fanfiction for our soul

PLAYBOY BOYFRIEND {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 1/? YAOI


title : playboy boyfriend
author: jung rye sun
length : 1/?
rate : i think it’s NC 17
genre: AU, romance,nc17, a little bit straight<di awal doank!>
WARNING!!! MPREG!!!
don’t read this! if u don’t like yaoi!

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

*author POV*

kota yang sangat hidup…
ya itulah pengambaran yang tepat untuk kota seperti kota seoul sebuah ibukota dari salah satu negara macan asia di negara asia timur. kota yang tak pernah terlelap tidur.
kota yang dipenuhi oleh bar-bar yang didalamnya dipenuhi hingar-bingar musik yang menghentakkan badan. musik yang tak pernah membuatmu berhenti bergoyang dan meliuk-liuk di atas meja bar.
seperti yang dilakukan pria itu. pria tampan yang selalu dikelilingi wanita disampingnya. rasanya tak pernah sepi wanita-wanita menghampirinya. pria yang selalu berdandan dandy, dia terlihat sangat tampan dengan rambut coklat almondnya. kulitnya yang putih mulus tanpa cacat sedikitpun. bibir gemuknya yang merah menggoda seakan membuat siapapun tertarik mencicipinya lebih dalam lagi.
pria yang terlihat sangat bahagia dan bebas namun sebenarnya merasa kosong dan sangat kesepian.
dan dialah pria itu… kim jaejoong.
putra dari pemilik salah satu perusahaan terkemuka di dunia. dia yang selalu berfoya-foya dan bermandikan harta namun sesungguhnya kesepian. malang…. hanya gadis-gadis penggoda yang jadi tempat pelariannya.

*jaejoong POV*

“oppa!!!”
gadis-gadis langsung beretriak histeris saat aku baru saja memasuki bar.
mereka cantik dan tentunya sexy. namun sayang mereka semua gadis gampangan.
“oppa, aku kangen padamu!! kau sudah seminggu tidak datang ke bar ini!”
ujar jessica manja.
dia adalah salah satu dari fangirl ku. dia juga termasuk gadis yang famous di kota seoul.
aku sempat mengencaninya sekitar 2 minggu.
“yak, jessica minggir kau!!”
datanglah seorang wanita sexy yang tiba-tiba ikut bergabung.
“oppa!!! aku kangen kamu!!”
dia bergelendotan manja padaku.
“aku juga kangen kamu honey!”
ujarku gombal.
dia adalah tiffany, gadis yang sekarang sedang berkencan denganku. dia salah satu cewek famous di korea. sama seperti jessica. dan kata orang-orang mereka bersaing untuk mendapatkan aku.
“ok, ladies!! aku tahu kalian kangen sama oppa! so, let’s have fun!!! kita pesta besar malam ini!!”
sorakan bahagia langsung membahana di seisi bar.
pesta, kata yang paling aku sukai!! aku suka keramaian, hingar bingar pesta. flirting dengan wanita-wanita cantik…. itu baru namanya hidup.

“oppa…. ayo kita pulang!!! kita ke hotel saja oppa! bagaimana??”
ujar tiffany yang sudah sedikit mabuk.
tak, terasa aku sudah menghabiskan bergelas-gelas beer. pantas rasanya aku fly, aku sepertinya mabuk berat malam ini.
“ahhh….”
aku mengerang sedikit saat berdiri badanku rasanya sakit semua.
“aku tak mau pulang!! kau pulang saja sana!!”
ujarku yang mabuk berat sedikit membentak.
“aisshh….. kau ini!! ayo aku antar pulang! biar aku yang bawa mobil oppa!”
“aku bilang gak mau!! jangan memaksa!!!”
aku mulai emosi.
“kau ini!!”
akhirnya karena emosi dia menarik paksa tubuhku keluar bar.

cahaya matahari pagi terasa sangat menusuk dimataku. kepalaku sangat pusing mungkin akibat terlalu banyak minum tadi malam
saat kukerjapkan mataku. kulihat tiffany berada di sampingku.
awalnya aku sedikit kaget, namun aku langsung lega saat kulihat dia masih berpakaian lengkap dan begitu juga diriku. beruntung bagiku karena tadi malam gadis itu tidak melakukakn hal yang tidak-tidak padaku. aku memang playboy, aku suka flirting dengan wanita, namun aku tak akan menyetubuhi mereka…

hp ku berbunyi saat aku dalam perjalanan pulang ke rumah setelah mengantar tiffany ke rumahnya.
“jaejoong! dimana kau?!!”
suara appa terdengar dari seberang sana.
“aku sedang dalam perjalanan pulang appa!”
“darimana saja kau?! bukannya pulang kerumah!! malah clubbing gak jelas!!! kamu tahu ini hari apa hah?!! kau harus kerja ingat itu!! kau ini tak bisa diberikan kepercayaan sedikit saja!!!”
suara appa membuat kupingku sakit.
“yayaya…. aku tahu!! nanti aku akan ke kantor!!!…. yasudah tak usah bawel!!….aku mengerti!”
aku mengakhri pembicaraan dengan perasaan dongkol di hatiku.
“dasar si tua bangka itu! bisanya menggangu orang senang saja!!!”
sepanjang perjalanan aku terus menggerutu tentang appaku yang menyebalkan.

di kantor aku langsung disapa oleh staff kantor yang ramah. namun aku hanya membalas dengan senyum terpaksaku.
“tokk…tokk….”
“yak, masuk!!”
saat aku membuka pintu. kulihat seorang assisten di samping appaku.
“duduklah, jae…”
“ada apa tadi kau menyuruhku keruanganmu??”
dia memberikan senyum kecil padaku.
“ya, aku memanggilmu kesini karena ada hal yang mau kubicarakan denganmu!”
“apa itu??”
“kita memiliki calon direktur baru di perusahaan ini!”
dia tersenyum senang padaku.
apa maksudnya?? aku adalah calonnya kan?? hanya aku!!! aku yang berhak!! tak ada yang lain!!
“aku tak mengerti maksudmu??!! hanya aku yang berhak menduduki jabatan itu!!! karena aku adalah ahli waris perusahaan ini!!”
aku emosi, apa-apaan si tua bangka ini! dia bilang saat awal aku masuk kantor ini aku akan menduduki kursi direktur! tapi sekarang….
“ya, aku tahu! seharusnya memang kau! tapi dengan kinerjamu yang buruk saat ini aku tak yakin kau mampu memegang perusahaan sebesar ini dengan baik! aku tak mau ambil resiko memberikan perusahaan yang sudah lama kurintis secara cuma-cuma padamu! kau harus belajar bersikap bertanggung jawab jika kau masih mau aku calonkan jadi calon direktur kim jaejoong!”
dasar si tua bangka brengsek!! omong kosong tentang tanggung jawab! aku tak perduli!!!
“aku tak rela!!! seharusnya itu jabatanku! posisiku!!! aku tak akan rela memberikannya ke orang lain!!! siapa dia sampai berani mencoba bersaing denganku!!!”
tak lama kemudian datang seorang pria yang sangat rapih, terlalu rapih malahan. dia tinggi tegap, dia memakai kacamata yang sangat tebal, dan yang paling menjijikan rambutnya sangat klimis, dia terlihat culun. dan kuharap appa tak bilang dia orangnya.
“oohh… kau yunho! mari silahkn duduk!”
pria culun itu menurut saja.
“jae, dia adalah orang yang akan bersaing memperebutkan kursi direktur denganmu! dia juga sekaligus tutormu. dia yang akan membantumu jika kau memiliki kesulitan! dia adalah salah satu staff kita yang sangat bekompeten! dia lulusan dari harvard university! dia juga bekerja di perusahaan di amerika kurang lebih 3 tahun! jadi kuharap mulai sekarang kalian bisa bersaing sehat! ia kan yunho sshi?!”
“oh, ne…”
jawabnya datar.
sekilas dia menatapku aneh.
dan kubalas tatapannya dengan tatapan ancamanku.
“tapi appa! aku tak sudi jika orang ini yang harus jadi tutorku! lagipula dia kan sainganku!!!”
“loh… kalian memang saingan! tapi saingan bukan berarti harus melancarkan perang dingin kan?! kalian bisa menjadi partner yang saling membantu!”
“ciihh…. partner apanya!!”
“lagipula, dia adalah salah satu staff yang diandalkan di perusahaan ini! jadi kau bisa meminta tolong padanya untuk membantumu! lagipula kau di kantor ini kan baru sekitar 6 bulan! belum ditambah kau sering bolos kerja!!” dia tersenyum mengejekku.
dasar si tua bangka keparat!!! rupanya dia mau mengerjaiku.
lihat saja pembalasanku nanti!!
aku langsung keluar ruangan appa dengan perasaan kesal setengah mati padanya.
gara-gara dia! seharusnya aku tak perlu capek-capek memperebutkan kursi direktur itu kalau dia tak pernah masuk kantor ini.

hari-hariku berjalan buruk semenjak dia masuk ke kehidupanku. gara-gara dia aku harus selalu kerja lembur, dia ternyata seperti seorang iblis. di otaknya hanya ada kerja dan kerja saja. hidupnya juga terlihat amat sangat membosankan. dia orang paling pervert yang pernah kukenal.
tapi aku juga sering memanas-manasi dia.
“arrgghhh….oppa….”
gadis itu terus mendesah tak karuan.
di kantor hanya tinggal aku, yunho dan salah satu assistenku yang bernama jung rye sun. dia adalah salah satu gadis yang sering jadi mainanku saat di kantor. selain karena tentunya dia cantik, sexy, dia juga cerdas. hingga banyak orang dikantor yang menyukainya. dia cukup populer.
dia dengan liar terus mengulum bibirku dan aku pun membalas ciumannya. sesekali aku melirik kea arah yunho yang sejak tadi pura-pura sibuk dengan tugasnya. aku tahu sesungguhnya dia melihat adegan kami. secara, kami melakukannya di meja kantorku yang tepat berada di depan meja kantornya.
sejujurnya, aku memang sengaja melakukan ini, hanya sekedar menggodanya saja.
“BRAKK….”
tiba-tiba yunho berdiri dari kursinya.
“bisakah kalian tidak melakukan hal itu di kantor?!!! kalian tahu sekarang saya sedang bekerja!!!
apakah tak ada tempat lain untuk kalian bermesraan??!!! kamar hotel masih banyak yang kosong!! lebih baik kalian ke hotel sana!!! kalian ini bisanya hanya mengganggu saja!!!”
dia menatapku dengan murkanya.
aku balas menatapnya dengan mimik melecehkan.
“hahaha…. kau memperhatikan kami sejak tadi rupanya kukira kau cuma asyik dengan dokumen-dokumen gak penting itu!! itu hak ku mau bermesraan dimana saja! lagipula ini kantorku!!”
aku menatapnya dengan angkuh.
“koreksi mr. kim jaejoong! ini kantor ayahmu bukan kantormu!!”
“dasar kau pabo! sudah jelas aku putra dari kim hyun joong! dan sudah pasti aku adalah pemilik perusahaan ini juga!!”
“terserah kau!!! tapi aku yakin appamu itu tak akan bertindak bodoh dengan memberikan perusahaannya padamu!! karena memberikan perusahaan ini padamu sama saja bunuh diri!!”
sekarang dia menatapku penuh kemenangan.
AISSHH…. dasar orang ini!
“sudahlah, daripada kita disini membosankan! ayo rye sun!! temani aku ke bar!!!”
“ok, oppa!!”
jawabnya dengan manja.
“bye, yunho oppa!!!”
sekilas gadis itu memberikan kiss bye pada yunho.
aishhh…. dasar cewek genit!!!

*yunho POV*

dasar pria itu!
mengapa aku harus bertemu dengan orang seperti dia?
pria yang bisanya cuma mempermainkan perempuan saja.
aku heran padanya, mengapa dia bisa dengan gampangnya flirting dengan wanita??
sifatnya yang seperti buaya benar-benar berbeda dengan wajahnya yang lembut dan kuakui dia cantik, bahkan lebih cantik dari wanita. aku bahkan heran kenapa wanita-wanita itu mau dengan seorang pria yang bahkan wajahnya mungkin jauh lebih cantik dari mereka.
tapi terkadang meskipun dia selalu membuat masalah aneh-aneh di kantor, aku juga sering menemukannya tiba-tiba termenung sendirian. tatapannya yang tiba-tiba kosong seperti orang yang sedang dirasuki sesuatu. dia memang bersikap tak acuh padaku bahkan aku yakin dia sangat membenciku. tatapannya selalu seperti orang yang sedang mengibarkan perang.
mungkin karena kami memang rival…. tapi entah mengapa aku merasa ada sesuatu yang harus kuketahui dan kucari dari diri seorang kim jaejoong…

*jaejoong POV*

“tokk…tokk…”
perlahan aku membuka pintu ruangan appa.
dan aku lihat sepertinya dia dan yunho sedang asyik berbincang-bincang.
“jaejoong ada yang mau aku bicarakan denganmu!”
dia menatapku dengan tatapan serius.
apa aku melakukan kesalahan??? seingatku tidak. aku melakukan tugas-tugasku dengan baik.
“ada apa??”
aku mulai gugup karena dia memandangiku terus.
“jae, kau tahu bukan perusahaan memilki bisnis taman ria?! taman ria tersebut termasuk salah satu aset penting perusahaan! aku membutuhkan orang-orang yang hebat untuk bisa memegang bisnis tersebut dengan baik! maka itu aku memtuskan memilih kau dan yunho untuk diturunkan dalam tugas lapangan! aku mengangkat kalian sebagai managernya!”
“t-tapi… kenapa harus aku dan yunho?? kenapa tidak yunho saja dengan yang lain??”
“tak bisa jae! aku mau kau! aku mau melihat kinerja kerjamu yang sebenarnya!”
appa menjawab tegas. aku hanya bisa menunduk lemah.
aku melihat yunho sekilas. dia menampilkan wajah tak acuhnya.
huh, neraka belum berakhir….

~~~~~

hari ini adalah hari pertamaku dan yunho bekerja di taman ria ini.
karena ini tugas lapangan aku harus mengelilingi taman ria yang sangat luas ditambah matahari yang sedang tidak sangat bersahabat.
tiba-tiba sesosok gadis kecil berlari-lari kecil di dekatku.
ibunya dengan sabar memberitahu anak itu untuk hati-hati terlihat kekhawatiran diwajahnya, namun juga ada raut wajah bahagia disana. sang ayah menghampiri anak itu, dan menggendong anaknya di bahu.
entah kenapa saat aku melihat anak kecil bersama ibu dan ayahnya bermain aku merasa cemburu. aku memang sudah dewasa bahkan tak sepantasnya aku cemburu pada mereka. mungkin karena aku tak pernah mengalami hal seperti itu. apa suatu saat jika aku akan memiliki keluarga seperti itu?? apakah aku dapat bermain dengan anakku seperti potret keluarga kecil tadi??

“yak, kim jaejoong!!!”
sebuah suara mengagetkanku.
“sedang apa kau?! bukannya bekerja malah bengong-bengong saja!!”
“aku sudah mengelilingi taman ria ini!! aku capek!! panas tauk!!! aku mau istirahat dulu!!”
aku sedang malas berdebat dengannya.
aku meninggalkannya dan mengambil duduk di bawah pohon yang rindang.
“hei, kau ini! blablablabla…..”
aku hanya diam saja dan membiarkannya terus berkicau. aku lelah jadi aku benar-benar tak dapat mendengar apa yang dia bicarakan jadi aku acuhkan saja dial. aku memejamkan mataku sejenak.
“yak! kim jaejoong!!! dengar aku tidak??!!! hey!!!”
“aduuhhh…. kau ini bawel sekali sih!! ok! aku akan kembali kerja tapi izinkan aku istirahat sebentar!!!”
dia langsung memajukan bibirku saat mendengar bentakanku.
“huh…baiklah!”
dia duduk disampingku.
“jae….”
“hmmm…”
“jaejoong….”
“apa…”
“kim jaejoong….”
“APA SIHH!!!”
aku mulai emosi.
dia malah tertawa kecil.
“kau lihat itu?…”
dia menunjuk ke arah sebuah roller coaster super cepat.
aku mulai melihat gelagat tak enak dr mimik wajahnya.
“bagaimana kalau kita naik itu?…”
dia memberiku evil smirk.
benar saja dia mengajakku naik roller coaster seperti itu??? naik pesawat saja aku masih suka takut!
“ahh… kau saja aku malas!”
“hahaha… kau pasti takut kan?!”
“aniya….aku hanya malas! lagipula natrian nya panjang!”
aku pura-pura mencari alasan.
“dasar pabo! kita tak perlu mengantri! kita kan manager disini! bilang saja kau tak berani!!”
“aku berani kok! kata siapa?!!”
aku menantangnya.
“hahaha…. terlihat di wajahmu itu! kau seperti orang yang akan dimakan monster!!”
“enak saja!!! aku berani!!!”
“ternyata seorang kim jaejoong yang seorang penakluk wanita takut naik roller coaster! pasti ini akan menjadi topik menarik!!”
dia kembali menatapku dengan tatapan setannya.
“baiklah ayo!!!”
entah mengapa aku mau saja dikerjai olehnya.

sebentar lagi keretanya tiba. aku sudah mulai keringat dingin. jantungku berdetak tak karuan.
mungkin sekarang wajahku sudah sepucat orang mati.
aku melihat dari jauh bagaimana orang-orang itu diputar balikkan layaknya sebuah mainan.
entah mengapa yunho terlihat santai saja. malah dia terlhat excited.
dan saatnya tiba. keretanya datang. aku mau kabur saja…
yunho naik duluan,
“jae, ayo!”
aku takut, ini pertama kalinya seumur hidupku naik roller coaster.
“ayo…”
dia berusaha meyakinkanku.
aku masih saja menunjukkan wajah engganku.
tiba-tiba dia menarikku ke dalam keretanya.
aku hanya pasrah saja.
aku mulai menghitung dalam hati, 1…2..3…
keretapun mulai jalan perlahan.
pelan… sangat pelan. kami mulai menanjak….
dan terjadilah. aku tak tahu kami meluncur dengan kecepatan berapa. tapi aku yakin itu sangat cepat.
aku terus saja menutup mataku. aku tak berani melihat. bahkan rasanya aku ingin menangis sekarang.
keretapun sampai di tempat semula.
“jae…”
dia menggoyangkan tubuhku.
“jae…kita sudah sampai!”
aku keluar dari kereta dengan perasaan rohku seperti terpisah dari badanku.
“jae…”
“hmmm….”
“tanganmu…”
“tanganku kenapa…”
dia menunujuk ke tanganku yang rupanya sedari tadi menggenggam tangannya erat.
“oh, mian…”
dia tertawa kecil padaku.
“kau bak-baik saja kan??”
“ne…”
“wajahmu seperti orang mau pingsan! hahaha…”
“terserahmu sajalah!”
jawabku lemas.

aku dan yunho duduk-duduk di tepi danau buatan yang indah.
“bagaimana perasaanmu apa sudah baikan??”
“ne…”
jawabku lemah.
kami terdiam lagi. entah kenapa suasana jadi canggung.
“aku tak menyangka kau dapat ditaklukan oleh roller coaster!”
dia menatapku mengejek.
“ya, terserah kau…”
kami kembali terdiam.
“jae…”
“hmmm…”
“boleh aku bertanya sesuatu padamu??”
“apa?”
“bagaimana rasanya flirting dengan banyak wanita??”
“kenapa kau bertanyua hal itu??”
aku menatapnya penuh selidik.
“ah, aniya!”
dia sedikit salting.
“hmmm…. biasa saja!”
jawabku santai.
“kau pasti sudah mencicipi berbagai macam wanita ya?!”
dia tertawa kecil padaku.
“maksudmu??”
“kau tahu apa maksudku!”
dia menjawabku santai.
“tidak kok!”
“hahaha…. tak usah berbohong orang sepertimu mana mungkin belum pernah!”
aku menatapnya polos.
“tapi aku memang belum pernah! lagipula aku tidak sebrengsek itu!”
dia menatapku tak percaya.
“aku memang playboy! aku akui aku adalah pria yang cukup brengsek! aku suka flirting dengan wanita manapun! kencan buta dan sebagainya. tapi itu karena aku gagal merasakan cinta sejati. hingga sekarang aku memilki satu komitmen dalam hidupku yang takkan kulanggar!”
aku menatapnya sejenak.
“apa itu??”
“aku tak akan berhubungan sex dengan siapa pun kecuali dia adalah orang yang kucintai! karena aku hanya menginginkan orang tersebut yang memilikiku seutuhnya! i’m still virgin for now!”
dia langsung tertawa.
“hahaha….aku tak percaya hal ini!!! seorang kim jaejoong masih virgin! hahaha….”
aishh… dasar orang aneh ini.
“mengapa kau menanyakan hal itu??”
“aku hanya penasaran saja tentang kehidupanmu!”
“hidupku tak ada yang menarik! mungkin hidupmu jauh lebih menarik!”
aku tersenyum kecil padanya.

“yun…”
“hmmm…”
“kau sudah tua kan??”
“maksudmu??”
“ya, kau sudah berumur 28 tahun! pria normal seusiamu seharusnya sudah berkeluarga!”
jawabku santai.
“hmmm… tidak juga!”
“iya! kenapa kau tidak mencoba mencari wanita?? seperti mecoba flirting dengan gadis-gadis! aku yakin mereka tak akan menolakmu!”
“kau tahu darimana mereka tak akan menolakku?!”
dia menatapku tajam.
“yaa… kau cerdas, kaya dan… sedikit tampan!”
dia tertawa kecil padaku.
“jae, asal kau tahu! hidup tak semudah itu! kau flirting dan mendapatkan gadis yang kau mau lalu menikahinya! semua butuh proses! lagipula aku cukup trauma dengan percintaan!”
dia tiba-tiba menunduk lesu.
“eh, wae??”
“aku tak yakin kau mau mendengar!”
“tak apa! ceritakan aku penasaran!!”
dia menarik nafas perlahan.
“dulu aku memilki seorang kekasih! dia sangat cantik! dia perfect dimataku. namanya kang eun bi. kami berpacaran 4 tahun terhitung sejak kami masuk SMA, kami sangat bahagia seperti couple kebanyakan. namun, perlahan hubungan itu diketahui orang tua kekasihku. mereka tak menyetujui hubungan kami. orang tua eun bi menyuruhnya untuk kuliah di luar negeri! dan dia pergi! dengan perjanjian kami akan tetap bersama! bulan demi bulan berlalu! dia tak pernah memberi kabar padaku lagi! aku kehilangan kontak dengannya! akhirnya aku memutuskan melanjutkan S2 ku di amerika. dan tanpa sengaja kami bertemu. namun saat itu dia tak sendiri. dia bersama suami dan anaknya yang masih bayi! cukup menyakitkan! tapi inilah hidup!”
dia mengakhiri ceritanya dengan wajah pilu.entah mengapa tanganku menggenggam tangannya perlahan.
entah mengapa aku merasa dapat perduli pada orang lain. aku merasakan perasaan berbeda.
“aku yakin, dibalik itu semua ada sesorang yang lebih baik yang akan menggantikannya! karena di balik rasa sakit pasti ada kebahagiaan!”
dia tersenyum kecil padaku.
“aku tak menyangka kau bisa berkata seperti itu! hahaha…”
“kenapa sih! dimatamu aku selalu aneh!! aku menyebalkan kau tahu! dasar gak laku!!”
“hehehe… jangan marah donk! kan cuma bercanda!”
aku menatapnya tak acuh.
“ok! bagaimana kalau sekarang kita berteman!”
dia menjulurkan kelingkingnya padaku.
aku masih saja mengacuhkannya.
akhirnya dia merik tanganku dan menautkan jari kelingking kita.
“forever best friend! jung yunho dan kim jaejoong! hahaha…”
“kau seperti anak umur 10 tahun!”
“jadi sekarang kita bisa berteman?!”
“hmmm… maybe!”
aku memebrikan senyum kecil padanya.

dan tanpa pernah kusadari sejak hari itu semuanya akan berubah. akan ada banyak hal yang akan merubah hidup kami. awal dari sebuah kebahagian yang sedang menanti…

TBC

actually, ehemmm………..

ini ff lama saya, mungkin ada beberapa dari kalian yang sudah baca, tapi berhubung stok ff saya yg sudah sampe chap byk cuma ini, yasudah…. saya pake ff ini aja…. semoga kalian suka yahh….. hehehe…..

28 responses

  1. mey_rin

    waaaaa…….belum bisa bilang bagus nih chingu…..coz baru chap pertama….tp positifnya,,jj ga menderita banget hidupnya…..hohohoho
    kebanyakan ff lain jj mulu yg menderita,,jd bosen bacanya klo gitu mulu……hehe
    oke chingu,ditunggu chap selanjutnya….😀

    10 November 2010 pukul 23:41

  2. jaEssy jOong

    Stuju..
    Tumben bgt jj yg jd playboy..
    Biasa” nya posisinya psti kbalikn’nya..
    Akhir’a ada ff bru disini..
    Para author, hwaiting!
    Yup, update asap yah.. ^^

    11 November 2010 pukul 01:46

  3. Kim Yuki

    stuju bgt, g biasa x Jae yg jd playboy. Yg ada mlah dya yg jd korban k-playboy-an(?) yun!!

    Wah,brarti kmu g bsa q ajak k tman ria donk Jae, kmu kan g brani ma roler czter, nah q mlah cnta bgt ma yg nma x roler czter! *author: g da yg nnya kli*#abaikan

    crta x msh blm bsa d cmen bnyak krna msh awal, jd….Cpt lnjdkan..!!

    11 November 2010 pukul 06:06

  4. Bgus bgt critanya, q ska.. LanjuTh nyok

    12 November 2010 pukul 10:13

  5. riananotraina

    jeje playboy?
    wkwkwkwkwk
    *ngakak*
    lanjut sajalah,,
    saya bingung mu komen apa,,

    14 November 2010 pukul 11:26

  6. kyori-san

    bru kali ini bca ff yg jejung jd playboy.lanjut bca chap 2 ah…

    14 November 2010 pukul 23:56

  7. mymy

    ikt ach…
    jiah si jj playboy bgt..
    ff.x bgs n bnggung mw plg ap..

    5 Desember 2010 pukul 18:03

  8. wow yunjae couple….

    aku slalu sk cerita mrk…
    nice ff author…

    7 Desember 2010 pukul 03:21

  9. bonsay

    waaahhhh…… Jae jd play boy….!?????
    Tumben manly bgt hehehehe….
    Tp playboy’a keren bo….
    G pernah nidurin cewe….
    Salut dah jd play boy kyk jae hehehehe….

    Yunnie jd saingan’a jae yach buat jd direktur…..
    Kira2 gmn yach ntar hubungan’a yunjae…..

    11 Desember 2010 pukul 11:09

  10. mukti_hyuwon

    ah jae jdi bad boy dsni..
    seru crtanya..
    ^^

    11 Desember 2010 pukul 13:10

  11. chicken861015

    qreen unn…
    Gile sii jae jd playboy…
    Hihihihi….

    19 Desember 2010 pukul 19:13

  12. wahwah yunjae lg..lama2 jg bakalan saling suka tuh

    21 Desember 2010 pukul 03:04

  13. kha

    gak nyangka si jae walopun playboy ternyata masih perjaka..
    ntar keperjakaannya jg direnggut ma yun.. *plakk*
    hehe

    2 Januari 2011 pukul 01:09

  14. kha

    wah,, gak nyangka..
    si jae walopun playboy ternyata masih perjaka..
    ntar keperjakaannya jg direnggut ma yun.. *plakk*
    hehe

    2 Januari 2011 pukul 01:10

  15. uknOw_herO

    OMO…..
    ni ep2 bner2 kren….

    Jaejae msh pRjaka tnyta….
    Wowwww…..

    Yun kshan bgt ksAh cntany….*nngis mLuk yunpa*
    tnang yunpa kan msiH da jaema*wink2*

    kren.krEn.kren…..hehehehe

    9 Januari 2011 pukul 22:41

  16. Kims

    Ijin baca ff nya yach author,
    sepertinya menarik ^^

    22 Februari 2011 pukul 11:03

  17. keren2 critanya..

    7 Maret 2011 pukul 07:51

  18. Luph yunjae Yongwonhi

    Omo jae jd playboy??pantas lah scra jae kn guanteng,eh lbh tepat cantik deng*plakkk*dsni yun jd culun?tp bwt q ttp cakep deh…yunjae saingan bwt dpetin posisi direktur,tp akhrny mrka temenan y..jae msh virgin?playboy yg baik hati(?) lanjut ah..

    13 Maret 2011 pukul 19:57

  19. jaema jadi play boy???????????????????
    Gak bisa ngebayangin………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Yunpa tumben cerewet ama jaema n ngejahilin jaema pula. seru niech lanjut thor.

    29 Juni 2011 pukul 01:40

  20. TaemiNica

    he Jae yg jdi playboy nya. Awalnya ku kira yun.
    Kex nya yun lbih cocok jd playboy,hahaha//d geplok jaema.

    Huwa jae dah berapa x genggam tngan Yun.
    Keknya nalurinya muncul dg alami.
    Btalkan pmusuhan skrg tmanan.

    30 Juni 2011 pukul 00:22

  21. owwww…
    saya suka nih kalo jae jadi strong..
    bakal runyam ni urusan..

    *ngacir ke part 2*

    1 Juli 2011 pukul 18:32

  22. bah jae uwaaa nakal ih jd playboy cerita.a!
    Mancap! Next n_n

    4 Juli 2011 pukul 14:59

  23. niiz

    Suka suka sukaaaaaaa😀 dirimu memang pinter milih kalimat sederhananya :-Dhananya😀

    23 Juli 2011 pukul 00:00

  24. princessradita

    Akhirnya mereka berteman, walau awalnya jae sensitif bgt klo deket2 yunho😀

    9 Agustus 2011 pukul 20:41

  25. SusuPisangRasaAyam

    Sihiiiy mimi popi cepet kawin ya (?)

    13 Agustus 2011 pukul 10:28

  26. irma

    keren euy. walaupun awal’y aku kira meraka bkal trus jd rival. pasti byk kjadian yg menyenangkan kalo mereka jd tmen.

    23 Agustus 2011 pukul 10:36

  27. Mina iqramullah

    Jaema playboy…. Tetep aja ada sisi cute dy,,, #plakkk… jaema emang cute kaleee… cowa cowa… ^o^

    16 September 2011 pukul 21:02

  28. ChanNuriza

    oh ff lama ya thor, tulisan2 author udah berkembang kalo dilihat dr ff ini, chapter ini belum ada tulisan yg dijorokin #apadeh istilahnya# tp ff yg lain udah ada.. siiip

    4 Februari 2012 pukul 14:22

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s