fanfiction for our soul

[Lomba Fanfiction Genre 1] Love In Rain


Title : Love in Rain

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin

Genre : Humor, Romance, Oneshoot

Rated : PG-15

Author : @safly3424 Chahyun

Sungmin POV

Matematika?? Ntah mengapa aku sangat menyukai pelajaran yang di anggap sebagian atau mungkin malah semua orang sangat sulit. Yah, kuakui dulu aku sama sekali tak tertarik dengan pelajaran itu, malah hingga membenci pelajaran tak jelas itu. Tapi semenjak aku bertemu dengannya, yang notabene pemenang olimpiade matematika 3 kali berturut-turut, yang tak lain dan tak bukan adalah Cho Kyuhyun. Kakak kelas yang telah membuatku jatuh hati. Ahh,, hyung, kau membuatku gila!

Hari ini aku mengikuti pemantapan matematika, aku meninggalkan ketiga temanku dan bergegas pergi ke kelas pertemuan . Padahal pemantapannya masih setengah jam lagi. Aku tak ingin terlambat karena tujuanku yang paling utama adalah melihat si Evil itu.

“ Hi Hyung.” Sapaku sambil masuk ke kelas pertemuan yang hanya ada dia didalamnya.

“Hi.” Balasnya.

“Kenapa masih sepi?” tanyaku berpura-pura. Yaiyalah masih sepi, kan masuknya juga masih setengah jam lagi.

“ Kau datang terlalu cepat.” Jawabnya sambil mengerjakan beberapa soal Dimensi 3.

“Oh, begitu ya. Hyung sedang apa?” tanyaku basa-basi. Padahal aku ingin ngobrol dengannya saja.

“ah, aku sedang latihan beberapa soal Dimensi 3. Kau tahu kan minggu depan ada Olimpiade Matematika?” katanya tanpa melihat kearahku. Huh, sungguh menyebalkan.

“oh, Jalhaebwa yah Hyung! Fighting!” gumamku sambil mengangkat dan mengepalkan tanganku. Tapi, aku sangat kesal sekali karena ia tetap tidak menggubrisku. Huh..! Dasar Evil!!

Aku pun duduk di kursi yang jauh dengannya. Huh, dia itu cueknya kebangetan ih! Kenapa aku harus suka dengan dia coba? Keluhku dalam hati. Ketika sedang asik berargumen aku melihat ia berdiri dari kursinya dan berjalan menuju tempatku. Aku diam tak bergeming sedikitpun, hanya jantungku saja yang berdetak tak karuan.

Kini dia mendekatkan wajahnya padaku. Hingga jarak kami tak sampai sejengkalpun. Entah apa yang merasukiku, aku pun menutup kedua mataku. Deg-Deg-Deg, menanti sesuatu terjadi kepadaku.

“Ya, Sungmin-ah . Mengapa kau menutup mata? Aku boleh pinjam serutan tidak? Pensil ku patah.”tanyanya.

GUBRAKK!! Hah? Dia hanya mau minjem serutan doang? Aku kira ada apa. Huh, Menyebalkan.

“Ne. Nih serutannya.” Kataku kesal sambil mengeluarkan sebuah serutan berwarna kuning dari kotak pensilku yang bergambar Super Junior, Boyband favoriteku.

“Gomawo Sungmin-ah” katanya sambil mengacak-acak rambutku.

“Aiissshh, Hyung, kau membuat rambutku rusak!” kataku sambil membetulkan rambut yang diacak-acak olehnya. Kini perasaan ku jadi tak karuan. Jantungku berdetak cepat. ‘Aisshh, kadang dia sangat baik dan terlihat penuh kasih sayang. Tapi kadang dia juga terlihat sangat dingin dan sombong denganku.’ Gumamku dalam hati.

Setelah pemantapan selesai aku mendekati Kyuhyun hyung hanya untuk meminta serutanku kembali.

“Hyung?” panggilku. Tapi dia tak menoleh sedikitpun dan pergi meninggalkan kelas terburu-buru. Padahal kuyakin suaraku cukup keras untuk terdengar olehnya.

“Aissh,, muncul lagi sikap dinginnya. Yasudahlah, aku pulang saja.” Kataku kesal dan bergegas pulang sekolah. Saat di jalan kulihat langit sedikit mendung, kupercepat langkahku agar sampai tak kehujanan. Tiba-tiba…

Tess… Tess… Tess

Hujanpun turun. “Ahh,, kenapa hujan sih, mana aku ga bawa payung.” Gerutuku. Lalu terdengar suara motor disampingku.

“Ya, Sungmin-ah. Mau aku antar pulang tidak? Hujannya semakin deras. Nanti kau kehujanan.” Saran seseorang disampingku yang ternyata Kyuhyun Hyung.

“Kalau begitu baiklah.” Kataku mendekat dan sekali lagi jantungku berdetak cepat. “Mana payungnya?” sambungku.

“Payung? Aku tidak bawa.” Katanya santai.

“Mwo? Ga bawa? Kalau begitu mana jas hujannya?” tanyaku kesal.

“Aku juga tidak bawa.” Jawabnya dengan muka innocent.

“Tetap aja aku kehujanan kalo gitu. “ kesalku. Kini hujan semakin deras.

“lebih baik jika naik motor , waktunya lebih cepat sampai. Dari pada kau jalan kaki. Cepatlah naik” perintahnya.

“Ne.” Kataku sambil cemberut lalu duduk di belakangnya.

Ternyata hujan turun sangat deras. Sampai-sampai jalan tak kelihatan. Kamipun memutuskan untuk berteduh di sebuah warung makan yang sepi, tidak ada sang pemilik ataupun pelanggan. Dan duduk di salah satu kursi di warung itu.

“Oppa! Kau ini. kalau tahu kaya gini aku lebih memilih naik bus saja.” Kataku menggigil sambil meremas bajuku yang basah.

“Mian.” Ujarnya.

“Mian? Kau Cuma bilang mian?” huh, dasar evil berhati batu!! Keluhku dalam hati.

“Memang harus bilang apa lagi?” tanyanya santai seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

“Huh, yasudahlah. Kita malah terperangkap disini.” Keluhku lagi.

“Tapi kau senangkan?” tanyanya.

DEG!! Jantungku semakin cepat berdetak. Ya kuakui, aku memang senang saat seperti ini. bisa berdua dengannya, membuatku nyaman. Aku tak menjawab pertanyaannya yang terakhir.

“Sungmin-ah?” tanyanya.

Aku masih tetap diam. Lalu tiba-tiba ia mengalungkan tangan kirinya di pinggangku dan menarikku dalam pelukannya.

“Kau akan merasa hangat seperti ini” katanya sambil mempererat pelukannya.

“Hyung?” spontanku.

“Ne?” tanyanya.

“ah, Ani.” jawabku canggung. Bisa kupastikan ia mendengar suara jantungku yang berdegup kencang.

“Sungmin-ah? Gwaenchana?”

“Ne. Gwaenchanayo.”

“Sungmin-ah?”

“Ne. Ada apa lagi oppa.”

“mmm…. Maukah kau menjadi namjachingu-ku?” tanyanya yang berhasil membuatku shock.

“Hah? Mworago?” tanyaku yang ingin mendengar lebih jelas lagi pernyataannya.

“Kau sudah dengar tadi” katanya santai.

“Oppa? Kau tak salah bilang? Aku takut aku salah mendengarnya.” Tanyaku sekali lagi.

“Tidak, kau tak salah mendengarnya. Aku bilang , maukah kau jadi namjachingu ku?” tegasnya

“Hajiman oppa?” kataku seakan tak percaya.

“ hajiman mwoya?” tanyanya balik.

“Akukan namja. Sama sepertimu.” Kataku sambil menekuk leher.

“Kalau kita sama-sama namja memangnya kenapa. Gara-gara kau kan aku jadi tak normal.” Jelasnya.

“kau! Lagian aku tak pantas jadi milikmu, kau terlalu sempurna untuk ku.” Ujarku merendah.

“asal kau tahu aku masih punya kekurangan, yang kuyakin bisa kau tutupi.” Tentangnya yang membuat aku merasa senang.

“isseoyo? Huh aku tidak menyangkanya. Memangnya apa itu hyung?” kataku penasaran.

“Ah, nanti kau juga tahu.” Tolaknya.

“emm, ne. terus kenapa kau bersikap dingin padaku?” tanyaku lagi.

“aku tak ingin memberikan perhatian lebih pada seseorang. Aku takut dia salah paham.” Ceritanya sambil membelai rambutku. Huh kujamin sudah muncul blushing di kedua pipiku saat ini.

“memangnya oppa pernah seperti itu?”tanyaku sambil mendongakkan kepalaku.

“Dulu, aku punya seorang teman perempuan. Aku sangat menyayanginya dan menganggapnya seorang adik. Tapi perhatianku disalah artikan olehnya.” Katanya sambi memperlihatkan raut sedih.

“lalu apa yang terjadi pada yeoja itu?” kataku banyak tanya.

“Aissh, ya sudahlah. Kau ini cerewet sekali. Jadi gimana mau ga?” tanya mengganti topik pembicaraan.

“Mmm.. gimana ya. Aku ga mau.” Aha, aku kerjain kau hyung. salah sendiri selama ini bersikap dingin padaku.

“wae? Kau tidak suka aku?” kecewanya.

“Haha, hyung liat muka kecewamu itu, kau seperti anak kecil yang minta di kasih permen. Hahah” kataku sambil tertawa. Aku tak bisa menahan rasa tawa saat melihat wajahnya saat ini.

“Serius lah. Aku lagi ga mau bercanda. Kau ga mau, Sungmin-ah?” tegasnya.

“Ne. Aku ga mau. Aku ga mau nolak kamu, hyung!” bisikku tepat ditelinganya.

“Ya! Sungmin-ah! Kau mengerjaiku!” kesalnya. “Sebagai balasannya, kau tak akan bisa lepas dari pelukanku!” ujarnya sambil tersenyum evil.

“Ya! Hyung lepaskan.” Kataku berontak.

“Andwae! Siapa suruh mengerjaiku.” Katanya.

Akupun pasrah dalam pelukannya. Dan membiarkan dia memelukku dengan erat. Memang seperti ini yang aku inginkan dari dulu. Menjadi seorang namjachingu Kyuhyun hyung, sijenius matematika. Lalu ia berbisik di telingaku.

“Saranghaeyo, Sungmin-ah.” Bisiknya lembut.

“Nado saranghaeyo Hyung.” Balasku sambil mendongakkan kepalaku sehingga tepat berada di depan wajahnya. Lalu tiba-tiba ia semakin mendekatkan wajahnya hingga bibir kami pun akhirnya bertemu untuk pertama kalinya. Ciuman lembut, tanpa ada nafsu sedikitpun. Akupun melepaskan ciuman kami.

“Gomawo hyung.” kataku pelan karena menahan malu.

“Cheonmaneyo.” Katanya lalu memelukku dengan erat lagi.

Tak terasa kami pelukan sangat lama dan hujanpun masih mengeluarkan tangisannya. Tiba-tiba datang dua orang namja berniat untuk berteduh di warung ini juga. mereka  terkejut melihat kami berdua berpelukan. Ternyata mereka berdua adalah Yesung dan Ryeowook dari kelas 10, masih satu SMA dengan kami.

“Ya! Maaf, tempat ini sudah kami booking.”kata Kyuhyun oppa dan hanya dibalas tawa oleh kami semua.

FIN

Gimana ? jelek ya.. maaf saya Cuma coba2 saja buat FF… awalnya aku readers d page ini…

14 responses

  1. Thor kok kadang manggil oppa kadang manggil hyung sih?
    Harusnya hyung kan?
    Bagus sih,
    tapi nanggung ahh.
    Hohoho ~

    9 Juli 2011 pukul 08:57

    • @safly3424

      hoho… mian,,, iya,, saya lupa…^^
      Nanggung yah,, cuma dapat ilham segitu..^^
      makasih ya udah baca + comment…

      9 Juli 2011 pukul 09:39

      • Lidyaatrueelf^^

        nee.. cheonmaneyoo..
        Semoga menang yaa..
        fighting..
        ^^..

        9 Juli 2011 pukul 20:06

  2. Lee Hae Kyu

    Annyeong ^^
    FF-nya bagus
    Tp ada beberapa yg salah, seperti kata ‘hyung’ tp kadang” ‘oppa’
    Trus pengaturan spasi-nya
    Dan setelah (.) seharusnya huruf besar, tp ada yg huruf kecil
    Maaf yah kalo terkesan sok tau
    Semoga menang ^^
    Hwaiting!!!

    9 Juli 2011 pukul 17:48

    • @safly3424

      Sekali lagi maaf bgt… Sebenarnya wktu buat FF yg ini, buat FF yg lain juga,, kalo yg ini udah mentok pindah k FF satu lagi,,, jadinya cmpur aduk deh,, kdang mggl hyung kadng oppa… mian yah… ^^
      kalo maslah (.) nih,, entah kenpa word nya kadang2 ga otomatis jdi kapital,, mkanya suka ga ke perhatiin… sekali lgi Mianhae.. ^^
      gomawo yh udah baca fanfic saya………… *BOW*

      9 Juli 2011 pukul 18:44

  3. koreksi, ada pemanggilan oppa-nya. hahaha..
    romantis bangetttt !!!
    hwaiting ya.. hehe..

    9 Juli 2011 pukul 18:05

    • @safly3424

      gomawo atas koreksinya…..^^
      Lain kali bakal lebih hati2…. ~3~

      Ne, Hwaiting.. ^^

      9 Juli 2011 pukul 18:58

  4. FFx kren ih~
    romantis, Kyu nmbakx pas lg hujan2.
    Truz wktu YeWook dtg tru Kyu blg gtu, sumpah ngakak~
    klo soal koreksi udh sm komen2 yg di atas, kan ? Jd gk usah aq blg lg.
    Smoga menang, yah ^^yu blg gtu, sumpah ngakak~
    klo soal koreksi udh sm komen2 yg di atas, kan ? Jd gk usah aq blg lg.
    Smoga menang, yah ^^

    9 Juli 2011 pukul 21:03

    • @safly3424

      Gomawo.. *jadi fly epepnya di blang bgus* Haghaghag….😄
      Aminn…. *doa 7 hari 7 malem di depan laptop* #PLAKHH,, ga segitunya deng… ==”
      ~3~

      10 Juli 2011 pukul 07:18

  5. annyonghaseyooo~….
    bagus kok ceritanya, enjoy , romantis, lucu juga…
    aku suka…
    moga menang ya…
    annyong~…

    10 Juli 2011 pukul 17:25

  6. Ceritanya bagus Author sshi, tp kependekan*seperti saya*
    Td sempat bingung saat Sungmin Oppa, manggil Evilkyu dg sebutan Oppa, shg saya baca lg ke atas.
    Yeppa dan Wookie jd cameo doang🙂
    Oppadeul yg lain jg jd cameo *di tempat pensil tpi🙂
    Keep writing Author sshi, Hwaiting!!!

    19 Juli 2011 pukul 18:14

  7. Moga menangg yaaa ::) hohohoh

    26 Juli 2011 pukul 18:29

  8. luphmax

    thor, kok sungmin manggil kyu oppa sihh???
    aku td sempat bingung, sungmin cewek or cowok…. ternyata cowok,,,,
    jd bingung lg, authornya sengaja ya make panggilan oppa???

    8 Agustus 2011 pukul 02:51

  9. staemints

    Nice FF..
    ^_^
    Wkwkwkwk.. maaf yeewok tmpatny uda di booking, jadi
    silahkan cari tempat lain..
    ::
    terus gimana nasib rautan kuningnya sungmin????

    6 September 2011 pukul 22:31

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s