fanfiction for our soul

PLAYBOY BOYFRIEND { YUNJAE COUPLE STORY } CHAPTER 14/? YAOI


Title: playboy boyfriend

author: jung rye sun

length: 14/?

rate: maybe NC 17..

genre: AU, romance, NC17, and a little bit straight, OC…

WARNING!!! MPREG!!!don’t read this! if u don’t like yaoi!

Annyeong!!!

Jung rye sun imnida! #plakk

Hari ini saya kembali membawakan kisah umma dan appa ku!

Komen yg membangun di chap menuju ending ini sangaaaattt ditunggu! ^^

Daripada kebanyak cuap2 ntar aye didemo, mending langsung cekidot aje!

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

*yunho POV*

 

Akhir-akhir ini jaejoong dan putriku terlihat semakin dekat. Setiap weekend tiba, rye sun selalu mengajakku bertemu dengan ahjussi tampan kesukaannya itu. Dia selalu memanggil jaejoong  “ahjussi tampan” kupikir anakku terkena demam idola dengan jaejoong. Aku iri dengan anakku sendiri, mengapa dia bisa sangat dekat dengan jaejoong sedangkan jaejoong selalu berlaku dingin padaku?! Ini tak adil!

Hufffttt…….

Padahal aku ayahnya rye sun, dan tentu saja aku tampan dan gagah. Haduhhh….. mengapa aku begitu bodoh akhir-akhir ini?

“appa!!!”

Suara nyaring rye sun menyadarkanku dari lamunanku.

“waeyo?”

Perlahan dia mendekatiku dan duduk di pangkuanku.

“ahjussi tampan bilang dia mau mengajakku ke taman bermain hari ini! Boleh tidak??”

Matanya berkedip-kedip lucu berharap aku akan mengijinkannya. Kutatap wajahnya dengan nakal sembari mendelik.

“heummm……”

Dia menepuk-nepuk bahuku, tanda ingin di ijinkan pergi.

“sepertinya tidak, bukankah hari senin besok kau mid semester? Jadi……kau harus belajar”

Rye sun yang mendengar hal itu langsung mendengus kesal dan menatapku marah.

“appaaa!! Aku bosan belajar terus! Kata ibu guru, jangan belajar terus-menerus itu tidak baik untuk otak dan pikiran kita, ayolah appa! Please!!”

Dia menatapku dengan tatapan puppy eyes-nya. Dan membuatku ingin tertawa terbahak-bahak melihatnya.

“mwo? Gurumu bilang begitu?”

Dia mengangguk mantap meyakinkan.

“appa please!!!”

Dia kembali meluncurkan wajah super puppy nya kepadaku. Dan artinya aku tak boleh menolaknya.

“yeah, ne…..but! ada satu syarat!”

Ujarku tersenyum nakal,

“apa?”

Dia menatapku dengan tatapan bingung.

“appa ikut bersama kalian!!”

Rye sun langsung mendengus kesal mendnegarnya.

“ahhh, appa!! Kau akan merusak kencanku jika kau ikut!!”

MWO?!!

Kencan???

“maksudmu?!!”

Rye sun hanya tertawa kecil.

“ihh, appa! Aku kan mau kencan dengan pangeran dari negeri dongeng,”

Rye sun tersenyum lebar semabari mengedipkan matanya lucu.

“siapa?!”

Oh,no!

Jangan bilang anakku jatuh cinta dengan orang yang juga kucintai. Tuhan! Putriku masih terlalu kecil.

Lagipula apa jaejoong mau dengan seorang anak kecil? Dia bukan pedofil bukan?

“sunnie-ahh, jaejoong ahjussi itu bukan pangeran untukmu, kau masih kecil, jadi jangan seperti ini,

Kau boleh menganggapnya idolamu, tapi jangan jadikan dia pria masa depanmu”

Rye sun mendengus lemah mendengar ucapanku. Oh, gadis kecilku suka dengan seorang ahjussi?

“ne, appa…. Tapi aku mau jalan-jalan dengan ahjussi!!”

Aku hanya menganggiuk lemah. Nampaknya aku harus memantau anakku ini, tidak boleh jika anakku menyukai calon ibunya, hey! Mengapa aku begitu percaya diri akan mendapatkan jae lagi?

Oh, sudahlah…..

“ne, kajja!”

Ujarku mengajak rye sun berganti pakaian.

 

~~~

 

Akhirnya kami tiba juga di seoul central park, kulihat jaejoong yang sedari tadi menunggu di dekat gerbang pintu masuk taman bermain.

“ahjussi!!!”

Rye sun berlari pelan memeluk ahjussi-nya itu.

“ohh, sunnie-ahh! Ahjussi menunggumu daritadi, kau lama sekali?”

Jaejoong menatap rye sun dengan tatapan lucu. Dia terlihat sangat manis hari ini.

Kaos v-neck putih dan celana jeans cokelat cream, membuatnya terlihat fresh. Tiba-tiba dia menyadari kehadiranku dan menunduk pelan.

“ahjussi! Appa ingin ikut bersama kita, bolehkah?”

Jaejoong menatapku sejenak lalu menatap rye sun.

“heummm….ne, appa boleh ikut”

Rye sun turun dari gendongan jaejoong dan berlari menghampiriku.

“ayo, appa! Let’s go! Kita bersenang-senang hari ini!”

Perlahan rye sun menarikku mendekat dengan jaejoong. Kulihat jae yang tak berani menatapku. Mungkin karena dia malu. Rye sun berjalan dengan mantap memasuki pintu masuk taman bermain.

Dia berjalan dengan tangan kanannya menggenggam tangan jae, dan tangan kirinya menggenggam tanganku. Aku merasa kita seperti keluarga kecil yang harmonis. Keluarga yang sebenarnya, aku ayah dan jaejoong ibunya. Rye sun begitu semangat hari ini. Dia mengajak kami untuk bermain di semua arena permainan sampai saat kita tiba di arena roller coaster.

“uwoo!!! The roller monster!!!”

Rye sun memandang takjub ke arena permainan roller coaster yang sangat besar.

“appa!! Aku mau naik itu?!”

Dia menunjuk ke arah roller coaster yang melaju dengan kecepatan kilat di atas sana. Aku yang baru melihat saja sudah bergidik ngeri, bagaimana mau menaikinya?!

“itu terlalu berbahaya sunnie-ahh, kau masih kecil! “

Ujar jaejoong yang berusaha menasehati rye sun.

“aniya!! Aku mau naik ahjussi,appa! Ayo naik itu!”

Dia menarik-narik tangan kami ke dalam area antrian permainan itu. Dan, setelah kami mengantri disana benar saja, rye sun tidak diperbolehkan naik karena masih dibawah umur.

“appa, aku mau naik! Tapi kenapa tidak boleh sama petugas?! Isshh, sebel!”

Jaejoong tertawa kecil melihat tingkah rye sun. aku hanya mendengus kesal melihat tingkah keras kepala anakku ini.

“kan, sudah dibilang yang boleh menaiki permainan ini anak berusia lebih dari 9 tahun,”

Rye sun hanya menatapku kesal.

“ahh, berarti itu kan masih 2 tahun lagi! Yahh,”

Dia hanya menunduk kesal, sembari menghentak-hentakkan kakinya.

“lebih baik kita bermain ke arena permainan lain, yang untuk anak kecil”

Ujar jaejoong berushaa menghibur rye sun.

“ aniya, aku ingin kalian naik ini! Ayolah, kita kan sudah diujung jalan mengantri, hehe….”

Rye sun menatapku nakal, dia tahu sedari tadi aku malas memasuki arena ini karena takut.

Jaejoong hanya meringis pasrah pada rye sun. dia pasti tak akan menolak kehendak putriku. Dan pasti jaejoong yang akan dijadikan senjata anakku ini untuk membuatku jantungan naik roller coaster.

“aku akan marah jika kalian menolak….”

Shit! Anakku benar-benar stubborn girl, ohh…

“ne, ahjussi dan appa akan menaiki permainan itu! Ne, kajja yunho!”

Jaejoong menarikku, sembari mengiyakan apa yang dikatakn ryesun.

 

Akhirnya tiba waktunya giliran kami yang akan naik.

Rye sun yang berdiri di dekat kami hanya berteriak menyemangati. Kulihat wajah jaejoong yang terlihat tak nyaman. Entah karena kami duduk berdua dan sangat dekat, atau karena menaiki roller coaster.

Aku tersadar kami berada begitu dekat, sampai-sampai aku dapat mencium aroma tengkuknya yang memabukkan. Dan, akhirnya aku bersyukur pada anakku yang memberikan kami challenge ini.

Jika tidak, kami tak akan berada sedekat ini.

“jae, are u scared?”

Dia menatapku sejenak dan menggelengkan kepala pelan. Aku juga takut sebenarnya, tapi dengan dia yang berada disampingku membuatku ingin melindunginya dan membuatnya nyaman.

“baiklah, pada hitungan ke-5, kereta akan dijalankan…..”

Operator berkata dengan lembut. Dan kulihat wajah jaejoong yang semakin ketakutan.

Dan perlahan kereta-pun berjalan dengan pelan menuju rel teratas arena ini. Perlahan kutatap wajahnya dan kugenggam erat tangannya. Dia hanya menatapku kosong, dan aku berkata “jangan takut, aku disampingmu, pejamkan saja matamu……” dan keretapun meluncur dengan kecepatan tinggi.

Aku tak merasakan ketakutan sedikitpun saat ini. Justru aku sangat bahagia dengan moment ini.

Karena ini, aku bisa begitu dekat dengan jaejoong. Dan aku merasakan bahwa dia milikku, seutuhnya dan sepenuhnya…..

 

~~~

 

Seusai puas bermain, kami berpicnik ria di taman kota dekat taman bermain. Jaejoong ternyata sudah menyiapkan bekal makan siang untuk kami. Meski tidak banyak, tapi cukup untuk bertiga.

Rye sun sejak tadi asyik melihat foto-foto kami selagi berada di taman bermain.

Dia tertawa terbahak-bahak melihat fotoku saat bermain roller coaster dengan jaejoong.

Katanya appa tersenyum-senyum bodoh seperti orang gila. Dasar anakku ini suka kurang ajar.

Jaejoong yang melihat fotoku langsung menyadari mengapa aku bertingkah seperti itu.

Dia hanya tersipu malu,

“uahhh, kenyang!”

Ujarku dan rye sun berbarengan, dan menyenderkan tubuh kami di sebuah pohon besar.

“jae, trims untuk hari ini!”

Dia hanya tersenyum malu mendengar ucapanku.

“ahjussi, hari ini sangat menyenangkan! Andai kita berdua aja, pasti lebih menyenangkan! Hehehe……”

Rye sun menatapku meledek, aku hanya mendengus kesal.

“tahum tidak?! Appa memaksaku lohh, supaya ikut jalan-jalan bersama ahjussi, hehehe”

Jaejoong yang mendengarnya spontan tersenyum malu, pipinya yang putih bersinar merah merona.

“yak! Jung rye sun!”

Kutatap wajah jaejoong dengan tatapan dalam, aku tahu dia tak akan bisa mengabaikan tatapanku ini.

Jae, aku akan memilkimu segera, pasti!

 

~~~

“trims for today, yun, rye sun!”

Jaejoong melambaikan tangannya dan menjauh memasuki mobilnya.

“ayo masuk,”

Perintahku menyuruh rye sun masuk ke mobil.

“appa…..”

Rye sun menatapku dalam.

“wae?”

Balasku menatapnya bingung.

“apa kau menyukai ahjussi??”

Oh, apa yang harus kukatakan padanya?!

Apa aku harus bilang, ya! Dan aku berniat menikahi ahjussi mu tuk kujadikan umma mu.

“errr……..entahlah,”

Dia hanya mengangguk pelan. Kuputuskan untuk memutar lagu  menghilangkan keheningan.

Kuputar lagu itu dengan volume cukup besar. Sengaja kuputarkan lagu Justin bieber agar putriku diam dan tidak bertanya lagi tentang hubunganku dengan jaejoong. Aku hanya merasa nampaknya putriku masih terlalu kecil untuk mengerti hal ini.

 

 

*jaejoong POV*

 

Kumasuki apartemen ku yang begitu sepi. Kumasuki kamarku dan membanting tubuhku di kasur.

Perlahan kupejamkan mataku. Pikiran-pikran itu kembali membayangiku.

Rasanya sentuhan tangannya masih membekas hingga saat ini.

Ini bukan pertama kalinya kami seperti ini. Aku ingat pertama kali kami mulai saling mengenal. Saat dia menantangku untuk menaiki roller coaster. Dan kenangan itu terjadi kembali. Entahlah, aku merasa duniaku saat ini seperti flashback dari semua masa lalu. Tuhan memperkenalkanku kembali dengan dia, meski sebagai sosok lain dan asing dimataku. Kehidupan kami yang sudah sangat berbeda.

Dulu aku hanyalah seorang anak muda yang hobi bersenang-senang, sedangkan dia executive muda yang mapan. Dan, sekarang…. Dia adalah seorang duda beranak satu, dan aku seorang pria mapan yang telah memiliki tunangan. Ya, seorang tunangan, wanita dalam hidupku yang kelak menjadi istriku.

Terkadang aku merasa tuhan tidak adil. Dia membangkitkan kembali kenangan masa laluku. Menghadirkan orang yang berharga dulu dalam hidupku. Sehingga aku tak sanggup memilih.

Aku ingat telepon terkahir juri padaku, dia menginginkan sebuah pernikahan secepatnya.

Aku telah meninggalkannya terlalu lama. Apalagi aku belum kembali ke jepang beberapa bulan ini.

Ibuku juga sudah sangat tua, dan terus menanyakan tentang seorang cucu padaku. Apa yang harus kulakukan? Sedangkan perasaan ini kembali hadir kepada jung yunho, apa aku harus mengabaikan perasaan ini dan bertindak tidak egois dengan orang sekitarku? Tapi aku menyakiti hatiku.

Aku sejujurnya takut kembali pada yunho, tapi aku inging, ingin kembali merajut cinta dengannya.

Tak perduli meskipun statusnya seorang duda. Tapi aku memiliki tunangan yang menungguku dengan sabar di jepang. Dan kami sudah berkomitmen untuk segera menikah.

Dddrrrrtt……..drrttt………

Kurasakan handphoneku bergetar di saku celana jeans-ku.

“ya,”

Ujarku santai.

“hero-kun…”

Terdengar suara wanita yang menjadi tunanganku diseberang sana.

“aku merindukanmu, kau sedang apa heumm?”

Ku ubah posisiku agar berbicara menjadi lebih nyaman.

“aku hanya sedang tidur-tiduran, kau sedang apa?”

Terdengar helaan nafas berat di seberang sana.

“kau tahu, oka-san sakit lagi, dia harud di opname, dan dia sudah di rumah sakit sejak  5 hari yang lalu,”

Aku mendengar kesedihan yang begitu besar disana, namun sayang aku tak bisa menemaninya.

“maaf, aku tak bisa menemanimu…..”

Dia hanya tertawa kecil.

“tidak apa-apa, aku tahu kau sibuk….oh iya, boleh aku menanyakan sesuatu padamu?”

Terdengar dari nada pembicaraannya kupikir ini akan menjadi obrolan penting.

“ya, katakan saja”

Dia mulai membenarkan suaranya,

“kau tahu bukan keadaan oka-san seperti apa? A-aku….errr……dia mengatakan ingin aku dan kau menikah secepatnya. Karena dia takut akibat penyakitnya yang parah dia tak dapat melihat kita menikah. Apa  kau keberatan?…. ohya, kira-kira kapan kau akan kembali ke jepang?”

Aku yang mendnegarnya hanya bisa menahan nafas berat. Aku tak tahu harus mengatakan apa padanya.

Ini memang sudah seharusnya terjadi, seorang yang sudah bertunangan sudah selayaknya menikah.

Tapi masalahnya aku menjadi tidak siap dengan pernikahan ini.

“errr….aku berencana menyelesaikan proyek terkahirku dulu, yang mungkin selesai sekitar 3 hari lagi…..setelah itu, aku akan kembali ke jepang, dan…..yah, mungkin kita akan menikah,”

Dia terlihat begitu senang mendengarnya. Aku tahu perasaanya yang kutinggal selama 6 bulan lebih dan hanya bisa berkomunikasi lewat handphone. Tentu sangat membosankan. Tapi karena dia gadis yang baik, aku tahu dia tak akan bermain serong dibelakangku, tapi malah aku yang mulai menghianatinya.

“aishiteru, hero-kun…….”

Dia berbisik lirih di telephone,

“ah, ya…aishiteru,”

FLIP,

Dan telephone pun terputus. Kupandang layar handphoneku yang menampakkan foto ku dengan juri yang sedang berfoto mesra.

Mengapa mengucapkan kata-kata aishiteru begitu berat saat ini?

Apa ini artinya aku sudah kehilangan rasa dengan wanita itu?

Ohh……kuharap tidak! Dia wanita yang terlalu baik untuk disakiti.

 

~~~

 

Sejak hari itu aku terus saja memikirkan kata-kata yang tepat untuk mengutarakan kepergianku dan artinya perpisahan dengan yunho. Entah dia perduli atau tidak. Aku hanya ingin mengatakan salam terakhir. Apalagi tepat hari ini hubungan bisnis kita selesai. Dan artinya tidak ada lagi alasan untukku ke kantornya. Ya, aku sadar terkadang aku ingin dia memperhatikanku. Meskipun aku juga tak suka dengan sikapnya yang terkesan over padaku. Mungkin, aku hanya orang munafik yang mengubur perasaan ini dalam-dalam. Dan tak mau membangkitkan rasa itu. Membiarkannya menghilang ditelan bumi. Meskipun tetap saja rasa itu tak pergi.

 

~~~

 

Aku dan yunho berjanji bertemu pada jam makan siang, dan sekarang aku restoran menunggunya dengan gugup. Aku hanya takut dengan reaksinya jika aku mengatakan akan menikah dengan juri.

Tak berapa lama kemudia kulihat sosoknya dari kejauhan yang mulai mendekat memasuki café,

“hi,jae……”

Dia terlihat sangat rapih dan keren seperti biasanya. Dia terlihat sangat bahagia dengan undanganku.

Apalagi beberapa bulan kita bertemu ini pertama kalinya aku mengajaknya ke café berdua.

“nampaknya ada sesuatu yang akan kau katakana, jae?”

Dia menatapku penuh selidik, dan itu membuatku grogi.

“ eumm, nope! Errr……kau mau pesan apa?”

Ujarku cepat-cepat mengalihkan perhatiannya.

Tak lama seorang waitress datang menghampiri kami. Yunho dan aku hanya memesan jus dan coffee.

 

“yun aku ingin mengatakan sesuatu padamu…….”

Dia mendongakkan kepalanya seakan berkata ‘ada apa’.

“a-aku……akan kembali ke jepang,”

Dia menatapku bingung dan berusaha mencerna kata-kataku.

“t-tapi mungkin hanya beberapa bulan, kau tahu bukan aku punya seorang tunanngan disana. Dan sekarang dia sangat membutuhkanku. Apalagi kita juga berencana akan menikah secepatnya”

BRAAKK,

Dia menghentakkan meja kasar. Sampai beberapa orang mengalihkan pandangannya pada kami.

“A-apa maksudmu jae?! Kau tidak bisa! Lalu bagaimana dengan perusahaanmu?!”

Dia menatapku marah.

“ya, aku akan menyerahkan tugas pada bawahanku, lagipula masih ada umma-ku yang dapat membantuku. Lalu apa urusanmu melarangku? Bukankah bisnis kita sudah selesai? Kita sudah taka da hubungan relasi lagi.”

Ujarku berusaha berbicara setenang mungkin.

“tidak bisa!! Apa kau mau meninggalkan semuanya begitu saja, menjadi seorang suami tidak mudah jae, tanggung jawabmu akan lebih besar. Dan masalah akan selalu menantimu setiap saat!”

Jadi ini alasannya, dia tidak mau aku ke jepang. Karena aku akan menikahi juri disana.

Apa itu tandanya dia benar-benar mencintaiku?

“apa urusanmu dengan pernikahanku jung yunho?! Kau bukan siapa-siapa ku, kita hanya teman! Aku punya hidupku sendiri saat ini. Untuk urusan sanggup atau tidaknya aku yang menikah dan menjalani semuanya! Mengapa kau yang pusing?!”

Dia hanya terdiam terhenyak mendengar kata-kataku, taka da alasan lain untuknya melarangku.

Aku bukan siapa-siapa nya. Dan saat ini kita hanya teman dan hubungan kita tak lebih dari relasi bisnis.

“sudahlah, aku malas berdebat…..aku kesini hanya untuk mengucapkan salam perpisahan padamu, karena mungkin aku akan lama disana, jadi…. Maaf jika selama ini aku sering membuatmu susah atau kesal, berhubung hubungan kerja kita juga berakhir hari ini. Gamsahamnida jung yunho sshi! Terima kasih atas semuanya,”

Aku langsung meninggalkannya yang masih terdiam di tempat duduk.

 

Aku berjalan menuju mobilku di sebuah gang yang cukup sepi.

Saat tiba-tiba…..

“JAE!!”

Yunho berlari cepat kearahku, dia terlihat kelelahan mengejarku.

“apa?”

Ucapku berusaha sedingin mungkin dengannya.

“please! Don’t do that! U kill me u know?! A-aku…….aku tak mau kehilangan mu untuk kedua kalinya,

Kumohon!! Beri aku kesempatan! One more chance!!”

Tatapan matanya yang berapi-api terasa menusukku. Aku tak mengerti cara berpikirnya tentangku.

Apa sebegitu pentingnya kah aku untuknya? Aku hanya seorang mantan, dan aku tidak meninggalkan kisah manis saat bersamanya. Justru saat bersamaku hidupnya menjadi sulit dan menderita.

“apa yang kau butuhkan dariku?! Cinta? A-aku tak mencintaimu lagi jung yunho! Kita sudah berakhir sejak hari aku meninggalkanmu, biarkan aku menjalani hidupku! Aku punya kehidupanku sendiri, kau menikah dengan seul gi, sampai mempunyai anak! Tapi mengapa aku tak boleh?! Kau egois!”

Bohong, semua itu kata-kata palsu yang keluar dari bibirku.

Aku memang orang yang munafik, aku tak mau mengalahkan perasaanku dengan egoku.

Tiba-tiba dia mendorongku merapat ke dinding. Dikuncinya tanganku dengan otot tangannya yang kuat.

“apa maumu?!!”

Dia hanya meringis kecil,

“ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu, aku tak pernah sekalipun melupakanmu, aku masih belum menganggapmu mantanku, karena kita tidak pernah benar-benar putus. Kau pergi begitu saja tanpa kabar bertahun-tahun. Sebagai seorang pria dan memiliki seorang teman wanita. Apalagi wanita itu mencintaimu kau tentu akan memilih wanita itu untuk kau nikahi. Meski aku menikah dengan seul gi, tapi tak dapat kupungkiri hasratku bukan untuknya, tapi untukmu! Aku menunggumu, mencari kabar tentangmu, hingga akhirnya tuhan berbaik hati mempertemukan kita, lewat sebuah hubungan bisnis! Kau yang selalu mengacuhkanku, membuatku menggila! Dan aku putuskan untuk mengejarmu kembali…..”

Nafas yang memburu disela suaranya membuatku diam tak terkutik dalam luapan emosi perasaanya.

“bagiku kau begitu sempurna! Aku hanya menginginkanmu jae, bagiku…..kau sama pentingnya dengan rye sun. aku mencintai kalian berdua, dan kau tahu?! Setiap melihat kalian berdua bercengkrama, aku selalu membayangkan jika kau dan rye sun adalah ibu dan anak, aku mencintaimu jae….

Aku ingin kau jadi istriku,”

DEG,

Apakah ini sebuah marriage proposal??

“yun, lepaskan aku…..”

Perintahku lemah,

“tidak…..”

Kutatap mata cokelatnya yang memburu itu.

“huffttt…… kau tahu?! Kau bodoh jika menginginkanku kembali! Aku tak bisa memberikanmu apa-apa! Sebuah kebahagian saja aku tak mampu, apalagi keluarga?! Aku pernah membuatmu kecewa, kehilangan seorang anak…apa yang kau inginkan dari pria yang tidak jelas sepertiku? Kau bisa menemukan yang lain yang lebih baik dariku! K-kau…….punya rye sun, dia butuh seorang ibu, bukan aku!”

Dadaku sesak rasanya, mataku mulai berair.

“kau! Pria yang membuatku sakit yun, kau tahu?! Berapa lama waktu yang kubutuhkan menghilangkan luka batin karenamu?! Luka karena kehilangan orang yang kucintai, luka kehilangan seorang anak?!

Aku hancur yunho! Apa yang kau harapkan dariku?! Aku tak bisa memberi apa-apa padamu?! Buka matamu lebar-lebar! Bairkan aku hidup sendiri yun, dengan hidupku yang baru!”

Dan akhirnya air mata itu turun juga. Yunho yang menatapku tajam mulai melunak.

Perlahan dia mulai melepaskan pertahanannya. Dibelainya lembut pipiku.

“aku hanya menginginkanmu tanpa perduli siapa dan apa dirimu, dan aku selalu berharap…… orang yang mengisi kehidupan barumu adalah aku, bukan orang lain. Aku mencintaimu jae, kumohon! Mengertilah…..”

BUGGH,

Kulepaskan pukulan keras tepat di pipinya,

“aku tak bisa! Maaf!!”

Aku langsung berlari meninggalkannya yang terdiam tak berkutik menerima pukulanku.

Hatiku jauh lebih sakit ketimbang kau, dan aku……

Lupakan aku jung yunho, anggap aku tak pernah ada. Dan semua akan selesai.

 

~~~

 

Kumasuki pekarangan Incheon airport yang luas. Beberapa orang berlalu lalang disekitarku.

Kutatap jadwal penerbangan yang tertera.

Kulirik sekitarku mencari-cari sosok yang kuinginkan. Namun akhirnya aku hanya bisa tertawa kecil menyadari dia tak mungkin datang. aku berjalan memasuki area boarding pass dengan lesu.

Selamat tinggal seoul, selamat tinggal korea….

Saat aku kembali lagi nanti, imma be a new person…

Yeah, sosok baru…….

 

TBC

PLEASE COMMENT!^^

 

28 responses

  1. Aiyuuki

    fast update,,
    jaejoong-ah, balik lagi ja ma yunho,,
    kmu masih mengharapkan yunho khan,,

    dah maw ending lg??
    g krsa cpt bgt,,

    4 Juli 2011 pukul 09:10

  2. blingblingdya

    yunjae udah saling cinta, tapi tunangan si jae bikin kacau:/
    udah mau ending ya? gasabar…gasabar…

    4 Juli 2011 pukul 09:17

  3. Annyeong..
    Wah cepet bgt uploadnya. Dcerita ini karakter jae mw d ubah2 ya, tapi kok rasanya ttp sma aj. Yah, waktu bisa merubah sifat orang kn. Aku jadi penasaran, Ditunggu lanjutannya cingu, gomawo Annyeong..
    Wah cepet bgt uploadnya. Dcerita ini karakter jae mw d ubah2 ya, tapi kok rasanya ttp sma aj. Yah, waktu bisa merubah sifat orang kn. Aku jadi penasaran, Ditunggu lanjutannya cingu, gomawo

    4 Juli 2011 pukul 09:47

  4. Dianavl

    Gak kerasa critanya bkl ending*ingt2 jaman dulu waktu ini crita enggak lanjut2…..bsok dilanjutin lagi ya chingu ;)…critanya daebak🙂

    4 Juli 2011 pukul 09:56

  5. hah ending cinta kog jdi gni
    ayo lah jae bri ksempt’n bwt yunpa ksia’n dy’a
    tpi kn ank’a yunpa suka ma jaema trus klo misal’a jdi suami istri rye bkal trima g y?

    4 Juli 2011 pukul 10:37

  6. Reekynie

    Yun, culik aja jae, jgn biarin dia ke jepang, ntr dia kena nuklir(?)
    aaahh makin penasaran dkt ending, lanjot thor..

    4 Juli 2011 pukul 11:29

  7. *brb ke bandara tarik jaejoong balik ke yunpa*

    poor yunpa:'(
    jaema jahat nih. Kenapa disaat2 kyk gtu dia mbhongi perasaannya sndri:'( kasian yunpa:'( *sedih bareng yesung*

    kalaupun bner2 nikah aku harap cwe.a mati duluan sblm nikah dimulai amien *jahat bgt gue*

    4 Juli 2011 pukul 11:49

  8. rara_cassielf

    Duhhh pdhl kan jae jg cnt ama yun
    Knp g dterima aj ajakn yun bwt hdup bsma brg rye sun #sigh

    Ini bkln happy ending kan yaaa….
    Dtunggu klnjtn.a thor

    4 Juli 2011 pukul 12:44

  9. cherry

    aduh jae g usah ke jepang, dah da yunho d korea….

    4 Juli 2011 pukul 13:04

  10. Oh noooo
    author, jgn biarkan Jae ke jepang dan nikah ama juri.
    Jaeeee, kembalilah pada Yunho.
    Kalian kan saling cinta.
    Aish, ni karna juri nih!!
    Updet cepet lagi ya thor!!an kan saling cinta.
    Aish, ni karna juri nih!!
    Updet cepet lagi ya thor!!

    4 Juli 2011 pukul 15:47

  11. febrianti

    ayo, yunho perjuangin jae.. cegah gi jae donk biar gak pergi ke jepang… ntar gi ending ya…

    4 Juli 2011 pukul 15:48

  12. Oh noooo
    author, jgn biarkan Jae ke jepang dan nikah ama juri.
    Jaeeee, kembalilah pada Yunho!
    Kalian kan saling cinta.
    Aish, ni karna juri nih!!
    Updet cepet lagi ya thor!

    4 Juli 2011 pukul 15:48

  13. Park91

    Ahhh ga mau ga mau ga mau !!! JAE HARUS SAMA YUNHO !!!!! GAK BISA NGGAK !! huhuhu =((

    Ryesun !! Yah ryesun ! Dia harus jd senjata terakhir Yunho wat ngeluluhin Jejung /nangisAhhh ga mau ga mau ga mau !!! JAE HARUS SAMA YUNHO !!!!! GAK BISA NGGAK !! huhuhu =((

    Ryesun !! Yah ryesun ! Dia harus jd senjata terakhir Yunho wat ngeluluhin Jejung /nangis

    4 Juli 2011 pukul 17:48

  14. Tanjuxiu

    Ummaa,,,,
    napa keras kepala banget sih?! *remes2 bantal gregetan :-C

    diawal aq seneng banget saat rye sun bilang kalo umma adalah pangeran.y.
    Aish, ni anak mirip bapak.y banget,ckck😉

    ayo appa, cegah umma agar g kabur lg,,, *narik2 lengang yunpa

    ps: author yg baik, jgn pisahin yunjae yah?? *psg puppy eyes bareng suie

    4 Juli 2011 pukul 19:35

  15. TaemiNica

    pasti yunho.
    Pasti yunho sosok yg d tggu jae.
    Smga yun dtang dan menahan kpergian jae.
    Imajinasi ku main.
    Saat jae mau brgkat tba2 ada tlp0n dari ryesun yg blang yunho kcelakaan.
    Krna cemas jae ga jd brgkat n k rmah skit.
    Dan jae mau jdi istri yun.
    Haghahaha..imajinasi ga pnting.
    Intinya jae jgn pergi dan dia harus b’sama yun ge.

    4 Juli 2011 pukul 22:26

  16. Misaki Yunjaeshipper

    huwaaaa jaemma jgn pergy TOT
    plisss jgn pergy >,<
    uda btalin ja married na ma juri DX #digampar
    kasian yunppa TOT

    jgn pergy yah🙂

    4 Juli 2011 pukul 23:08

  17. jae jangan pergi dong! Kasian rye sun ma yunho!
    Ayolah jae y y y!
    Yunjae bersatu dong!

    5 Juli 2011 pukul 05:34

  18. Lidyaatrueelf^^

    yaa ellaahh..
    mereka beduaa kapan nyatunya nih thorr??
    jujur baru baca ff inii..
    taapiii serruu..
    good ff..
    ^^

    6 Juli 2011 pukul 21:05

  19. huwaa….. ko gitu sih ajjushi tampan ke appa😦.. Autoll kapan buat apa sama ahjjushi tampaan belsatu ?… #gaya rye sun dengan puppy eyes ..
    Huwaa…. lanjutkan author… ff mu bikin dinda menangis bareng ryesun.. *rye sun: iyah benell aku cedih liat appa cama ahjjushi tampan di pallt ini..😦 * kekekeee~

    7 Juli 2011 pukul 13:19

  20. Yunjae msh saling cinta
    jaema jgn k jepang blik k yunpa ja yg di jepang ga usah di pikirin ga penting*plak
    Chingu jgn buat yunjae kpisah lg..

    8 Juli 2011 pukul 06:17

  21. jaema hruz te2p dsmping appa, ga bleh nkah ma yg laen.. uno appa jae umma forever

    8 Juli 2011 pukul 21:34

  22. yunjaelovers

    ahhhh tidak
    jae tak boleh menikah dengan orng lain selain yunho
    aq tak akan merestuinya
    jae harus nikah dengan yunho titik

    19 Juli 2011 pukul 16:12

  23. niiz

    kalo sampai sad ending authornya ku timpuk pake tiang listrik *ngancem*ik *ngancem*

    23 Juli 2011 pukul 03:05

  24. princessradita

    Andwaaaae~ ummaa.. Jgn tinggalkan yunho appa.. Andwaaaae~

    9 Agustus 2011 pukul 22:43

  25. reyICmkpoplovers

    what the meaning of sosok baru ??
    emaak..
    dirimu tetap milik appa kaaan ???#mewek breng changdola

    22 Januari 2012 pukul 22:56

  26. ChanNuriza

    hampir mewek,,,gatau deh ntar kalo baca endingnya.. aaarrggghhhh kereeeenn…

    4 Februari 2012 pukul 16:22

  27. fieeYJ

    ahh… pdhl bru aj ngerasain kyak klurga kcil yg lngkap,, umma yg msih tkut roller coaster, appa yg suka ngegodain umma. tpi tuh tnangan mnta d kwinn ! biarn ap umma bhgia ama org yg d cntai x aka appa

    4 Maret 2012 pukul 03:21

  28. firegirl97

    Author….
    Kenapa jd gini critax ???
    Klo jae nikah ma tunanganx 2h, truz gmn nnt hub.x dgn yuhno ?? Masa’ mereka berpisah u/ ke-2 kalix ??:(

    18 Maret 2012 pukul 09:47

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s