fanfiction for our soul

BEAUTIFULL ONE EYE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 1/? YAOI


title : beautifull one eye

author: jung rye sun

length: 1/?

rate:  NC 17

genre: AU, romance, NC17, MPREG, …..

WARNING!!! MPREG!!!don’t read this! if u don’t like yaoi!

annyeong…..

tolong yah COMMENT ^^

jangan lupa, okay?

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

sebuah kehidupan tak selamanya berjalan lurus

ada beberapa orang yang harus hidup dalam kekurangannya

orang-orang yang selalu kita pandang sebelah mata

dan seringkali kita abaikan

orang yang mungkin akan mengisi kehidupanmu selanjutnya

mewarnai hidupmu menjadi lebih berwarna

kesalahan tak akan dapat diputar kembali

tapi penyesalan dapat dibawa hingga kapanpun

cinta tak memandang tahta, derajat, ataupun fisik

cinta datang dengan sendirinya dalam lubuk hati yang terdalam

mencintai bukan suatu kesalahan,

namun nikmat terindah yang maha kuasa…..

~~~

*jaejoong POV*

namaku kim jaejoong,

sejak lahir aku memilki kekurangan.

mataku tak berfungsi satu, dalam arti kata aku buta sebelah.

sejak kecil aku tinggal bersama halmoniku.

dia yang merawat aku sejak masih bayi.

jika kau bertanya dimana orang tuaku,

aku tak akan bisa menjawabnya.

karena aku sendiripun tak tahu mereka dimana.

jika aku bertanya pada halmoni dia hanya akan menjawab.

“kau tak perlu tahu dimana mereka, ada aku disini”

aku hanya bisa menurut dengan setiap perkataan halmoni.

namun, akhir-akhir ini aku merasa takut,

aku takut halmoni akan meninggalkanku.

beberapa bulang terakhir halmoni divonis menderita penyakit ginjal.

dan penyakitnya membutuhkan biaya yang sangat besar,

apalagi kata dokter halmoni harus segera menjalani operasi.

sedangkan, aku hanyalah seorang waiter di sebuah bar di pinggir kota.

dan tentunya tak akan mampu menutupi biaya yang begitu besar tersebut.

seperti biasa aku mengunjungi halmoniku di rumah sakit sebelum berangkat kerja.

“halmoni!”

ujarku menyapanya riang.

dia memberikan senyum lebar padaku.

“joongie….”

aku memeluknya pelan.

“halmoni kangen sekali sama kamu,”

dia memelukku erat.

“hehehe… iya, aku akan mencoba sesering mungkin mengunjungimu”

dia langsung tersenyum manis.

“bagaimana keadaanmu sekarang?? apa masih merasa sakit??”

dia menggeleng kecil.

“jika cucuku datang kesini pasti aku tak akan merasa sakit lagi”

aku hanya tersenyum manis mendengarnya.

ku lihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 7 malam,

dan itu tandanya aku harus segera berangkat kerja.

“halmoni, hmmm…. sepertinya aku harus pergi sekarang!”

wajahnya terlihat kecewa.

“yasudahlah….”

ujarnya pasrah.

“hati-hati dijalan yah…”

aku mengangguk pelan.

dia memelukku sebagai tanda perpisahan.

seperti biasa aku melakukan pekerjaan bersih-bersih di bar.

tak jarang jika ada customer yang puas dengan pelayananku,

dia akan memberikan tip kecil.

namun, karena kondisi bar

yang tentunya kalian tahu banyak maksiat disana.

seringkali ada pengunjung yang memintaku menemaninya tidur.

bahkan kadang mereka memaksaku menemani mereka.

menyeramkan memang bekerja ditempat seperti ini.

tapi, kalian tahu bukan mencari pekerjaan itu susah,

apalagi orang sepertiku.

tak jarang ada pelanggan yang mabuk hampir memperkosaku.

tapi, untungnya ada heechul hyung yang mau menolong.

dia adalah salah satu host di bar ini.

wajahnya sangat cantik.

makanya, dia adalah aset besar bar ini.

“hey, cantik!”

seorang pria tua menghampiriku.

aku hanya diam saja sembari melanjutkan pekerjaanku mengepel lantai.

“kau sombong yah!”

dia menyeringai kecil padaku.

tiba-tiba dia menarik tubuhku menghadapnya.

dia elus pelan pipiku.

“lepas!!!”

teriakku padanya.

tiba-tiba

CUP…..

dia mencium bibirku dengan nafsunya.

“hmmmppmhhh….. lepas!….mhhhpppmmm…”

dia memainkan lidahnya dalam mulutku dan sesekali menggigit bibirku.

“hentikan!!….hmmmpphhhh….”

dia mulai memainkan tangannya di kerah bajuku.

bersiap membuka kancing bajuku satu persatu.

aku meronta-ronta dalam pelukannya.

tenaganya begitu besar.

sekarang aku hanya berharap ada orang baik yang menolongku.

BRAKK….

dia mendorongku keras ke pojok ruangan.

rasanya tulang-tulangku mau patah.

dia manarik paksa tubuhku memeluknya.

diendusnya leherku dan diciuminya bertubi-tubi.

“berengsek!!! hentikan!!!”

“tutup mulutmu jalang! kau berisik sekali!”

kurasakan tangannya mulai menyusup dalam pakaianku.

dan saat itu juga aku mendapat akal.

kuambil sebotol bir didekatku.

BUGGHH….

kupukulkan botol itu tepat di kepalanya.

aku langsung berlari secepat-ceparnya dari tempat itu.

“jaejoong!!! mau kemana kau?!”

park yoochun pemilik bar itu menarikku paksa.

“kau mau kemana hah?! pekerjaanmu belum selesai!”

aku hanya diam, tubuhku bergetar hebat ketakutan.

“a-aku….”

“apa hah?!”

tiba-tiba heechul hyung menghampiriku.

“kau kenapa jae? tubuhmu bergetar hebat seperti ini”

aku benar-benar ketakutan sekarang.

“AAAA…..”

tiba-tiba ada seseorang yang berteriak.

yoochun langsung berlari kesumber suara.

dan tak berapa lama.

“KIM JAEJOONG!!!”

dia menghampiriku dengan wajah penuh amarah.

BUAGGHH…..

dia menonjok pipiku.

aku hanya merintih kesakitan.

“hentikan yoochun!!!”

“diam kau!!!”

heechul langsung terdiam seketika.

“apa yang kau lakukan pada customer kita bodoh!!! kau mau membuat kita bangkrut?!!”

“m-miahae tuan…”

“kata maaf tak cukup brengsek!!! aku benci melihat orang cacat sepertimu jae!!

kau dibayar disini mengerti kau?!!!”

“m-miahae…”

aku berlutut di kakinya meminta maaf berharap dia tak akan memecatku.

“jangan memohon-mohon padaku!!! aku jijik padamu!! pergi kau sekarang juga!!

aku memecatmu dari bar ini!!! dan jangan pernah kau tampakkan dirimu lagi!!!

mengerti kau?!!”

“tuan!! kumohon jangan pecat aku!!!”

BUGGH,

dia menendangku hingga terjungkal.

aku hanya bisa menangis meraung-raung.

tak ada lagi yang dapat kulakukan.

bagaimana ini??

“jae…”

heechul menghampiriku.

“sudahlah….”

dia menatapku iba.

“hyung…..bagaimana ini?? apa yang harus kulakukan?”

dia tahu bahwa sekarang halmoniku sedang sakit.

wajahnya menatapku iba.

“aku tak bisa melakukan apa-apa jae, kau tahu bukan yoochun sperti apa?

aku tak bisa membantahnya, dia bisa membunuhku”

tangisanku semakin pecah mendengarnya.

tiba-tiba dia mengeluarkan dompetnya dan mengambil semua uang dalam dompetnya.

“ini….pegang!”

dia menyelipkan paksa uang itu di tanganku.

“aku tak bisa membantu lebih, hanya itu yang kupunya! semoga cukup”

dia tersenyum kecil.

“tapi hyung….”

“tak ada tapi-tapian terima ini! kau membutuhkannya!”

“gomawo….”

aku memeluknya erat.

“gomawo hyung, aku tak tahu jika tak ada kau…”

heechul menitikkan air mata dan langsung menghapusnya.

“mianhae jae, aku tak bisa menolong lebih! aku menyayangimu seperti adikku sendiri,”

dia memelukku erat.

“jika kau butuh sesuatu katakan saja padaku, aku akan berusaha menolong semampku!”

aku hanya mengangguk pelan.

“aku pergi dulu hyung”

dia hanya mengagguk kecil.

aku keluar dari bar dengan isak tangis.

pipiku yang lebam terasa sangat sakit.

aku tak tahu harus melakukan apa sekarang.

apa yang harus kukatakan pada halmoni nanti??

saat aku sedang berjalan kulihat seseorang wanita tua yang hendak menyebrang.

dia sepertinya sedang mencari-cari sesuatu dalam tasnya hingga tak melihat ada truk besar yang melaju

dalam kecepatan penuh menujunya.

“AWAS!!!”

aku langsung berlari mendekat, dan menariknya yang berada di tengah jalan, hingga kami sama-sama terlempar ke pinggir jalan.

untunglah aku jatuh terlebih dulu, hingga wanita itu tidak mengalami luka lecet.

“gamsahamnida…. gamsahamnida tuan!”

wanita itu berkali-kali berterima kasih padaku.

“ne, nyonya….”

“apa kau baik-baik saja?”

tanyanya penuh kekhawatiran.

aku mengagguk mantap.

“tapi sikut anda berdarah, apa tidak sakit, bagaimana kalau kita kerumah sakit dulu?”

dia menatapku khawatir.

“aku tak apa-apa….”

ujarku sembari tersenyum.

“sekali lagi terima kasih sudah menolongku, jika tak ada kau mungkin aku sudah mati sekarang”

aku tersenyum kecil.

“kau…”

dia membelai pipiku lembut.

aku sedikit risih disentuhnya.

“kau cantik sekali nak, wajahmu lebih cantik dari wanita!”

“eh, gomawo….”

aku hanya terseyum kecil.

“siapa namamu anak muda?”

“kim jaejoong imnida…”

“jaejoong sshi,”

dia tersenyum kecil.

“nyonya spertinya saya harus pulang karena sebentar lagi bus pemberhentian terakhir,”

wanita itu sedikit kaget.

“apa perlu saya antar jaejoong sshi?”

“tidak usah terima kasih”

aku tersenyum kecil,

“semoga lain kali kita bisa bertemu lagi jaejoong sshi!”

“ne….”

aku melambaikan tangan kecil.

kembali aku berjalan di tengah dinginnya malam menyelimutiku.

~~~

pagi hari ini speerti biasa setelah 2 hari dipecat dari pekerjaanku,

aku akan menemani halmoni di rumah sakit.

kusiapkan beberapa macam makanan kesukaannya.

tiba-tiba….

“ting-tong….”

bell rumah berbunyi, tumben sekali ada tamu pagi-pagi begini.

“ya, tunggu sebentar….”

ujarku sembari berlari kecil menuju pintu.

kubuka pintu perlahan dan betapa terkejutnya aku,

melihat siapa yang berada di balik pintu.

“annyeong jaejoong sshi…”

wanita itu, wanita yang kutolong tempo hari.

“oh, eh…. annyeong!”

ujarku yang masih kaget.

wanita itu tersenyum manis padaku.

“silahkan masuk!”

ujarku mempersilahkannya masuk sopan.

~~~

“mian, mungkin kedatangan saya mengejutkan anda”

aku hanya tersenyum kecil.

“mian, d-darimana nyonya tahu rumah saya?”

tanyaku takut-takut.

“oh, aku mencarimu setelah pertemuan kita, maaf!”

“hmm… tak apa”

lalu, kami terdiam dengan pikiran masing-masing.

“sebenarnya ada sesuatu yang mau kusampaikan padamu”

wanita itu terlihat gugup.

“aku jung hae ri, mungkin kau tak tahu namaku siapa,

eh, aku mau meminta tolong sesuatu padamu, bolehkah??”

tanyanya menatapku takut-takut.

“mian, nyonya jung…. meminta tolong apa?”

aku menatapnya bingung.

wanita itu menarik nafas panjang.

“menikahlah dengan putraku!”

DEG,

apa??!

“m-maksud anda??”

tanyaku semakin bingung.

“kumohon…. menikahlah dengan putraku!”

wanita itu memohon memelas.

“t-tapi! aku ini pria nyonya…”

“tak, masalah! a-aku ingin kau memberikanku cucu!”

what?!!”

“b-bagaimana bisa?!”

“kumohon jaejoong sshi! usiaku sudah tidak lama lagi, aku ingin sekali seorang cucu,

dan aku mau kau yang mengandung cucuku”

wanita itu hampir menangis.

“t-tapi….”

“aku tak perduli, kau hanya perlu memberikan aku seorang cucu, dan setelah itu kau boleh pergi!

aku akan membayarmu mahal, kau sedang butuh biaya untuk pengobatan nenekmu bukan?”

“darimana anda tahu?!”

“tak penting aku tahu dari siapa, yang terpenting sekarang adalah,

apa kau mau menikah dengan anakku?”

aku iba melihat wanita itu memohon padaku.

tapi itu tak mungkin….

“sekarang, berapa biaya yang kau butuhkan untuk pengobatan dan operasi nenekmu?!”

wanita itu mengeluarkan cek dari dalam tasnya.

“maksud anda?”

“cepat katakan saja!”

“untuk apa?”

aku bertanya bingung.

“katakan saja jaejoong sshi!”

aku terdiam sejenak.

“sekitar 200 juta”

wanita itu memandangku tajam.

“dengan uang sebesar itu kau mau mendapatkannya darimana?? kau sudah dipecat bukan?”

aku hanya menunduk tak bisa menjawab.

“itu bukan urusanmu!”

“jaejoong sshi, aku akan memberikan lebih dari cek seharga 200 juta ini, jika kau mau menikah dengan anakku!

kau boleh meninggalkannya setelah anakmu lahir nanti”

aku bingung sekarang.

haruskah aku menerima ini semua??

“aku tak tahu, menikah bukan masalah kecil nyonya,

apalagi putra anda mungkin tak akan menyukai saya, dan….

lagipula saya kan cacat, anda dapat mendapatkan orang yang lebih baik daripada saya!”

ujarku tegas.

“aku ingin kau…. aku melihat kejujuran dan kepolosan di setiap tingkahmu”

wanita itu menatapku dalam, memohon kesediaanku.

“aku tak bisa! mungkin aku akan mendapat orang yang baik selain aku”

wanita itu menatapku sedih.

“baiklah, jika itu keputusanmu…. tapi ini…”

dia memberikanku sebuah kartu nama.

“hubungi aku jika kau sudah bersedia menerimanya! semoga kau berubah pikiran”

aku hanya tersenyum kecil.

“miahae….”

wanita itu terseyum pahit

dan pamit meninggalkanku.

~~~

di rumah sakit, aku bermanja-manjaan dengan halmoni,

tapi tiba-tiba…..

halmoni meringis kesakitan.

“halmoni kau baik-baik saja??”

dia hanya tersenyum kecil sembari tetap meringis.

“aku panggilkan dokter yah?”

“aniya, aku tak apa-apa!”

halmoni menahan tanganku untuk tidak meninggalkannya.

“yasudah, kau istirahat yah”

kutarik selimutnya dan kubelai lembut tangannya yang hangat.

“tokk….tokk…”

dokter siwon yang menangani halmoni masuk ke ruangan menghampiriku.

kulihat halmoni sudah tertidur pulas.

“bisakah anda ikut saya sebentar jaejoong sshi?”

“ne…”

sekarang aku berada di ruangan dokter siwon yang menangani halmoni.

“ada apa dok?”

dia terlihat bingung.

“hmmm…. jadi begini tuan jaejoong….

nenek anda butuh segera dioperasi kalau tidak nyawanya bisa melayang”

DEG,

“t-tapi, saya belum memilki uang hingga sekarang”

dokter itu menatapku iba.

“kami harus melakukan pertolongan secepatnya, tak ada waktu lagi”

bagaimana ini??

apa yang harus kulakukan tuhan??

aku tak ingin kehilangan halmoni.

“baiklah, itu saja yang ingin kusampaikan, tapi, kumohon secepatnya”

aku hanya mengangguk kecil.

“gomawo….”

dokter itu memeberikan senyum tipis.

aku meninggalkan ruangan dengan tubuh lunglai.

apa yang harus kulakukan sekarang??

mengapa tuhan harus memberikan cobaan ini padaku?

apa salahku??

kutatap wajah halmoni dari balik pintu.

tak terasa air mata menetes dari pelupuk mataku.

kuambil sebuah kartu nama yang masih tersimpan dalam kantongku.

mungkin hanya jalan ini yang dapat kulakukan.

tak ada cara lain.

aku pergi ke tempat telepon umum terdekat.

kuangkat gagang telepon dengan takut-takut.

rasanya tanganku berat memencet nomor-nomor itu.

“yobooseyo??”

terdengar suara wanita itu diseberang sana.

“h-halo….”

aku terdiam sejenak.

“jaejoong sshi?!”

“ne…”

“ada apa jaejoong sshi?”

suara wanita itu terdengar bahagia diseberang sana.

“ehmmm…. a-aku…aku…”

sulit rasanya mengatakan kalimat ini.

“aku mau menerima tawaranmu nyonya jung, aku…aku mau menikahi putramu!”

“b-benarkah?!”

wanita itu terdengar sangat gembira.

“n-ne..”

“gomawo….jaejoong sshi, gomawo….”

“ne….”

ujarku lemas.

kututup telepon itu.

tak terasa air mataku kembali mengalir.

“tuhan, kumohon kali ini berikan aku ketabahan…”

semoga inilah pilihan yang terbaik….

hari ini adalah hari pertemuanku dengan putra nyonya jung.

nyonya jung langsung membawaku ke rumahnya setelah aku menelepon.

dia terlihat sangat bahagia.

“nyonya, saya takut….”

dia tersenyum manis padaku.

“tenang jaejoong sshi, tak akan terjadi apa-apa”

tak beberapa kemudian datanglah,

sesosok pria tinggi tegap.

namun, spertinya aku mengenal wajahnya.

pria itu menatapku tajam.

DEG,

oh, tuhan!!

dia jung yunho….

jangan-jangan…..

“yunho-yah…. kau sudah pulang sayang! ad yang ingin umma kenalkan denganmu”

rasanya aku ingin kabur dari tempat ini sekarang juga.

tubuhku bergetar hebat ketakutan.

kini, pria itu menatapku tajam, aku hanya tertunduk memalingkan wajahku.

“yun…. ini calon istrimu!”

“APA?!!!”

yunho menatap jijik padaku.

“umma kau sudah gila!!! aku tak mau menikah dengannya!!!”

“kau harus mau jung yunho!!!”

“ANDWEE…. aku tak mau menikah dengan orang cacat ini! aniya! mau jd apa anakku nanti?!!”

“yunho!!! tutup mulutmu!”

aku hanya bisa terdiam melihat pertengkaran mereka.

“cuihh…. persetan dengan pernikahan!!! aku tak sudi menikahi orang ini umma! aku masih normal!

aku straight!!!”

“aku tak perduli!!! kau harus menikahinya dan memberiku cucu!!”

nyonya jung menatap anaknya penuh amarah.

yunho menatapku dengan tatapan mengancam.

tatapannya begitu menyeramkan seakan ingin membunuhku.

perlahan memori-memori itu kembali lagi dalam ingatanku.

__flashback__

~5 years ago~

-shin ki high school-

BUAGHHH…..

“ahhh….”

rasanya sekujur tubuhku sakit semua.

mereka hanya tertawa melihatku kesakitan.

pukulan itu semakin membabi buta bersarang ditubuhku.

mereka adalah geng senior sekolah.

yang terdiri dari changmin, kangin,  dan yunho.

mereka sangat ditakuti, terutama ketuanya jung yunho….

dia adalah yang paling berkuasa di sekolah ini.

tak ada satupun yang berani melawannya.

“berdiri kau banci!!! hahaha…. lihat wajahmu itu sangat menjijikan! cuihh…”

yunho membuang ludahnya tepat diwajahku.

setiap hari aku pasti menjadi korban mereka.

terlebih karena aku cacat dan bukan berasal dari keluarga mampu.

“bagaimana kalau kita habisi dia bos?”

tanya salah satu anak laki-laki itu.

dia menatapku sembari menyeringai dengan taringnya yang tajam.

“aku masih ingin bermain-main dengannya!”

dia menatapku dengan aura memburu.

“kita nikmati dia! ber 3, bagaimana?!”

mereka tertawa senang.

kangin menarikku paksa ke pojokkan ruang gudang.

“BRAKKK….”

tubuhku menghantam meja dengan sukses.

yunho datang mendekatiku.

dia berjongkok didekatku.

perlahan dia sentuh pipiku yang membiru karenanya.

dia tersenyum jahat padaku.

“lucuti pakaiannya!”

mereka datang menghampiriku.

kangin memegang tubuhku paksa.

changmin mulai melucuti pakaianku satu persatu.

“HENTIKAN!!! kumohon yunho!!…. jangan!!! kumohon!!”

teriakkanku hanyalah angin berlalu untuknya.

sekarang aku telanjang bulat tanpa benang sehelaipun ditubuhku.

yunho medekatiku dan menjambak rambutku.

“puaskan aku! atau kau….mati!”

aku menangis pelan mendengar kat-katanya.

“kumohon jangan!…..”

mereka tertawa kencang melihat aku menangis.

yunho melepas seragam sekolah yang dia kenakan hingga bertelanjang dada.

perlahan dia mendekatiku.

“changmin, kangin! sekarang kalian keluar ruangan cepat!!! jangan sampai ada yang datang!”

“baik, bos!”

sekarang hanya ada aku dan yunho.

“puaskan aku, kau kulepaskan….”

dia tertawa setan.

“tidak….kumohon…..aku tak mau yunho….. hentikan!”

tubuhnya mulai menggerayangi tubuhku.

PLAKK,

“diam kau idiot!!! kuhajar kau jika bergerak lagi!”

dia menarik pelan juniorku.

“merangsanglah! kau impoten yah!”

aku hanya menangis, aku tak tahu harus berbuat apa.

perlahan dia mulai memasukkan juniornya ke hole ku.

“NO! yunho kumohon jangan!!!….. hentikan!!!”

aku memukuli dadanya, dia tak menghiraukan jeritan kesakitanku.

BUGHH….

darah segar mengalir dari bibirku.

“DIAM!”

aku hanya merintih kesakitan sekarang menunggu apa yang akan ia perbuat selanjutnya.

juniornya memaksa masuk kedalam holeku.

“ahhh….sakit!!!….auwww….”

aku berteriak-terika kesakitan.

rasanya aku mau mati saja.

dia trus menggenjot juniornya hingga

BLESH,

juniornya masuk dengan sempurna ke hole, ku.

dan kurasakan darah mulai mengalir di selangkanganku.

tiba-tiba….

“yunho! cepat ada orang datang!”

changmin berteriak dari luar ruangan.

yunho cepat-cepat memakai bajunya kembali.

dia menatapku kejam.

“jangan pernah bilang hal ini pada orang lain! jika kau memberitahukannya, kau akan kubunuh kim jaejoong!”

matanya seperti setan, yang tak pernah memerdulikan orang lain.

dia meninggalkanku begitu saja digudang sendirian.

aku menangis tertahan disana sendiri hingga larut malam.

tak ada satupun yang tahu hari itu, kecuali aku dan mereka bertiga.

sejak hari itupn mereka selalu menghancurkan hariku.

puncaknya saat uang kas OSIS hilang.

aku tak tahu jika ternyata mereka bertiga sudah memasukkan uang itu ke tasku.

dan kalian tentunya tau, apa yang terjadi setelah diadakan razia mendadak.

saat itu juga aku dipanggil kepala sekolah,

dan aku di Drop out,

saat itu aku hanya bisa menangis dan memohon pada kepala sekolah untuk tidak mengeluarkanku

tapi siapa yang perduli dengan orang sepertiku.

terakhir kali aku melihat wajahnya,

wajah orang yang selalu membayangi ketakutan dalam hidupku,

menjadi mimpi buruk di tiap malamku.

wajah bahagianya saat aku drop out dari sekolah.

jika ada yang dapat melukiskan perasaanku padanya,

aku sangat membencinya dari lubuk hatiku yang paling dalam.

__end flashback__

mengapa aku harus bertemu dengannya lagi?

mengapa orang ini yang harus menjadi calon suamiku?

mengapa harus dia?

“nyonya, aku pergi saja!”

aku beranjak pergi meninggalkan rumah itu.

ruamh itu adalah neraka bagiku.

“tunggu jae! kau tak boleh pergi! ingat kau harus membiayai nenekmu!”

wanita itu menatapku tajam.

kulihat yunho menatapku tajam.

“biarkan saja dia pergi umma!! aku tak sudi melihat wajahnya!”

“tutup mulutmu jung yunho!!”

wanita itu menarik tanganku pelan.

“jangan pergi, kau butuh aku, aku juga membutuhkanmu!”

“t-tapi, aku-”

yunho datang menghampiriku.

“hey, gembel! lebih baik kau pulang sekarang dan jangan kau kotori rumahku!

pergi kau!”

dia mendorongku hingga terjatuh ke lantai.

PLAKK,

sebuah tamparan keras melayang di pipi yunho.

“TUTUP MULUTMU! beraninya kau mengusir jaejoong! jika kau tak mau menikahinya,

jangan harap kau boleh tinggal disini lagi! tinggalkan rumah ini! jangan berharap menjadi anakku lagi!!”

yunho menatap penuh amarah padaku.

dia mendekatiku pelan.

dan berbisik….

“aku akan menghancurkanmu….”

dia berlalu meninggalkanku dan nyonya jung.

kata-katany langsung terngiang-ngiang di otakku.

satu hal yang kupikirkan.

tamatlah riwayatku.

“jangan hiraukan dia jaejoong, aku bersamamu”

nyonya jung menggenggam tanganku erat.

mudah baginya mengatakan begitu.

tapi rasanya seperti ada sebuah tronton yang akan menggilasku sekarang.

semuanya akan berubah,

mengubah hidupku setelah ini…

aku hanya bisa pasrah menatap hidupku kedepan nanti…

tak ada cara lain, aku harus melewati ini semua.

meskipun aku tahu aku tak akan bahagia.

TBC

 follow me @anaknyaYunjae

43 responses

  1. JJnaomi

    hyaaa keren author~
    awal2 nya aja saya udh gmn gt ama nasib nya Jae TT^TT
    knp Jae nya buta sebelah yaampun tega~
    YunHo nya jahat bgt😥
    oke lanjut ya thor udh ga sabar!

    28 Juni 2011 pukul 19:06

  2. Dianavl

    Sengsara bgt ya nasib jj..difitnah trus di d.o,neneknya sakit, dipecat,dll..kasihan :(….lanjut chinguan :(….lanjut chingu

    28 Juni 2011 pukul 20:14

  3. cherry

    malang nian nasib si jaejoong,,,,
    si yunho kok jahat banget ya…😦

    28 Juni 2011 pukul 22:14

  4. yunjae casshipper

    aku udah baca di FB ff ini sampe chap.8 !! *sombong*😄
    authornya itu kereen updatenya cuepeet banget^^
    dijamin gak akan nyesel baca ff ini, aku aja ketagihan tingkat tinggi sama ff ini :p hahaha

    28 Juni 2011 pukul 23:33

  5. Bayangin jae jadi ky gtu, ya allah gak kuat mau nangis rasanya. Jae jadi yg teraniaya terus, kasian😦 yunho kurang ajar nih minta digetok. Ngatain jae gembel, kasian ya ampun.

    FF nya bagus thor, daebak! asap ya lanjutannya~

    29 Juni 2011 pukul 00:42

  6. Ganyangka.-.
    Jae ksian bgt sumpah ,

    si yunppa jahat! Ternyata dulu dia pernah ngelakuin itu sama jae, tapi sampai sekarang dia msh jahatkah? Yaampun parah parah .

    Penasaran nih-_- ditunggu kelanjutannya thor🙂

    29 Juni 2011 pukul 02:22

  7. Tanjunxiu

    OMO~~ appa jahat bget.
    Dia telah perkosa umma T__T

    setelah ni, apakah appa akan membenci.y?
    Hidup umma memang slalu menderita *hug jaemamma memang slalu menderita *hug jaema

    29 Juni 2011 pukul 06:19

  8. teukiteuki

    wih..keren..sekarang lagi musim ff yunjae yang yunhonya jhat ya..lanjuut..

    29 Juni 2011 pukul 09:05

  9. Huwaaaa……!!!!!!
    yunpa jahat banget ama jaema, sudah kondisi jaema gitu bukan na yunpa menjadi orang yang melindungi jaema malah yunpa ikutan ngejahati jaema. yunpa kejam.

    29 Juni 2011 pukul 09:52

  10. jungryesun

    hahaha……..ada yg dah baca rupanya, kekeke…….

    29 Juni 2011 pukul 17:14

  11. annyonghaseyoo~..
    aduhhh gak rela rasanya kalo yunho jahat sama jaejoong…..
    tapi kalo boleh tebak,( ato tepatnya ngarep )yunho bakalan jatuh cinta ma jaejoong….
    n yang jelas aku bakalan ngikutin ceritanya sampek selesai..
    chap selanjutnya kapan??
    apa bakalan lama???
    annyong…

    29 Juni 2011 pukul 17:34

  12. yunjaePoreper

    omo jeje… malang nian nasib mu.. #hug
    kenapa nasibmu tak secantik wajahmu…?
    yunho -___________-” tega banget deh.. udah gituin(?) jeje sejak bertahun-tahun yg lalu..
    thor… ffnya daebak!

    29 Juni 2011 pukul 23:18

  13. TaemiNica

    huwa…sedihnya..
    Ampe nangis mikirin nasib Jae.
    Yun jhat bnget seh ma Jae.
    Kasian Jae.
    Miskin,cacat, cuma hatinya t’lalu baik,scantik wjahnya.
    Jd nti Yun nikah ma Jae,tpi Jae nya d buat sengsara gitu?
    Apakah sampe akhir akan bgitu?
    Penasaran bnget.

    29 Juni 2011 pukul 23:42

  14. rara_cassielf

    Tuhan~ ngenesss bgt nasib jaejoong dsni
    G kuat liat.a (˘̩̩̩o˘̩ƪ)

    Yun tega bgt g pnya perasaan, hrus.a yun aj yg dsiksa dsni thor

    1 Juli 2011 pukul 11:37

  15. Annyeong cingu, q tunggu lanjutanx

    3 Juli 2011 pukul 15:11

  16. venus

    om0. . Sound interesting. . . Jae will always get bullying fr0m yunho. . #smirk evil. . . .*ah dasar masocist*# next chapt. . ;p

    4 Juli 2011 pukul 20:46

  17. Park91

    Khawatir sama nasib jae ntar.. #Nangis. Jung yunho !! Awas kau yah !!

    5 Juli 2011 pukul 17:21

  18. ih yunho jahat.a! Kasian jae! Adududuh kaya gmana sudah nasib.a jae U.U
    next!

    6 Juli 2011 pukul 01:01

  19. kesian bgt jaemma. .
    tragis kisah hdupnya. .emma. .
    tragis kisah hdupnya. .

    7 Juli 2011 pukul 10:55

  20. park min gi

    Ah~ kasian jaejoong nyaaa T.T
    Lagian ibunya yunho ada2 aja deh yaa,
    Mana mungkin dapet cucu. –”
    Tapi ceritanya keren loh author, gak ngebosenin ni.
    Aku penasaran banget, baru di part 1 aja udah rame xD

    8 Juli 2011 pukul 02:23

  21. omo??
    yunho dulunya mau perkosa jaejoong??
    tega skali??😦

    10 Juli 2011 pukul 19:33

  22. niiz

    Heuh aku suka crt gini kekerasan, castnya ga tampil perfek, kata.katanya sippo mantaap. Tp kasian jaejong ya ? Disiksa terusg

    20 Juli 2011 pukul 14:44

  23. princessradita

    Jae umma kasian.. Yunho appa jahat iiih..
    Emg salah jae umma apa cba? Hiikss ;___;

    9 Agustus 2011 pukul 15:16

  24. aahh, poor jaema…😦
    yunpa kon benci bnget sma jaema… !!
    kan yg slah disini yunpa… !!

    author, bagus FF.y gomawoyo😀 #kibas-kibas changmin

    2 September 2011 pukul 22:55

  25. han aram

    grrrr..
    yunho kerjaan nha merkosa jeje terus..
    kasian jeje..
    yunho ga berperasaan ni..

    22 September 2011 pukul 10:32

  26. KimLeeHee

    Astagaaaa!
    Keren bgt ff ini…
    Jae kasian bgtt..n yunho kok jd brengsek gt c?
    Tp gapapa..karakter begini yg bkin cerita jd menarik..hehe

    1 Oktober 2011 pukul 07:51

  27. mysticahime

    ceritanya menarik🙂

    16 Oktober 2011 pukul 06:08

  28. yunppa jahat amat? kasian kan umma, dia cacat juga bukan karena kemauannya. kau akan menyesalinya yunppa;p
    uh, untunglah umma’y yunppa yunjaeshipper (eh?), jd umma ada yg belain disana;)
    semangat jaema, buat yunppa bertekuk lutut padamu^o^

    26 Oktober 2011 pukul 05:51

  29. umma!!! gw bingung mau comment apa,,, gw baru untuk urusan beginian, sedih si baca jaejong buta sbelah,,tp pas lagi flashback gw merinding tau,,,,,,

    26 Oktober 2011 pukul 18:05

  30. ChinaTsu ariHyoshiie

    Malang amat nasipna jeje…
    Kejam ikh jdi gergertan pengen g cekek si appa,jaat ma umma…
    Tpi bener keren dha ni ff ceritana berasa…^^

    31 Oktober 2011 pukul 19:08

  31. Chunda Pandita

    ih ga tega laah sama jae😦
    yunho nyiksa jj tapi pernah “menggerayangi” jeje sih berarti tertarik sama jaejjong kaaan :p

    21 November 2011 pukul 07:28

  32. luv_yunjae_love

    wekz…
    author hobby ya nyiksa JJ…
    but i like it…
    soalnya bikin lbh berwarna ff nya…
    gk monoton gitu2 aja…
    kakaka…
    *kabur ke next chap

    25 November 2011 pukul 23:49

  33. Lita.jung

    Iss . . Yunho serem .
    Arggghhh , poor my boojae.
    Hhu

    29 November 2011 pukul 14:16

  34. gila yunho jahat banget sih…kasian banget jae..😦

    18 Desember 2011 pukul 21:19

  35. v3_thok

    Menyedihkan…..Huhu…

    21 Januari 2012 pukul 14:44

  36. ChanNuriza

    baru di ff ini aku nemuin jaejoong bilang makasih dibilang cntik.. hahahahaha maklum thor saya pemula dlm per-ff-an yunjae..
    tema ceritanya bagus.. perjodohan tp gak kyk yg umumnya.. disini mereka sma2 benci, intinya keren dah..

    29 Januari 2012 pukul 22:15

  37. Yunna

    Ya ampuunnn kesiaan bgt itu jaema ckckckkkk…
    kejaaammm bgt yunpa…. yunpa yg udah merawanin jaema walau ga ampe tuntas ehhehee…. unn devi sedih bgt bacanyaa… tpi keren… dapet bgt feelnya pas jaema disiksa….

    21 Maret 2012 pukul 23:04

  38. heee bru chap 1 jae udah menderita??
    Aigoo yun jhat amat ama jae dlu ampe mw di perkaos T.T
    Ahh bagaimana kelanjutan hidup jae ya??

    24 Maret 2012 pukul 15:20

  39. oh my.. sadis bnr nasib umma dsni.. 2 seme kejam mnghancurkan hidup’a..
    trlebih lg itu Jung Yunho.. appa kejem bgt ma umma.. mewek aq baca prjalanan hidup umma ni T^T appa dah prkosa umma #shock berat
    prjodohan yg saling mmbenci n bukan benci biasa.. omo.. nga bisa bayangin nih klanjutan’a.. bisa2 saling siksa
    oya yg bkin bingung omoni’a Yun appa kok ngtot minta cucu ya ?? kn umma namja,, pa omoni tw ssuatu ??

    7 April 2012 pukul 15:42

  40. aulia

    yunpa jahat. tapi juga nanti yunpa bakal ngejar-ngejar jaema.

    29 Juni 2012 pukul 11:57

  41. Jung Ho Joongie

    Ya Allah, umma ngenes banget hidupnya.
    Appa jahat banget. Gak tega pas baca flashbacknya. T___T
    Emang ada hal apa yang ngebuat appa bersikap setega itu sama umma?
    Ada alasan, ato emang cuma karena appanya yang bandel.g?
    Hueee, ummaaa… *srot

    Tapi, aku bingung sama karakternya Jung Meoni. Sebenernya dia tuh gimana? Baik apa jahat?

    *ngibrit

    6 Juli 2012 pukul 07:01

  42. stevani

    Hhuuwweeee..
    Yunho kejam bgt sama jae sih😦

    Tpi aku suka jln crta na🙂

    22 Agustus 2012 pukul 10:08

  43. jojaechan

    appa kurang ajr..#ga tau malu
    kshan ny emak jae!

    11 September 2012 pukul 15:50

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s