fanfiction for our soul

PLAYBOY BOYFRIEND {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 3/? YAOI


title : playboy boyfriend
author: jung rye sun
length: 3/?
rate: maybe NC 17…
genre: AU, romance, NC17, and a little bit straight…
WARNING!!! MPREG!!!
don’t read this! if u don’t like yaoi!

 

***********************************************************************************************

 

*yunho POV*

sinar matahari pagi membangunkanku seketika dari tidur lelapku.
kubuka mataku perlahan,
aishhh…..
kepalaku pusing sekali, mungkin akibat terlalu banyak minum.
aku mulai mengumpulkan nyawaku di tempat tidur.
aku bangun dari tempat tidur perlahan.
dan betapa kagetnya aku, aku tak mengenakan sehelai benangpun ditubuhku.
tempat tidurku juga sangat berantakan.
apa yang terjadi tadi malam??
aku terus berusaha mengingat-ingat hal yang terjadi.
aku pergi ke bar bersama jaejoong, lalu aku minum lumayan banyak, dan kupikir setelah itu aku mabuk.
dan seingatku aku pulang bersama jae dan berarti yang membawaku ke apartment adalah jaejoong.
“lalu apalagi ya??”
ujarku sambil garuk-garuk kepala.
DEG,
aku ingat!!!
oh tuhan!!! mati aku!
apa yang kulakukan dengannya tadi malam?!!
kami melakukan hubungan itu!
oh, tuhan! dia pasti marah besar padaku.
apa yang harus kukatakan padanya tentang perbuatanku tadi malam??
haruskah aku pura-pura tak ingat??
ahh, mungkin itu cara terbaik.
toh, dia bukan perempuan. jadi aku tak perlu takut dia akan hamil jika melakukan hubungan sex.
“ya, tenang jung yunho! bersikaplah tenang, pasti tak akan terjadi apa-apa.
kau harus tenang, anggap semua tak pernah terjadi!”
ujarku menenangkan diriku sendiri.
toh, dia bukan siapa-siapaku, dia juga tak mungkin akan bercerita pada orang lain karena itu sama saja menggali lubangnya sendiri.
“everything is gonna be alright! yeah!!”
aku langsung masuk kamar mandi untuk bersiap berangkat ke kantor.

*jaejoong POV*

aku masuk kantor dengan perasaan campur aduk.
rasanya otot-ototku lemas.
akibat perbuatan si brengsek itu tadi malam rasanya selangkanganku sakit sekali.
jadi aku harus berjalan seperti orang cacat.
sejak aku masuk pintu depan kantor banyak sekali karyawan yang bertanya
‘ada apa dengan kakimu? kau terkilir??’
aku hanya menjawab dengan tersenyum dan anggukan kecil.
rasanya hole ku masih sakit gara-gara dia.
arrgghhh…. dasar menyebalkan!!
tapi….
apa dia mengingat kejadian tadi malam??
apa itu hanya nafsunya saja??
aku hanya bisa tertunduk lemas jika mengingat hal itu.
aku hanya bisa bilang pada diriku sendiri
how poor u are kim jaejoong….

kenapa aku harus mengatarkan proposal ini ke lantai 12 sih?!
padahal kan jalan saja aku susah! tapi appa tak mau mengerti, dia tetap memaksaku.
saat aku sedang menunggu lift datang, tiba-tiba…
“yun…”
dia melihatku, lalu langsung berpaling tak acuh.
dan berjalan dengan angkuhnya melewatiku.
dia menatapku seakan mengatakan ‘get out of my life’
tatapannya yang begitu dingin, seakan dia tak mau melihat wajahku lagi.
dia meninggalkanku begitu saja yang terus-menerus memandanginya.
yun, seharusnya aku yang bersikap seperti itu padamu! tapi kenapa malah kau yang bersikap padaku seperti itu??
apa maksud pandangan jijik mu itu?
apa pula maksud tatapan itu?
apa kau berusaha melupakannya??
pintu lift terbuka lebar dihadapanku.
aku masuk dengan lantai gontai.
di dalam lift, hanya ada aku dengan seorang wanita paruh baya yang tak kukenal.
jika aku wanita mungkin aku sudah banjir air mata sekarang.
tapi, aku laki-laki jadi aku tak boleh menangis.
entah, mengapa wanita itu memandangiku sejak tadi.
“annyeong….”
sapanya.
aku membalasnya dengan senyum kecil.
“kau mau ke lantai berapa anak muda?”
“ke lantai 12!”
“kita bisa bersama-sama!”
“ne…”
tak lama kemudian pintu lift terbuka.
kami berpisah karena dia menuju koridor barat.
aku mengetuk perlahan pintu ruang kerja appa.
“tokk…tokk….”
“masuk!!”
aku masuk perlahan ke ruangan appa.
“mana proposalnya?”
“ini!”
ujarku sambil menyodorkan sebuah map besar.
appa membolak-balik proposal yang kuberikan.
“sudah berapa lama proposal ini?….”
tanyanya dingin.
“maksudmu??”
“sejak kapan aku membuat proposal ini??”
“hmm…. 2 minggu yang lalu!”
jawabku takut-takut.
“lalu…”
tanyanya menatapku dingin.
“mianhe…”
ujarku sembari menundukkan kepalaku.
“hanya mianhe kau bilang!!”
appa sepertinya marah besar padaku.
“kau ini!!! aishhh….
kenapa sih kau selalu saja membuatku kesal! kau ini benar-benar tak bisa diberikan tanggung jawab!!
kenapa sih kau tidak mencoba seperti yunho?! lihat dia! dia itu disiplin, bertanggung jawab, dia selalu menepati janjinya! tidak seperti kau yang kerjaannya hanya berfoya-foya saja!! kau ini -”
“ok! stop!! bisakah kau memakai contoh lain selain jung yunho kesayanganmu itu?!! asal kau tahu saja! dia bukan orang yang bertanggung jawab seperti yang kau kira!!”
rasanya kupingku panas mendengar namanya disebut.
“aku keluar!”
aku langsung meninggalkan ruangan begitu saja.
aku berjalan gontai menuju toilet.
aku masuk kedalam salah satu bilik disana.
kunyalakan air sederas mungkin.
“hiks….hiks….”
entah, mengapa aku bersikap cengeng seperti ini hanya gara-gara jung yunho.
aku benci dirinya saat memandangku tak acuh seperti itu.
semudah itukah dia melupakanku? apa di matanya aku bukanlah apa-apa??
apakah ini rasanya sakit karena cinta??
mungkin ini karmaku karena sering menyakiti banyak gadis.
aku yang selalu bermain dengan mereka dan saat aku sudah tak ingin lagi kubuang mereka layaknya boneka bekas.
mungkin, tuhan marah padaku.
sekarang aku tahu rasa sakitnya dibuang dan dilupakan.
dan, saat ini aku merasa tubuhku hina karena aku sudah bersetubuh dengannya.
mengapa aku harus kehilangan kevirginanku pada orang seperti dia? dan juga mengapa harus dengan cara yang tidak terhormat??
air mataku seakan semakin deras mengalir di pipiku.
rasanya aku ingin mengubur tubuhku hidup-hidup saja.
aku malu! aku marah padanya!
aku merasa sakit hati yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
dan, sekarang tak ada lagi tempatku berbagi cerita.
aku tak punya teman.

setelah tenang aku keluar toilet dengan muka sembab padahal aku sudah mencuci muka berkali-kali.
mungkin lebih baik aku pulang saja. jadi aku membereskan barang-barang dan bersiap pulang.
“hey, jae…”
yoochun datang mengagetkanku.
aku hanya memberikan senyum kecil padanya.
“kau mau kemana jae??”
“eh, aku mau pulang! badanku sedang tidak enak!”
ujarku beralasan.
“kau sakit??!”
“ah, tidak! hanya sedang tidak enak saja!”
“kau ada masalah jae??”
tanyanya khawatir.
“aniya….”
“tapi matamu sembab! kau habis menangis??”
“aniya…”
“benarkah??”
aku berbalik menghadapnya.
“aku baik yoochun! kau tak usah mengkhawatirkanku! aku baik-baik saja kok!”
“ahh, ok! baiklah….”
dia langsung pergi meninggalkanku.

sebenarnya, aku tidak pulang ke rumah.
aku pergi ke sungai han.
aku suka sekali pergi ke sungai han.
terutama jika aku sedang ada masalah.
rasanya sungai itu menyenagkan saja untuk melepas stress.
aku duduk di bangku panjang di tepi sungai han.
rasanya jika berada disini aku selalu mengingat masa kecilku.
dulu, saat appa dan umma masih bersama mereka setiap minggu rutin mengajakku bermain disini.
biasanya appa akan mengajariku bermain football.
aku masih ingat betapa bahagianya mereka saat itu.
umma akan memandangi kami sambil mengabadikan momen-momen itu dengan handycam kesayangannya. kata umma di handycam itu terdapat sejarahku dari mulai aku masih dalam kandungannya sampai saat itu.
umma senang sekali mengabadikan momen-momen bahagia untukku.
aku kangen umma….
aku ingin bertemu dengannya walau hanya sekali saja.
aku ingin merasakan kembali pelukan hangatnya.
aku ingin merasakan telapak tangannya yang lembut.
jika umma disini pasti aku tak akan merasa kesepian seperti ini.
umma, tak ada lagi tempatku berbagi cerita, aku sendiri sekarang.
appa tak perduli llagi padaku.
tanpa terasa sejak tadi air mataku mengalir deras.
entah, mengapa aku merasa diriku jadi sensitif seperti ini.
tiba-tiba sebuah bola menggelinding ke arahku dan jatuh tepat dibawah kakiku.
seorang anak kecil berusia sekitar 4 tahun menghampirku.
dia menatapku yang sedang memegang bola.
“ini punyamu?”
tanyaku sembari tersenyum.
dia mengangguk lucu.
“ini…”
aku memberikan bolanya.
“kamsahamnida….”
ujarnya sembari membungkukkan badan.
dia berbalik mau meninggalkanku.
“tunggu!”
dia berbalik menghadapku lagi.
“kau mau ini?”
aku mengeluarkan sepotong coklat batang.
dia mengagguk semangat.
“haha… ini untukmu!”
“gamsahamnida noona!!”
ee, noona??
“ya, tapi aku bukan noona! aku hyung!”
dia membulatkan matanya yang besar.
“oh, mianhe…”
“tak apa! siapa namamu adik kecil?”
“nanun yoogeun imnida!”
ujarnya sembari membungkukkan badan.
“hi, yoogeun! aku jaejoong!”
“jaejoong hyung!”
ujarnya lucu.
“hahaha…. ne!
maukah kau menemaniku duduk disini?”
“ne…”
aku mengobrol dan saling bercerita dengannya.
dia anak yang lucu dan ceria.
kami juga bermain beberapa permainan.
rasanya menyenangkan mendapat teman baru.
mungkin menyenangkan jika memilki seorang anak.
aku tak akan merasa kesepian lagi.

aku tak pulang ke rumah.
jadi aku memutuskan menyewa kamar hotel saja.
dan sudah sekitar 5 hari sampai hari ini aku tak masuk kerja.
aku malas bertemu dengannya.
jadi aku metuskan untuk menghindar.
terserahlah jika dia menganggapku pengecut.

*yunho POV*

sudah 5 hari jaejoong tak menampakkan kehadirannya di kantor.
tuan kim jadi uring-uringan karena jaejoong yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar.
ini semua pasti karenaku.
dia pasti menghindar dariku.
sejujurnya aku merasa sangat bersalah.
tapi aku tak mungkin bilang ke tuan kim bahwa jaejoong pergi akibat diriku kan?
itu sama saj bunuh diri.
“yunho!”
“ne, tuan…”
“dapatkah aku meminta tolong padamu??”
“apa tuan?”
“tolong carikan jaejoong! dia sudah tidak pulang selama 5 hari dan hp nya juga tidak aktif!”
“hmmm… ne tuan! saya akan berusaha!”
“gomawo yun!”

aku sudah mencari jaejoong ke berbagai tempat.
bahkan beberapa teman yang kenal jaejoong sampai gadis-gadis yang sering bersamanya.
tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 10 malam.
entah, mengapa aku bertekad ingin bertemu dengannya.
aku merasa bersalah karena lepas dari tanggung jawab.
aku ingin meminta maaf.
tapi, aku melakukan hubungan itu tidak didasari cinta dari dalam hati. hanya nafsu.
bahkan aku tak sadar melakukannya.
aku memutuskan pergi ke klub malam.
saat aku sedang duduk di depan meja bar.
aku melihat sesosok pria yang sepertinya kukenal.
dia terlihat cukup berantakan.
dan kelihatannya dia sedikit mabuk.
aku menghampiri pria itu, dan benar saja itu jaejoong.
“jaejoong!”
dia mantapku sambil mengerjapkan matanya.
“kau!!”
dia langsung berdiri dan bernjak meninggalkanku.
“tunggu jae!!!”
“LEPASKAN AKU!!!”
“sebentar jae!!! dengarkan aku dulu!!”
aku mencengkram tangannya erat.
“SAKIT BODOH!!!”
“jae!! dengarka aku dulu!”
“AKU TAK MAU!!!”
BRAKK…
dia langsung mendorongku hingga menghantam kursi.
dan membuat semua orang yang ada disana berpaling melihat kami.
“jae dengarkan penjelasanku dulu!”
BUGH,
dia langsung menonjok pipiku.
“penjelasan apa lagi hah??!!!!”
“jae, aku-”
“cukup semua omong kosongmu jung yunho!!! KAU BRENGSEK!!! AKU BENCI KAU!!!”
“jae-”
“diam kau!!! tutup mulutmu! kau tahu betapa sakitnya aku?!!
kau merebut hal yang paling penting untukku! dan, kau bersikap seakan kau tak pernah melakukannya!
kau membuat aku hancur yun!! karena kau aku berubah! kau membuangku begitu saja! aku benci kau!!!
aku menyesal mengenalmu yun!!!
aku…. arrggghhh…..”
dia tiba-tiba meremas perutnya kesakitan.
“j-jae! kau kenapa?”
aku mencoba menyentuhnya namun dia menepak tanganku.
“jangan sentuh…awww……sakit!!!”
“jae, aku-”
tiba-tiba dia langsung jatuh pingsan.
untung saat itu aku cepat menangkapnya hingga dia tidak sampai jatuh ke lantai.
beberapa security langsung membantuku menaikkan jaejoong ke mobil.
dan gadis-gadis para fans jaejoong menangis histeris mungkin melihat idola mereka tiba-tiba pingsan.
aku langsung membawanya ke rumah sakit terdekat.
menurut dokter harus menunggu hasil test dulu untuk mengetahui kondisinya.

aku masuk ke ruang perawatan jaejoong.
dia terlihat pucat, dan dia juga terlihat berantakan.
aku semakin merasa bersalah padanya.
ku genggam perlahan tangannya.
“mainhe jae…. mian….
kuharap kau mau memaafkanku! cepatlah sadar! banyak orang yang khawatir padamu!
termasuk aku dan appa mu tentunya!”
aku menemani jaejoong malam itu dirumah sakit.
besok, mungkin tuan kim akan datang untuk mengunjungi jaejoong.
jadi aku harus menjaganya malam ini.

TBC

22 responses

  1. Tanjunxiu

    Yunpa jahat!! Stlah merenggut kvirginanya Jaema, pergi bgtu sj, g’ b’tanggung jwb banget. Gmn yah kelnjty? Pa Jaema hamil?apakah Yunpa mau tggung jwb? Pusiiing…. HWAITING author!!!

    5 Desember 2010 pukul 15:55

  2. dev prasaan ni prnah di post deeh?

    Mgkin cuma prasaan aye aja kali yah?

    5 Desember 2010 pukul 17:24

  3. dev prasaan ni prnah di post deeh?

    Mgkin cuma prasaan aye aja kali yah??

    5 Desember 2010 pukul 17:26

  4. riananotraina

    jaema hamil,,
    gw mau punya dongsaeng..
    yey!
    *ngaco*
    tp jaema hamil kan?
    ini ff mpreg kan?
    iya kan?
    lanjut ke next chap ahh..

    5 Desember 2010 pukul 17:50

  5. mymy

    jangan blg jae pny pnykit lge..
    uno tga bgt..
    b’rdoalaj kau jj baek2 aja..

    5 Desember 2010 pukul 18:27

  6. Laila_jaeVIP

    Prtma x.a maen k blog, prtma x.a komen..

    Mian ga komen d part” sblm.a..
    Sjak dmen yunjae jd ska ff yaoi mpreg. Tp ga brni bkin. Haha..

    Ikh.. Papi jahat amat !! Mami jd gt kan !! Seru bgt ni ff..!

    6 Desember 2010 pukul 17:25

  7. Kim yuki

    Joongie hamil kah?? kyakx jae pasti hamil deh, truz yun mw u tgung jwab g ya??

    tnang ya jae, klo yun gmw tgung jwab, q mw koq jd appa dri anakmu
    *d timpuk yun*

    4 thumbs up!

    8 Desember 2010 pukul 19:14

  8. chicken861015

    jae umma sbar ya…
    Huuhh yun appa jhat…
    Pkok na yun appa hrs tnggng jwb!!!

    19 Desember 2010 pukul 19:42

  9. chicken861015

    jae umma sbar ya…
    Huuhh yun appa jhat…
    Pkok na yun appa hrs tnggng jwb!!!
    Hrus gga bleh gga!!!

    19 Desember 2010 pukul 19:42

  10. chicken861015

    yun appa jahattt…
    Ksiian jae umma…
    Pkok na yun appa hrs tnggng jwb!!
    Huhhh…

    19 Desember 2010 pukul 19:43

  11. ellYChun9

    Apaan tu si Yun,,,Kasian si Jae T.T
    Coba bpkNa Jae tau apa yg dah dprbuat Yun pda Jae,apa msh Yun dipuji&dbangga2kn*reader kbawa emosi*
    tp bgus lah kykNa Yun dah mulai sadar!!!

    Kira2 gmn y ekspresi Yun klo tau jae hamiL*author: kata sp jae hamiL?? Author aj kgak tau.lol*
    *kabur ke chap brikutNa*

    24 Desember 2010 pukul 06:47

  12. tini1208

    hah!!!
    bnrkah jj hamil???
    lnjut bCa ah~~

    25 Desember 2010 pukul 06:31

  13. kha

    jae hamil y??
    huwa.. aku penasaran..

    2 Januari 2011 pukul 01:50

  14. uknOw_herO

    Yunpa bner2 jhat….
    Msak stlh nglakuin ‘itu’ pura2 kgag inget…>,,,<

    9 Januari 2011 pukul 23:15

  15. uknOw_herO

    Yunpa bner2 jhat….
    Msak stlh nglakuin ‘itu’ pura2 kgag inget…>,,<

    9 Januari 2011 pukul 23:17

  16. jae umma hmil ea..

    7 Maret 2011 pukul 08:26

  17. Luph yunjae Yongwonhi

    Yun ga pnya perasaan deh,pura2 g prnh tjd apa2,,perut jae skt?apakah jae hamil?tr yun tnggung jwb kn?oh aq penasaran…

    13 Maret 2011 pukul 20:05

  18. TaemiNica

    yun jahatnya dirimu.
    Sudah b’buat pura2 lepas tangan.
    Ckckck,lagi2 jae m’derita n t’sakiti. Laris amat dpt peran ini,hehe.
    Wah,perut jae skit. Jgn2 hamil dia.
    Ayo yunho,kau harus b’tanggung jwab.

    30 Juni 2011 pukul 00:51

  19. ow dasar yun gak bertanggung jawab . . . . Kasian jaema T.T
    next!

    4 Juli 2011 pukul 16:33

  20. niiz

    Capek 3x koment tp ga masuk.masuk. Yuhuuu ini pertama xnya si yunppa yg dipukul😀 ayyey sepertinya dia keguguran *?*

    23 Juli 2011 pukul 01:16

  21. princessradita

    Huufffh, yunho bukannya lupa tapi malah cuekin jaejoong.. Pdhl kn yg jd korban, jaejoong(?)
    Hayoo .. Kenapah tuh jae naa..?

    9 Agustus 2011 pukul 21:12

  22. ChanNuriza

    aku curiga kayanya wanita di lift itu ibu jeje *reader sotoy*
    hamilkah?? hamil deh sepertinya.. jeje kaya orang frustasi..

    4 Februari 2012 pukul 14:44

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s