fanfiction for our soul

BEAUTIFUL ONE EYE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 7/? YAOI


title : beautifull one eye

author: jung rye sun

length: 7/?

 

rate:  NC 17

genre: AU, romance, NC17, MPREG, …..

WARNING!!! MPREG!!!don’t read this! if u don’t like yaoi!

ANNYEONG!!!

seperti biasa fast posting! hehehe……..

bentar lagi habis neh fanfic, *lol*

yuhuuu………..

 

 

**********************************************************************************

 

5 jam telah berlalu,

Jung yunho terlihat semakin gelisah. Dia bahkan tak bisa berpikir dengan tenang saat ini. Mengingat seseorang sedang berjuang diantara hidup dan mati di dalam sebuah ruangan besar dan tertutup itu.

Ruangan yang katanya, seseorang akan menerima kabar baik atau buruk.

 

Tatapannya kosong menatap pintu ruangan itu. Berharap sebuah kabar baik akan dating padanya.

5 jam berlalu namun ia tak mendengar tangisan bayi sama sekali. Perasaannya semakin ketakutan.

Tak lama berlalu tiba-tiba seorang dokter menghampirinya.

 

“ selamat bayi anda perempuan dia lahir dengan selamat,”

Seperti ada beban batu berat yang terangkat dari dadanya. Betapa bahagianya ia.

“tapi, kondisi anak anda masih lemah dan butuh perawatan intensive, tangisannya terdengar sangat kecil karena dia lahir sebelum waktunya”

Pria itu hanya bisa tersenyum pilu,

“istriku??”

Dokter itu menghela nafas berat.

“kondisinya belum stabil, dia mengalami pendarahan hebat sebelum kelahiran…..”

Seperti ada dunia hitam putih mulai menghantuinya. Bukan karena ada suatu perasaan lebih.

Tapi rasa takut kehilangan sesuatu yang sudah cukup lama dimilikinya.

 

 

*yunho POV*

 

Kusentuh sebuah kotak kaca tebal yang berisi sosok mahkluk tuhan yang paling indah di dunia.

Sosok cantik yang rapuh di dalam ruangan kotak kecil itu. Bayi kecil yang bahkan tidak fasih menangis.

Tubuhnya begitu kecil, kulitnya yang kekuningan membuat dirinya seperti belum siap muncul ke dunia yang kejam ini.

 

Diraihnya tangan kecil yang mungkin hanya sebesar korek api itu. Meski ia baru terlahir di dunia baru sekitar 3 jam yang lalu. Tapi dia seperti sudah mengenal aku lama sekali, tangannya yang mungil Nampak seperti membalas sentuhanku. Aku baru tersadar bayi kecil ini begitu mirip dengan ibunya.

Imitasi Dari seorang kim jaejoong, entah mengapa aku yakin. Gadis kecilku akan menjadi yeoja paling cantik suatu saat nanti, yeoja cantik yang tak ada tandingannya.

 

~~~

 

Kulangkahkan kakiku menuju sebuah kamar perawatan. Kubuka pintu dengan sangat perlahan.

Kulihat umma yang sedang menunggui jaejoong yang ternyata belum tersadar dari tidurnya.

Melihatku dating, umma memberikan senyuman manis padaku.

“kau seorang appa sekarang….”

Kuanggukkan kepalaku pelan. Digenggamnya tanganku erat.

“bagaimana kondisi bayi-nya?”

Kusunggingkan senyum kecil padanya.

“syukurlah, jika dia baik, aku ingin melihat cucu-ku, kau jagalah dia”

Kuanggukkan kepalaku tanda mengerti.

 

Sosok itu Nampak seperti putri tidur dalam dongeng-dongeng.

Pertama kalinya aku dapat mengakuinya secara gamblang. Dia Nampak cantik seperti putri tidur.

Kukagumi setiap lekuk wajahnya yang lembut. Wajah yang feminine bahkan lebih dari seorang wanita.

Kusentuh pelan kulit pipinya yang begitu lembut. Dia bahkan tak melakukan perawatan apapun.

Tapi mengapa dia bisa terlihat begitu bersinar?

Aku tak tahu perasaan apa yang sekarang sedang merambat di hatiku. Rasanya seperti ada obat penenang saat aku melihat wajahnya. Ingin kutepis perasaan gila ini, tapi semakin lama rasa itu membuncah dan rasanya tak sanggup lagi ditahan. Seperti ada sebuah magnet yang membawaku mendekati wajah cantik itu. Bibirnya yang merah penuh membuat nafsuku berada di puncak.

 

Dan tanpa terasa bibirku telah menempel dengan sempurna di bibir merahnya. Ingin kukulum lebih dalam bibir itu. Namun separuh jiwaku yang normal tersadar , bahkan dia saat ini sedang dalam keadaan tidak sadar.

 

Aku mulai gila, aku gila saat melihat sosoknya…..

 

 

*jaejoong POV*

 

Sinar matahari pagi yang begitu cerah seakan membangunkanku dari tidur panjangku.

Kutatap sekelilingku perlahan, saat kutemukan umma yang terbaring di sofa disampingku Nampak teridur pulas. Kugerakkan pelan tanganku, saat tiba-tiba aku menyentuh sesuatu di kakiku.

Karena sentuhanku sosok itu terbangun dari tidurnya,

Dia tersenyum manis padaku, senyuman paling manis yang pernah ia berikan kepadaku.

“jae-ahh, gomawo”

Digenggamnya tanganku erat seperti tak akan dia lepaskan lagi.

Kusentuh perutku, yang terasa sakit. Perutku yang membesar sudah tak ada.

Berarti ini tandanya, bayiku telah hadir ke dunia ini.

“yun, anakku?”

Yunho menyunggingkan senyuman malaikatnya padaku.

“dia ada di ruangan bayi, bersama bayi-bayi lain”

Ada sebuah ketenangan yang besar saat mengetahui tidak terjadi hal-hal buruk padanya.

“aku ingin melihatnya yunho”

Ujarku dengan suara lemah nyaris berbisik.

“kondisimu masih lemah, nanti jika kau mulai membaik”

Kugelengkan kepalaku kuat,

“tidak, aku ingin dia yunho. Aku ingin melihatnya”

Air mataku nyaris keluar. Aku ibunya, namun bukan aku orang pertama yang menyentuhnya.

Aku ingin menjadi orang pertama yang ia rasakan sentuhannya.

 

Mendengar suaraku umma pun terbangun dari tidurnya. Langsung dihampirinya diriku.

Dan memberikan pelukan serta ciuman hangat dikeningku.

“anakku, terima kasih…..”

Aku hanya tersenyum kecil melihat umma yang Nampak sangat bahagia.

Akhir-akhir ini tak terhitung berapa kali aku melihat umma tersenyum.

“putrimu sangat cantik jae, dia Nampak seperti imitasi dari dirimu”

Jadi benar, aku melahirkan seorang gadis kecil.

Aku benar-benar bahagia mengetahui aku akhirnya memiliki putri kecil.

Hasratku untuk bertemu dengannya semakin besar dan meluap-luap.

“umma pertemukan aku dengan bayiku,”

Dia tersenyum kecil padaku.

“jika kondisimu sudah stabil kau akan bertemu dengannya”

Kugenggam tangannya erat.

“aku ingin dia umma, aku ingin dia sekarang!”

Air mataku pun mengalir tanpa bisa dibendung.

Umma menatap iba padaku.

“baiklah, aku akan memanggilkan dokter dulu untukmu”

Umma berlalu keluar pintu. Kutatap wajah yunho yang menatapku polos. Dia menatapku dengan tatapan kosong, seakan hanya tubuhnya saja yang ada disini namun jiwanya ada di suatu tempat sedang berkelana.

 

~~~

 

Dokter akhirnya memperbolehkanku untuk melihat anakku. Meski aku bahkan tak sanggup duduk dengan tegak. Tapi karena keinginan kuatku. Aku berusaha menahan rasa sakit yang amat sangat di bagian perutku.

 

Yunho mendudukkanku di sebuah kursi roda dan mendorongnya perlahan. Kulihat orang-orang berlalu lalang. Aku masuk kedalam sebuah ruangan besar berisi bayi-bayi mungil. Wajah merekja semuanya Nampak sama dimataku. Mereka begitu polos dan rapuh. Kupikir bayiku ada diruangan ini, namun ternyata tidak. Yunho membawaku kesebuah ruangan terisolasi di bagian pojok ruangan.

 

Disana kulihat bayiku di dalam sebuah kotak kaca yang cukup besar. Bayi itu begitu kecil, rapuh dan lemah.

“mengapa dia diletakkan di kotak itu?”

Tanyaku takut-takut.

“kata dokter, tubuhnya masih sangat lemah dan dia harus berusaha beradaptasi dengan lingkungan baru. Karena tubuhnya yang terlalu kecil jadi dia harus di incubator….”

Yunho memberikanku penjelasan panjang tentang mengapa bayiku harus di incubator.

Perlahan kumasukkan tanganku ke dalam sebuah lubang yang ada di kotak itu.

Kusentuh buku-buku jarinya yang begitu kecil.

Dan betapa terkejutnya aku, dia membalas sentuhanku dengan menggenggam kelingkingku.

“hi, baby…. Umma disini”

Seperti tanda mengerti, dia mengeluarkan ringkihan kecil.

 

Dan, tanpa kusadari ternyata sejak tadi yunho meletakkan tangannya di bahuku. Diusapnya kepalaku pelan.  Seakan berkata, ‘bayi kita akan baik-baik saja’.

Kubalas sentuhan lembutnya padaku dengan menggenggam tangannya erat.

Pertama kalinya aku bisa merasakan menjadi sepasang suami istri yang sesungguhnya.

Sebuah keluarga kecil yang selalu ada dalam impianku selama ini.

Keluarga kecil bersama sosok yang paling kucintai. Meski nyatanya tidak.

Kulihat bayiku Nampak menyunggingkan senyuman kecil melihat kehangatan kami.

 

Dari senyumannya itu pula aku mulai terbangun dari mimpi indahku menuju, mimpi burukku.

Sebentar lagi saatnya akan tiba. Saat yang cepat atau lambat akan terjadi.

Maaf aku tak bisa jadi ibu yang sempurna untukmu. Aku harus meninggalkanmu, meninggalkan keluarga ini. Aku hanya berharap kau selalu menjadi putri kecilku yang lucu. Jika suatu saat nanti tiba,. Kita akan bertemu kembali, aku berjanji.

 

“yun, bolehkah aku yang menamainya?”

Ujarku berbisik ditelinganya.

“sure, kau ibunya”

Kusunggingkan senyuman manis untuknya.

Kutatap wajah bayi kecil itu dalam, perlahan kugenggam erat jemari kecilnya.

“mulai detik ini, namamu adalah jung jiyool,”

Yunho menatapku bingung.

“apa arti nama itu?”

Kugelengkan kepalaku.

“aku tak tahu, tapi aku merasa nama itu unik dan cocok untuknya, apa kau setuju?”

Seperti mengerti kata-kataku jiyool menyentuh jemariku.

“nampaknya dia juga menyukai nama itu, jae. Anak kita sungguh pintar”

Kuanggukkan kepalaku tanda setuju.

 

 

~7 days later~

 

Hari ini akhirnya tiba juga, hari terakhir aku dapat melihatnya sepuasku.

Kontrak perjanjianku telah habis. Aku harus meninggalkan segalanya setelah ini.

Kumasuki kamar kecil dengan nuansa pink disetiap sisinya. Tergeletak seorang bayi kecil yang Nampak tertidur pulas terbuai mimpinya.

 

Perlahan kuangkat tubuh mungilnya dari box. Kegendong erat tubuhnya dipelukanku sembari kukecup keningnya lembut.

“baby, kau tahu betapa umma sangat menyayangimu?”

Kutempelkan hidungku di hidungnya yang mungil.

“kau yang menyebabkan aku berada disini, kau membuatku bertahan, kau segalanya untukku,

Andai aku mampu, aku tak akan melepaskanmu nak…. Suatu saat kau akan mengerti akan pilihanku ini”

Tanpa terasa setetes air mata mengalir di pipiku.

“tokk…..tokk……”

Tiba-tiba seseorang masuk kedalam masuk ke dalam kamar. Buru-buru kuhapus bekas air mataku.

“tuan jaejoong, nyonya dan tuan yunho sudah menunggu di bawah”

Aku tersenyum kecil dan mengucapkan terima kasih padanya.

 

Kubawa bayi kecilku tetap dalam gendonganku. Beberapa pelayan mengikutiku untuk membawakan barang-barangku. Aku tak membawa apapun saat dating kesini. Oleh karena itu aku tak membawa banyak barang saat keluar dari sini.

 

Kuhampiri umma yang sejak tadi menungguku di ruangan keluarga. Yunho menatapku datar tanpa ekspresi sejak tadi. Sulit kulukiskan bagaimana tampak wajahnya saat ini.

Umma menatapku sedih, dia terlihat tidak senang dengan datangnya hari ini.

“jaejoong-ahh…..”

Dipeluknya erat tubuhku. Dan kurasakan bahuku basah dengan air matanya.

“jae, kau sudah seperti anakku sendiri. Sulit untukku melepaskanmu”

Kusunggingkan senyum kecil.

“umma, aku sangat beruntung pernah mengenalmu. Kau sudah seperti ummaku. Umma yang selalu aku impikan. Aku tak pernah merasakan kelembutan seorang umma kecuali denganmu”

Umma menangis semakin keras mendengar kata-kataku.

 

Kuhampiri wajah yunho yang kehilangan ekspresinya.

“jung yunho, gomawo. 10 bulan lamanya aku bersamamu. Kita hidup sebagai sepasang suami istri.

Aku tahu ini sangat berat untukmu, kau harus menurunkan harga dirimu untuk menikahiku. Aku tahu pernikahan kita hanya sebuah kamuflase, kau tak pernah mencintaiku….”

Aku berusaha menahan air mataku yang hamper tumpah.

“tapi kau harus tahu sesuatu,…… aku tak pernah menganggap hal ini hanya sebuah permainan. Aku melakukan tulus sebagai seorang istri. Aku berusaha menjadi sosok yang sempurna dimatamu meski selalu gagal. Aku berusaha mengimbangimu meski akhirnya harus terjatuh. Aku berusaha menjadi duniamu walau akhirnya aku malah menjadi nerakamu.”

Setetes air mata dengan lancang menetes di pipiku, buru-buru kulap tetesan itu.

“ yunho, aku yakin…… suatu saat nanti jika saatnya tiba. Kau akan menemukan istri yang baik. Dan aku yakin kau akan menjadi suami yang baik untuknya. Kumohon, carilah istri yang juga menyayangi putri kecil kita. Dia butuh kasih saying seorang ibu. Aku menitipkannya padamu, dan kuharap kau dapat menjaganya dengan baik”

Dia menatapku dengan tatapan tajam dan memburu.

“aku tahu, kau akan berpikir aku murahan. Aku namja yang tidak punya harga diri.

Tapi aku akan menerima setelah semua ini terjadi. Mianhae…..jeongmal mianhae,”

Kualihkan tatapanku pada bayi kecil yang ada digendongan umma.

Kuhampiri bayi itu dan kutatap wajahnya yang tersenyum.

“jiyool, mianhae……”

Semakin kutatap wajahnya, semakin berat hasratku meninggalkan mereka semua.

“umma, kumohon jaga jiyool untukku”

Umma hanya menganggukkan kepalanya lemah.

“aku tak akan berada di seoul lagi, aku akan pindah kembali ke chungnam. Perawatan haelmoni juga akan dialihkan kesana. Umma….. trims atas semua batuanmu”

Dia hanya menundukkan kepalanya tak mau menatapku.

“jae, tunggu”

Umma mengambilkanku sebuah amplop cokelat.

“ini, gunakan uang ini untuk membiayai perawatan haelmoni. Ambillah,”

Kuanggukkan kepalaku menyetujui pemberiannya.

“gomawo……aku pergi,”

Kulangkahkan kakiku menuju pintu keluar. Sebuah taksi sudah menunggu di parkiran halaman.

Sebelum pergi, kutatap bangunan megah yang beberapa bulan ini kutinggali.

Rumah yang menyimpan kenangan manis pahitnya kehidupanku.

Dengan berat hati, kulangkahkan kakiku masuk kedalam taksi itu.

Perlahan taksi itu mulai menjalankan mobilnya saat tiba-tiba.

‘’JAE!!!”

Pria itu berlari mengejar mobil yang kutumpangi. Dia terus berlari dan memanggil namaku.

Namun, tak sekalipun aku menoleh kebelakang. Karena, aku takut jika aku menoleh, aku akan kembali kesana. Supir taksi it uterus memandangku, meminta persetujuan menghentikan mobil.

“jalan, lebih cepat….”

Ujarku datar tanpa ekspresi.

 

Selamat tinggal jung yunho……

Keinginanmu terkabul sekarang, kau tak akan pernah melihat wajahku lagi.

Lupakan aku jung yunho, anggap aku tak pernah menampakkan diri dalam hidupku.

Biarkan aku hilang ditelan bumi.

Biarkan aku melupakanmu untuk selamanya.

Mengubur setiap memori pahit yang pernah kulalui bersamamu.

Menutup semua lembaran hitam dalam hidupku. Biarkan menjalankan takdirku sendiri.

Karena aku dan kau berbeda, karena itu kita tak dapat bersatu.

 

Aku akan memulai hidup baru tanpa baying-bayang keluarga jung.

Kehidupan awal yang akan kubuka setelah ini…

 

 

*yunho POV*

 

Mobil itu berlalu begitu saja. Hanya tinggal deru mesin yang semakin jauh yang dapat kudengar.

Dia pergi, benar-benar pergi meninggalkanku.

Kujalankan kakiku dengan berat kembali ke rumah. Rasanya jiwaku seperti terpisah dengan tubuhku.

Dengan langkah gontai, kumasuki pekarangan rumah.

 

Kau tahu, aku manusia paling bodoh di dunia ini.

Aku menyadari dirinya begitu berarti setelah dia menghilang dari hidupku. Dan kini semua telah terlambat. Dia meninggalkanku dan tak akan kembali lagi.

Aku menginginkanmu kim jaejoong, banyak hal yang masih ingin kutanyakan padamu. Banyak hal yang masih ingin kuketahui tentangmu. Aku ingin mengetahui dirimu lebih jauh kim jaejoong.

Tapi kau malah pergi. Meninggalkan aku dan buah hati kita.

 

~~~

 

Kutatap wajah gadis kecil yang tertidur pulas disampingku. Mulutnya yang kecil mungil Nampak sedikit terbuka. Terdengar dengkuran kecil dalam tidurnya itu.

 

Aku mulai berpikir mengapa jiyool begitu mirip dengan jaejoong?

Segalanya dia adalah imitasi kim jaejoong,

Malam ini nama itu yang terus berada di otak-ku. Aku tak bisa berpiki hal lain selain orang itu.

Nampaknya, aku mulai tergila-gila dengan sosok kim jaejoong.

Sosok rapuh yang cacat, mata itu……

Matanya yang jernih, meski salah satu dari kedua mata itu tak berfungsi.

Namun, semuanya tertutupi dengan keindahannya. Bias putih yang terlihat pada mata kirinya.

Kim jaejoong mata indahmu yang besar membuatku tergila-gila malam ini.

Kau mengalihkan duniaku mala mini, kau tidak gagal jae, kau berhasil membuatku merasa sesakit ini kehilanganmu, meski segalanya sudah terlambat…..

 

Mata itu, selalu menatap kearahku dengan takut-takut. Tatapannya begitu polos.

Seakan dia gadis kecil berusia 5 tahun.

Sekarang aku sadar sesuatu yang menarik dalam dirimu kim jaejoong.

Kekuranganmu adalah keindahanmu,

And I think, I really love those eyes…….

I love your beautiful one eye,

 

 

TBC

COMMENT PLEASE! ^^

 

42 responses

  1. blingblingdya

    suka banget part ini . .
    bingung deh mau komen apa.
    daebak !u komen apa.
    daebak !

    4 Juli 2011 pukul 09:28

  2. Dianavl

    Waaa anaknya bnran cewe kekeke….ayo thor kebut terus tiap hari update ;)….chingu bkn yunjaeyool bersatu lagi ya :)n yunjaeyool bersatu lagi ya🙂

    4 Juli 2011 pukul 09:43

  3. haduh… Klo umma’a ja udh cntik udh kbyang dh wjah baby’a kya gmna
    thor cpet’n lg y up load’a g sbrthor cpet’n lg y up load’a g sbr

    4 Juli 2011 pukul 10:07

  4. Annyeong..
    I’m so sorry but i love you-big bang.

    Wah, jae bnar2 pergi, dmana nuraninya sbg umma? Author, bkin cara yg unik ttg kmbalinya jae ke keluarganya>jung yunho.

    4 Juli 2011 pukul 10:07

  5. sullsoo

    Author daebak!! Tapi jaemma kenapa ninggalin yunppa?!? Ciye yunho udah mulai suka sama jae.. Jangan bikin sad ending thor.. Kagak kuat gue thor bacanya!! Bikin happy ending gitu thor!! YUNJAE the sweeties couple.

    4 Juli 2011 pukul 10:14

  6. selamat yunjae atas kelahiran baby na, n selamat jaema akhir na impian mu tuk dapat baby cewe di kabulin ama tuhan. Akhir na yunpa mencintai jaema juga,yunpa gak da kata terlambat kok tuk merubah semua na. yunpa susul aja jaema n bawa jaema balik lagi di rumah itu lagi.

    4 Juli 2011 pukul 10:50

  7. Reekynie

    cuma bs blg, LANJOT THOR..

    4 Juli 2011 pukul 10:53

  8. ZueTeuk

    Huueeekk ;(
    Omona~
    Aigo~
    Sesange~
    So sad .
    Tapi kku suka bnget ama niih FF .
    Cpet lanjutnya yaa ching😀

    4 Juli 2011 pukul 11:10

  9. AAA YUNPA KENAPA GA DIKEJAR GTU PAKE MOBIL . Ish yunpa gmna sih *tendang yunpa*

    semoga yunpa sama jaema bersatu ya allah *komat kamit*

    thor. Yunpa sama jaema bersatu ya jgn dipisahin n.npa sama jaema bersatu ya allah *komat kamit*

    thor. Yunpa sama jaema bersatu ya jgn dipisahin n.n

    4 Juli 2011 pukul 11:20

  10. rara_cassielf

    Wah keinginan jaema terkabul
    Jaema ngelahirin ank cwe yg cntk.a kek dia ☺

    Nah itu yun udh sdar klo yun cnt ma jaema
    Ayo yun jemput jaema k chungman (˘̩̩̩⌣˘̩̩̩)

    Author jjang bgt pkok.a
    Bsok d update lg kan…
    (˘⌣˘)ε˘`)

    4 Juli 2011 pukul 12:25

  11. cherry

    Lanjut….
    jgn sampe si yunho kawin ma jessica… ga rela diriku…

    4 Juli 2011 pukul 13:15

  12. Haaah,
    akhirnya keinginan Jae punya nak cewek terkabul juga tp sayangnya dia harus pergi dari rumah kluarga Jung.
    Hueee,,
    Yunppa mulai sadar ama perasaannya,
    Yunppa, kaucari aja Jae, cari sampe dpt trus bawa pulang.
    Lanjut thor,
    harus happy ending ya!! *maksa*

    4 Juli 2011 pukul 15:28

  13. Tanjunxiu

    Huwa,, umma pergi T_T *nangis darah
    terlambat kau menyesal appa!
    Kamu sih, slalu jahat n nyakiti umma ><
    sekarang appa harus tanggung jawab,
    balikin umma kembali ke rumah!

    4 Juli 2011 pukul 19:46

  14. TaemiNica

    hiks hiks hiks…
    Jaema pergi skrang…
    Yunpa, kau menyesalkan?
    Apa yg bisa kau lakukan skrang?
    Jemput jaema kembali.
    Pnyesalan slalt dtg t’lambat,tpi slalu ada ksempatan k2 kan?
    Wah,aku t’haru x dngar kta2 jaema pda yunpa pas jaema mau pergi.
    Trasa sperti ktulusan,kpedihan dan kekecewaan b’1.
    Smga yunpa bisa bwa pulang jaema ge.
    Demi Jiyool..

    4 Juli 2011 pukul 22:01

  15. kim ri jaejoong

    yunppa jgn diem ajh dong di istanamu kejar dong jaema pa yunpa mau jiyool g ketemu ma ummanya lagi.

    author bnr” sukses bikin q nanggis…
    lanjutin ya…

    4 Juli 2011 pukul 22:20

  16. chabie

    terharu wktu jaema pamitan pd putri kcikx dan kel jung . . .bkin mewek.com whkwhkwhk . . . yunpa kejar donj jaema dmi putrimu n dri kmu sndri . . kel jung butuh jaema no one elseutri kcikx dan kel jung . . .bkin mewek.com whkwhkwhk . . . yunpa kejar donj jaema dmi putrimu n dri kmu sndri . . kel jung butuh jaema no one else

    4 Juli 2011 pukul 22:24

  17. JJnaomi

    kyaaaa akhirnya!! ><
    suka banget chapter ini! nyesek!
    bikin donk thor Jae balik ke keluarga Jung~
    apain kek itu Jessica~
    biar Jaejoong bisa bersatu ama Yunho~

    lanjut author! ga sabar! daaebak!

    4 Juli 2011 pukul 22:33

  18. Park91

    Uh yeah akhirnya Jae pergi. N ahirnya si Jung sadar kan ? Ewww terlambat mr. JUNG !!

    Tp walo gimanapun jg aku pen mereka balikan lagi, eaaa jiwa shipper ku masih ada walo dendem kesumet ama si Jung ahahamanapun jg aku pen mereka balikan lagi, eaaa jiwa shipper ku masih ada walo dendem kesumet ama si Jung ahaha

    5 Juli 2011 pukul 19:42

  19. KyuNanda

    seru thor,, tp knp si jessica muncul dgn sgla ke-Rese-annya??
    bikin emosi reader ja!!

    ya!! yunpa, knp gk dikejar pke mobil?? kn bs di ikutin terus mpe ke chungnam???

    6 Juli 2011 pukul 21:01

  20. Lidyaatrueelf^^

    huwaaaaaaaaaaaa..
    udaaahhh chapter 7..
    aisshh..
    gak sabarr nunggu chapter berikutnyaa..
    thorr,, cepett di post yakkk..
    gak sabaarr nih nunggu yang berikutnyaa..
    ^^..

    6 Juli 2011 pukul 21:04

  21. Mianh. . Q lancang dah bca ff mu chingu. .
    Hua. . Hikz. . Hikz. . Knapa jaema pergi. . Pdahal yunpa dah pnggil2 dy. . Yunpa jg sh bru sdar. . Memang y qt mnyadari seseorang itu brharga bwt qt stlah dy pergi dr qt. . Yunpa kejar jaema. .

    6 Juli 2011 pukul 22:09

  22. Yeeee! Author sukses buat saya nangis -_-

    Nah. YunPa sekarang nyesel kan -_- matanya JaeMa walopun buta sebelah tapi tertutupi oleh keindahan matanya. Hueeee! >,<

    Authooor! Lanjut yooo!

    7 Juli 2011 pukul 12:27

  23. yaaahh kirain jaemma bkalan tggl d stu. . .
    Kisah yg mnharukan. . .
    lnjut author. . .

    7 Juli 2011 pukul 13:08

  24. niiz

    GUA NGIRI SAMA AUTHOR YG BIKIN NI EPEP, HUAA DIRIMU DAPAT DARIMANA INI KATA.KATA, tiap kata bisa di imajinasikan dg sederhana, sederhana tp penuh emosii ><

    20 Juli 2011 pukul 16:59

  25. Penyesalan selalu datang terlambat kan?😦
    Jae Umma terlalu sabar ;(

    21 Juli 2011 pukul 18:43

  26. XaN

    wuuaaa i love this part!!!❤❤❤
    kata-katanya bagus bgt!

    23 Juli 2011 pukul 15:48

  27. DewiAriyani

    Daebak thor…ska banget dgn part yg ini..
    Berhasil buat aq nangis loh pas bacax..(╥﹏╥)
    Pkkx T.O.P B.G.T deh..

    27 Juli 2011 pukul 17:07

  28. princessradita

    Huuuksss~ sedih..
    Jae umma gak membiarkn Yunho appa mengejarnya.. Hwaaaa (┌_┐)ƪ

    9 Agustus 2011 pukul 16:08

  29. han aram

    T.T
    kasian jiyoooll..
    gara” yunho sama jessica nih..
    yunho cepet balik sama jeje dunk..

    22 September 2011 pukul 10:59

  30. Chunda Pandita

    ihh kereen~ yunho mulai cinta sama jaejoong yaa🙂
    oh iya, jeje tuh buta sebelahnya gimana? matanya masih kebuka? atau gimana?
    jawab yaaa hehe

    21 November 2011 pukul 08:33

  31. anny cassiopeia

    waahhhh ceritanya panjang…
    tapi seru kuq….
    hehehehe

    22 November 2011 pukul 17:55

  32. luv_yunjae_love

    yah, salah tebak..
    ternyata di ff kali ini anak yunjae cewek…
    wkwkwkwkk…
    yunnie pabo…
    kejarlah jj, kan tau dia mo kemana..
    nanti nyesel tau…

    26 November 2011 pukul 10:35

  33. v3_thok

    T_T….
    Ak g bsa b’hnti nangis…..
    Lanjuuuut

    21 Januari 2012 pukul 15:51

  34. sumpah sedih bangett!!! huaaaa~ jaejoong kembalii!!! jangan pergiiiii

    22 Januari 2012 pukul 10:08

  35. ChanNuriza

    author tanggung jawab.. ane nangiiiiiisssssss.. huweeeeeeeeeeeee T.T
    pas bagian terakhir nyesek banget.. duoooh

    29 Januari 2012 pukul 23:19

  36. fieeYJ

    aegya x udh lahir, tpi knytaan ttep hrus d hdpin umma. knapa sih umma Jung gk ngebtaln prjanjian itu aj, appa jg nih jual mhal bgt sih ama prasaan sndri. umma, kmu hrus kuat demi Jiyool n’ smua x

    4 Maret 2012 pukul 03:10

  37. Cjj

    Jaema kenapa pergi?
    Kshan jiyeol tuh

    16 Maret 2012 pukul 00:54

  38. firegirl97

    Akh….
    Yunho ni gmn sih ???!!!
    Knp dy baru aja nyadar klo dy pux perasaan ma jae ???
    Ud telat tw…!!!

    16 Maret 2012 pukul 21:31

  39. Yunna

    cuma bisa nangis guling2 baca part ini😥
    feel nya bener2 dapet… nyeseg hiks hiks

    22 Maret 2012 pukul 00:21

  40. nyesek saya bca.a author…
    Huwee jae prgi..
    Nah loh rasain tuh yun, gmna rasa skit T^T

    24 Maret 2012 pukul 19:56

  41. omo appa.. appa bkin aq nangis sesegukan.. T^T
    yes, you love him Jung Yunho,, since the beginning. jemput dia appa.. jemput Kim Jaejong mu..

    keren tor.. keren bgt kisah ini.. tp aq pnasan ma nem baby’a yunjae pa arti’a “Jung Jiyool” ? ^^

    7 April 2012 pukul 19:32

  42. hyoochun

    BuatQ chap ini sedih banget…sungguh…sampai airmataQ Ъ>:/ bisa berhenti, hidungQ tersumbat Ъ>:/ bisa bernapas lewat hidung….TT.TT

    Gumawo author Kau telah manyajikan cerita ýanƍ sungguh indah
    Semoga mereka seceptnya bersatu, menjadi keluarga kecil ýanƍ bahagia selamanya, eehh Ъ>:/ kecil deh, kalau yunho’a dah sadar bahwa dy mencintai jj mereka harus nambah/bikin adik ýanƍ buanyak bwt nemenin Jung jiyool

    27 Juni 2012 pukul 03:47

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s