fanfiction for our soul

PLAYBOY BOYFRIEND { YUNJAE COUPLE STORY } CHAPTER 11/? YAOI


title : playboy boyfriend

author: jung rye sun

length: 10/?

rate: maybe NC 17..

genre: AU, romance, NC17, and a little bit straight…

WARNING!!! MPREG!!!don’t read this! if u don’t like yaoi!

 

 

annyeong!

saya kembali lagi!

tumben2 gk lama neh,

ohya, kan krmn nama jae hero jaejoong krn saya kepeleset,

harusnya namanya hero kim, jadi diganti yahh! ralat!

 

ohya, promosi follow me on twitter @anaknyaYunjae

 

***************************************************************

 

 

*yunho pov*

 

“appa!!! ayo cepat aku terlambat!”

putri kecilku memanggilku sejak tadi.

“ne…..”

aku segera bergegas mengambil tas serta kunci mobil.

“daddy lama sekali!”

dia menunjukkan wajah kesalnya padaku.

“mianhae….”

kuelus pipi merahnya yang menggembung.

“goodbye honey!”

kulambaikan tanganku dari jauh.

gadis kecilku berlalu memasuki gedung sekolah.

kulirik jam tanganku yang sudah menunjukkan pukul 9,

“SHIT!”

aku baru ingat ada meeting dengan klien hari ini.

kusetir mobilku dengan kecepatan tinggi menuju kantorku.

 

 

*jaejoong POV*

 

hari ini kami berkencan di pertokoan kota.

kutatap wajah gadis disampingku yang begitu ceria terus mengenggam tanganku erat.

“hero- kun, apa kau bahagia hari ini?”

tanyanya dengan tatapan polosnya.

“ya, aku bahagia”

sebuah senyuman manis terbentang di bibirnya yang merah.

sekarang kami berada di taman kota,

tempat ini termasuk tempat kesukaanku di jepang.

karena disini nyaman untuk bersantai dan jauh dari hiruk pikuk aktivitas di kota.

juri sedari tadi meletakkan kepalanya dibahuku dan memegang tanganku erat.

sebenarnya aku mengajaknya kesini karena ada sesuatu yang ingin kubicarakan dengannya.

tentang kepindahanku minggu ini ke korea.

sebenarnya dia sudah tahu semua itu sejak bulan lalu.

namun nampaknya dia masih berat melepaskanku kembali ke korea.

tapi jika aku tidak kembali kesana tak ada orang yang akan melanjutkan perusahaan.

ya, appaku sudah meninggal setahun yang lalu.

sejujurnya itu merupakan pukulan terberat bagiku.

aku kehilangan seseorang yang berarti dihidupku.

tapi, dari peristiwa itu aku dapat bertemu seseorang yang selama ini kucari.

ya, dia umma ku…….

 

 

#flashback

 

orang-orang berlalu lalang memasuki rumahku.

beribu-ribu ucapan duka kuterima hari.

orang-orang berpakaian hitam itu menampakkan beraneka ragam wajah yang menggambarkan perasaan mereka yg sebenarnya. ada yang menampakkan wajah kesedihan namun ada pula yang terlihat biasa saja bahkan asyik mengobrol dengan orang lain disana.

aku hanya bisa menatap kaku ke peti mati di hadapanku.

disana ayahku terbujur kaku.

ya, appa telah meninggalkanku untuk selamanya.

appa terkena serangan jantung menurut dokter appa mengalami cardiac arrest.

aku masih tak bisa mempercayai beliau sudah pergi.

dia pergi sebelum aku dapat memberikan sesuatu padanya.

paling tidak membuatnya bangga.

namun, yang kulakukan hanya selalu membuatnya terpuruk dan kesusahan.

aku memang benar-benar anak durhaka.

Rasa bersalahku semakin memuncak mengingat aku selalu membantah perintahnya.

Aku menyesal dahulu aku tidak pernah menghiraukan appa.

Bahkan saat dia meninggalpun aku tidak sedang berada disisinya.

Dan aku bahkan tidak menangis hingga detik ini.

Bukan karena aku tak sedih, tapi karena rasanya air mataku sudah mongering.

Karena sudah lama sekali aku tak pernah menangis.

Sesosok wanita berpakaian hitam dengan tampilan yang anggun menghampiriku.

Dilepasnya kaca mata hitam yang ia kenakan.

Kulihat wajah tua itu. Wajah yang selama ini selalu kunantikan dalam hidupku.

Dia yang selalu kunantikan tiap malamku.

Mengapa dia baru datang saat seperti ini?

“joongie-ahh….”

Dia menatapku dengan tatapan berkaca-kaca.

Digenggamnya tanganku yang kaku.

“mianhae……”

Mianhae??

Hanya kata-kata itu kah yang sanggup ia katakan kepadaku

Aku menunggunya bertahun-tahun lamanya tapi dia dating hanya menghantarkan maaf?

“joongie, mianhae…….mianhae….”

Dia jatuh terduduk di kakiku.

Aku tak tahu apa yang harus kulakukan.

“berdiri…..”

Ujarku dingin.

Wanita itu menatapku penuh penyesalan.

Kerutan-kerutan penuaan tergambar jelas diwajahnya.

Apa dia memikirkanku selama ini?

“kemana saja kau selama ini?”

Kutatap wajahnya penuh amarah.

“kau tak tahu betapa hancurnya aku saat kau tinggalkan?! Aku masih muda saat itu! Bahkan aku tak tahu arti sebuah perpisahan! Kau meninggalkanku begitu saja dengan appa, dan menikahi orang lain! Apakah itu yang disebut seorang ibu?! Kau bahkan tak pernah ada disaat aku membutuhkanmu! Kau tak pernah memberikan kabar sedikitpun padaku! Kau melupakanku!!”

Rasanya emosi yang terpendam bertahun-tahun mengalir begitu saja.

Kata-kata yang selama ini ingin kupertanyakan padanya.

“mianhae , mianhae……..aku menyangimu joongie,…… aku tak pernah melupakanmu!”

Tatapan wajahnya yang begitu menyakitkan membuatku berpaling tak mau melihatnya.

“joongie, kau tahu? Tiap malam aku memikirkanmu, keadaanmu, apa yg kau lakukan saat itu. Tak pernah terlintas dibenakku meninggalkanmu, tapi appa mu selalu menghalangiku. Dia tak pernah mengizinkanku bertemu denganmu, hingga akhirnya saat ini tiba. Aku bias bertemu denganmu.”

Aku ingin mempercayainya. Aku ingin memeluknya tapi rasa gengsiku sangat besar.

“kumohon, izinkan aku menjadi umma kembali untukmu, merawatmu joongie, seperti saat kau masih kecil”

Tangannya yang lembut menggenggam tanganku erat.

Aku hanya menatap kosong padanya dan menganggukan kepala.

Dan saat itu juga kurasakan tubuhnya memelukku erat.

Pelukan yang selama ini aku dambakan.

“gomawo……gomawo joongie!”

Tangisanku pecah, air mataku mengalir saat itu.

Paling tidak aku memiliki umma meskipun appa sudah tak ada.

 

#end flashback

 

Hubunganku dengan umma sudah mulai membaik.

Dia banyak membantuku di korea.

Karena appa menyerahkan perusahaan padaku otomatis aku harus meneruskannya.

Umma memang banyak membantuku dalam perusahaan.

Tapi dia sudah tua, dan sebaiknya dia dirumah saja.

Apalagi umma bilang padaku bahwa akhir-akhir ini penyakit tua nya kambuh.

Jadi mau tak mau aku harus kembali ke korea.

Dan jika aku kembali kesana  kemungkinan besar aku tak akan kembali ke jepang.

Lalu, apa yang harus kulakukan pada hubunganku dengan juri?

Putus? Itu bukan pilihan yang baik.

“hero kun, kau sedang  memikirkan apa?”

Suara lembutnya membuyarkan lamunanku.

“eh, tidak….tidak ada,”

Dia tersenyum manis padaku.

“kau memikirkan apa? Kulihat kau asyik dengan pikiranmu sendiri? Kau memikirkan kita?”

Ujarnya sedikit menggoda.

“heumm, ya……”

Jawabku sedikit gugup.

“juri……. Aku ingin mengatakan sesuatu padamu!”

Kuberanikan membicarakan hal ini padanya.

“aku akan kembali ke korea dalam minggu ini, dan aku akan focus menjalankan perusahaan ayahku. Jika aku kembali bagaimana?”

Aku menelan ludahku kepayahan.

Kulihat guratan kekecewaan diwajahnya.

“huffftt…… hero kun, aku tahu cepat atau lambat kau akan membicarakan hal ini. Aku tak punya pilihan itu sudah menjadi pilihanmu”

Wajahnya menampakan senyuman terpaksa.

Aku melihat ketidak relaan dimatanya.

Tapi dia tak bisa menolak apa yang sudah menjadi prioritasku.

“arigatou…..”

Ujarku sedikit senang, meskipun membuatnya kecewa.

“dan, apakah kau mau ikut ke korea bersamaku?”

Aku sudah memikirkan hal ini dengan baik.

Toh, kami sudah lama tinggal bersama.

“aku tak tahu….”

Jawabannya membuatku sedikit kecewa, aku tahu ini sulit untuknya.

Terlebih lagi meninggalkan pekerjaan dan keluarganya di jepang.

“aku tak akan memaksamu”

Ujarku menenangkannya,

Dia menatapku dengan tatapan pilu.

“kau tahu ini berat untukku, kau meninggalkanku dalam waktu lama di jepang sendirian. Aku tak terbiasa hidup tanpa kau, aku ingin sekali ikut bersamamu, tapi segalanya ada disini hero-kun, di jepang! Dan aku tak bisa meninggalkannya begitu saja, “

Ya, aku mengerti akan sulit baginya tinggal di negeri orang lain.

Apalagi dengan orang spertiku.

“but, hero-kun……berjanjilah padaku”

Aku menatap matanya yang bulat.

“apa?”

Didekatkannya bibirnya padaku.

Sebuah ciuman singkat mendarat dibibirku.

“jangan pernah lupakan aku, dan ingat aku disini yang selalu menunggumu”

Kulihat kesedihan yang besar dimatanya.

“aku akan berusaha……”

Dia memelukku erat, seperti rasanya enggan untuk melepaskan.

Aku tahu dia begitu mencintaiku.

Rasa cintanya yang sangat besar itu lah yang mempertemukan kami dalam hubungan ini.

Meski aku selalu berusaha mengimbanginya,

Namun segalanya Nampak berbeda sekarang.

Aku menyayanginya, tapi aku tak tahu apa aku mencintainya atau tidak.

 

 

 

Akhirnya waktu perpisahan ini tiba,

Hari ini aku akan kembali ke korea, juri yang sejak tadi sibuk mengurus barang-barangku.

“hero-kun, kau harus menjaga dirimu dengan baik disana…..berjanjilah padaku kau akan kembali”

Dia menatapku penuh harapan.

“ya, aku berjanji!”

Kupeluk tubuhnya erat.

Kurasakan tetesan air mata mengalir dibahuku.

“hey, jangan menangis…..”

Tapi tangisannya semakin keras.

“hiks….hiks…… aku tak menyangka kau akan benar-benar meninggalkanku, aku pasti akan merasa sendirian dan sepi tanpamu,”

Wajahnya yang memerah karena menangis membuatnya terlihat manis layaknya seorang gadis kecil.

“don’t cry honey, aku tak suka melihatmu menangis…. Aku tak benar-benar pergi jauh dan tak akan kembali, kau masih bias menghubungiku, kau bias meneleponku tiap malam sesukamu”

Dia hanya membalas dengan anggukan lucu dan senyuman kecil.

Terdengar pengumuman bahwa pesawatku akan segera berangkat.

“aishiteru….”

Kuucapkan salam perpisahan padanya.

Aku berlalu memasuki  area boarding pass.

Saat kulihat perlahan sosoknya menghilang.

Semoga ia akan baik-baik saja.

 

*yunho POV*

 

“tuan jung, besok kita akan mengadakan dengan client kita dari CJ corporation, dan meeting dengan pemilik perusahaan akan diadakan jam 8 pagi, jadi mau tak mau kita semua harus lembur malam mini”

(np: nama perusahaannya diganti saat jeje memimpin tadinya AVEX jadi CJ)

Assistenku junsu  menjelaskan jadwal untuk besok hari.

Heumm……

Sepertinya mala mini aku tidak akan bias menepati janjiku menemani rye sun dirumah,

Pasti dia kesepian di rumah kesepian bersama pembantu.

“baiklah…..”

Aku menghela nafas berat.

Rye sun pasti akan marah padaku.

Mengingat kemarin aku sudah janji padanya pulang cepat.

Mungkin memang sudah seharusnya aku mencari pengganti seul gi untuk menjadi umma bagi anakku.

 

 

 

Kumasuki pekarangan rumahku yang sudah sepi.

Sepertinya rye sun sudah tidur.

Karena kulihat lampu dikamarnya yang sudah padam.

Kubuka pintu rumah perlahan.

Saat kumasuki ruangan yang sudah gelap.

Dan saat kunyalakan lampu ruang tengah.

Kulihat gadis kecilku tertidur pulas di sofa.

Kupandangi wajah mungilnya yang sedang terbuai mimpi.

Tak tega rasanya aku membangunkannya.

Diapitnya boneka teddy bear nya erat.

Kuputuskan memindahkannya ke kamar, aku tak mau nanti pagi dia sakit badan karena tidur di sofa.

Kugendong tubuh mungilnya ke kamar dan kuletakkan tubuhnya di atas ranjanganya yang dihiasi ornament pink dan putih.

Wajah mungilnya bak malaikat saat sedang tertidur.

Kulihat wajahnya yang sangat serupa dengan ibunya.

Kulirik meja kecil di sudut kamar.

Ada sebuah gambar disana.

Seorang gadis kecil berkepang dua yang diapit oleh ayah dan ibunya.

Hatiku sakit melihat gambar ini.

Aku tahu betapa ia merindukan sosok umma disampingnya.

Karena aku juga merindukan sosok lemah lembut yang dapat menemani hari tuaku nanti.

Kuletakkan gambar itu disampingnya yang sedang tertidur pulas.

Kukecup keningnya dan mengucapkan selamat malam.

Kuharap kau bertemu umma mu meski dalam mimpi.

 

 

 

Hari ini aku harus berangkat sangat pagi,

Hingga akhirnya aku tak sempat bertemu putriku.

Itu membuatku merasa semakin bersalah padanya.

Kumasuki ruangan meeting tergesa-gesa.

Dan saat kumasuki ruangan,

Nampak sesosok pria dengan postur tubuh tinggi dan sepertinya tampan memunggungiku.

Rambutnya yang cokelat kemerahan dipotong pendek.

Namun, rasanya aku mengenal namja ini.

Dan saat kusapa dirinya.

“annyeonghaseyo……”

Pria itu berbalik dan menampakan wajahnya.

DEG,

Tidak mungkin! Pria ini, pria yang selama ini selalu kutunggu.

Dia…..

 

*jaejoong POV*

 

“annyeonghaseyo….”

DEG,

Sepertinya aku mengenal suara ini.

Dan saat aku membalikkan tubuhku.

Kulihat  sesosok pria yang kukenal berdiri dihadapanku.

Pria yang selama ini selalu kuhindari.

Tidak!!

“k-kau…..”

Aku masih kaget dengan sosok manusia di depanku ini.

Mengapa aku begitu sial harus bekerja sama dengannya?

Kami hanya saling terdiam kaku.

Aku tak tahu harus berbicara apa.

Terutama pada saat perkenalan.

“baiklah, disamping saya ini adalah CEO dari CJ corp. tuan hero kim… dan di sebelah kanan saya adalah CEO jung corp. tuan jung yunho”

Terdengar suara tepuk tangan membahana di sesisi ruangan.

Tapi aku dan dia hanya terdiam dan aku terus menerus memalingkan wajah darinya.

Tatapannya yang dalam terus menerus menatapku layaknya elang yang akan memangsa buruannya.

Oh, aku benci ini!

 

Sampai akhirnya meeting selesai,

Aku cepat-cepat membereskan barang-barangku dan meninggalkan ruangan.

Saat tiba-tiba seseorang mencengkramku di lorong.

“kim jaejoong!”

Aku berusaha melepaskan tangannya yang memegang pergelanganku erat.

“lepaskan tanganmu dari tanganku tuan jung!!”

Kuhentakkan tanganku keras hingga terlepas dari genggamannya.

“jaejoong-ahh…….”

Dia menatapku tak percaya.

“kau melupakanku begitu saja? Kau pergi ke jepang tanpa bilang apapun padaku?! Brengsek kau! “

Makinya mencecarku.

Kutatap wajahnya dengan emosi.

“kita sudah tak ada hubungan apa-apa lagi! Kau bukan siapa-siapaku! Dan sekarang tak ada jaejoong lagi, lupakan karena dia sudah mati!”

Kutinggalkan dia begitu saja yang mematung ditempat itu.

Andai perusahaannya bukan perusahaan penting dan bias membantu perusahaanku pasti sudah kuputuskan hubungan kerja sama ini.

 

Kau tak tahu betapa sakitnya aku karena harus meninggalkanmu jung yunho.

Dahulu aku hanya sosok lemah yang bisa kau perdaya jung yunho.

Tapi tidak sekarang, aku tak akan jatuh di lubang yang sama.

Aku tak akan jatuh kepelukan manusia spertimu.

Karena hidup bersamamu adalah neraka untukku……

 

TBC

please! COMMENT! ^^

24 responses

  1. TaemiNica

    huwaa..kta2 jae tajam bnget. T’sirat kesakitan d sana.
    Yun cpat minta maaf ma jae.
    Bawa jae kmbali k pelukan mu.
    Jgn biarkan jae pergi lagi.

    Ayolah jae,sbenarnya kau masi cnta ma yun kan?
    Kau hnya mengingkarinya saja.
    Akh,author bikin jae kmbali ma yun ya..pleasa%%kedip2 mata k author.

    1 Juli 2011 pukul 10:03

  2. febrianti

    hua.. jae tega bgt ngomong kyk gtu?? padahal jae n yunho msh puny rasa.. yunho, ayo minta maaf n bwat jae sayang ma yunho gi…

    1 Juli 2011 pukul 10:15

  3. rara_cassielf

    Jae sadis bgt ngomong kek gtu, ckckck

    Ini bklan happy ending kan yaaa….
    Q mau.a yunjae kembali bersama
    (˘ʃƪ˘)

    1 Juli 2011 pukul 10:20

  4. Dianavl

    Kata2nya keren thor…sadisssssss bgt wkwkk..like it…ayo yunhoo bkin j kmbli padamu..tapi juri-nya gmna???

    1 Juli 2011 pukul 10:37

  5. cherry

    G tw mo comment pa… yg jelas di tunggu kelanjutannya jgn lama”….

    1 Juli 2011 pukul 12:54

  6. waaahh saranghae thor, seneng deh ma author ini, cpt postng lanjtannya..bc crtanya bikin deg deg an neh..berasa deh crtanya hahaha #kecap kale
    Author yg baek, lanjt ya jgn lm2..oiya req lagi neh, crta yg LOVE TRAGEDI YUNJAE mana lanjtan-a ya thor? Penasaran neh..ditgg ya^^v

    1 Juli 2011 pukul 12:55

  7. Tanjunxiu

    Hore,, aq suka update ff.y cepet. Berasa nonton sinetron ^^

    loh, jaema kok ketus banget sih ma yunpa,
    dia g tw pa kalo yunpa slalu merindukan.y.
    Tp sebener.y jaema jg masih cinta kan??
    Daebak author, next chap tak tgu. *hug author
    hwaiting! tw pa kalo yunpa slalu merindukan.y.
    Tp sebener.y jaema jg masih cinta kan??
    Daebak author, next chap tak tgu. *hug author
    hwaiting!

    1 Juli 2011 pukul 13:17

  8. yunjae casshipper

    wuuuaaahhh, fast update!!! ^^

    ceritanya makin seru nih, gak sabar buat chap” berikutnya~
    yg cepet yah updatenya😄

    1 Juli 2011 pukul 13:23

  9. omg , akhirnya yunjae ketemu huahahaha sudah lama aku menantikannya>0< . Sumpah kasian bgt sama anak yunjae ckckck

    1 Juli 2011 pukul 13:27

  10. dira

    Akhirnya mereka bertemu lagi
    satukan yunjae kembali tgor
    tp kasian pacarnya jae, ahh ga usah pikirin dia *plakk
    lanjut yah..pikirin dia *plakk
    lanjut yah..

    1 Juli 2011 pukul 15:59

  11. chabie

    huwaaa hti jaejoong membtu hehehe ayo jung yunho bw jae kpdmu gi . . . w jae kpdmu gi . . .

    1 Juli 2011 pukul 22:39

  12. Park91

    Speechless.. Cepetan baikan pliiiiis TT^TT

    2 Juli 2011 pukul 01:01

  13. queenloveminho

    hti seorang jae umma udh jd mti raza.. tp bnarkah jae mlupakan cmua knangan mreka wlo it knangan yg mnyakitkan.. tp kn jg ad indahx.. duh saia bnar2 tag mnyangka mreka bkal jd ktmu lg pd saat yg bgni.. mudah2an mreka te2p sling cnta untk slamax..

    2 Juli 2011 pukul 03:07

  14. Jaejoong, yunho uda berubah skrg. Coba dh bca ff keren ini, yunho jadi appa yg sgt pgertian kn.

    3 Juli 2011 pukul 18:15

  15. venus

    uch. . . Why this ff be sad story. . .T.T
    that yunnie still love jae??
    Im curious with jae’s reas0n make juri be his girlfren. .

    4 Juli 2011 pukul 18:34

  16. ckckck bakalan lama nie yunjae balikan, balikan lg dong!
    Next!ckckck bakalan lama nie yunjae balikan, balikan lg dong!
    Next!

    4 Juli 2011 pukul 22:10

  17. Neraka yg menyenangkan (?) huahaha..ya kan umma? *Ditendang jj k laut*
    Umma sadis,kejam knp ky gto ma appa,appa toh dah berubah n msh cinta bgt ma umma
    Pokokny lupain juri n hrz balikan ma appa! *plak #saiasiapa?

    7 Juli 2011 pukul 22:17

  18. yunjaelovers

    waaaa kok gn sich
    oh ya pacarnya jae yg da dijepang putusin ja
    jd jae bs balikan lg ma ynho lagian istri nya yunho jg udh mt kan
    jd gak papa donk klo balikan lagi
    yah CLBK gt dech

    19 Juli 2011 pukul 14:41

  19. niiz

    Aku dag dig dug truz baca tiap kalimaatnyaa. Spertinya kata.kata brengsek adalah kta.kta wajib untuk mreka.

    23 Juli 2011 pukul 02:23

  20. Shin Hyeon

    Hwaaa,,, gx kuat aq baca’y..
    Bca smpe dsini rsa’y da2’q sakit,, koq jd dejavu gni yakk,, rsa’y kea minum pil pahit tpi gx k’telan trus gx bisa d’muntahin juga.. entah knpa, aq sangat amat amat sangat benci karakter Yunppa dsini.. aq lbih ngrasain rsa’y jd Jae umma..kit,, koq jd dejavu gni yakk,, rsa’y kea minum pil pahit tpi gx k’telan trus gx bisa d’muntahin juga.. entah knpa, aq sangat amat amat sangat benci karakter Yunppa dsini.. aq lbih ngrasain rsa’y jd Jae umma..

    23 Juli 2011 pukul 14:09

  21. princessradita

    Hubungan Jae ama Yunho semakin memanaaaaas.. Jae benar2 gak memberi kesempatan lg ama Yunho..
    Ommoooo~~~

    9 Agustus 2011 pukul 22:12

  22. putri as park min-ah

    jae sadiss

    part 12 gakbisa dibukaaaa😦 sedihh

    17 November 2011 pukul 00:32

  23. reyICmkpoplovers

    jae sadis kalu galau..
    pedess bener ntu kta”.a..
    .
    aaah..
    gak suka adegan kissu” jae dgn tu cwek..
    kapaan yunjaee bersatuuu ??

    22 Januari 2012 pukul 22:34

  24. ChanNuriza

    ketemu lagi?? wow..
    trus sebenernya jeje ga cinta juri yak?

    4 Februari 2012 pukul 15:42

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s