kami menemukan jejak dari tuan kim jaejoong”

Seperti disambar petir tengah hari bolong. Aku terdiam sejenak menenangkan pikiranku yang entah karena kelewat senang. Wajahku jadi Nampak seperti orang bodoh.

“d-dimana dia?! Berikan buktinya padaku!”

Mereka mengambilkan sebuah amplop cokelat besar. Dengan tergesa-gesa kurebut amplop besar itu. Dan dalam foto itu kulihat beberapa foto kasat mata. Sekilas jika diperhatikan foto pria yang ada didalam gambar memang mirip jaejoong. Namun bedanya, pria ini berambut cokelat almond. Sedangkan jaejoong rambutnya berwarna hitam kelam.

 

“kau yakin ini kim jaejoong??”

Mereka menganggukkan kepala mereka mantap.

“kami sudah menelusuri wilayah sekitar, dan kami berhasil mengorek informasi dari salah satu pekerja di bar dekat lokasi tersebut”

Kulirik kembali foto-foto yang berada di genggamanku tersebut. Jae kau berubah banyak. Kau terlihat lebih dewasa dan liar sekarang.

“dari hasil investigasi yang kami lakukan. Tuan kim merubah namanya menjadi hero jaejoong, dan dia merupakan salah satu host yang bekerja di bar tersebut, dan nampaknya dia merupakan salah satu host senior di bar itu”

Bagaikan dihantam batu di dadaku. Seperti ada belenggu yang membuatku merasa sangat buruk padanya. Dia seorang host sekarang? Kau gila! Dia gigolo??

Ibu dari anakku seorang host? Seorang gigolo?

“i-ini tak mungkin! Jaejoong orang baik-baik! Dia tak mungkin bekerja, pekerjaan nista seperti itu?!!”

Mereka bertiga menarik nafas panjang.

“tapi hasil penulusurannya begitu tuan jung, kami sudah mengorek informasi lengkap tentangnya, sekarang terserah anda mau percaya atau tidak”

Kutatap foto yang ada dalam genggamanku. Kuremas erat foto tersebut. Rasanya dadaku sakit sekali menerima kenyataan ini.

 

Mengapa kau setega itu pada anak kita jae? Kau rela melakukan pekerjaan haram itu? Hanya untuk sepeser uang yang tak seberapa. Kau korbankan tubuhmu untuk dijamah orang lain?

Aku bahkan tak yakin itu kau, seorang kim jaejoong yang polos dan berhati baja, menjadi setan yang gila harta? Apa kau rela melihat anak kita menangis mengetahui siapa dan apa ibunya?

Aku tak tahu apa yang harus kukatakan padanya tentangmu kim jaejoong…..

 

~~~

 

“appa!!”

Jiyool langsung berlari kearahku saat aku baru saja membuka pintu mobil.

“yoolie ahh… jangan berlari seperti itu, nanti kau jatuh, sayang”

Kuelus pipi merahnya lembut. Dia hanya tertawa kecil sembari menatapku dengan tatapan lucunya.

“appa, kau lihat siapa yang ada di dalam?! Ayo masuk!”

Kumasuki rumahku yang megah namun Nampak sepi ini.  Dan saat aku berjalan menuju ruang keluarga kulihat Jessica yang sedang menata makanan di meja makan.

“umma! Appa sudah pulang”

Jessica mengalihkan pandangannya menatapku dan memberikan senyuman manis padaku.

“kau sudah pulang yun? Kau pasti lelah, lebih baik kau mandi dulu. Sudah kusiapkan air panas”

Aku hanya mengangguk kaku, mengapa gadis ini begitu perhatian padaku? Padahal sudah jelas aku mencampakkannya berkali-kali.

Aku beranjak menuju lantai atas tempat kamarku berada. Saat kulihat Jessica dan jiyool asyik bermain dibawah. Aku tersenyum kecil saat jess menggoda jiyool hingga jiyool tertawa terbahak-bahak.

Saat aku melihat mereka, mereka Nampak seperti sepasang ibu dan anak. Jiyool sangat nyaman berdekatan dengan Jessica, bahkan menganggap jess ibunya. Perlahan bayangan mereka berdua yang sedang bercanda, tergantikan sosok yang kurindukan selama ini. Kulihat wajahnya yang cantik menatapku sejenak dan tersenyum manis padaku.

“jae…ahh”

Perlahan aku mulai sadar dari fantasy gilaku. Segera saja aku berlari memasuki kamar mandi dan menenggelamkanku dalam air hangat.

Mengapa kau selalu menghantuiku setiap saat jae? Apa kau ingin membuatku gila? Kau ingin membuatku mati perlahan?

I love u like a hell, kim jaejoong…..

 

~~~

 

“appa, aku ngantuk!”

Jiyool mengucek-ucek matanya tanda dia sangat mengantuk.

“ne, kajja”

Kugendong dirinya dan kubaringkan di tempat tidur perlahan.

“appa temani aku tidur”

Ujarnya dengan wajah merajuk. Mau tidak mau akhirnya aku harus tidur dengannya.

Kubaringkan tubuhku disampingnya.

“ne, ayo tidur yoolie-ahh….”

Tiba-tiba jiyool langsung memelukku erat.

“appa, kapan kau akan menikahi Jessica umma?”

Aku sedikit terkejut mendengar pertanyaan anak ini. Perlahan kusentuh pipinya yang memerah.

“appa tidak tahu sayang,”

Jiyool terlihat merengut kecewa mendengar perkataanku.

“waeyo? Bukankah umma dan appa seharusnya menikah?”

Aku tersenyum kecil mendengar pernyataanya. Perlahan kubeli lembut rambutnya yang tebal.

“suatu saat nanti kau akan mengerti, mengapa appa tidak menikah dengannya”

Dia hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Aku hanya tertawa kecil melihat tingkahnya.

 

Haruskah aku menikahi Jessica dan melupakanmu jae?

Apa kau masih ingat jiyool anak kita? Apa kau masih menyayanginya?

Mengapa kau tak pernah kembali jae? Setidaknya melihat keadaan jiyool,

What should I do for you jae?

Jiyool membutuhkanmu,

 

 

*jaejoong POV*

 

Kulangakahkan kakiku perlahan menuju counter bar. Park yoochun salah satu bartender yang sering menggodaku kembali melancarkan aksinya.

“pretty, do u want to spent ur time with me, tonight?”

Kugelengkan kepalaku tegas.

“oh, c’mon babe!”

Kuhentakkan tanganku di meja.

“tidak!….. cepat berikan aku wine!”

Dia langsung mengambilkanku segelas wine. Dengan rakus kutenggak wine itu hingga habis.

“wow, ur so cool brother!”

Junsu datang menghampiriku, dan langsung melancarkan aksinya menggoda yoochun.

Mereka memang couple aneh, mereka saling menjalin hubungan tapi memberikan tubuh mereka pada orang lain begitu saja. Aku bahkan tak mengerti mengapa mereka bisa berpacaran.

 

Kegelengkan kepalaku melihat tingkah gila mereka yang bermesraan di depanku.

“hey you! Get the room!”

Mereka hanya tertawa kecil mendengar perkataanku.

Oh, dasar pasangan gila.

 

Kulangkahkan kakiku menuju ke kamar mandi. Saat kulangkahkan kakiku. Entah mengapa aku merasa ada yang mengikutiku. Kupercepat langkahku dan membatalkan niatku ke kamar mandi, dan akhirnya aku kembali ke kamarku.

 

“tokk……tokk……”

aku sedang asyik membaca majalah saat kulihat heechul hyung berdiri di depan pintu kamarku.

“jae, ada tamu untukmu”

Kulirik dirinya dengan malas, oh… aku sedang malas.

“siapa?”

Heechul hyung memberikanku sebuah kertas kecil.

“katanya dating saja ke hotel ini, dia memberikan kertas ini”

Dia menyodorkanku secarik kertas. Disitu tertera peninsula hotel.

Nampaknya, client ku ini orang yang sangat kaya. Karena setahuku menginap semalam di hotel seperti itu bisa menghabiskan 50 juta dalam semalam.

“ok, thanks hyung!….but, kenapa tidak kau saja hyung?”

Dia menggelengkan kepalanya pelan.

“dia bilang hanya ingin kau jae, yasudahlah, mungkin dia tergila-gila padamu, nikmati saja”

Dia tersenyum kecil padaku. Kubalas senyumannya yang terlihat sedikit sinis padaku.

Ya, dia merupakan sunbae ku. Tapi menurutnya sejak kehadiranku. Dia merasa kalah pamor.

 

~~~

 

Kurapihkan pakaianku sekeren mungkin. Perpaduan v-neck abu-abu dengan skinny jeans ketat. Yang mengekspose tubuhku secara keseluruhan.

Perlahan kumasuki hotel mewah nan megah itu. Kulangkahkan kakiku menuju reseptionis untuk menunjukkan kamar yang ada di kertas kecil tersebut.

 

Seorang reseptionis mengantarkanku hingga kedepan sebuah pintu kamar hotel.

Perlahan kuketuk pintu tersebut, namun taka da jawaban dari dalam selama beberapa menit.

Akhirnya kuputuskan untuk masuk kedalam.

Kulangkahkan kakiku perlahan memasuki kamar tersebut. Ini Nampak tidak seperti kamar namun seperti apartement mewah dengan perabotan yang tak ternilai harganya.

 

Perlahan kurasakan pintu tertutup begitu saja. Dan saat kubalikkan tubuhku melihat siapa yang menutup pintu.

“welcome, jae……..”

Rasanya tenggorokanku langsung tercekat melihat wajahnya berada dihadapanku saat ini.

Wajah yang sudah lama menghantuiku di setiap mimpi burukku. Dia hadir sekarang dihadapanku.

Perlahan sosok itu mendekatiku yang masih mematung ditempat.

“kau berubah banyak jae?”

Diendusnya leherku pelan. Kurasakan nafasnya yang membuat bulu kudukku berdiri.

 

“a-apa maumu?!”

Kutatap wajahnya dengan tatapan bengis dan benci.

“what I want? Haha…. U know what I want, baby”

Dia tertawa sinis padaku. Tatapan menakutkan itu, tatapan yang selalu menyiksaku setiap hari.

“shut up!!”

Kudorong tubuhnya yang mencoba mendekatiku hingga membentur dinding.

“don’t touch me!! U are nothing!”

Kuacungkan telunjukku tepat di wajahnya. Kulihat wajahnya yang terlihat kaget menerima perlakuanku.

Namun, tiba-tiba dia tertawa sinis.

“hahaha….. kau sangat berubah jae, where’s innocent kim jaejoong?”

Rasanya aku ingin memilin bibirnya jadi dua.

“FUCK U SHUT UP!!!”

Dia kembali mencoba mendekatiku, namun aku berhasil kembali mendorongnya hingga terjungkal.

Segera aku berlari menuju pintu ruang masuk.

Namun, sial bagiku pintu itu terkunci rapat.

“kau tak akan bisa lari kim jaejoong! Kau tak bisa lari lagi dariku!”

Kugedor pintu itu sekuat tenaga, kutendang pintu itu frustasi.

“kau tak akan bisa lari jae, kau milikku!”

Perlahan tubuhku mulai lemas, aku merasa seperti orang bodoh yang tak berdaya.

Air mataku perlahan mengalir satu-persatu.

“apa maumu padaku jung yunho?”

Kutatap dirinya dengan tatapan penuh kebencian.

“tak puaskah kau menghancurkanku?!! Tak puas kau mengambil segalanya dariku?!! APA MAUMU?!!”

Kujatuhkan tubuhku yang lemah terduduk di lantai yang dingin.

Perlahan yunho mendekatkan dirinya padaku.

“aku menginginkanmu jae, kau tahu berapa lama aku mencarimu? Aku menginginkanmu kembali padaku jae!”

Kutatap wajahnya yang memohon padaku.

“setelah sekian lama kau mencampakanku jung yunho?! Setelah kau renggut semuanya? Kau memintaku kembali?! Kau bermimpi tuan jung……..”

 

Tanpa basa-basi ditariknya tubuhku dengan paksa.

Dilekatkannya bibirnya pada bibirku seperti orang kesetanan ia menciumku.

Aku berusaha berontak namun tenaganya yang besar membuatku kesulitan bergerak bahkan bernafas.

Otot-otot tangannya terasa mengunciku rapat-rapat. Hingga akhirnya pertahanannya mulai melonggar.

Kutendang alat vitalnya,

“AHH, SHIT!”

Aku langsung berlari menjauhinya. Kumasuki dapur dengan perasaan ketakutan luar biasa.

Aku tak menemukan jalan keluar sama sekali dari kamar ini.

Saat aku berusaha mencari celah-celah kosong.

Yunho menghampiriku dengan langkah gontai.

“mau kemana kau?! Kau tak akan bisa kabur!”

Wajahnya begitu menakutkan bahkan seperti orang gila.

 

“kau tak bisa menahanku lagi jung yunho! Aku tidak seperti dulu lagi! Menjauh dariku! Atau aku akan membunuhmu!”

Kutambil sebuah pisau dapur yang berada didekatku. Kurasakan tanganku bergetar hebat memegang benda tajam tersebut.

“MENJAUH!!”

Kuacungkan pisau itu tepat di depan wajahnya. Kulihat wajahnya yang terkejut melihat tindakanku.

Namun entah ada setan apa dalam tubuhnya dia terus saja maju, mendekati diriku.

“JANGAN MENDEKAT!!”

Tapi dia tetap melangkahkan kakinya mendekatiku.

Aku semakin terpojok, aku tak bisa lagi menggerakkan  tubuhku, karena aku sudah terjebak.

Kuacungkan pisau itu tepat di depan matanya.

“KAU MENDEKAT, KAU MATI!!”

 

Perlahan digenggamnya pisau ditanganku dengan tangan kosong.

Perlahan tetesan darah mengalir dari telapak tangannya. Aku hanya terdiam melihat hal itu.

Rasanya taka da rasa sakit yang dia rasakan meskipun tanganya mengeluarkan darah segar.

 

“k-kau…..”

Diturunkannya perlahan tanganku yang bergetar hebat dalam genggamannya.

“jika kau memang ingin membunuhku, bunuh aku jae……. Aku bajingan yang menghancurkan hidupmu, kubur aku hidup-hidup jae, aku rela… tapi, apa kau rela melihat putri kecilmu hidup tanpa seorang ayah?

Kau rela melihat jiyool menderita jae?! Anak yang kau tinggalkan begitu saja?….”

Perlahan pertahananku mulai runtuh. Tubuhku bergetar hebat, aku ketakutan.

Rasanya paru-paruku kosong, seperti taka da sama sekali udara yang masuk kedalamnya.

“kau rela membiarkan dia tidak menemukan sosok orang tua sempurna jae? Tak rindukah kau padanya?

Apa kau ingat putri kita, jung jiyool jae? Putri yang sangat kau sayangi……”

Perlahan kenangan pahit beberapa tahun lalu kembali. Segalanya terasa berputar cepat begitu saja.

Semuanya berputar seperti roda, semua pengalaman pahitku rasanya kembali semuanya kedalam memori otakku, kenangan yang berusaha kulupakan sekuat tenaga.

“apa kau sudah melupakan kami jae? Sebenci itukah kau pada kami? Aku dan jiyool?”

Air mataku tumpah begitu saja disela isak tangisku.

Aku tak bisa mengucapkan sepatah katapun. Aku lemah saat dia sudah berkata seperti ini.

Aku merindukan bayiku, sangat merindukannya. Aku ingin memeluknya. Aku ingin medekapnya dalam pelukanku dan mengatakan , ini aku umma-mu jiyool-ahh….

 

Aku kehilangan keseimbanganku. Aku jatuh terduduk di lantai yang dingin.

Perlahan pisau dalam genggamanku terlepas begitu saja.

Aku merasa begitu buruk saat dia menyerangku dengan baby kecilku.

Bayi yang bahkan hanya sempat kutimang seminggu saja.

Ibu mana yang tak sakit hatinya dipisahkan dari anaknya.

“jae….. I need u, aku butuh kau disampingku, aku butuh kau sebagai partner hidupku”

Perlahan yunho mendekatkan wajahnya padaku.

“jae, kau tahu berapa usia anak kita sekarang?”

Kuanggukkan kepalaku pelan.

“aku bahkan selalu menghitung setiap hari dia tumbuh, meski aku tak pernah melihatnya….”

Dibelainya pipiku lembut.

“jae, beberapa hari lagi putri kita akan berusia 5 tahun….. dan aku ingin menghadiahkan kado special untuknya”

Ditatapnya wajahku dalam disertai senyuman manisnya.

“maukah kau membantuku membrikan hadiah itu untuknya?”

Kupalingkah wajahku tak berani menatap matanya.

Namun perlahan dia palingkan kembali wajahku menatap kepadanya.

“I wanna give u to be a present, for her birthday…. “

Kubelalakkan mataku tak percaya mendengar ucapannya.

“m-maksudmu?”

Kutatap wajahnya tak percaya.

“I wanna give her own mother, ibu yang telah melahirkannya kedunia ini, dan membuktikan kalau dia masih memiliki ibu….”

Kugelengkan kepalaku kuat, menolak keinginannya.

“tidak, dia tak perlu tahu aku! Aku akan membuatnya malu, kau bisa memberikan ibu yang lebih baik untuknya!”

Didekatkannya wajahnya hingga hanya berjarak beberapa centi dari wajahku.

“aku ingin dia tahu, betapa beruntungnya dia memilkimu sebagai ibunya”

Dibelainya lembut air mata yang mengalir deras dipipiku.

“kumohon……..”

Tangisanku semakin keras bagaikan tak terbendung lagi.

Rasa bahagia sekaligus sedih semuanya bercampur menjadi satu.

Dan tanpa kusadari perlahan tubuhku mulai jatuh dalam dekapannya.

Dekapan seorang jung yunho yang begitu hangat.

 

 

TBC

like this fanfic! ^^

33 responses

  1. Tanjunxiu

    Kasihan umma,
    dia pasti sangat tersiksa dg kehidupan.y TT

    ayolah appa, bw umma pulang,
    kasian jiyool.
    Dia pasti senang ibu yg drindukan.y datang ^^

    9 Juli 2011 pukul 14:23

  2. Huaaaa… -_- saya masa nangis thor😦

    Yuchun sama Junsu pasangan bodoh #plakkk

    Hyaaa! Saya kira di part ini ada NC -_- #readeryadong

    lanjut thor😀

    9 Juli 2011 pukul 14:26

  3. eunjoo lee

    huaaa….. Udah di post!!!
    Hiks..Sedih.. T.T
    Sedih bgt… TT.TT
    Srroott.. #nyedot ingus.

    Baguslah mereka sdh bertemu..,,
    Satukan yunjae thor!!
    Aku mendukungmu..!! Yey!🙂

    Makin bgus cerita’a,,
    Lanjutkan thor!!
    Ditunggu kelanjutan’a,, Fighting!!!😀

    9 Juli 2011 pukul 14:36

  4. Reekynie

    hiks..hiks nomu nomu terharu..Yun teruslah bujuk jae, buat dia kmbli..
    Author hrs happy ending ya?jgn sampe ntr jae mati kena pnykt kelamin lah, apalah..jgn sampe ya thor#sambil ngasah pisau..
    Author: terserah aku dong#smbl ngasah golok..
    Wuuaahh aku kalah ma author..tp keren thor, lanjot jgn lm2, skali lg please happy ending..author daebak..

    9 Juli 2011 pukul 14:44

  5. huaa..
    Brarti tnggal dkit lgi dunk..
    Phe gg pha” eanq pnting tr hppy ending… !!
    Brarti chap dpan jaeppa ktemu ma jiyool.. ?! Senangnya.. !!
    D tnggu chap slanjutnya..
    Annyeong.. :

    9 Juli 2011 pukul 14:50

  6. Huaaaaa
    sebegitu menderitakah Dirimu Jae??
    Ya ampun, kasian bgt hidupnya Jae.
    Emang bener sih yg d katakan Jae.
    Mungkin Jae bisa mempermalukan jiyool, tp setidaknya jiyool harus tau siapa ibunya..
    Lanjut author,
    penasaran apa yg akan di lakukan Jae. Semoga Jae kembali pada Yunho.

    9 Juli 2011 pukul 14:59

  7. JJnaomi

    akhirnya~~~😄
    sedih nyesek bacanya~
    lu sih Yun *nyalahin*
    bikin Jaejoong kembali dongss~
    jgn nikah ama Jessica -_-
    ayoo lanjut thor ga sabar!!

    9 Juli 2011 pukul 15:11

  8. chabie

    akhrx yunpa n jaema ktemu . . .ayo donk jaema terima yunpa gi dmi anak kalian . . moga nantix jessica g jadi pengangu yunjae anak kalian . . moga nantix jessica g jadi pengangu yunjae

    9 Juli 2011 pukul 15:47

  9. *brb obatin luka yunpa*
    Akhirnya bertemu hurraaaay !!!!
    Iissh bikin penasaran bgt-_-
    Semoga jaema bertemu dengan anaknya amien amien🙂
    Dan semoga jaema hidup bahagia sama yunpan,n

    9 Juli 2011 pukul 16:10

  10. blingblingdya

    waaaa sediiiihhh
    kata2nya dalem bgt

    9 Juli 2011 pukul 16:30

  11. For author..aq bca ff ini dri part 1 dn slalu mnunggu klanjutan’a tpi aq bru k0mmen.. mianhae..je0ngmal mianhae..
    Crita keren bgd..trharu qta bca’a..
    Aaaaa..pokok’a ini ff paling keren!
    Ini ff hmpir sma ama ksah hdup sahabat q..awal’a doang yg bda..
    Aq nangis pas bca part 6/7 yg jae dpsah sma ank’a..hiks..aq jdi mmbuka luka lma..tringat ksah shbt q..
    Aq tgu klanjutan’a..aq hrap happy endin..tdk spti ksah sbht q..
    Lanjutan’a jgn lma ya author..maf jdi curcol..e0ngmal mianhae..
    Crita keren bgd..trharu qta bca’a..
    Aaaaa..pokok’a ini ff paling keren!
    Ini ff hmpir sma ama ksah hdup sahabat q..awal’a doang yg bda..
    Aq nangis pas bca part 6/7 yg jae dpsah sma ank’a..hiks..aq jdi mmbuka luka lma..tringat ksah shbt q..
    Aq tgu klanjutan’a..aq hrap happy endin..tdk spti ksah sbht q..
    Lanjutan’a jgn lma ya author..maf jdi curcol..

    9 Juli 2011 pukul 16:35

  12. cherry

    terharu bca ni FF…
    g kebayang gmn perasaan seorang umma yg g pernah ktmu m anaknya, sekalinya mo ketemu dalam keadaan yg g enak bgt…

    9 Juli 2011 pukul 18:17

  13. Park91

    Yak ! Jae balik aja ke Yunho pleaseeeee ;___;

    Thor hepi ending ya thor #plakk xD

    10 Juli 2011 pukul 00:07

  14. Akhi na yunpa nemu juga keberadaan jaema, yak yunpa jangan perlihatkan kesangaran mu donk liat tuch jaema jadi ketakutan ketemu yunpa na.
    Jaema balik lagi yach ama yunpa na n sama2 yunpa ngerawat jiyool na. ntar lo jaema mo ikut yunpa pulang di beri lolipop yg gede n d beri escream juga loch ama yunpa na. hehehehhe…..
    gomawo author buat ff na d tunggu chap selanjut na.

    10 Juli 2011 pukul 00:18

  15. rara_cassielf

    duuhhh…..part ini mengharukn bgt (˘̩̩̩⌣˘̩̩̩)
    Ayoo jae terima ajakan yun
    Kembali hidup bersama bareng jiyool

    Dtunggu dg sgt thor klnjutan.a

    10 Juli 2011 pukul 06:26

  16. annyonghaseyoo~…
    lanjut ya onie…
    aku penasaran banget, apa jaejoong bakalan di trima ma putri kandungnya sendiri yang menginginkan jessica jadi ummanya????
    lanjuttttt…
    annyong~..

    10 Juli 2011 pukul 16:53

  17. park min gi

    Sedih ihh bacanya~ T_T
    Yunho oppa berubah banget dia nya, jadi baik bangeett.
    *nangis di pojokan*
    Author ini ceritanya bagus loh beneran .____.v

    10 Juli 2011 pukul 19:14

  18. huwaaaaa sedih + bahagia + romantis brcmpur 1. . . .😥🙂❤
    author daebak. . . .cmpur 1. . . .😥🙂❤
    author daebak. . . .

    13 Juli 2011 pukul 21:29

  19. niiz

    Anyeong aku reader baru ^^ wkekeke suka banget sama ceritanya apalagi yunjae couple ^^ aku menjelajah ya di wordpressmu ini ^^

    20 Juli 2011 pukul 01:28

  20. niiz

    Yeah aku paling suka pas yunho genggam pisau keliatan jantan banget.

    20 Juli 2011 pukul 21:27

  21. Nangis baca chapter ini ;(
    Ga tau deh nangisnya kenapa? -lho?-
    Di chapter ini ada romancenya , ada tragedy(?)nya , lengkap deh ;(
    Jae Umma bener-bener depresi berat & banyak menanggung derita #hueee TT^TT

    21 Juli 2011 pukul 18:49

  22. DewiAriyani

    Hebat thor bikin crtax…
    Aku nangis lagi bacax nih…(╥﹏╥)
    Ayo semangat buat lanjutinx n mudah2an happy ending yah buat yunjae couple..^^

    28 Juli 2011 pukul 00:52

  23. princessradita

    Akhirnyaaaa~ Yunho appa ama jae umma, uuuh so romantiiissss😀

    9 Agustus 2011 pukul 16:24

  24. han aram

    huaaaa…
    kanapa yunho baru ngelamar jeje sekarang..
    kan jiyool ga tau apa”
    jngan sampe deh jiyool malah milih jess..

    22 September 2011 pukul 11:08

  25. ChinaTsu ariHyoshiie

    Ud umma plang ajah…
    Blix ke tmpatna yunho ma jiyool…
    Jgn jual mahal umma butuh mreka…*sok au…
    Hehehe…
    Lanjut akh bcana..

    1 November 2011 pukul 09:07

  26. Chunda Pandita

    bingung mau komen apa, udah keren ini ff🙂

    21 November 2011 pukul 08:56

  27. huaaa~ seru.seru!!!! jae… terima ajah!!! masa kamuh nggak kangen sama anakmu??? lagipula yunho sekarang baek kok!!! nggak jahat kayak dulu lagi!!!!

    22 Januari 2012 pukul 10:44

  28. ChanNuriza

    happy end! please happy end!! gak tega jeje merana terus2an.. jd penasaran sma reaksi jiyool..

    29 Januari 2012 pukul 23:44

  29. Cjj

    Jaemma ikut yunppa plang aja
    kshan jiyol gak da ummanya,
    yunppa skrng mlah jd orang yg sabar gak kaya dlu
    huah senengnya

    16 Maret 2012 pukul 09:10

  30. firegirl97

    Hwaaa….
    Critax haru banget….
    Q sampai nangis mbacax….😥

    16 Maret 2012 pukul 21:59

  31. Yunna

    ya ampuunn ga rela bgt itu jae yoo su jdi host kyak gitu…
    gk bisa bayangin huwaaa…..

    aseekk Yunjae dah ktemu ne,semoga mreka bersatu kembali^^

    22 Maret 2012 pukul 00:53

  32. umma.. aku sampe nga bisa rasain sakit yg umma rasain.. pasti menderita sangat..
    nga tega sumpah nga tega ma kisah hidup umma..
    seneng.. appa meluk umma dgn hangat.. mga ni awal yg indah..

    7 April 2012 pukul 20:45

  33. aulia

    ceritanya terlalu mempermainkan emosi (itu menurutku)

    29 Juni 2012 pukul 14:08

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s