fanfiction for our soul

Love at first sight


Title : Love at first sight^^

Author : Queenloveminho aka Dian

Genre : Romance^^ n cri tw ndri ea^^

Rating : PG-15

Length : Oneshoot

Cast :

Kim Kibum ( Key )

Choi Minho ( Minho )

Kim ( Lee ) Taemin ( Minnie )

Lee Jinki ( Onew )

Other Cast :

Lee Jaejin ( Jinnie )

Park Hyun Chul ( Karam )

Park Jung Soo ( Teukie )

Kim Heechul ( Chullie )

Lee Sungmin ( Minnie sweet )

Lee Hyukjae ( Hyukkie )

Kim Ryeowook ( Wookie )

Choi Jonghun ( Jongshin ) *numpang lewat*

Woo Hyunmin ( Hyunmin ) *numpang lewat*

Kim Young Woon ( Kangin ) *numpang ngomong#plakk*

Hangeng ( Hankyung ) *numpang lewat*

Cho Kyuhyun ( Kyunnie ) *numpang lewat*

Lee Donghae ( Hae ) *numpang lewat*

Kim Jong Woon ( Yesung ) *numpang lewat*

Disclaimer : Minho, Key, Taemin, Onew milik aku #plakk# other cast juga milik aku tapi mreka cmua udah punya Seme *bener kan ( ? )* crita juga milik aku, murni tulus hasil imajinasiku🙂 jangan di Copas yo, awaz jantungan *apa’an lage* disini cmua other cast umurnya sama ma minho, nyunyu juga, py cuma minnie yang maknae ea.. jangan ngebash ok readers..

NB : FF ini adalah FF YAOI pertama aku *Readers: prok..prok..prok.. horee* agaknya judul ga nyambung ma critanya *mungkin halusinasiku aja#plakk* n aq pke MinKey couple… jadi mian kalo kurang bagus *hargailah karyaku ini ea :)* ni FF juga udah di publish di WP aku ndri (http://queenloveminho.wordpress.com/

^_^Happy Reading^_^

Key’s PoV

Ruang Latihan

 

Aha! Listen Boy.. My first love story..

My angel.. and my girls..

My sunshine..

Oh! oh! Lets go..

Neomu neomu meotjyeo..nooni nooni booshuh..

Soomeul moth shigettsuh ddeuleeneun gul

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

O neomu bukkeureoweo chyeodabol su eopseo

Sarange ppajyeotseo soojoobeun geol

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Eotteoge hajyo (eotteokhajyo) ddeuleeneun maeum (ddeileeneun maeum)

(Dugeun dugeun dugeun dugeun) dugeun dugeun georyeo bamen jamdo mot eerojyo

Naneun naneun babongabwayo

Geudae geudae bakke moleuneun babo

Geulaeyo geudael boneun nan

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

Oneomu yeppeo mami neomu yeppeo

cheot nune banhaet seokkok jjipeun gul

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Neomuna ddeluhguhwuhmanjil suga eopseo

Sarange tabeoryeo hookkeunhan geol

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Eojjeomyeon joa (eojjeomyeon joayo)

Soojoobeun naneun (soojoobeun nanaunyo)

(Molla molla molla molla) mollahamyeon maeil geudaeman geurijyeo

Chinhan chingudeureun mahajyo

Jeongmal neoneun jeongmal motmolryeo babo

Hajiman geudael boneunnan

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

Maldo mothaet geol

Neomu bukkeureoweo naneun nan

Yong iga eopneun geolkka

Eotteokhaeya joeun geolkka

Dugeun dugeun mam jorimyeo

Barabogo itneun nan (ya)

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

 

Aku melenggak lenggokan tubuhku mengikuti alunan lagu bersama delapan orang lainnya, ada Teukie, Chullie, Minnie sweet, Jinnie, Wookie, Karam, Hyukkie, dan namdongsaeng ku Minnie. Kami semua sedang berlatih dance untuk acara festival sekolah bulan depan, dengan diiringi lagu GEE ‘Girls Generation’ , dan grup dance ku ini namanya ‘Beautiful Boys’ . Oh ya aku Kim Kibum, tapi semua orang memanggilku ‘Key’ just call me ‘Key’ oc ^^ , untuk seorang namja, parasku bisa dibilang lebih cantik dari yeoja loh, walau sifatku yang cerewet ini bisa melebihi yeoja pada umumnya.. hahaha..*kagak lucu* aku bersekolah di SHINee Super High School, sekolah khusus untuk namja, tidak ada seorang pun yeoja yang bersekolah di sekolah khusus kami. Aku mempunyai namdongsaeng yang bernama Kim Taemin yang lebih muda setahun dariku, namja cantik nan imut, adikku yang sangat aku sayangi, apapun yang dia mau selalu aku berikan dan kuturuti, ya karna dia satu2 nya orang yang aku sayangi selain kedua orangtuaku, aku juga mempunyai 7 sahabat yang sangat dekat denganku mereka adalah Teukie, Chullie, Minnie sweet, Jinnie, Wookie, Karam, dan Hyukkie. Dimanapun ada mereka pasti disana juga ada aku.

“Jinnie-ah, tolong lenturkan sedikit tubuhmu itu, karna gerakan pinggangmu tidak jelas terlihat olehku, kau seperti mayat hidup saja jika menari.. lihat aku, seperti ini kau gerakan pinggangmu ea.” ujar teukie membenarkan dance jinnie yang sudah seperti zombie.

“Lebih baik kita istirahat dulu saja, kasihan mereka semua sudah latihan selama 6 jam lamanya dari subuh tadi, otte?” ucapku menatap teukie ‘leader’ ku .

“Ok kita istirahat dulu, setelah itu kita latihan sekali lagi ya, baru kita ganti baju dan langsung mengikuti pelajaran.” seru teukie pada semua member ‘Beautiful Boys’.

Kulihat ada sekumpulan namja yang memasuki ruang latihan kami, huh. Mereka lagi rupanya, ya mereka adalah namjachingu dari k7 sahabatku, mereka semua adalah Kangin, Hankyung, Kyunnie, Jongshin, Yesung, Hyunmin, dan yang terakhir Donghae, tiba2 dari arah belakang muncul Onew yang masuk belakangan dan berdiri di samping minnie adikku, apa mereka punya hubungan, kenapa dekat sekali yah.. karna aku malas melihat mereka semua yang berpasangan, akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari ruang latihan ini dan jalan2 keliling sekolah, daripada melihat mereka bermesraan didepanku.

“Aku keluar dulu ya, disini panas sekali karna diruangan ini sudah dipenuhi oleh banyak orang, nanti aku pasti kembali..” ujarku pada mereka semua.

“Tunggu Key-ah, kenapa harus keluar? Biasanya juga kau diam disini atau biasanya kau selalu berlatih menari sendiri jika kami sedang berpacaran..” seru chullie menatapku sambil tetap memeluk namjachingu nya.

“Apa karna kau tidak mempunyai namjachingu, makanya kau merenggut sendiri seperti itu.” sahut jinnie menatapku sambil tertawa menggejekku.

“Aaiissshh,, sudahlah.. jangan cerewet, suka2 aku donk, mau punya namjachingu atau tidak, kenapa kalian yang repot.” seruku kesal sambil memanyunkan bibirku.

“Uhm.. minnie, kau dengan onew berpacaran ya. Aku senang sekali jika kalian berpacaran.” seruku ‘lagi’ sangat riang menatap mereka.

“Baiklah, aku mau pergi jalan2 dulu ya, nanti aku akan kembali lagi. Annyeooong.” pamitku menutup pintu.

Aku berjalan menyusuri setiap lorong di sekolahku ini, sekolah yang sangat luas dan nyaman sekali. Bukannya aku tidak laku, memang banyak sekali namja yang tampan, dan sebenarnya mereka banyak yang menyukaiku dan mendekatiku, tapi aku sendiri malas meladeni mereka semua, karna belum ada namja yang menarik perhatianku sampai saat ini.

“Brukkkk..gedebak..gedebuk..*suara orang jatuh(?)* ahh.. appoyo!!” pekikku kesakitan sambil memegang tubuh bagian belakangku yang sukses mencium lantai dengan sempurna(?).

“Ya! Hati2lah jika berjalan.” seruku memanyunkan bibirku.

“Hmm yeppeo..” gumam namja itu tersenyum padaku.

“Ya! Kau tadi bilang apa? Bukannya minta maaf, malah berkata seperti itu.” ucapku tetap memanyunkan bibirku.

“Ah.. apa kau mendengar apa yang aku katakan barusan ya?” tanyanya sambil tersenyum menawan padaku.

“Mianhae.. jeongmal mianhaeyo, aku tidak sengaja, karna tadi aku sedikit tersandung. Maukah kau memaafkanku?” ucapnya sambil tersenyum.

“Aiisshh namja ini tampan sekali, aku tidak mampu menolak pesonanya, tapi aku tidak boleh terpesona begitu saja.” batinku

“Ne. Aku maafkan, lain kali jangan kau ulangi ya, hmm, apa maksudmu tadi berkata bahwa aku ‘cantik’ hah?” ucapku menatapnya, tapi yang ditatap malah tersenyum saja.

“Hello… kau melamun ya?” ucapku sambil menggibas2kan tanganku didepan wajahnya.

“Hmm.. gumawo sudah memaafkanku.. kau memang cantik.. wajar jika aku berkata seperti itu.” jawabnya tetap tersenyum.

“Aneh sekali dari tadi kau suka sekali tersenyum sendiri, daripada aku ikut gila, lebih baik aku kembali saja untuk latihan. Annyeoooong.” ujarku langsung berlari meninggalkannya sendiri.

“Huh .. orang yang aneh.. kenapa suka sekali tersenyum sendiri.. cakep2 kok aneh.. siapa namanya ya.. ahh sudahlah tidak penting.” ucapku dalam hati.

Sesampainya di ruang latihan, kulihat mereka semua masih tetap pada posisinya masing2 disamping kekasih mereka, hmmm.. dunia serasa milik mereka saja.

“Hai semua… Aku kembali.” teriakku pada mereka, kulihat mereka agak terkejut dengan kedatanganku.

“Owh, key-ah , sudah kembali, cepat sekali.” seru karam padaku.

“Tentu saja, jika aku lama2 meninggalkan kalian pasti nantinya kalian semua keasyikan sendiri dengan namjachingu kalian semua, ayo kita mulai latihannya.” seruku semangat.

“Baiklah kita mulai saja latihannya.” ucap minnie sweet memasang wajah aegyo nya.

“Iya kita mulai saja, setelah itu kan kita bisa langsung masuk ke kelas.” sahut wookie menarik hyukkie dari pelukan donghae.

“Ya! Wookie-ah, kenapa kau menggangguku dengan donghae sih? Aku kan lagi kangen2an tau.” sungut hyukkie agak kesal pada wookie.

“Hyung, kau itu bermesraan2an tidak melihat orang2 yang ada di sekelilingmu, kau kira kami disini ini adalah patung ya.” celetuk minnie menatap hyukkie, yang langsung mendapat jitakan dari hyukkie.

“Huh.. appoyo!” pekik minnie mengusap2 kepalanya yang kesakitan.

“Ya! Kau apakan adikku, jangan berani menjitak dia, karna aku saja sebagai hyung nya belum pernah menjitaknya.” ujarku menjitak ganti kepala hyukkie.

“Oke sudah cukup dengan ribut2nya, kita mulai saja latihannya, tidak perlu meributkan masalah ini.” ucap teukie menengahi aku dan hyukkie.

“Kalian semua lebih baik kembali saja ke kelas duluan, nanti kami akan menyusul.” ucap sang leader pada para namja didepan kami.

“Baiklah, selamat latihan ya.” ucap kangin lalu beranjak keluar setelah mencium kening teuki kekasihnya yang langsung di contoh oleh yang lainnya.

Setelah kepergian para namja sahabatku tadi, latihan dance kami mulai hanya sekali latihan, setelah selesai kami semua langsung membersihkan diri dan segera berganti baju seragam lalu kemudian beranjak masuk kedalam kelas, semua sahabatku duduk bersama dengan namjachingu mereka dibangku pojok belakang, sedangkan onew duduk dengan minnie dibangku tengah, tidak perlu kaget jika minnie bisa sekelas denganku, bukannya aku tidak naik kelas, tapi minnie bisa lompat ke kelas 3 karna program kelas spesial dan otaknya yang encer yang membuatnya bisa satu kelas denganku, kalo aku jangan di tanya lagi, karna aku pastinya lebih memilih duduk sendiri dibangku depan, itu karna aku namja yang pintar*sok ne bang konci#plakk*, tak lama setelah bel pelajaran pun dimulai, di tengah2 pelajaran tiba2 terdengar ketukan dari arah pintu kelasku, dan masuklah kepala sekolahku dengan seorang namja , dan ternyata namja yang disampingnya itu adalah namja yang tak sengaja bertabrakan denganku tadi, dan anehnya dia sedang tersenyum tepat ke arahku, huh.. dasar aneh..==”

Setelah kepala sekolahku selesai berbicara dengan Park sonsengnim, pak kepala sekolah langsung meninggalkan namja tadi, kudengar bisik2 di belakangku, firasatku tidak enak nih..

“Perhatian semuanya, ada murid baru di kelas ini, silakan perkenalkan dirimu.” ujar park sonsengnim pada namja itu.

“Annyeonghaseyo, Choi Minho Imnida, saya pindahan dari SM High School.. mannasseo bangapseumnida..” ucapnya sambil tersenyum menawan. *author aja mpe cnta mampus ma ne orang#pletakk*

“Oya, minho-ya, kau bisa duduk sebangku dengan key..” ujar park sonsengnim menunjuk mejaku.

“Oh benar firasatku tadi, ini sebabnya kenapa mereka semua berbisik2 dibelakangku, dasar mereka..” gerutuku pelan, tak menyadari jika dia sudah duduk disampingku.

“Annyeong, Choi Minho imnida..” ujarnya tersenyum sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan denganku.

“Kim Kibum Imnida.. panggil saja Key.” sahutku membalas uluran tangannya dengan memasang senyumanku. Walau aku agak sebal dengan sahabat2ku karna mereka sekarang tengah tersenyum nakal padaku, huh menyebalkan.

*^_^_^_^_^_^*

Minho’s PoV

Hari ini adalah hari pertamaku disekolahku yang baru setelah pindah dari sekolahku yang lama SM High School, aku pindah kesini, karna disekolah lamaku terlalu banyak yeojanya, mereka semua adalah yeoja yang sangat menggagumiku dan sangat menggangguku dimanapun aku berada, susahnya jadi mahluk ciptaan Tuhan yang paling tampan disekolah, akhirnya aku putuskan untuk pindah ke SHINee Super High School ini, sekolah khusus namja, jadi aku tidak perlu khawatir karna disini tidak ada satupun yeoja yang menggangguku, semua guru disini pun juga namja semua, karna masih pagi akupun berjalan2 mengelilingi sekolah ini, setelah itu baru aku akan menemui pak kepala sekolah, di tengah2 aku sedang asyik berjalan, tiba2 kakiku tersandung sesuatu dan akhirnya aku menabrak seorang namja di depanku.

“Brukkkk..gedebak..gedebuk..*suara orang jatuh(?)* ahh.. appoyo!!” pekiknya kesakitan sambil memegang tubuh bagian belakangnya yang sukses mencium lantai dengan sempurna(?).

“Ya! Hati2lah jika berjalan.” serunya memanyunkan bibirnya.

“Omona! Umma, dia cantik sekali jika sedang manyun seperti itu” batinku sambil menatap wajahnya.

“Hmm yeppeo..” gumamku tersenyum padanya.

“Ya! Kau tadi bilang apa? Bukannya minta maaf, malah berkata seperti itu.” ucapnya tetap memanyunkan bibirnya.

Dia memang cantik, namja yang memiliki paras yang cantik.

“Ah.. apa kau mendengar apa yang aku katakan barusan ya?” tanyaku sambil tersenyum menawan padanya. Aku tebarkan senyumanku yang memang penuh charisma ini padanya.

“Mianhae.. jeongmal mianhaeyo, aku tidak sengaja, karna tadi aku sedikit tersandung. Maukah kau memaafkanku?” ucapku sambil tersenyum.

“Ne. Aku maafkan, lain kali jangan kau ulangi ya, hmm, apa maksudmu tadi berkata bahwa aku ‘cantik’ hah?” ucapnya menatapku, aku hanya bisa tersenyum memandangnya.

“Hello… kau melamun ya?” ucapnya sambil menggibas2kan tangannya didepan wajahku. Huh.. kau cantik sekali , jika kau mendekat aku pasti bisa jantungan, aku masih saja tersenyum padanya, namun secepatnya aku sadar dan menjawabnya.

“Hmm.. gumawo sudah memaafkanku.. kau memang cantik.. wajar jika aku berkata seperti itu.” jawabku tetap tersenyum.

“Aneh sekali dari tadi kau suka sekali tersenyum sendiri, daripada aku ikut gila, lebih baik aku kembali saja untuk latihan. Annyeoooong.” ujarnya langsung berlari meninggalkanku sendiri.

“Hmm.. sepertinya aku sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengannya, tapi aku tidak tau siapa namanya, semoga saja nanti aku akan bertemu lagi dengannya.

Akupun langsung berjalan ke ruang kepala sekolah, setelah berbincang sedikit tentang keahlian bermain basketku dengan beliau, akupun langsung diantar menuju ke kelasku, setelah pak kepala sekolah masuk, akupun mengikutinya masuk kedalam kelas tersebut, aku langsung terpesona melihat pemandangan di depanku, ternyata namja cantik itu ada dikelas ini, senangnya hatiku, akupun hanya bisa tersenyum memandangnya, memandang namja cantik dengan mata kucingnya yang sangat tajam dan mempesona untukku, tak lama setelah pak kepala sekolah selesai berbincang2 dengan guruku dan langsung meninggalkan ku bersama guruku yang kuketahui namanya Park Jaebum, beliau pun menyuruhku untuk memperkenalkan diriku didepan kelas.

“Perhatian semuanya, ada murid baru di kelas ini, silakan perkenalkan dirimu.” ujar park sonsengnim padaku.

“Annyeonghaseyo, Choi Minho Imnida, saya pindahan dari SM High School.. mannasseo bangapseumnida..” ucapku sambil tersenyum menawan. *author aja mpe cnta mampus ma diriku#pletakk*

“Oya, minho-ya, kau bisa duduk sebangku dengan key..” ujar park sonsengnim menunjuk meja namja cantik itu, akupun langsung berjalan menghampiri bangkunya yang ada tepat lima langkah didepanku, aku melihat dia belum menyadari jika aku sudah duduk disebelahnya, akupun langsung mengajaknya untuk berkenalan.

“Annyeong, Choi Minho imnida..” ujarku tersenyum sambil mengulurkan tanganku untuk berjabat tangan dengannya.

“Kim Kibum Imnida.. panggil saja Key.” sahutnya membalas uluran tanganku dengan memasang senyumannya. Uhm.. neomu yeppeo..neomu joahae.. ternyata tangannya halus sekali untuk seorang namja.

“Mulai hari ini aku akan berusaha untuk mendekatimu.” batinku bersemangat.

*^_^_^_^_^_^_^*

Author’s PoV

 

Tanpa disadari oleh minho, jika ada seorang namja cantik nan imut dia adalah Kim Taemin yang sedang menatapnya diam2, namja itu terpesona pada minho, bahkan dia telah menyukainya pada saat jumpa pertama dengannya tadi.

“Neomu kyeopta^^.” ucap minnie dalam hati.

Teet..teet..teet.. bel jam istirahat pun berbunyi, semua siswa beranjak pergi ke kantin kecuali key, minho dan 17 orang lainya, semua sahabat key dan para namjachingu mereka pun menggerumuni bangku key untuk berkenalan dengan minho.

“Hai minho-ya, aku teukie imnida sambil mengulurkan tangan*skipp* sampai pada perkenalan antara minnie dan minho, minnie merasa senang sekali bisa berkenalan langsung dengan minho, akhirnya panggilan melalui speaker sekolah yang ditujukan pada key dan minho untuk segera datang keruang kepala sekolah, mereka akhirnya langsung beranjak menuju kantor kepala sekolah.

Tok..tok..tok.. “Iya masuk.” ucap kepala sekolah kim dengan singkat.

“Silakan duduk.” lanjut kepala sekolah.

“Ada apa bapak memanggil saya kemari? Apakah saya membuat masalah?” tanya key agak bingung, karna dia murid terbaik dan multitalenta disekolah.

“Aku memanggilmu untuk membicarakan tentang konsep dance yang akan kau tampilkan di festival sekolah, apakah sudah di siapkan dengan baik?” ujar kepala sekolah pada key.

“Tenang saja pak, saya dan semua member saya, sudah menyiapkannya dengan baik, saya jamin pada waktu tampil di acara festival sekolah sebulan lagi pasti hasilnya akan membuat anda puas.” jelas key sambil memamerkan senyumnya.

“Baguslah jika begitu, aku akan mendukungmu.” ucap kepala sekolah membalas senyum key.

“Dan untukmu minho-ya, aku ingin kau bergabung dengan tim basket yang di ketuai oleh kangin, otthe?” tanya kepala sekolah pada minho.

“Saya sangat setuju pak, walau ini yang pertama untuk saya bergabung di tim basket sekolah ini, saya akan berusaha sebaik mungkin.” ucap minho senang.

“Baiklah, kalian boleh kembali pada kegiatan kalian masing2.” ujar pak kepala sekolah mengakhiri perbincangan mereka.

Setelah keluar dari ruangan kepala sekolah, minho dan key hanya berjalan dengan diam, key hanya berjalan sambil menunduk, sampai pada akhirnya tak sengaja ada yang hampir menabrak key dan itu membuat jantung key dan minho saling berdetak.

“Key-ah, awaaasss di depanmu..” belum sampai minho menyelesaikan ucapannya, ia langsung menarik key kedalam pelukannya.

Sejenak keduanya masih diam membatu di posisi mereka yang sekarang sudah menyatu dalam pelukan tangan kekar minho.

“Hmmm.. minho-ya.. bisakah kau lepaskan pelukanmu ini, aku sedikit sesak.” ujar key pada minho, minho hanya menggaruk2an kepalanya yang tak gatal.

“Uhm.. mianhae, aku hanya tak ingin kau terluka karna ditabrak olehnya tadi.” ucap minho pelan pada key.

“Gwaenchana. Gumawo.” ujar key tersenyum pada minho.

“Cheonmaneyo.. ehm, bisakah kau mengantarku perpus key-ah.” tanya minho pada key.

“Ne. Mari kuantar kau kesana.” sahut key pada minho.

*^_^_^_^_^_^_^*

Key’s PoV

 

Setelah keluar dari ruang kepala sekolah, rasanya jantungku hampir copot setiap kali dekat dengannya, choi minho, baru pertama kali aku merasa seperti ini bila dekat dengan namja, biasanya sih aku tidak merasakan apapun terhadap semua namja yang ada di dekatku, tapi ini beda, apa ini cinta, apa benar jika aku mencintainya, sambil memikirkan ini aku sampai tidak sadar jika ada seorang namja yang sedang bermain skeatboard didepanku dan hampir saja aku tertabrak olehnya, jika saja minho tidak menolongku.

“Key-ah, awaaasss di depanmu..” belum sampai minho menyelesaikan ucapannya, ia langsung menarikku kedalam pelukannya.

Sejenak tubuhku serasa diam membatu di posisi yang sekarang sudah menyatu dalam pelukan tangan kekar minho.

“Hmmm.. minho-ya.. bisakah kau lepaskan pelukanmu ini, aku sedikit sesak.” ujarku pada minho, minho hanya menggaruk2an kepalanya yang tak gatal. Sebenarnya tidak masalah dia memelukku, tapi yang jadi masalahnya adalah aku malu jika degupan jantungku terdengar olehnya.

“Uhm.. mianhae, aku hanya tak ingin kau terluka karna ditabrak olehnya tadi.” ucap minho pelan padaku. Aisshhh… perhatian sekali dia ini, padahal kita baru pertama bertemu.

“Bolehkah aku menyukaimu? Atau mencintaimu?” batinku dalam hati menatapnya.

“Gwaenchana. Gumawo.” ujarku tersenyum pada minho.

“Cheonmaneyo.. ehm, bisakah kau mengantarku perpus key-ah.” tanya minho padaku.

“Ne. Mari kuantar kau kesana.” sahutku pada minho.

@Perpus

“Memangnya kau mau mencari buku apa minho-ya?” tanyaku padanya.

“Aku ingin melihat2 dulu key-ah.” jawabnya singkat padaku sambil tersenyum.

“Baiklah jika begitu, aku juga mau mencari buku dulu ya.” ujarku memancarkan senyum menawanku, kulihat dia jadi melongo menatapku.

“Minho-ya, neo gwaenchana?” ucapku menepuk2 kedua pipinya.

“Ehmm.. nn.. ne key-ah, nan gwaenchana.” jawabnya sedikit salah tingkah.

Aku mencari2 buku resep masakan, biasanya aku membelinya di toko buku, tapi untuk apa ada perpus disekolah kalo tidak dimanfaatkan, aku namja yang suka sekali memasak, hampir semua sahabatku dan semua orang yang mencicipi masakanku pasti selalu ketagihan untuk mencobanya lagi dan lagi.

“Huh.. bukunya tinggi sekali tempatnya ada di atas sana, bagaimana aku bisa menggambilnya ya.” gerutuku menatap buku yang ada diatas sana yang tak tergapai olehku.

“Key-ah, ada apa.. apa kau butuh bantuanku?” ucapnya menawarkan bantuan.

“Ne, itu minho-ya, buku resepnya letaknya tinggi sekali aku tidak bisa menggapainya.” jawabku jujur sambil menunjuk kearah buku itu.

“Oh itu.” katanya singkat, sejenak kurasakan dia seperti memelukku dari belakang, karna posisinya tadi ada dibelakangku, dan aku didepannya, aku memutar tubuhku menghadap kearahnya, tubuh kami berdua sangat dekat sekali, hmm.. wangi yang sangat menawan, aroma parfumnya maskulin sekali, tidak seperti parfumku yang beraroma sweet stroberry.

“Ini bukunya, ehmm.. buku resep key-ah?” tanyanya sedikit kaget menatap buku yang digenggamnya.

“Ne. Memangnya kenapa dengan buku resep ini minho-ya? Kau pikir karna aku namja, jadi aku tidak pintar dalam hal memasak ya?” ujarku menyipitkan mataku.

“Hmm.. kukira begitu tadinya, bagaimana jika nanti aku mengantarmu pulang, karna aku membawa motor dan aku sekalian mencicipi masakanmu nantinya. Otthe?” tanyanya padaku.

“Ok, nanti aku akan pulang bersama denganmu nanti, ayo kembali ke kelas.” ucapku padanya.

“Ehem.. ciyeee… key-ah dan minho-ya sekarang dekat sekali ya, padahal baru bertemu tadi.” sindir semua sahabatku dan kekasihnya padaku dan minho.

“Ya! Apa yang kalian bicarakan sih, oya mana minnie namdongsaeng ku yang imut itu?” tanyaku pada mereka semua.

“Kulihat tadi onew mengajak minnie pergi ketaman sekolah, mungkin saja dia akan menyatakan cintanya pada adikmu, dan nantinya pasti jadi giliranmu dengan minho, iyakan minho-ya?.” sahut chullie sedikit cekikikan menatap wajahku yang tiba2 memerah mendengar kata2nya barusan dan di ikuti tawa berjama’ah dari yang lainnya.. kulirik minho hanya tersenyum mendengar ucapan teman2ku.

*^_^_^_^_^_^_^*

Minho’s PoV

Rasanya hari ini hari yang sangat menyenangkan untukku, melihat wajah memerah key, saat sahabat2nya menggodanya tadi dengan mengait2kan namaku, hari ini aku akan mengantarnya pulang, sekalian mengunjungi rumahnya untuk yang pertama kalinya, aku sudah berjalan di parkiran dengan key yang sekarang berjalan disampingku.

“Key-ah, ayo naiklah, ini helmnya, mian bukan warna pink seperti warna favoritmu.” ucapku padanya.

“Gwaenchana. Bagaimana bisa tau jika aku menyukai warna pink? Warna biru juga sangat bagus. Aku juga menyukainya.” tuturnya padaku.

“Aku mengetahuinya, karna kau selalu memakai semua benda yang berwarna pink tadi, Pegangan yang kuat ya, aku akan sedikit ngebut nih.” ujarku padanya sambil melingkarkan tangannya erat ke pinggangku.

“Ne.” balasnya singkat.

Aissshhh.. jangan sampai jantungku berdetak hebat saat dipeluk olehnya seperti ini, aku pasti akan ketahuan olehnya nanti.

**

“Masuk minho-ya, anggap saja seperti dirumah sendiri, sebentar aku akan panggilkan umma dan appaku dulu.” ujarnya meninggalkanku diruang tamu, kulihat disana banyak sekali fotonya, semuanya nampak cantik, dan jika aku boleh menilai, key dan minnie adiknya, lebih cantik key seorang*minnie jgn bnuh diri, mzih ada aku kok#plakk*

“Minho, kenalkan ini appa dan ummaku, appa, umma ini minho murid baru dikelasku.” ujarnya tersenyum pada umma appanya.

“Hai minho-ya, sering2 main kemari ya. Jangan sungkan2 ya.” ucap appanya padaku.

“Hmm, key-ah, minho ini namjachingu mu yah? Kalian sangat akrab sekali, umma sangat setuju jika kau dekat dengannya lebih dari teman.” ucap ummanya menatapku dan key, sedangkan appanya hanya tersenyum menatap wajah key.

“Saya main kesini karna saya ingin mencicipi masakan buatan key ahjumma, ahjussi.” sahutku memamerkan senyumanku.

*^_^******

Sudah sebulan aku dekat dengan key, aku juga sudah mengenalnya dengan dekat, setiap hari kami mengghabiskan waktu bersama, kadang aku menemaninya berlatih menari, juga kadang dia yang menemaniku berlatih basket, rasanya sangat indah, tapi aku belum berani menggungkapkan perasaanku padanya, aku sangat menyayanginya, bahkan kini perasaan itu sudah melebihi rasa sayangku pada sahabatku sendiri, karna aku mencintainya sebagai orang yang benar2 ku cintai lebih dari sahabat.

*^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^*

Key’s PoV

 

Hari ini aku dan semua member ‘Beautiful Boys’ akan segera dipanggil untuk tampil membawakan dance kami dipanggung festival, senangnya aku, karna semuanya sudah kami persiapkan dengan baik, apalagi jinnie yang dulu dancenya sudah mirip dengan mayat hidup, kini dia sudah ahli dalam melenturkan tubuhnya, lincah sekali dia sekarang jika menari, aku sangat menghargai kerja kerasnya yang hingga hari ini sangat bersemangat sekali dalam festival ini.

“Kami panggilkan, ‘Beautiful Boys’ dengan lagu ‘Gee Girls Generation’.” ujar pembawa acara pada kami semua.

Aha! Listen Boy.. My first love story..

My angel.. and my girls..

My sunshine..

Oh! oh! Lets go..

Neomu neomu meotjyeo..nooni nooni booshuh..

Soomeul moth shigettsuh ddeuleeneun gul

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

O neomu bukkeureoweo chyeodabol su eopseo

Sarange ppajyeotseo soojoobeun geol

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Eotteoge hajyo (eotteokhajyo) ddeuleeneun maeum (ddeileeneun maeum)

(Dugeun dugeun dugeun dugeun) dugeun dugeun georyeo bamen jamdo mot eerojyo

Naneun naneun babongabwayo

Geudae geudae bakke moleuneun babo

Geulaeyo geudael boneun nan

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

Oneomu yeppeo mami neomu yeppeo

cheot nune banhaet seokkok jjipeun gul

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Neomuna ddeluhguhwuhmanjil suga eopseo

Sarange tabeoryeo hookkeunhan geol

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Gee..gee..gee..gee.. baby..baby..baby..

Eojjeomyeon joa (eojjeomyeon joayo)

Soojoobeun naneun (soojoobeun nanaunyo)

(Molla molla molla molla) mollahamyeon maeil geudaeman geurijyeo

Chinhan chingudeureun mahajyo

Jeongmal neoneun jeongmal motmolryeo babo

Hajiman geudael boneunnan

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

Maldo mothaet geol

Neomu bukkeureoweo naneun nan

Yong iga eopneun geolkka

Eotteokhaeya joeun geolkka

Dugeun dugeun mam jorimyeo

Barabogo itneun nan (ya)

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no…

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh…

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee…

O juhjeun nunbit (oh yeah) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah)

 

Kami mengakhiri dance dengan sangat baik, Rasanya senang sekali bisa menjadi penampil terbaik dan terfavorit dalam festival ini.

^_^_^_^*****************

Sudah sebulan ini aku dekat dengan minho, aku malu untuk mengungkapkan perasaanku padanya, sahabat2ku saja aku suruh untuk tutup mulut dulu, agar tidak diketahui oleh orang lain kecuali kami ber8, tidak termasuk minnie, karna sepertinya dia juga menyukai minho, walau dia tidak bilang, tapi aku tahu, tiba2 minnie adikku duduk disampingku sambil tersenyum.

“Key hyung, aku mau cerita nih.” ucapnya tersenyum padaku.

“Ada apa minnie-ah.” ujarku singkat.

“Aku menyukai minho hyung, aku ingin sekali dia jadi namjachingu ku. DEG..” ucapnya riang padaku, dadaku sakit sekali mendengarnya, bahwa adikku menyukai namja yang kucintai.

“Baiklah aku akan melepas minho, dan menyimpan sendiri rasa ini untuknya, karna aku ingin minnie bahagia.” batinku, aku hanya tersenyum menanggapi menatap wajah bersemu adikku, walau rasa sakit ini tiba2 mendera dadaku.

“Bagus jika begitu, kau ungkapkan saja cintamu padanya, nanti keburu ada yang menarik perhatiannya darimu.” ucapku menyemangati namdongsaeng ku ini, padahal didalam hatiku saat ini kurasakan sakit jika mengetahui cintaku pada minho tidak akan kuungkapkan sama sekali padanya.

***^_^_^_^****

Minnie’s PoV

Sejak pertama bertemu dengan minho hyung, aku sudah menyukainya, walau onew hyung telah menyatakan cintanya padaku, tapi dengan halus aku menolaknya.

#Flashback#

@Taman sekolah

 

“Minnie-ah, saranghae, jeongmal saranghae.. maukah kau menjadi namjachingu ku?” ungkap onew hyung sambil mengenggam tanganku dan memamerkan senyuman gigi kelincinya padaku.

 

“Ehm.. mianhae hyung, aku tidak bisa menerima cintamu, karna aku telah menyukai minho hyung, jeongmal mianhae hyung.” ucapku melepas genggaman tangannya.

 

“Jadi kau menyukainya ya, kenapa kau tidak menyukaiku minnie-ah, selama ini kita selalu bersama, apa kau tidak pernah merasakan debaran jantungku saat aku bersamamu.” ujarnya dengan raut wajah yang kecewa.

 

“Entahlah hyung, aku bingung, tapi hyung tidak marah kan padaku.” sahutku padanya, aku memang bingung, karna di sisi lain aku merasa nyaman dekat dengannya, tapi di satu sisi lainnya aku juga menyukai minho hyung.

 

“Baiklah jika memang seperti itu, aku akan tetap menunggumu sampai kau mencintaiku dengan sendirinya.” ucapnya berlalu meninggalkanku sendiri ditaman.

 

#End Flashback#

 

Festival sekolah sudah diadakan hari ini, semuanya sangat meriah, aku ingin menyatakan perasaanku ini pada minho hyung, sudah lama aku memendam rasa suka ini padanya, tapi aku malu untuk menyatakannya, jadi kuputuskan untuk bercerita pada key hyung, aku menghampirinya yang sedang duduk sendiri dipojok ruangan.

“Key hyung, aku mau cerita nih.” ucapku tersenyum padanya.

“Ada apa minnie-ah.” ujarnya singkat.

“Aku menyukai minho hyung, aku ingin sekali dia jadi namjachingu ku.” ucapku riang padanya. Kulihat wajah hyungku sedikit kaget, tapi akhirnya dia tersenyum padaku.

“Bagus jika begitu, kau ungkapkan saja cintamu padanya, nanti keburu ada yang menarik perhatiannya darimu.” ucap key hyung menyemangatiku.

Tanpa menunggu waktu lama akupun langsung beranjak mencari minho hyung untuk menyatakan cintaku padanya, kulihat namja berperawakan tinggi jangkung, dengan rambut cepak sedang duduk sendiri ditaman sekolah, akupun langsung menghampirinya.

“Hyung, aku mau bicara sesuatu padamu, kau sedang tidak sibuk kan?” tanyaku memasang senyuman kearahnya.

“Ehmm. Anni. Memangnya ada perlu apa denganku, sepertinya penting sekali.” ujarnya menatapku.

“Minho hyung, joahae hyung, maukah hyung menjadi namjachingu ku..” ungkapku padanya. Kulihat dia agak kaget dengan pernyataan cintaku padanya.

“Minnie-ah, mianhae, aku tidak bisa.” jawabnya singkat, aku agak kecewa, lalu kutanyakan lagi jawabannya.

“Hyung, kau mau kan jadi kekasihku?” tanyaku memastikan padanya.

“Mianhae minnie-ah, aku tidak bisa menyukaimu.. karna aku sudah mencintai orang lain.. dan orang itu adalah Kim Kibum hyungmu..DEG..” ujarnya padaku, tiba2 air mataku jatuh begitu saja tanpa kuperintah membasahi pipiku.

“Jadi dia mencintai key hyung, dan sepertinya key hyung juga mencintainya, tapi bagaimana denganku.” batinku.

“Minnie-ah, kau tidak apa2 kan, ulljima.. jangan menangis, mianhae jika aku menyakiti hatimu, aku tidak berniat melukai hatimu. Mianhae.. jeongmal mianhaeyo..” ucapnya padaku, dan dia langsung menarikku kedalam pelukannya, mengusap2 punggungku untuk menenangkanku.

“Gwaenchana hyung, benarkah kau mencintai hyungku, apa kau sungguh2 mencintainya hyung, kau tidak akan melukainya kan.” kataku padanya, sambil membalas pelukannya.

“Ne, aku sangat mencintainya minnie-ah, aku mencintainya sejak pertama kali berjumpa dengannya di koridor sekolah pada saat pertama aku masuk kesekolah ini, aku sangat bersungguh2 dengan perasaanku ini, karna ini kali pertama aku jatuh cinta minnie-ah.” terangnya padaku, sangat menghayati setiap ucapannya tadi.

“Aku rela jika yang kau cintai itu adalah hyungku, walau aku sedih karna tidak bisa menjadi kekasihmu hyung, jagalah hyungku baik2, aku sangat menyayanginya, karna selama ini dia selalu memberikan semua yang ku inginkan, dan sepertinya dia merelakanmu untukku karna dia sangat menyayangiku, sehingga kebahagiaannya sendiri dia lupakan.” ujarku pada minho hyung.

“Jinjja? gumawo minnie-ah, kau memang adik ipar yang baik, bagaimana jika kau dengan onew saja, karna aku lihat dari matanya jika dia amat sangat mencintaimu, apa kau tidak ada perasaan dengannya?” ucapnya padaku masih tetap dengan posisi memelukku.

“Aku sebenarnya bingung hyung dengan perasaanku padanya, aku sangat nyaman berada disampingnya, itu saja yang kurasakan padanya.” jawabku agak bingung.

“Itu namanya kau juga mencintainya, hanya saja kau sedang dilema karna kau juga menyukaiku, tapi aku yakin jika perasaanmu padanya lebih kuat dibanding perasaanmu untukku.” ujarnya yakin.

“Baiklah jika begitu hyung, lebih baik kau lepaskan pelukanmu ini sebelum ada orang yang salah paham dengan kelakuanmu ini.” ucapku padanya, kemudian dia langsung melepas pelukannya.

“Carilah onew, dan ungkapkan perasaanmu padanya.” ucapnya menyemangatiku.

“Ok, kau juga sebaliknya ya hyung. Annyeooong.” ujarku berlalu meninggalkannya.

*****^_^_^_^_^**

Onew’s PoV

Sudah dari awal aku mencintainya waktu key mengenalkan minnie padaku tepat pada saat pertama minnie masuk ke kelasku, aku sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengannya, namja berparas cantik nan imut itu, tapi kini hatiku sakit saat tau jika minnie ternyata menyukai minho, dan menolak pernyataan cintaku.

#Flashback#

@Taman sekolah

 

“Minnie-ah, saranghae, jeongmal saranghae.. maukah kau menjadi namjachingu ku?” ungkapku sambil mengenggam tangannya dan memamerkan senyuman gigi kelinciku padanya.

 

“Ehm.. mianhae hyung, aku tidak bisa menerima cintamu, karna aku telah menyukai minho hyung, jeongmal mianhae hyung.DEG..” ucapnya melepas genggaman tanganku.

 

“Jadi kau menyukainya ya, kenapa kau tidak menyukaiku minnie-ah, selama ini kita selalu bersama, apa kau tidak pernah merasakan debaran jantungku saat aku bersamamu.” ujarku dengan raut wajah yang kecewa.

 

“Entahlah hyung, aku bingung, tapi hyung tidak marah kan padaku.” sahutnya padaku.

 

“Sebenarnya aku tidak rela jika minnie menyukai minho, dan menolak cintaku seperti ini, tapi biarlah aku tetap mencintainya.” batinku.

 

“Baiklah jika memang seperti itu, aku akan tetap menunggumu sampai kau mencintaiku dengan sendirinya.” ucapku berlalu meninggalkannya sendiri ditaman.

 

#End Flashback#

 

Hari ini sepi sekali rasanya, walau ada banyak orang yang menghadiri festival sekolah ini, dan mereka semua berpasangan. Aku cukup bahagia bisa melihatnya tadi di atas panggung saat dia menari tampak ‘neomu yeppeo’ , dan kini aku ada disini, di pojok ruangan memandang mereka semua, kini dipikiranku hanya tersita oleh minnie seorang, aku merasa ada yang menepuk punggungku, akupun menoleh, dan kudapati wajah seseorang yang kucintai ada tepat di belakangku.

“Onew hyung, aku ingin berbicara denganmu. Bisakah kau ikut aku keluar dari ruangan ini.” ucapnya tepat didepan telingaku, karna suasana disini ramai sekali.

“Ne.” ucapku singkat.

Dia menggandeng tanganku berjalan menyusuri setiap koridor sekolah, dan ini membuat jantungku berdetak kencang, akhirnya dia berhenti di tempat sepi, lalu berdiri dihadapanku.

“CHU.. saranghae onew hyung.” ucapnya setelah mencium bibir tebalku.

“Minnie-ah, kau jangan bercanda, kenapa tiba2 kau menciumku?” ucapku dengan wajah memerah karna ciumannya tadi.

“Aku menciummu, karna aku mencintaimu hyung, aku sudah mengerti semua jawaban dari kebingungan ku selama ini, selama ini aku selalu merasa nyaman berada disampingmu, aku menyayangimu, tapi aku juga menyukai minho hyung, jadi aku sedikit dilema memutuskan perasaanku ini padamu, hingga akhirnya aku terlanjur menolakmu waktu itu. Aku menyesal, dan aku akui sekarang jika aku juga mencintaimu hyung.” ungkapnya padaku sambil mengulas senyuman dibibirnya.

“Jinjja minnie-ah, kau juga mencintaiku, gumawo minnie-ah, jadi sekarang kau resmi menjadi namjachingu ku.” ujarku langsung memeluknya.

“Ya! Hyung. Seharusnya kau menembakku lagi, bukan malah seperti ini, kau ini tidak romantis sekali sih.” ucapnya melepas pelukanku dan memanyunkan bibir tipisnya.

“Ok ok. Minnie-ah, maukah kau menjadi namjachingu ku, karna aku sangat mencintaimu.” ucapku sambil mengecup kedua tangannya sangat lembut dengan bibir tebalku ini. Wajahnya tampak memerah karna aksiku ini.

“Ne hyung, nado saranghae..” ucapnya singkat, lalu akupun segera menciumnya dengan lembut dan lama.

************^_^_^_^_^_^_^_^************

Key’s PoV

 

Ya Tuhan, benarkah tadi yang kulihat ditaman, minho berpelukan dengan minnie adikku, apakah minnie sudah menyatakan cintanya, dan apakah minho juga menerima pernyataan cinta dari minnie, hatiku sakit melihat mereka berpelukan tadi, mungkin memang aku harus melupakan rasa cintaku ini padanya.

“Key-ah, kau sedang apa?” tanya sebuah suara yang ku kenal tepat didepanku.

“Eumhh.. minho-ya , aku tidak sedang apa2, memangnya ada apa minho-ya?” balasku padanya. Kutatap matanya sangat berbinar2, apakah dugaanku benar.

“Aku ingin berbicara denganmu key-ah, bisakah kau ikut denganku.” ucapnya padaku.

“Ne. Silakan saja.” ucapku singkat. Apa dia mau membicarakan tentang adikku minnie. Sepertinya aku harus siap menerima kenyataan yang akan terjadi.

“Bukan disini key-ah, tempat ini terlalu ramai, kita kesana saja.” ujarnya sambil menggandeng tanganku, jantungku memang berdetak kencang, tapi semua itu tidak menutupi rasa cemasku akan apa yang dia katakan nanti padaku, mungkin ini mengenai minnie, tak lama setelah berjalan dia menghentikan langkahnya tepat di tempat pertama kali aku dan dia bertemu.

“Key-ah, apakah kau ingat ini tempat apa? Ini adalah tempat dimana pertama kali aku bertemu denganmu, pertemuan yang sangat indah.” ujarnya tersenyum padaku.

“Ne, aku ingat minho-ya, lalu ada apa kau membawaku kemari?” tanyaku padanya.

“Ehmm, key-ah, tadi minnie pergi menemuiku dan dia juga menyatakan cintanya padaku, lalu aku..” ucapnya terputus olehku.

“Kau sudah jadian dengan adikku, chukae minho-ya.” ujarku meneruskan kata-katanya sambil menjabat tangannya.

“Baiklah jika begitu aku pergi dulu ya.” ujarku ‘lagi’ padanya, karna sekarang aku sedang menahan agar tangisku tidak pecah saat di depannya.

“Tunggu key-ah.” ucapnya lalu menarikku kedalam pelukannya. Tiba2 saja tangisku pecah di dada bidangnya ini, diapun kemudian mengusap2 punggungku untuk menenangkanku.

“Tolong lepaskan aku minho-ya..” ucapku sedikit melepas pelukannya, tapi langsung ditahan olehnya.

“Key-ah, biarkan saja seperti ini, jebal..” pintanya padaku, akupun dengan begitu saja mengijinkannya tetap memelukku.

“Key-ah, saranghae.. jeongmal saranghae.. will you be my boyfriend?” ucapnya sambil melepas pelukannya dan langsung berlutut  dihadapanku, dia tersenyum menawan padaku.

“Minho-ya, apa yang sedang kau lakukan, kau jangan main2, aku tidak bisa menerimamu sebagai kekasihku.” ujarku padanya. Dia sedikit kaget dengan ucapanku.

“Wae key-ah? Kenapa menolakku? Bukannya kau juga mencintaiku? Apa ini karna pernyataan cinta minnie adikmu padaku tadi, kau tidak perlu khawatir, karna aku sudah menolaknya dengan halus.” terangnya padaku.

“Mwo? Kau menolaknya? Kenapa kau menolaknya minho-ya? Dia menyukaimu tau..” ucapku sedikit kesal menatapnya, sedangkan yang ditatap hanya tersenyum tidak jelas.

“Ya! Kenapa diam saja, malah tersenyum tidak jelas seperti itu.” sungutku agak kesal sambil menghentakkan kakiku dilantai dan memanyunkan bibirku.

“Hmm.. karna aku mencintaimu key-ah, hanya kau yang kucintai, lagian juga orang yang di cintai minnie sebenarnya bukan aku, tapi orang itu adalah onew, selama ini minnie hanya mengalami dilema saja karna dia menyayangi onew dan menyukaiku, jadi kau tidak perlu marah seperti itu, lagian juga kau marah karna apa memangnya? kau marah karna kau cemburu pada minnie ya?” ujarnya padaku.

“Aissshh kau ini PD sekali minho-ya, memangnya kau pikir aku sangat menyukaimu.. hah..” tuturku padanya.

“Ne, tentu saja, aku melihatnya dari mata kucingmu itu, bahwa kau begitu sangat mencintaiku. Mencintai choi minho seorang.” ucapnya sambil tersenyum. Aku langsung terdiam karna ucapannya itu.

“Ja..jadi kau dan minnie tidak berpacaran, benar begitu minho-ya?” tanyaku padanya dengan wajah yang bersemburat merah karna malu. Ommo umma.. aku maluu..

“Ne, aku tidak berpacaran dengannya, jadi sekarang will you be my boyfriend?” ujarnya menatap mataku dengan mata elangnya itu.

“Yes.” jawabku singkat langsung memalingkan wajahku karna malu.

“Gumawo key-ah, saranghae, neomu neomu saranghae.” ucapnya kemudian mencium keningku.

Tak lama kemudian dia mendekatkan wajahnya kearahku, dan seketika waktu terasa berhenti untuk sejenak, aku kehilangan kesadaranku, karna sekarang bibir tebalnya tepat diatas bibir tipisku, aku merasakan ciuman pertamaku dengan namja yang aku cintai, dan ternyata cintaku tidak bertepuk sebelah tangan padanya.

“Brukkkk, brakkkk,, gedebak..gedebukk.. bruaaaakkkkk!!!!*suara orang jatuh* Huaaahhh… appoyo!!” ucap suara2 dibelakangku. Aku dan minho melepaskan ciuman kami dan menatap kaget pada ke 18 orang yang sedang terjatuh dengan posisi saling bertindihan tengah cengar cengir menatap kami.

“Ya! Apa yang sedang kalian lakukan.. heh.. kalian sedang mengintipku eo.. dasar kalian ini..” teriakku agak kesal dan malu karna ketauan oleh mereka semua.

“Key-ah, minho-ya, kami hanya sedang melihat2 pemandangan indah, tapi tiba2 saja kami semua tersandung dan terjatuh tepat disini.” ucap chullie padaku dan minho. Yang lainnya hanya berangguk ‘ria’ menanggapi ucapan chullie.

“Chukae ea, akhirnya kalian bersatu juga.” ucap semuanya padaku. Dan itu langsung membuatku malu.

Tiba-tiba minho menarikku kedalam pelukannya.

“Key-ah, saranghae.. CHU..” tiba2 minho menciumku.

“Nado saranghae.. Choi Minho…” balasku.

Cinta memang indah.. jangan coba2 jatuh cinta jika kita tidak ingin terlukai, tapi alangkah baiknya kita merasakan yang namanya cinta walau harus terluka karna cinta, karna mungkin saja kebahagiaan telah menantimu didepan*ngarang ne orang#plakk*.

The End…

Hohohohohoho… gaje kah ff yaoi ku ini,,, *jangan bantai saya* saya kan hanya ingin berimajinasi saja.. ok… jangan lupa RCL … dan sampai berjumpa di ff yaoi selanjutnya… hug.. chu.. *plakk*

6 responses

  1. Choiren

    Author, aku bingung bacanya banyak kalimat akhir kepotong -_-
    aku kan baca di hp, bingung bgt jadi bacanya
    MinKey sama OnTae~ kenapa gak dibuat 2min sama OnKey aja thor u.u tapi jarang sih ada pairing MinKey

    10 Juni 2011 pukul 07:33

  2. Choiren

    First? Yay, jarang dapet first comment~

    10 Juni 2011 pukul 07:34

  3. Iya say.. Hyo juga bgung bca tlizan ndri..#nah loh# ntar pzti dbnerin lg.. maklum mze bru driku d dunia tulis mnulis.. iyya MinKey ne say, cz hyo mw bwt pair yg bda dri couplex.. ntar pzti ad couple2 laenx d ff laenx.. mw bkin pair yg jrang ada .. trims ea udh bca n cment.. #lempar kyu bwt qm#

    10 Juni 2011 pukul 09:41

  4. nice author bagus bgt cerita’a..
    saking bagusnya nyayat hatiku….hiks*patah hati* T.T
    gyahahaha…..just kidding…
    bagus bgt kok cerita.ya….

    10 Juni 2011 pukul 11:31

    • Nyayat knape ne???

      prlukah prtlongn prtama.. *plakk*

      gumawo dah bca..

      14 Juni 2011 pukul 13:48

    • Nyayat htiu kyg gmne say??

      prlukah prtlongan prtama saia kirim*plakk*

      gumawo ea..

      14 Juni 2011 pukul 14:02