fanfiction for our soul

BEAUTIFULL ONE EYE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 6/? YAOI


title : beautifull one eye

author: jung rye sun

length: 6/?

 rate:  NC 17

genre: AU, romance, NC17, MPREG, …..

WARNING!!! MPREG!!!don’t read this! if u don’t like yaoi!

 

annyeong!!

seperti permintaan reader post nya cepet kan??

okay, jangan lupa komennya! ^^

 

 

 

********************************************************************

 

 

*jaejoong POV*

 

~5 months~

 

Kandunganku sudah mulai membesar. Terkadang ini membuatku merasa stress dan kesulitan menyembunyikannya dari public. Umma selalu setia berada disampingku. Dia tak pernah membiarkanku mengerjakan pekerjaan berat apapun. Umma juga seringkali melarang yunhi untuk dekat-dekat denganku. Tentunya karena takut yunho akan bertindak macam-macam padaku.

 

Akhir-akhir ini sikap yunho juga mulai mengalami perubahan. Dia tidak lagi sekasar yang dulu.

Dia akan lebih memilih melampiaskan kekesalannya di luar rumah daripada harus berurusan denganku.

Meski terkadang sikap liar nya masih suka muncul.

Gara-gara umma terlalu protective padaku, aku juga seringkali tidak diperbolehkan mengunjungi haelmoni di rumah sakit. Hanya saja aku biasanya akan menentang dan marah pada umma.

 

Oh, iya!

Keadaan haelmoni sudah sedikit membaik. Meski sesungguhnya operasi yang dia lakukan beberapa bulan yang lalu tidak berjalan lancer, bahkan bias dikatakan gagal. Karena menurut dokter haelmoni sudah mengalami komplikasi parah. Jadi kami hanya bias menunggu keajaiban sehingga dia bias cepat sembuh, paling tidak kembali ke rumah.

 

Jika aku bertatapan dengan haelmoni, aku akan merasa sebagai cucu paling durhaka padanya.

Bahkan dia tidak tahu aku sedang mengandung. Haelmoni yang dulu sangat berbeda dengan sekarang.

Dulu dia sangat cerewet, dia selalu memarahiku jika aku melakukan kesalahan, meskipun kesalahan itu tidak besar. Tapi sekarang, dia hanya bias terbaring lemah di tempat tidur dengan berbagai peralatan medis disekelilingnya. Bahkan berbicara dengan jelas pun dia sudah tidak mampu.

Aku rindu saat dia mengomeliku, membentakku, aku rindu haelmoni-ku yang dulu.

 

~7 months~

 

Hari ini umma memaksaku untuk melakukan USG, aku sudah menolaknya berkali-kali tapi dia tetap saja memaksaku.

“ayolah jae, kumohon! Aku sangat penasaran dengan jenis kelamin cucuku”

Dia terus menatapku dengan tatapan memohon.

“aissh, umma biarkan saja, biar nanti menjadi kejutan”

Sebenarnya itu bukan salah satu alasanku tidak mau check up ke dokter.

Karena setiap check up, umma pasti akan mengikutsertakan yunho dengan kami.

Dan dia pasti akan mengoceh sepanjang perjalanan karena bosan.

“jaee, ayolahh…..”

Dia menggenggam tanganku dan menatapku dengan tatapan memelas.

Kutatap wajah yunho yang sejak tadi asyik dengan buku bacaannya dan kurasa dia tak mendengar perdebatanku dengan umma sejak tadi.

Kuhelas nafasku berat,

“apa yunho akan ikut bersama kita?”

Umma menatapku bingung,

“tentu, dia harus melihat calon baby nya”

Kuhembuskan nafasku berat,

“bisakah hanya kita berdua saja?”

Umma terdiam dan menatapku bingung, lalu menggelengkan kepalanya.

“tidak!”

Oh, baiklah jika dia sudah berkata seperti itu, berarti aku harus mengikuti perintahnya.

Aku hanya bisa menghela nafas pasrah.

 

******************************************************************

 

Dokter menyuruhku berbaring ditempat tidur pasien.

Dia mengambilakan sebuah alat aneh, dan mengoleskan gel dingin di perutku.

“apa itu?”

Ujarku menatapnya bingung.

Dokter itu hanya tersenyum menatapku.

“just relax, mrs.jung”

Aku hanya mengangguk-angguk pelan.

Kutatap wajah umma disampingku yang sejak tadi Nampak berbunga-bunga.

Dia tak henti-hentinya menampilkan senyuman aneh itu.

 

Perlahan dokter itu menggerakkan alat itu ke berbagai sisi.

Kuperhatikan layar monitor yang mulai menampilkan sebuah gambar.

Gambar baby yang sangat lucu. Dia sedang tertidur, dia terlihat begitu kecil dan rapuh.

Itu anakku…..

 

Mataku rasanya sulit beralih dari gambar itu, entah sudah berapa kali aku tersenyum menatap gambar itu. Kutatap wajah umma, wajahnya datar, namun kulihat matanya berkaca-kaca.

Aku tahu betapa bahagiannya dia, dia begitu menginginkan seorang cucu.

Tentunya untuk menemani masa tua-nya.

Yunho yang sejak tadi tidak mendekat, kulihat dia tercengang menatap ke layar monitor.

Jung yunho yang selalu terlihat dengan mata cokelatnya yang dingin, kini mata itu seperti terlihat hidup kembali, tatapannya begitu berbeda. Seperti tatapan kebahagiaan yang tak terhingga.

 

Perlahan tapi pasti, aku mulai dapat menerima anak ini.

Meski awalnya bagiku dia adalah bencana, tapi kini kurasa dia adalah malaikatku.

Tanpanya aku tak akan sampai di saat seperti ini.

Meski aku tahu waktuku bersamanya tinggal sebentar lagi.

Karena setelah ia lahir, ia bukan milikku lagi.

Aku tak bias mengelak, karena ini perjanjian yang telah kubuat dengan keluarga jung.

 

 

***************************************************************

 

Sepanjang perjalanan umma tak henti-hentinya menceritakan tentang checjk up ku tadi.

Wajahnya begitu berbunga-bunga. Bahkan yunho yang biasanya akan membantah diam saja.

Dia juga terlihat sangat menikmati hal itu.

 

*****************************************************************

 

Sesampainya di rumah yunho membantuku ke kamar.

Dia tak menggerutu sedikitpun seperti biasanya. Itu membuatku sedikit bingung akan sikapnya.

“Yun…..”

Dia menatapku lalu seakan berkata ada apa,

“mengapa sepertinya sejak tadi sikapmu berbeda? Kau tak seperti biasanya,”

Spontan dia langsung terlihat aneh dan salah tingkah.

Wajahnya yang semula datar saja, sekarang jadi memerah.

“errr……aku tak apa-apa mungkin itu perasaanmu saja”

Aku hanya mengangguk mengiyakan.

“yasudah, kau tidurlah, kau pasti lelah”

Dia tersenyum kecil padaku,

Hey, he smile at me?!

Aku tak bias menahan tawaku melihat tingkahnya.

Akhirnya aku dapat melihat tawa yang sangat aku rindukan selama ini.

Karena aku memang jarang sekali melihatnya tersenyum. Menyapaku saja hanya sesekali.

Dia selalu menjauh dariku, hingga bahkan meski sudah lebih dari 10 bulan aku tinggal dengannya, aku tak tahu apapun tentang dia, dan menurutku begitupun dengan dia tentang diriku.

Kami adalah suami istri yang tak mengenali diri sendiri sama sekali.

Karena pernikahan kami hanyalah sebuah status untuk formalitas.

 

 

Meski aku tahu pernikahan ini sejak awal tidak dilandaskan cinta, tapi aku mau menjalaninya.

Entahlah, mungkin kalian berpikir aku bodoh.

Tapi aku yakin dibalik semua ini, tuhan mungkin akan memberikanku sesuatu yang lebih.

Haelmoni selalu berkata, “suatu saat kau akan menemukan seseorang yang akan kau nikahi, dia adalah sosok yang kau sangat cintai hingga akhir hayatmu”

Apakah saat ini kata-kata itu berlaku??

Entahlah, mungkin takdirku memang bukan dengannya.

Kelak, kami akan memilki kehidupan masing-masing dan aku harus melupakan keluarga ini.

Keluarga yang telah memberikanku pahit manisnya kehidupan.

 

 

Kuhela nafas berat, mengingat imaginasi liarku.

Aku tak begitu menyesali pilihanku. Meski terkadang rasa itu akan hadir.

Tapi aku cukup bahagia, meski tidak bersama seseorang yang bisa membahagiakanku.

 

*****************************************************************

 

 

When I see your face

There’s not a thing that I would change

Cause you’re amazing

Just the way you are

And when you smile,

The whole world stops and stares for awhile

Cause girl you’re amazing

Just the way you are……

 

*********************************************************************

 

 

~9 months~

 

*yunho POV*

 

Hari ini nampaknya nasib buruk tengah menimpaku.

Tugas-tugasku serasa menuntutku untuk segera menyelesaikannya. Apalagi ditambah tadi pagi aku dengan jaejoong mengalami sedikit cek-cok. Aku harus selalu dapat mengontrol emosiku.

Jika aku melukainya barang sedikitpun, umma akan membunuhku.

Oh, baiklah lupakan hal itu.

 

 

Kembali kukerjakan tugas-tugasku saat assistenku tuan park memanggilku.

“permisi tuan jung,”

Perlahan dia dating mendekatiku.

“tuan, nyanya Jessica dating ingin menemui anda”

Aishh, mau apa wanita itu dating kesini.

“katakan padanya, nanti saja! Aku sedang sibuk dengan pekerjaanku”

Aku kembali meneruskan aktifitasku mengetik di laptop.

Saat tiba-tiba wanita itu menerobos masuk ke ruanganku.

 

“jung yunho!”

BRAKK,

Dia menggebrak meja, dan itu membuatku sangat marah.

“APA-APAAN KAU?!”

Dia menatapku dengan tatapannya yang sinis.

“WAKTU ITU KAU BERJANJI TAK AKAN JATUH CINTA PADANYA! KAU BERBOHONG!! AKU TAHU DIA MENGANDUNG ANAKMU JUNG YUNHO!! MESKI AKU DI AMERIKA, AKU MEMILIKI BANYAK KONEKSI TENTANG HUBUNGAN TERLARANGMU! AKU BISA MEMBOCORKANNYA KESIAPAPUN!”

Wajahnya merah padam karena dikelilingi amarah.

“aku sudah bilang dari awal, tunggu dan bersabarlah! Aku tak bisa menolaknya, kau tahu aku hanya mencintaimu bukan?”

Aku berusaha menarik perhatiannya, tapi percuma saja. Dia malah mengacuhkan perhatianku.

“kau buaya jung yunho! Kau hanya memanfaatku, memanfaatkan orang lain demi kepuasan pribadi!”

Dia menatap melecehkanku.

“ohhh….. ayolah jess! Kau tunanganku, dan hanya kau yang aku cinta!”

 

Ok,

Jessica adalah tunanganku, sejak awal kami sudah membicarakan tentang pernikahanku dengan jaejoong yang hanya sandiwara semata.

Saat itu dia bilang menyetujuinya, meski aku tahu itu sangat terpaksa,

Lagipula saat itu dia harus pindah divisi dan mengharuskannya untuk dipindah tugas ke Amerika.

Kami sudah menjalin hubungan sekitar 5 tahun terhitung sejak kami SMU,

Hubungan kami sudah sampai tahap serius, tapi entah mengapa umma selalu menentangku bersamanya.

Karena menurutnya dia bukan gadis baik-baik. Dan dia tak akan bisa setia padaku.

Tapi aku tetap saja menjalin hubungan dengan Jessica meskipun aku sudah menikah dengan jaejoong.

 

“aku tak mau tahu yunho! Kau ceraikan dia! Atau kau akan kehilanganku selamanya!”

Dia terus marah-marah padaku dan menatapku dengan sejuta perasaan kesal dihatinya.

Untuk sedikit menenangkannya aku membawanya pergi ke café dekat kantorku.

“jess, aku butuh waktu!”

Aku berusaha menjelaskan berkali-kali padanya namun dia tak kunjung mau mengerti.

“I DON’T CARE!! Aku tak perduli yun! Ceraikan dia, atau kau akan kehilanganku!!”

Dia melipat tangannya dan mengalihkan pandangannya dariku.

“dia sedang mengandung anakku saat ini. Jika saatnya tiba, dia akan pergi dengan sendirinya”

Dia menatapku sembari mengerucutkan bibirnya membentuk pout.

“lalu, berapa lama lagi aku harus menunggu?”

Kugenngam tangannya erat.

“secepatnya…….”

Dia hanya tersenyum manis padaku.

“na saranghaeyo…..”

Dia mengucapkannya dengan malu-malu.

“na do chagiya…..”

 

Hari itu kami hanya menghabiskan waktu berduaan.

Dia mengajakku untuk menemaninya jalan-jalan keliling kota seoul, yah….

Terpkasa aku harus meninggalkan tugasku, karena aku tak mau dia marah lagi padaku.

Jika kau bertanya apakah aku mencintai Jessica,

Aku tak begitu yakin, hanya saja aku merasakan nyaman berada disampingnya.

Dan itu yang membuatku mampu bertahan cukup lama dengannya.

 

 

 

 

*jaejoong POV*

 

Sore hari yang membosankan, aku tak tahu apa yang harus kulakukan.

Menonton TV, aku sudah bosan.

Di usia kandunganku yang sudah menginjak 9 bulan ini, umma tak memperbolehkanku pergi kemana-mana. Jadi terpksa aku harus menetap dan diam dirumah.

 

Aku memutuskan untuk pergi ke kamar.

Kucari-cari album foto kenangan bersama haelmoni. Kubuka album itu perlahan.

Album foto yang disampul dengan warna biru. Album yang menyimpan segala memoriku tentang diriku dan haelmoni.

 

Kubuka halaman pertama, foto saat aku masih berusia sekitar 3 tahun. Dengan sebotol susu ditanganku.

Aku hanya bisa tertawa melihat foto masa kecilku.

Dulu, aku sangat nakal seperti anak lelaki kebanyakan. Sikapku mulai tertutup dan berubah perlahan sejak aku mengalami masa puber.

 

Aku mulai memikirkan kelak anakku lahir akan mirip dengan siapa,

Apakah akan mirip sepertiku yang lemah atau ayahnya yang kuat?

Tapi aku harap anakku akan selalu menghargai orang lain.

Dan dia tidak tumbuh sebagai manusia yang suka menindas orang lain speerti ayahnya.

 

Aku juga berpikir, aku menginginkan seorang anak perempuan. Aku tak mau anakku kelak menjadi gay seperti aku, atau aku tak mau anakku menjadi cemoohan masyarakat seperti diriku.

Untuk itulah aku selalu berdoa kepada tuhan agar anakku perempuan.

Meskipun aku tahu umma menginginkan seorang anak laki-laki untuk dapat meneruskan perusahaan.

 

Saat aku sedang terbuai dalam lamunanku tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk.

Aku segera pergi ke ruang depan untuk membukakan pintu.

Saat kulihat seorang wanita cantik berdiri dihadapanku. Nampaknya, aku mengenal wanita ini.

“annyeong……”

Dia tersenyum manis padaku.

“bolehkah aku berbicara padamu sebentar?”

Aku mengangguk dan mempersilahkannya masuk. dia duduk di sofa dengan anggunnya.

Dia Nampak sangat cantik. Aku yakin dia wanita kaya raya.

“jaejoong sshi, kau ingat aku?”

Aku mengamatinya bingung. Kucoba mengingat-ingat wajah wanita itu.

Wajah tirus dengan mata bulat plus rambut blondenya.

…………….

Ya! Aku ingat dia, dia Jessica.

“Jessica?”

Dia mengangguk pelan sembari tersenyum manis.

Aku ingat siapa dia, semasa SMU dulu, dia adalah gadis yang sangat digilai seisi sekolah.

Dia adalah lead team cheerleaders, dan dia merupakan  kekasih yunho.

Lalu untuk apa dia kesini??

 

“jaejoong sshi, aku ingin mengatakan sesuatu padamu”

Dia mulai menatapku serius.

“apa itu?”

Dia menarik nafas berat untuk menghilangkan kegugupannya.

“kau lihat cincin ini?”

Dia memperlihatkanku sebuah cincin cartier berwarna perak, yang tentu harganya sangat mahal.

“ini adalah cincin pertunangan kami, cincin aku dan yunho….”

DEG,

Seperti ada perasaan sakit yang begitu besar menyerangku. Rasanya mendengar kata-kata itu bagaikan disambar petir.

 

Aku tak bisa memungkiri semua ini, aku tahu mereka sudah lama menjalin hubungan dan kupikir saat kami menikah mereka sudah berpisah, namun tak kusangka mereka masih tetap bersama.

Meski aku tak mencintai yunho, tapi ada perasaan sakit yang besar saat mendengar yunho juga milik orang lain. Perasaan yang dialami semua istri dimanapun.

 

“baiklah, kau menginginkan apa datang kesini?”

Ujarku dingin, aku bahkan sulit mengucapkan kata-kata setelah mendengar kalimatnya.

“aku ingin kau tinggalkan yunho, secepatnya….. karena disini, bukan aku yg merebutnya darimu, tapi kau yang merebutnya dariku. Lagipula aku tahu kalian tak saling mencintai. Jadi kumohon segera tinggalkan yunho. Mianhae….”

Kugigit bibir bawahku menahan amarah, dan tangisanku.

Entah mengapa, aku merasa sangat kesal mendengar omongannya. Rasanya hatiku sakit sekali.

Bahkan rasa-rasanya aku ingin menamparnya.

 

Aku menelan ludahku dengan susah payah,

“kau tenang saja, ………setelah anak ini lahir, dia akan menjadi milikmu spenuhnya”

Lidahku rasanya kelu mendengar kalimatku sendiri.

Dia langsung tersenyum manis padaku, dan menggenggam tanganku pelan.

“gomawo jaejoong-sshi….”

Aku hanya tersenyum terpkasa mendengar kata-katanya.

Apa yang dapat kulakukan? Aku tak bisa egoist dengan memaksanya bersamamku bukan?

Coz, I’m nothing in here….

 

 

 

 

 

*yunho POV*

 

Aku pulang kerumah dengan perasaan senang karena tadi aku dan Jessica menghabiskan waktu bersama di hotel, dan tentunya pergi jalan-jalan ketempat romantic di seoul.

Tapi senyumku menghilang karena di rumah jaejoong menampakkan wajah masamnya padaku.

Aku bingung apa yang terjadi dengannya. Dia bahakan tak pernah merespon setiap perkataanku.

Bahkan saat kusuruh mengambilkan air, dia malah membantah,

“kau punya tangan dan kaki, ambil sendiri!”

Dia berlalu meninggalkanku dan aku tahu dia pasti masuk kekamar.

 

Aku menjadi kesal karena sikapnya yang kekanak-kanakan seperti ini.

Apa salahku sehingga dia begitu marah?

Kususul dirinya kekamar, dan saat kubuka kamar kulihat dia yang sedang memandang langit di balkon.

“jae?”

Dia menatapku sebentar lalu melengos lagi memandang langit malam.

“ada apa denganmu? Mengapa kau bersikap seperti anak kecil begini?”

Dia berbalik menatapku dan menghampiriku.

“kau bilang aku seperti anak kecil?! Sadarkah kau lebih kenak-kanakkan daripada aku?!”

Dia menatapku dengan wajahnya yang memerah karena marah.

“kau kenapa jae?! Aku melakukan apa padamu?!”

Aku mulai berbalik membentaknya.

“kau bahkan tak sadar akan kesalahanmu mr jung yunho!! “

Dia menatapku dengan mata berkaca-kaca.

“aku tak tahu! Kau bahkan tak memberitahukan apapun padaku!”

Dia kembali menatapku dengan tatapan kecewanya.

 

“aku tahu aku hanya istri sementara mu! Aku b ahkan tak punya hak apapun untuk melarang seorang jung yunho! Tapi bisakah kau mengerti sedikit perasaanku yun! Perasaanku sebagai seorang istri!!”

Dia menatapku dengan tatapan bingung.

“apa maksudmu aku tak mengerti!”

Kuhela nafasku perlahan.

“aku tahu hubunganmu dengan Jessica yun, aku tahu! Aku hanya perusak hubungan kalian,

Dan maaf jika aku mengganggu ketenangan hidup kalian, aku benci setiap saat aku harus menerima kenyataan suamiku bukan milikku, suamiku tidak mengenalku, bahkan suamiku tak tahu siapa diriku,”

DEG,

Seperti ada hantaman kerasa yang terasa menohokku, ya aku memang tak mengenalnya dengan baik.

“aku hanya ingin mendapatkan hak –ku sebagai seorang istri yun!”

Aku mulai mencerna kata-kata jaejoong dan mulai berpikir.

Aku memang orang yang brengsek sejak awal, dan aku tak bisa merubahnya begitu saja.

 

“auuu……..”

Tiba-tiba jaejoong meremas perutnya kesakitan.

“hey, kau kenapa?”

Dia hanya menggeleng pelan disela tangisnya,

“apa kau akan melahirkan?”

Tanyaku panic, aku mulai ketakutan. Karena aku tahu ini belum waktunya.

“I’m not sure…..”

Dia menjawabku lemah.

“ahhhhh………”

Dia kembali merintih kesakitan sampai membungkukkan badannya.

“jae,”

Kupapah dirinya ke tempat tidur. Saat dia terus-menerus merintih kesakitan.

 

Aku segera bergegas menghubungi dokter dan umma, dokter bilang jika memang dia akan melahirkan.

Berarti dia mengalami komplikasi.

Aku benar-benar tak bisa mencerna dengan baik perkataan mereka. Yang aku pikirkan aku harus segera membawanya kerumah sakit.

 

Aku kembali ke kamar saat kulihat jaejoong masih merintih memegangi perutnya.

“jae, ayo kita kerumah sakit sekarang!”

Aku membantunya berdiri dan saat dia terbangun, darah telah mengaliri sprei kasur.

Oh, tidak dia mengalami pendarahan.

Dia terdiam menatap darah yang ada dimana-mana.

“oh, tidak….aku akan mati”

Dia berkata pelan, seperti berbisik.

Diremasnya tanganku erat,

“yunho aku takut…….”

Aku hanya tersenyum kelu, dan kulihat darah mengalir banyak di kakinya.

 

Tanpa basa-basi aku langsung menggendongnya dan membawanya ke mobil.

Aku menyetir seperti orang kesetanan, wajah jaejoong yang memucat membuatku semakin ketakutan.

Bagaimanapun juga aku tak mau terjadi apa-apa dengannya.

 

***********************************************************************

 

Dokter berlalu lalang dari ruangan jaejoong,

Mereka berusaha sekuat tenaga menyelamatkan nyawanya.

Aku tak tahu wajahku sudah seperti apa sekarang, aku seperti orang bodoh.

Wajahku sangat kusut, meski banyak orang berlalu di lorong rumah sakit, namun bagiku rasanya sama saja seperti berada di lorong gelap dan sepi. Aku tak merasakan apapun.

Yang kupikirkan hanya jaejoong dan bayiku.

 

Aku terus bertanya-tanya dalam hatiku, apa dia akan selamat,

Atau meninggalkanku untuk selamanya???

 

 

 

TBC

 

np: jangan bingung klo kelamin si baby gk dikasih tauk disini, coz…. it’s secret! hahaha…..^^


39 responses

  1. Annyeong..
    Hehehe, cpet banget uploadnya cingu. Gomawo ffnya,.
    Jae akn melahirkan y? Wah brarti sbntar lagi dia angkat kaki dgn berat hati. Kehilangan 2belahan jiwanya. Fighting cingu, bkin ff yg mendramatisir klimaksny

    3 Juli 2011 pukul 19:44

  2. Duh gregetan deh liat crtanya, author TBC disaat seru2nya huhu..
    Yunho uda suka tuh ma jae, keliatan, cm blm nyadar aja..pasti nyadarnya wkt jae prg ya kn thor *Sotoy
    LANJOOOTTT thor kejar setoran lg..
    Thor dikonfrm dong FB nya, ak td nge add author..

    3 Juli 2011 pukul 20:18

  3. cherry

    Bingung mo comment pa,,,,
    yg pasti… d tunggu kelanjutannya….

    3 Juli 2011 pukul 20:34

  4. JJnaomi

    aah!! ngapain sih ada Jessica?
    di setiap ff selalu jd pengganggu deh ><
    si Jaejoong ga mati kan?
    selamat kan?
    bikin happy end ya haha~
    bikin Yunho jd suka Jae kek gitu kkk~
    oke lanjut ya author! ga sabar ^^

    3 Juli 2011 pukul 20:52

  5. ZueTeuk

    Kyaaa~
    Lanjut.lanjut.
    Ketagihan akk baca FF nyh chingu hahaks^^
    Kesian joongie😀

    3 Juli 2011 pukul 20:53

  6. blingblingdya

    jangan sad ending dong..
    kasian banget jae:/

    3 Juli 2011 pukul 21:08

  7. Hueee
    gak rela kalow Jae pergi dari Yunho.
    Mending Jess aja noh yg pergi jangan Jae!
    Smoga Jae dan bayinya selamat.
    Tetep updet kilat ya thor..

    3 Juli 2011 pukul 21:17

  8. akh… Thor bkin pnasrn ja
    lnjut’n’a cpt d’up load y thor udh g sbrnjut’n’a cpt d’up load y thor udh g sbr

    3 Juli 2011 pukul 21:38

  9. Jaema stress berat tuch maka na kaya gitu kasihan, padahal belum waktu na jaema melahirkan, moga aza jaema n baby na gak apa2. awas aza tuch jessica lo mpe terjadi apa2 ama jaema n baby na.

    3 Juli 2011 pukul 21:41

  10. Tanjunxiu

    Umma mau ngelahirin?! *mondar mandir drumah sakit bareng appa

    pasti ni semua gara2 cwe sialan ntu.
    Dia yg nyebabin umma pendarahan >< *cekik jess
    ayo appa, bilang ke umma kalo sebener.y appa jg dah mulai suka sm umma.
    Gimana kelanjutan.y yah??

    3 Juli 2011 pukul 22:34

  11. TaemiNica

    jae pendarahan?
    Keadaan yg b’bhaya ne.
    Smga jae n baby slmat.
    Yun segitu cmas kah?
    Mungkinkah yun dah mlai da rasa ma jae n ga mau jae ninggalin dia?
    Makin penasaran deh…

    3 Juli 2011 pukul 22:52

  12. rara_cassielf

    Knp si jess muncul sih pngen gw bejek dah tuh muka *esmosi*

    Kpn thor yun mlae cnt ama jae…..
    Msh lama yaa…

    Please…jae jgn mati
    Dia belum prh bgia itu (˘̩̩̩o˘̩ƪ)

    Ntar happy ending kan thor
    Jebal oh jebal *puppy eyes*

    Dtunggu dg sgt klnjutan.a

    3 Juli 2011 pukul 23:08

  13. Dianavl

    Itu jj mau mlahirkan ya??…aku hrp anaknya cewek,,,trus umma-nya yunho kcwa trus jj bsa brg2 sma bayinya ;)#dipukul author karena bkn crita sendiri+dipkl reader yg lain gara2 bkn jj menderita…lanjut chinguyunho kcwa trus jj bsa brg2 sma bayinya ;)#dipukul author karena bkn crita sendiri+dipkl reader yg lain gara2 bkn jj menderita…lanjut chingu

    3 Juli 2011 pukul 23:38

  14. yunjaePoreper

    asekkk.. author updatenya cepet…
    ya ampun.. gimana nasib jeje sama baby..?
    gara2 jess nih!
    thor, ini bakal happy end kan?? plisss… kasian Jeje disiksa mulu..
    happy end ya… #noel2author
    makanya Yun.. sadar! SADAR! sadar kalo kamu cinta ama jeje!
    *treak dikuping Yunpa pake toa*
    #jderrr

    4 Juli 2011 pukul 00:03

  15. ZueTeuk

    Kyaaaaa >.<
    Keren thor .
    Bagus.bagus.
    Lanjut~
    4 jempol deeh😉

    4 Juli 2011 pukul 00:28

  16. Rese nih jessica ngajak ribut.
    YunpaT_T plis jatuh hati dong sama jaema. Jgn sma sicca. Aku garela!

    Jaema ngelahirin><
    asik asik . Semoga ank.a kyk jaema n.n

    4 Juli 2011 pukul 01:55

  17. Komenku msk tak._.

    4 Juli 2011 pukul 01:58

  18. Sebel sm jessica!
    Pengganggu bgt. Semoga yunjae brstu! Dan semoga happy end.-.

    Semoga jaema sama baby slmt. Hehehe._.

    4 Juli 2011 pukul 02:00

  19. huuaahh, cinta deh sama author, apdetx cepet..😀 tpi knapa dy muncul sih ? *nunjuk” muka jess*, selalu aja jadi perusak rumah tangga.. pokokx aq ga’ rela dy sama yunppa, kan yunppa hax u/ jaemma..😀 ayo apdet kilat lagi, thor.. udah pnsaran nih..

    4 Juli 2011 pukul 04:13

  20. annyonghaseyoo~…
    aduh…..ceritanya bikin penasaran….
    di cut di situ sih…..
    lanjut ya…
    annyong~…

    4 Juli 2011 pukul 14:31

  21. Park91

    Okeh jae mu ngelahirin. Abis itu keluar yah dr rumah si Jung. Aku pen liat si Jung mohon2 sama Jae biar mereka balikan T^T

    5 Juli 2011 pukul 19:31

  22. niiz

    Iddiih guaa gemes liat jessica. Yunho juga ga ada ketegasan sama jd cow. Ayo jae berusahauga ga ada ketegasan sama jd cow. Ayo jae berusaha

    20 Juli 2011 pukul 16:05

  23. Jae Umma , fighting!
    Changmin & I always beside U ! #plak #ga.nyambung
    Di sini kata-katanya Jae Umma bikin nyesek sumpah! ;(

    21 Juli 2011 pukul 18:41

  24. princessradita

    Huuh.. Ngapain sh Jessica dtg nemuin Jae umma.. Bikin Jae umma jdi sakit hati!!! Uuuuhhh!!!

    9 Agustus 2011 pukul 16:00

  25. han aram

    yunho putusin jessica aja..
    kamu harus sama jeje *yunjae forever*..

    jeje melahirkan?
    semangat ya..

    22 September 2011 pukul 10:54

  26. ChinaTsu ariHyoshiie

    akh lgi seru jg…mala tbc…
    Bkin penasaran ja nhii….
    Ciayooo umma berjuang wat melahirkan ya..hehe

    31 Oktober 2011 pukul 22:48

  27. aii

    Kekasih yunpa jessica ya author ..perasaan di chap awal yunppa bilang nya go ahra…
    Atau saya yg salah ya author… Hehehe
    Miann…

    7 November 2011 pukul 15:05

  28. luv_yunjae_love

    pendarahannya lewat mana ya tu…
    *plak***
    biasanya anak yunjae selalu cowok…
    wkwkwkwkkw…
    sotoy tingkat tinggi…
    pokoknya umma harus selamat, gk mau nie nanti jd sad ending…
    *maksa bngt***

    26 November 2011 pukul 10:18

  29. Lita.jung

    Nambahhh seru crita.a ,
    jaejoong hrus hdup😄

    29 November 2011 pukul 18:06

  30. v3_thok

    Lanjuuuuuut…

    21 Januari 2012 pukul 15:38

  31. huaaa~ makin seru…..

    22 Januari 2012 pukul 09:52

  32. ChanNuriza

    aduh seru,seru!! jeje mati gak ya?? haaa ini tmbh keren.. merinding bacanya..

    29 Januari 2012 pukul 23:06

  33. Shinki Deasy

    aduh,. keren chingu..

    tapi aku sedikit bingung diawal cerita pacar yunho kan go ahra. tapi sekarang jadi jesicca??

    tapi seru kok chingu,. dan tolong diperhatikan sekali lagi tentang penulisan dan tentang penceritaan, apakah itu yunho pov, atau jae pov.

    gomawo

    25 Februari 2012 pukul 13:13

  34. firegirl97

    Waahhh…
    Bagus banget…😀

    Kira2 yunho akan milih sapa ya ??
    Jae ato jessica ???

    16 Maret 2012 pukul 21:13

  35. Yunna

    eh perasaan dulu yunho ma ahra.. kok jdi ma jessica??
    apa aq yg slah baca…
    ah apapun yg trjadi yunho cuma boleh ma jaema aja….
    aiissshhh jae mau nglahirin…. sedih hhuhuu

    22 Maret 2012 pukul 00:09

  36. ish jessica -___-*gigit bantal*

    yun ak berharap kau dapt mencintai jae… Hiks slamatkan lah jae.. T.T

    24 Maret 2012 pukul 19:42

  37. sblum’a appa yg mulai ngrasa da rsa yg aneh d hati sekrg umma wlwpun alibi’a kewajaran sebagai seorg istri hehe.. senang’a
    omo.. umma mw nglahirin.. iya appa aq jg nga bsa ngabayangin tampang khawatir appa.. hehe mga umma n bayi’a slamat amin..
    jessica tendang kelaut aza.. hahaha appa blum ngrasain bnr2 d samping umma sieh.. tntu’a luar biasa lebih nyaman d banding brda dsamping jessica

    7 April 2012 pukul 18:09

  38. aulia

    bkn jaejoomg yg jdi pengacau, tapi jessica yg jdi pengacau.

    29 Juni 2012 pukul 13:15

  39. stevani

    Yunho mulai sadar..
    Hihihihi

    Sebel bgt ma yunhoo..
    Tpi pas kaya gini jd suka lg😉

    22 Agustus 2012 pukul 12:58

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s