fanfiction for our soul

FF : “dangerous friendship” part 2


i’m back.. hohoho.. wit part 2..

ehem.. insya allah, di part slanjutnya bakal saya protect nih.. jadi kalo pada minta pw add fb q aja dg uname laila mustika pertiwi. haha.. ato twitter @lailaisvip ato sms di 085719299094.. smoga masih ad yg iklas mo baca ni ff.. hoho..

 

“hahaha..” junsu tertawa. Deg—detak jantungku terasa berhenti! Aku baru pertama kali merasakan perasaan ini! “awas changmin-ah!!!” dia terlihat panik.

Aku langsung kembali fokus ke depan. Pantas saja dia berteriak panik. Ada truk di depanku. Aku langsung membanting stir ke kiri. Ffiuh.. aku selamat!

“kau takut?” tanyaku pada junsu yang masih shock dengan kejadian ini. “mian..”

“gwaenchana.” Katanya dengan senyum. “ayo lanjut!”

Aku gemetar. Tanganku dingin. Tak bisa lepas dari stir. Tak bisa menggerakannya ke kanan. Keringat dingin mengucur deras. Sepertinya junsu juga begitu.

“diamlah dulu disini kalau kau masih gemetar!” katanya.

“oh, ne.” kataku gugup. “mianhe.”

“sudahlah ini juga salahku membuatmu panik!”

“tidak, ini salahku!”

“kalau aku tidak berteriak kan kau tidak akan langsung banting stir!”

“tapi kalau kau tak berteriak, mobil sport kesayanganku ini bisa ringsek! Dan aku bisa membunuh diriku dan dirimu!”

Sunyi~ tak ada lagi pembicaraan. Aku sudah mulai tenang dan langsung melajukan mobil ini dengan kecepatan biasa. Setelah sampai aku langsung memarkirkan mobil di dekat pohon.

“kau suka tempat ini?” tanyaku.

Dia menatap tempat ini sambil menikmati anginnya. “ya.. tempat ini sangat bagus! Pantas kau suka!”

“kau juga kan?”

“iya!”

kita berdua berada di pantai tempatku biasa menghilngkan stress. Kalau aku sedang kesal dengan orang, aku pasti datang kesini. Aku biasa kesini sore menjelang terbenamnya matahari. Tapi untuk sekarang, siang aku kesini. Panas juga!

“umm.. junsu-ah, kau haus? Lapar?” tanyaku.

“sedikit!”

“mau makan? Itu ada café!”

“umm.. tidak usah!”

“kenapa?”

“aku belum terlalu lapar!”

“ayolah.. aku mau kesana!! Aku lapar!!” kataku manja. Manja?!?

“yasudah kau sendiri saja!”

“ok. Kutinggal ya!!”

“eh.. andwe!!”

Aku tersenyum. Aku lalu masuk ke dalam mobil sport-ku. Aku kembali menyetir ke café hard soft. Di kafe, aku memesan cappucino float. Aku tak lapar. Hanya haus. Junsu hanya memesan minuman dingin biasa.

“kenapa tak pesan yang lain?” tanyaku sambil menyeruput cappucino float-ku.

“umm.. aku lebih suka es jeruk daripada cappucino! Hehe..” jawabnya sambil tersenyum.

Oh my.. nice smile! Oh no no no.. I’m not gay! Kalau aku suka dia berarti aku harus menanggung malu!! Ooohhh…

“changmin-ah, wae?” tanya junsu sambil melambai-lambaikan tangan ke depan mataku.

“eh.. uh.. gwaenchana..” jawabku. “jun—“

“kokoro ni one smile..” HP-ku berbunyi. Telpon dari yunho hyung.

“junsu-ah, aku keluar dulu ya! Biasa!!”

Junsu hanya mengangguk tanpa menatapku. Aku langsung keluar. Aku memesan tempat di dekat pintu. Jadi aku bisa keluar dengan cepat.

“yoboseyo?” sapaku.

“bagaimana harimu? Seru?” ternyata suara yoochun hyung.

“lumayan! Dia tak menggangguku!” jawabku seadanya.

“kau suka dengannya?” sekarang jae hyung.

“belum..” jawabku singkat.

“jangan pulang sampai malam!!” sekarang yunho hyung yang membuatku bingung.

“mwo??!”

“kalau tidak, kau kubunuh!”

“ne.. ne..”

Bip—

Telponnya diputus paksa. Heu.. kenapa yunho hyung menyuruhku melakukan ini? Dia itu biro jodoh atau mau mendekatkan aku dan dia sebagai teman sih? Apa dia calon anggota shinki baru? Aku kembali masuk ke café. Junsu sudah menunggu. Sepertinya dia bosan.

“mian lama..” kataku sambil tersenyum. Aku duduk di kursiku.

“yunho hyung bilang apa?” tanyanya.

“dia Cuma bilang, aku tak boleh pulang sampai malam!”

“kenapa?”

“yah.. aku tak tahu. Dia memang aneh! Kalau aku pulang dia akan membunuhku!”

“memang dia bisa?”

“pasti!” aku berhenti sejenak untuk menyeruput cappucinoku. “dia bisa melakukan apapun dengan bebas! Tak ada yang bisa melawannya! Dia hanya takut pada orangtuanya!”

“berarti dia masih normal!”

BBUUURR..

Aku menyemburkan air yang ada di mulutku. Air coklat itu mengenai baju dan muka junsu! Oh my god!! What should I do?? *english ngasal ni* lagian dia juga bilang yunho hyung normal! Dimana-mana orang seperti dia itu tak normal!

“mi.. mianhe. Jongmal mianhe…” aku membersihkan bajunya yang berwarna putih dengan tisu. Tadinya kena wajahnya juga. Tapi dia sudah mengelapnya.

“gwaenchana!” katanya tenang. “kau juga tak ada gunanya membersihkan bajuku! Noda ini sudah menempel!” katanya yang membuat rasa sesalku bertambah.

“mianhe..”

“gwaenchana. Sudah kubilang!!”

Aku tak berani menatapnya sekarang. Bisa kupastikan dia sedang tersenyum-senyum tak jelas ke arahku. Aku benar-benar malu! Aku lalu kembali mengambil gelas berisi cappucino float-ku.

“sudahlah. Kau tak salah! Kau pasti kaget dengan ucapanku!”

Aku mendongakkan kepalaku lagi. “memang apa maksudmu bilang yunho hyung masih normal? Memangnya dia masih cinta wanita?”

“bukan hanya itu! Kalau ada anak takut pada orangtuanya, dia juga pasti akan dibilang normal! Kau juga masuk dalam normal!”

“ya iyalah! Ngapain juga omma dan appa-ku melahirkan anak tak normal! yang ada mereka membuangku duluan!” aku kembali menyeruput cappucino floatku sampai habis.

“kau mau lagi?” tawarnya.

Aku menatapnya dengan keadaan sedotan yang masih menempel di mulutku. “what?”

“eh.. hehe.. lagian kau napsu sih minum cappucino float-nya!”

“hehehe..” aku nyengir jahil padanya. “temani aku ke mall itu yuk!!” aku menunjuk mall di depan café.

“mau apa?”

“main dance floor!”

“memang bisa?”

Oh my.. dia meragukanku? “kalau aku tak bisa aku tak mungkin mengajakmu!! Harusnya aku yang tanya bukan kau!!”

“hehe.. aku meragukanmu karna badanmu terlalu tinggi. Aku tak membayangkan bagaimana dance-mu!”

“hei, harusnya aku yang bilang itu!!”

“ayo!! Mau ngapain lagi disini?”

Aku langsung keluar café. Aku mengambil mobilku yang terparkir di depan café. Lalu melajukan mobil ke mall dekat situ. Aku memarkirkan mobilku dekat tempat keluar agar gampang kalau pulang. kita berdua lalu turun dan berjalan ke lift dekat situ. Lama juga menunggu lift ini turun dari lantai atas.

TING..

Akhirnya lift ini berhenti di lantai dasar. Aku ingin langsung masuk. Tapi biar bagaimanapun yang lebih di utamakan yang keluar. Lagian, lift ini juga akan menunggu. Yang masuk ke kapsul besar itu hanya aku dan junsu. Entah kenapa aku gugup.

“wae? Kau takut adu dance floor denganku??” tanya junsu yang membuyarkan lamunanku.

“siapa takut? Memangnya aku pecundang!” jawabku. Aku memang tidak suka dengan orang yang meragukanku.

TING..

Lift berhenti di lantai satu. Ada 3 orang yang naik. Aku akan berhenti di lantai 3. tempat permainan dance floor.

Lantai 2 dilewat. Dan sampailah di lantai 3. aku keluar. Aku yang sudah hapal tempat ini langsung berjalan santai ke tempat permainan itu.

“wwwoo.. itu changmin oppa kan?” anak-anak SMP yang sedang bermain dance floor.

“iya!! Oh.. oppa!! Tampan sekali kau!” kata anak-anak itu.

Mwo? Oppa? Mereka saja yang tak sadar kalau umur mereka itu sama denganku! Aku kembali berjalan. Aku membeli koin untuk bermain. Anak-anak SMP itu menatapku penuh cinta. Atau hanya kagum dengan ketampananku ya?

“koin 10!” kataku singkat pada mbak-mbak penjual koin. Dia memberiku koin itu. Banyak sekali! Atau hanya perasaanku?

“bonus 5 untuk kau, changmin!” kata penjual koin itu sambil tersenyum padaku.

“ne, gamsahamnida..” kataku. Aku mengambil koin ini dan berjalan mencari tempat dance floor yang masih kosong. Heu.. ternyata tak ada!!

“hei, bagi koinnya donk!!” kata junsu.

“koinnya ada 15. kau mau bagi gimana?” tanyaku.

“aku 8, kau 7!”

“hei! Tak adil!!”

“kau kan yang muda! Yang muda yang dikit!”

“itu namanya tak adil!!”

“ya sudah, kita undi saja!!”

“undi gimana?”

“kita main basket!! Nanti kalau menang dapat koinnya!”

Aku menepuk pundak junsu. Keras. “SMART!!” kataku. “kita main basket saja dulu! Kan jadi 7-7 tuh!!”

“ok..”

Aku adu basket dengannya. Kita berlomba siapa yang bisa memasukkan bola paling banyak dalam 1 menit!

Hosh.. hosh.. hosh..

“kau lelah?” tanya junsu padaku.

“sedikit! Ini pemanasan sebelum dance!” jawabku.

“itu ada yang kosong!” tunjukku.

“ok. Are you ready??”

“sure!!”

Kita langsung berlari ke tempat dance floor kosong itu. Sebelum sampai sana ada segerombolan anak perempuan SMA sampai duluan. Tapi sepertinya popularitasku membantu. Dia mempersilahkanku duluan. Aku memasukkan 2 koin. Koin pertama punyaku dan punya junsu yang kedua. Kita memilih-milih lagu yang bagus.

“itu saja! Tadi lagu tohoshinki rising sun!!” kata junsu.

“tidak!! Aku mau yang lain!!” tolakku.

“mirotic??”

“sepertinya bagus! Ok!” putusku akhirnya. Aku memilih lagu mirotic dari TVXQ. Lagunya benar-benar bagus untuk dance.

“.. I got you under my skin..” junsu menyanyikan lagunya sambil menari. Aku tidak membayangkan dia bisa melakukan itu!

“.. I got you under my skin.” Lagunya berhenti! Berapakah nilainya??

“A!” mesin itu mengatakan ‘A’! berarti masih lanjut! Lumayan daripada dibunuh yunho hyung!

“kau lelah?” tanya junsu.

“ani! Ayo lanjut lagi!!” kataku.

Junsu sekarang yang memilih-milih lagu. Dia menunjukkan lagu klasik.

“jangan! Itu terakhir saja! Gerakannya rumit! Menguras tenaga!” kataku.

Dia memilih lagi. Sekarang lagu we are. Soundtrack anime one piece yang kusuka! Yang nyanyi tohoshinki!

“ini saja!!” kataku.

Dia menurutinya! Sepertinya dia tahu seleraku! Kita dance terus sampai babak ke-7! Katanya belum ada yang pernah sampai segitu! Berarti kita orang pertama?

“junsu-ah, capek!!” kataku.

“tanggung!! Sudah yang ke-7! Pakai lagu se7en?”

“yang mana?”

“yang.. umm.. itu.. better together!”

“lumayan! Okay!!”

Di babak ini kita sengaja kalah. Yah.. sangat pegal kaki ini. Sudah tak kuat bergerak lagi! Orang-orang bertepuk tangan atas keberhasilan kita. Bahkan ada yang berkomentar,

“bagus sekali mereka! Andaikan mereka mau jadi guru dance-ku!”

“tak hanya tampangnya! Kemampuan mereka juga tak bisa diragukan!”

“siapa sih yang ada di sebelah changmin oppa? Dia lucu! Mukanya seperti bayi! Dance-nya juga bagus!”

“mereka benar-benar.. aku tak bisa berkomentar lagi! Andaikan aku produser aku pasti langsung mengontrak-nya!”

Tapi ada juga yang iri.

“dance apaan itu? Merusak lagu!”

“dance kok seperti ayam ketakutan! Ga kreatif!”

“lebih bagus juga dance-ku!”

Selesai itu, aku langsung duduk. Mengistirahatkan saraf-sarafku (?) setelah nge-dance tadi. Sumpah! Sangat melelahkan.

“ternyata kau hebat juga!” kata junsu.

“kau baru sadar?” tanyaku yang masih ngos-ngosan.

“hehe.. ku kira badan setinggi itu tak bisa! Hehe..”

PLETAK!

Aku menjitaknya.

“enak saja! Kau kira tinggi 180 tak bisa apa-apa?”

“kau.. kau 180? Tak diragukan!”

Aku tersenyum bangga.

“maksudku, tak diragukan lagi ketidaknormalanmu! Kau tak normal!!”

PLETAK!

Kali ini jitakannya lebih keras dari yang tadi. Aku yakin dia sangat kesakitan karna dia memegangi kepalanya.

“main lagi?” tawarnya.

“main apa?” tanyaku kesal.

“itu!” dia menunjuk permainan balap mobil.

“mwo?! Ok!”

Lumayan lah permainan ini ada tempat duduknya. Jadi bisa sekalian beristirahat. Aku memasukkan satu koin, junsu juga. Kita lalu bermain double player.

“hayo!! Mau apa kau??” tanyaku pada junsu yang mobilnya berada di depanku. Aku menabrak mobilnya. Dan dia berteriak. Tapi teriakannya tak biasa. Seperti teriakan ketakutan. Aku menghentikan mobilku.

“kenapa?” tanyaku khawatir.

“aniyo, gwaenchana.” Junsu mengeluarkan senyum terpaksa –yang menurutku—senyuman ketakutan.

Aku melanjutkan lagi. Tapi aku tak bisa berkonsentrasi. Sampai mobilku menabrak-nabrak pembatas jalan.

“changmin-ah, itu mobilmu sepertinya akan rusak sebentar lagi! Dan.. meledak.” Junsu mengatakan itu dengan nada misterius. Aku juga bingung bagaimana menjelaskannya. Dan pas kata ‘meledak’ dia bersuara lebih kecil.

Akhirnya permainan ku hentikan. Aku langsung berjalan meninggalkan tempat itu.

“changmin-ah, jamkaman!” kata junsu sambil mengejarku di belakang. “mau kemana?”

Aku menunjuk KFC. Aku tak bicara karna aku benar-benar lapar!

Dia memegang tanganku. “aku ikut!!”

Aku hanya berjalan. Dia masih memegangi tanganku sampai aku memesan makanannya.

“sampai kapan kau mau menggandeng tanganku?” tanyaku dingin. Entah kenapa aku jadi bersikap dingin dengannya.

“i.. iya..” junsu langsung melepaskan tanganku. “a.. aku.. cari tempat!”

Aku hanya mengangguk. Sekarang giliranku memesan.

“aku pesan dua ayam jumbo pedas, 4 nasi, tiga kentang, dan minumnya milo dua!” pesanku. Aku menatap seluruh ruangan. Junsu duduk di meja nomor 15 di dekat jendela. “tolong antar ke meja 15!” kataku.

“ne..”

“gamsahamnida..”

Aku langsung mendatangi junsu yang ada di meja nomor 15. dia menatap kosong keluar jendela. Mungkin tinggal menghitung detik dia akan menangis. Dan.. benar saja! Dia menangis!

“junsu-ah,” panggilku hati-hati.

Dia menengok ke arahku sambil mengelap air matanya. Lalu tersenyum. Aku lalu duduk di depannya. Dia duduk di meja yang untuk 2 orang. Aku duduk di depannya.

“kau kenapa?” tanyaku akhirnya.

“tak apa.” Jawabnya singkat.

“makanannya..” pelayan mengantarkan makanan pesananku.

“gamsahamnida.” Aku langsung mengambil dua nasi dan satu ayam jumbo. Aku langsung memakannya dengan napsu. Mungkin kelihatannya seperti orang yang tidak makan 3 hari. Tapi dance floor tadi sangat melelahkan! Setelah makan, aku dan junsu langsung balik ke markas. Kebetulan sudah jam 7.

“I’m back!” kataku setelah sampai di markas.

Markas itu sepi, gelap, dan tentunya berantakan. Tumben saja jae hyung tak membersihkan. Apa karna tak ada aku? Aku lalu menyusuri ruangan-ruangan yang ada. Oh ya. Di markas ini ada 5 ruangan yang bisa disebut kamar. Kamar ini biasa dipakai kalau kita sedang menginap. Yah.. ini lebih besar dari kamar kost.

Pertama, aku ke kamar yoochun hyung. Seperti biasa dia asyik dengan mimpinya alias tidur. Di kamar kedua, kamar jae hyung. Tidak ada siapa-siapa. Tapi kamarnya selalu rapi. Kamar ketiga kamarku. Pastinya tak ada siapa-siapa. Kamar sebelahnya kamar yunho hyung. Tidak terkunci. Aku membukanya. Dan.. kembali melihat adegan yang tak pantas dipandang mata.

“lagi-lagi..” keluhku dan junsu. Kita mengucapkannya bersama! Lagi?!

“mi.. mian.” Lagi-lagi samaan!! Apa benar kita jodoh?!

“bukan aku ya!” lagi-lagi???!!!

“ah sudahlah!!” aku yang akhirnya menghentikan ketidaksengajaan ini.

Aku kembali melihat ke arah yunho dan jae hyung yang sedang bercumbu. Tapi sekarang, mereka memelototiku dan junsu.

“jangan sampai dua anak kecil ini melihat kejadiannya!” kata yunho hyung.

“ani.. hyung. Aku tidak melihat!” jawabku. Aku memang tidak melihatnya. Hanya pas bagian kissmark saja yang kulihat.

“uh.. jadi kalau kita mau melakukannya mendingan di hotel saja! Yang lebih mewah!!” kata jae hyung.

“iya juga!” timpal yunho hyung.

“hei!” ada yang menepuk pundakku. Reflek aku langsung berteriak.

“teriakanmu seperti rocker!” kata yoochun hyung.

“mungkin dia marok! Mantan rocker!” kata yunho hyung.

“stop!!! Bilang saja kalian iri dengan suaraku karna suara kalian jauh lebih buruk daripada aku!!” kataku.

“kau hebat!” kata yoochun hyung. “kau bisa juga pulang jam segini!”

Aku diam. Kesal menatap yoochun hyung.

“sudah! Jangan marah! Smile!” hibur yoochun hyung sambil menepuk pundakku.

Aku tersenyum. Semua juga tersenyum. Jae hyung juga. Dia menatap ke arahku dengan tatapan yang tidak biasa.

“manis juga!” celetuk jae hyung.

“apa katamu, chagi?” tanya yunho hyung, cemburu.

“umm.. changmin manis!” jawab jae hyung sambil terus tersenyum padaku. Aku menatapnya aneh.

“hyung semua, aku mau pulang!” kataku. “annyeong..”

“aku juga ah. Ada PR!” kata jae hyung.

“PR? Tumben kau memikirkannya!” kata yunho hyung penasaran.

“i.. iyalah. Aku kan tak mau kalah dengan anak itu!” dia menunjukku. Tumbenan dia tak mau kalah denganku! Biasanya dia cuek!

“tapi hyung, tak ada PR untuk besok! Lain kali saja kau pulangnya!” kataku sambil tertawa. Lalu aku lari keluar.

 

***

 

Sampai di rumah, aku langsung membiarkan badanku jatuh ke sofa empuk di ruang tamu. Aku memejamkan mataku. Sungguh melelahkan hari ini!

“nak changmin,” panggil ajumma. “lelahkah?”

“ajumma, aku mau tidur! Tolong jangan ganggu!” kataku dengan suara yang lebih sopan.

“kenapa tak di kamar?”

“aku malas naik!”

“ya sudah. Tidurlah..” ajumma membelai kepalaku. Belaian lembut yang tak kurasakan dari omma.

 

***

 

“changmin-ah,” kata seseorang tepat di telingaku. Samar-samar aku mendengar suara ini. “changmin-ah,” katanya lagi. Makin jelas suara ini. Suara lembut yang sangat aku kenal. “changmin-ah,” kali ini aku bangun mendengar suaranya. Dan aku membuka mataku perlahan. Makin lebar dan makin jelas aku menatapnya. Wajah cantik dengan mata kecil dan hidung kecil. Aku mencoba mengingatnya. Dan aku memekik.

“jae hyung! Apa.. apa.. apa yang kau lakukan?” tanyaku kaget.

“lihat tubuhmu!” katanya.

“heh?”

“lihat tubuhmu!”

 

TBC

33 responses

  1. freychullie.shinraena

    woo? liat tubuh???
    ada apa ?
    ada apa??
    haiyooopooooo aku penasaran

    9 Maret 2011 pukul 17:59

  2. teuki

    waaa….seru banget..ayo lanjutkan.

    9 Maret 2011 pukul 18:00

  3. Kims

    Wah authornya bikin penasaran nich, ada apa dengan tubuh changmin?

    9 Maret 2011 pukul 19:17

  4. Azuru Yutaya

    wah, knapa ni si changmin? dia jadi cebol? Atau jadi cewek? #plak

    Author lanjutin yaa~ FIGHTING!!!!! ^o^

    9 Maret 2011 pukul 20:14

  5. youngsung

    wah….
    liat tubuh…
    apa mksd.a changmin d apain tuh
    penasaran sy

    chingu ntar w sms ya biar dpt pw buat part brikut.a

    9 Maret 2011 pukul 20:32

  6. bonita

    NAH lo jae kenapa lagi?
    changmin ngapain lagi?

    9 Maret 2011 pukul 21:02

  7. Tanjunxiu

    Jaema lagi ngapain ma minnie?? Ko’ lhat tbuhmu terus??
    Bener2 bkin penasaran..0_o

    9 Maret 2011 pukul 21:30

  8. Iyaah…
    Apaan tuy?? Ko’ agy sru2.a lngsg tbc…
    Jae ska y ma changmin?? Ow…
    Nnti mo d.protek yh? Bg pw.a y..

    9 Maret 2011 pukul 22:15

  9. Sheyoon Galz

    Junsu knapa itu??knapa sdikit aneh abis maen balapan itu??ada apa??

    Changmin udah mulai ada prasaan sm junsu yah??sdikit aneh gtu sih sm junsu..^^

    Jae msih suka changmin kah??ada apa pula jae dirumah changmin?dan ada apa juga sm badannya changmin itu??huaaa,,pnasaran..

    Chap slanjutnya bkal di protect??ntar minta PWnya yah,author..^^

    9 Maret 2011 pukul 23:40

  10. kim jaena

    yaach, apa yg terjadi ama changmin ???
    penasaran… penasaran…

    aahk, mian… annyeong, aq reader baru *bungkuki badan*
    author, napa harus di protect sih ???
    trus liatnya gimana ??? *mian, aq mank rada babo ^^*

    author add aq ya ‘kimjaena@ymail.com’…. author baik dech “kasih puppy eyes’a su-ie”

    gomawo ^^

    10 Maret 2011 pukul 03:07

  11. Jgn2 changmin d apa2in sm jae lg….

    10 Maret 2011 pukul 07:09

  12. Rin

    tubuhny napa? tubuhny napa??
    huwaaaaaaa *triak2 g jlas*
    pnasaran nih =3=

    10 Maret 2011 pukul 12:59

  13. Eh???
    Jae di rumahnya changmin??
    Apa maksudnya dg tubuhmu??
    Huaa,,,
    jae kau mau bohongin yunnie??
    Junsu jgn ama changmin donk, ama yoochun aja
    kan yoosu couple,,
    Lanjut,,

    10 Maret 2011 pukul 20:14

  14. ellena_choi

    uwwaaa..!
    sibuk mikir UN, lama tk mampir ke sini..
    makin banyak ff.a..
    btw, mianhae, sya tk komen part 1, baru bca ni,
    lgsg part 2 ja..
    hayo,, jaemin mu ngapain tuh?
    *pervert mind*
    min suka su ya?
    aq jg suka kok..
    *gada yg nanya*

    10 Maret 2011 pukul 20:50

  15. ID

    Hwaaaa jae ma min ngapaen tuch?????????
    Penasaran stadium akhir O.o
    lanjodddddddddd

    11 Maret 2011 pukul 00:58

  16. Risu_Shim

    Annyeong haseyo.. Risu imnida.. Reader baru ^^ *bow*

    tubuh ? Tubuh ??! O,o
    ada apa dengan tubuh ?
    Olala jeje slingkuh sama yunpa nih ? Oh~ tidak bisa~😛

    Aigo.. Skarang minpa couplenya junsu ? *pundung* =3=
    junchan knapa tuh ? Ada trauma kah ?

    Minpa narsis skalee~ kekeke

    hey hey chap brikutnya d protect ? Omo bolehkan minta pw nya ? Hehe
    nanti sy sms🙂

    chap brikutnya di tunggu😀 *pnasaran*

    11 Maret 2011 pukul 08:48

  17. Luph yunjae Yongwonhi

    Cie cie ximin(xiah changmin) akur ni yee…asli’y mrk suka berantem trus kn?buseeet dah min baru 14 th aj udh tinggi gtu,gmn klo dah gde ny,nyaingin pohon kelapa x ye*dkeroyok fans minnie*aduh ko pgi2 jae dh dkamar min,trs nyuruh min liat tubuh,,mksudny????

    11 Maret 2011 pukul 17:37

  18. jiah! Jae. . Apa yg kau lakukan dgn changmin?
    Apa maksd dari kata lihat tbuh mu itu?!
    *jambak rambut frustasi. .
    Cpat d lanjut ya author. .
    I love this ff. .
    Peran utamax changmin, jarang yg bgni nih. .
    D tggu lanjtnx. . Semangat!

    13 Maret 2011 pukul 07:27

  19. jae ngpain ne.. min d apain ma jae..

    24 Maret 2011 pukul 09:22

  20. YunPpa JaeMma

    lah lah lah tu kog minnie ma junpa seh??? Gag pantez ah #readerbawel

    19 Juni 2011 pukul 09:24

  21. himeShara..

    *bingung nyari.2 part 1 dangerous friendship*
    karena yg ada part 2 yaudah langsung baca aja hehe^^~
    ada apa nie d tubuh changmin???
    jgn.2 ada hantu.na lg^^~
    yeiy… ga sabar pengen baca part 3.na^^~*bingung nyari.2 part 1 dangerous friendship*
    karena yg ada part 2 yaudah langsung baca aja hehe^^~
    ada apa nie d tubuh changmin???
    jgn.2 ada hantu.na lg^^~
    yeiy… ga sabar pengen baca part 3.na^^~

    11 Juli 2011 pukul 16:40

  22. XaN

    hayoo… jae ngapain tuh ma changmin yunho d kemanain?

    22 Juli 2011 pukul 21:58

  23. luphmax

    loh kok tiba2 ada JJ??
    aneh la…. atau Minnie lg mimpi ya?? JJ nya gk nyata ada disitu kan???

    25 Agustus 2011 pukul 21:41

  24. Huahhhh . . .
    Apaan itu “lihat tubuhmu” wah minnie pasti diapa-apain nih ma jae *pervet mind*

    Hiks, junsuie jngan nangis chagyi, kan ada yeoja-mu yg cantik ini, tenang aq pasti akan selalu ada di sampngmu my duckbutt *di tendang chunie . . .*

    HWAITING buat author . . . ^^

    Mw lanjt tp di proteck, mint pw dulu ah . . .

    AKTF! Always Keep The Faith, TVXQ forever 5 . . . ^^

    15 September 2011 pukul 14:59

  25. han aram

    aaa…
    jangan”…
    jangan”..
    changmin udah NC an?!!!!
    atau jeje sama yunho merkosa chang min *threesome*..

    ato changmin ngapain?

    21 September 2011 pukul 22:37

  26. Park Hyo Ra

    ada apa?? ada apa?? nae yeobo kenapa??

    21 Oktober 2011 pukul 14:08

  27. Ping-balik: Review FF : “Dangerous Friendship” « Yaoi Fanfiction

  28. fhefheYJ

    chunnie gk cmburu junchan x dket sama minnie kh?? umma, ngpain d rumah minnie??

    29 April 2012 pukul 08:39

  29. Mwo?! Endingnya….. Liat tubuh ._. Ada apa dengan changmin ._. Gaahhh… FFnya perfecttt, saya lanjut baca lagi yaa

    2 Mei 2012 pukul 14:32

  30. redlita

    hwaaaa, tubuh changmin knpa ?
    Apa dy naked ?
    O.o
    seru

    14 Juni 2012 pukul 15:25

  31. minnie lover

    tambah seru. hayo minnie diapain sama jae? minnie emang keren jd g salah kl banyak yg suka. akhirnya minnie ma sapa nich??

    2 Agustus 2012 pukul 14:48

  32. aulia

    diapain tuh changmin??
    next chap

    26 Agustus 2012 pukul 21:05

  33. irxiahni

    kayanya jeje suka ma minnie deh..
    huaaaaaaaaaaaa aq mau minsuuuuuuuuuuu

    18 April 2013 pukul 11:49

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s