fanfiction for our soul

BETWEEN US/ Chapter 1


Tittle : Between Us
Author : LYunjae aka Lyl-Yunjaeholic
Genre : YAOI/ Romance/ Mpreg
Rated : NC17
Length : Chapter 1
Main Cast : Jung Yunho and Kim Jaejoong
Other Cast : Park Yoochun and Kim Junsu *maybe added in next chap*

1 years ago…

Seorang pria tampan dengan tubuh tegap sempurna berjalan santai melewati pelataran parkir ShinKi High School. Salah satu sekolah elite di kota besar Seoul. Sekolah dimana anak-anak dari pengusaha-pengusaha kaya di Korea Selatan bernaung. Sekolah dengan image bersih dan terkenal dengan tingkat kedisiplinannya yang tinggi. Sekolah yang mencetak kader-kader penerus perusahaan dengan prestasi gemilang. Namun siapa sangka, sekolah bertaraf internasional itu masih memiliki segelintir murid yang sangat tak bisa diharapkan oleh sekolah. Mungkin tujuan orangtua mereka lah yang mengharapkan anak mereka menjadi anak yang disiplin dan berprestasi sehingga setelah mereka lulus, mereka sudah dapat diberi tempat pada perusahaan orangtua mereka. Atau mungkin menggantikan posisi mereka?

Oke, setidaknya itu memang harapan hampir semua orangtua bukan? Lantas bagaimana jika pihak sekolah yang sudah berusaha keras mendidik siswa-siswi mereka, sementara dari pihak anak didik mereka sendiri tak berusaha untuk menjadi apa yang orangtua mereka harapkan?

“Ya Jung Yunho!”

Pria tampan berusia 18 tahun itu menghentikan langkah dan menoleh pada seseorang yang baru saja memanggil namanya dengan malas. Seorang wanita berusia sekitar 40an mendekatinya dengan berlari-lari kecil. Pria itu tersenyum kecut saat melirik sepatu hitam berhak 7 cm yang dipakai wanita itu. Dalam hati pria itu berharap, semoga wanita itu terkilir dan tak perlu repot-repot lagi untuk menegurnya. Namun tampaknya harapannya tak dikabulkan oleh Tuhan.

“Kau tahu ini jam berapa?” tanya wanita itu setelah kini berdiri didepannya sambil berkacak pinggang.

Pria yang dipanggil Yunho itu mengangkat tangan kirinya, melirik angka yang ditunjukkan jarum Rolex disana.

“8 lebih 4 menit” jawabnya pendek.

“Dan kau tahu itu artinya apa?” seru wanita itu lagi. Suaranya terdengar menggema disetiap sudut sekolah. Yunho mengangkat bahu dan menarik kecil ujung bibirnya. Berpura tak tahu, atau memang tak tahu? Wanita itu mendengus.

“Untuk yang keseratus dua puluh satu kalinya kau datang terlambat Jung Yunho!” raung wanita itu.

“Sekarang—”

“—Ikut keruangan Anda kan sosaengnim?” potong Yunho cepat sambil memutar bola matanya, seolah-olah apa yang hendak dikatakan oleh gurunya itu adalah ucapan selamat pagi setiap harinya. Mudah diingat, sering didengar dan biasa didapat.

=====

Jung Yunho, anak pertama dari pemilik Jung Coorporation. Salah satu perusahaan elektronik terbesar di Korea Selatan. Siswa tampan berusia 18 tahun itu terkenal akan ketampanan sekaligus keberandalannya. Ia terkenal dikalangan siswi, bahkan tak sedikit yang menginginkannya untuk menjadi pasangan mereka. Setiap hari ia mendapat berbagai hadiah dari mereka. Coklat, kue, surat, bunga, bahkan boneka. Tak hanya itu, ia juga sangat terkenal dikalangan guru. Namun bukan karena ketampanannya, melainkan karena keberandalannya. Mungkin ia akan mendapat rekor Muri jika saja ada penghargaan khusus kategori ‘siswa aktif’. Bagaimana tidak? Ia adalah siswa yang paling aktif membolos, aktif merokok, aktif membersihkan toilet guru, dan juga aktif mencari masalah. Baik masalah dengan siswa dalam maupun siswa luar. Seluruh guru bahkan staff ShinKi High School mengenalnya. Setiap hari ia mendapat hadiah tersendiri dari para guru, mulai dari ceramah agama, nasihat, teguran, hukuman bahkan ‘perhatian ekstra’. Namun itu semua tak dapat mengubah sikapnya. Semua nasihat dan teguran dari para guru hanya seperti angin lalu baginya. Masuk melalui telinga kanan dan keluar melalui telinga kiri.

Tak hanya itu, ia juga sudah terlalu sering mendapat skors dan surat pemanggilan orangtua, dan semua tetap tak ada bedanya. Sama saja. Pasti semua bertanya, mengapa pihak sekolah tak mengeluarkannya saja? Tentu saja sekolah tak dapat melakukannya, karena Appanya termasuk salah satu pengusaha yang menanamkan modalnya 40% untuk pembangunan sekolah itu.

“Yo Yunho!”

Seorang pria bersuara husky menepuk lengannya. Yunho yang sedang duduk sendiri sambil menghisap rokok diatap sekolah –tempat favoritnya- menoleh. Dilihatnya sahabat sekaligus soulmatenya sejak kecil. Park Yoochun, kini sudah duduk manis disampingnya.

“Kau kenapa?” tanyanya. Heran melihat sosok disampingnya yang entah mengapa seharian ini tak banyak bicara. Ya meskipun Yunho memang terkenal dingin dan tak banyak bicara, namun Yoochun sangat mengenal sahabatnya itu.

Yunho menghisap rokoknya yang hampir habis dalam-dalam, kemudian membuangnya ke tanah dan menginjak putung rokok itu sampai mati dengan sepatunya. Bersamaan dengan keluarnya asap rokok yang masih tertinggal melalui lubang hidung beserta mulutnya.

“Yoochun ah bagaimana kalau nanti malam kita berpesta?” usul Yunho. Sungguh sama sekali tak berhubungan dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Yoochun.

“Party? Ooh I love it!” sahut Yoochun dengan semangat. Melupakan pertanyaannya semula. Yunho tersenyum tipis menyadari betapa mudahnya mengalihkan pembicaraan dengan sahabatnya itu.

“Ah ya aku punya tempat baru untuk party di Club pinggiran kota” Tambah Yoochun.

“Pinggiran kota? What the hell? Kau pikir tak ada club mewah disini?” sahut Yunho tak percaya.

Yunho heran dengan selera Yoochun yang tiba-tiba berubah. Bukankah ia yang selalu mengajak Yunho pergi ke club-club mewah dan terkenal di kota Seoul? Lantas mengapa tiba-tiba sekarang ia mengajaknya pergi ke club pinggiran kota yang jelas tak lebih mewah dan nyaman dari club-club di Seoul?

Yoochun terkekeh melihat ekspresi wajah Yunho yang terkejut. “That’s different with another club” Yoochun menjawabnya dengan setengah berbisik

“Apa maksudmu?” Yunho menatap sang cassanova itu dengan curiga.

“It’s kinda secret. Kau akan merasakan sesuatu yang berbeda disana. Trust me!” Yoochun menepuk lengan Yunho dan tersenyum penuh arti.

=========

Malam harinya, Yunho dan Yoochun pergi ke club pinggiran kota yang merupakan rekomendasi dari Yoochun. Sesampainya disana, Yunho membenarkan perkataan Yoochun. Club bernama Ride On ini meskipun kecil, tetapi terasa sangat nyaman. Tak kalah dengan club-club yang biasa mereka kunjungi di Seoul.

Mereka berdua mencari meja kosong di pojok ruangan. Suara hingar bingar terdengar kencang. Menendang-nendang gendang telinga siapa saja yang mendengar. Sekumpulan pria dan wanita menggoyangkan badan mereka, mengikuti irama musik yang menghentak dilantai dansa.

Yoochun nampak celingukan. Menyusuri setiap sudut club itu, seperti sedang mencari seseorang.

“Hei mana ‘sesuatu yang berbeda’ yang kau janjikan itu?” tanya Yunho setelah memesan segelas wine.

“Nah itu dia!” bukannya menjawab, Yoochun malah menunjuk seseorang diantara kerumunan orang yang tengah menggoyangkan badannya. Yunho membalikkan badan, mengikuti arah yang ditunjuk Yoochun.

“Junsu! Sini!” seru Yoochun sambil melambaikan tangannya. Sementara Yunho yang memang tak tahu pasti mana salah satu kerumunan itu yang tengah dipanggil Yoochun, masih celingukan.

Beberapa detik kemudian, ia dapat melihat seorang pria berwajah imut dengan memakai seragam waiter hitam putih dan dasi kupu-kupu dilehernya, membalas lambaian Yoochun dan berjalan mendekatinya. Berusaha melewati kerumunan orang-orang disana. Yunho kembali mengalihkan pandangannya pada Yoochun dan menatap sahabatnya itu dengan heran.

“Siapa dia?” tanyanya.

“Itu yang ku maksud ‘sesuatu yang berbeda’ Yunho” Yoochun tersenyum lebar sambil terus memperhatikan Junsu, si pria imut.

Yunho memandangnya tak mengerti. ‘Apa maksudnya?’pikir Yunho

“Chunnie!” seru pria imut itu dengan nyaring. Yunho berani bersumpah, suara pria itu bahkan dapat mengalahkan suara musik kencang disana.

Mata Yunho terbelalak begitu dilihatnya Yoochun memeluk Junsu dengan erat dan mengecup bibir pria itu. Ia tak menyangka, sahabatnya itu ternyata tertarik seorang pria. Yunho pikir, Yoochun hanya tergila-gila pada makhluk bernama wanita.

“Beib kenalkan ini sahabatku, Jung Yunho” setelah melepaskan pelukannya, Yoochun menunjuk Yunho yang masih terkejut. Junsu mengulurkan tangannya didepan Yunho, Yunho pun menerimanya dengan ragu-ragu. Namun tetap tak mengurangi sedikitpun sikap dinginnya.

“Annyeong Kim Junsu imnida” Junsu berkata sambil tersenyum ceria.

“Jung Yunho”

===

Dan malam itu, mereka berdua menghabiskan malam dengan bersenang-senang. Ah bukan berdua, melainkan sendiri-sendiri mungkin? Setidaknya itu pendapat Yunho. Ia yang mengajak Yoochun untuk berpesta, tetapi mengapa justru Yoochun sendiri yang berpesta?
Yunho meneguk habis gelas wine kelimanya. Ia mendengus, dan melirik sebal dua makhluk di sudut meja yang asyik berciuman panas. Melupakan keadaan sekitar, bahkan melupakan keberadaannya juga mungkin. Ia mengumpat. Mengapa semua orang tak mengakui keberadaannya? Mengapa semua orang menganggap dirinya tak ada? Mengapa pula semua orang mengacuhkan dirinya? Termasuk orangtuanya?

Oh oke setidaknya itu pemikirannya sendiri kan? dan itu pula yang ia rasakan. Padahal semua orang tahu, ia sangat terkenal. Baik dikalangan siswi dan bahkan teman-teman wanitanya diluar sekolah. Semua orang menganggap dirinya sempurna. Ia tampan, tubuhnya tegap, dan ia juga kaya. Apapun yang ia inginkan, ia akan mendapatkannya dengan mudah. Bukankah itu merupakan nilai plus baginya?

Namun hati orang, siapa yang tahu? Dari luar ia memang tampak sangat sempurna dengan semua yang dimilikinya, tetapi siapa yang menyangka? justru ia merasa sama sekali tak memiliki kesempurnaan. Ia memang memiliki kesempurnaan secara lahiriah, akan tetapi tidak dengan kesempurnaan batiniah. Sejak kecil ia kurang mendapatkan curahan kasih sayang dari kedua orangnya. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Mereka yang lebih memilih mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya ketimbang memperhatikan dirinya dan adik perempuannya. Jung Jiyool. Mereka yang selalu menganggap ia dan adik perempuannya sudah merasa bahagia dengan harta melimpah yang diberikan untuk memenuhi kebutuhannya. Melupakan kebutuhan curahan kasih sayang yang seharusnya mereka berikan kepada anak-anaknya. Mungkin sebagian orang akan berpendapat, hidup berlimpahan harta jauh lebih baik dari pada segalanya. Karena dengan harta yang dimiliki, kita akan mendapatkan apapun yang kita. Tapi tidak bagi Yunho.

Sikap acuh orangtuanya inilah yang memacu segala sikap dan kepribadian Yunho. Ia yang kurang mendapatkan kasih sayang dari orangtuanya, selalu bertindak semaunya sendiri. Apalagi setelah perceraian orangtuanya dua tahun lalu, ia semakin tak dapat dikontrol oleh siapapun. Baik oleh Umma, Appa, dan bahkan guru-gurunya. Semua lebih memilih angkat tangan. Menyerah. Dan sekali lagi, semua tingkah buruknya tak mengurangi sedikitpun kesempurnaan lahiriahnya di mata orang lain. Karena yang mereka tahu hanya dua hal. Jung Yunho yang kaya dan tampan.

Sebuah tepukan mendarat di punggungnya disusul dengan guncangan kecil. Yunho mengangkat kepalanya yang semula ia letakkan diatas meja. Pening dan berat. Ia mengerjap-ngerjapkan mata, memandang sekelilingnya yang sepi dan dengan pandangan sedikit buram. Ia melirik gelas wine yang masih dipegangnya sejak tadi. Meneguk isinya sampai habis, dan meletakkan gelas itu diatas meja dengan kencang. Beruntung gelas itu tak pecah. Gelas wine ke sepuluhnya.

“Maaf Tuan, club akan ditutup”

Sebuah suara mengejutkannya. Ia berbalik. Dilihatnya seorang ‘wanita’ yang seumuran dengannya, berambut pendek berwarna hitam berpakaian yang sama dengan yang Junsu pakai. Kemeja putih dan celana hitam, dengan dasi kupu-kupu dileher. Yunho memandangnya heran. Mengapa wanita itu memakai celana panjang? Bukankah pelayan wanita seharusnya memakai rok mini yang memperlihatkan kedua kaki jenjangnya? Yunho mengibas-ngibaskan tangan didepan wajahnya. Tak peduli wanita itu memakai apa. Ia mengalihkan pandangannya pada sudut meja, ia mengerutkan kening. Yoochun dan kekasihnya sudah tak ada disana. Kemana dia?

“Tuan, club akan ditutup” wanita itu kembali menegurnya sehalus mungkin, meskipun sebenarnya ia sangat kesal pada pria tampan dihadapannya ini.

“Jam hegkk—berapa sekarang?” tanya Yunho di sela cegukannya pada si wanita sambil terus menahan rasa pusing dikepalanya. Wanita itu mendengus pelan sambil melirik Rolex ditangan kiri Yunho. Namun tak urung wanita itu pun tetap menjawab.

“Pukul 2 pagi Tuan”

Yunho mengangguk-angguk, kemudian berdiri dari kursinya. Namun belum sampai 5 detik, tubuhnya limbung dan dengan cepat wanita tadi menahan tubuhnya dengan memegang lengannya sebelum ia benar-benar ambruk. Yunho melirik wanita itu, ia menyadari wajahnya kini sangat dekat dengan wajah wanita itu. Cantik. Itulah pendapat Yunho.

“Anda tak apa-apa Tuan? Sepertinya Anda mabuk” wanita itu berkata. Dari suaranya, Yunho berani pastikan ada sedikit perasaan khawatir disana.

Yunho tersenyum kecut dan menggeleng. Mencoba untuk berdiri sendiri lagi, namun sama seperti sebelumnya, tubuhnya limbung dan dengan cepat wanita itu meraih lengannya kembali. Ia merasa tak kuat untuk sekedar berdiri. Dan Yunho pun membenarkan ucapan wanita itu. Ia mabuk.
Yunho mengumpat dalam hati. Mengapa jadi seperti ini? Yoochun yang mendadak pergi entah kemana, meninggalkan dirinya sendirian dan dalam keadaan mabuk pula.

“Sepertinya Anda harus pulang, saya akan mencarikan taksi untuk Anda” kata wanita itu.

“Aku hhegk—bawa mobil”

Wanita itu menggeleng. “Tapi dengan kondisi Anda seperti ini, sangat tak memungkinkan untuk menyetir sendiri Tuan” tukas wanita itu sedikit kesal. Seharian sudah ia bekerja, kini disaat ia harus pulang dan butuh istirahat, ia malah direpotkan oleh seorang pengunjung Club yang tertidur disana. Sendirian, dan dalam kondisi mabuk.

Akhirnya Yunho pun pasrah saat wanita itu membopongnya, meja Yunho yang memang berada di pojok ruangan nampaknya sedikit menyulitkan wanita itu. Mereka harus melewati meja-meja dan kursi yang masih berantakan karena wanita itu memang belum sempat merapikannya. Dan itu semua karena si pria tak dikenalnya ini.

DUK!

“Auuww!!”

Kaki wanita itu terantuk kaki kursi, otomatis ia langsung melepaskan tangannya dari tubuh Yunho, hendak menyentuh kakinya yang terasa sakit. Namun sial, Yunho yang memang setengah mabuk dan tak kuat menahan tubuhnya sendiri untuk berdiri, tubuhnya pun limbung dan ambruk. Tapi entah mengapa ia tak merasakan rasa sakit sedikitpun pada tubuhnya. Oh ayolah, siapapun yang terjatuh pasti akan merasakan sakit kan?

Perlahan Yunho membuka matanya yang masih terasa berat. Matanya melebar begitu ia menyadari wanita itu berada dibawahnya. Wanita itu tampak tak kalah terkejutnya. Wajahnya begitu dekat dengan wajah Yunho. Bahkan lebih dekat dibanding semula. Sehingga ia dapat melihat dengan jelas seluk beluk wajah cantiknya. Matanya yang begitu lebar nan indah, dengan hidung mancung sempurna, dan bibir merah cherrynya. Mata Yunho terpaku pada bibir merah yang sedikit membuka itu. Penuh dan sedikit basah. Terlihat sangat menggoda. Ia berpikir, bagaimana rasanya jika bibir itu ia sentuh dengan bibirnya? Yunho menelan ludah membayangkannya.

Tanpa Yunho sadari, ia pun mendekati bibir itu dan menyentuhnya dengan bibirnya. Wanita itu terbelalak kaget mendapat ciuman yang tiba-tiba. Ia mendorong tubuh Yunho agar menyingkir dari atas tubuhnya, namun sia-sia. Tubuh Yunho tak bergeser sedikitpun, Yunho malah semakin menciumnya lebih dalam dan berani. Ia tak ingin melepaskan sedetikpun bibir lembut wanita itu dari bibirnya. Bahkan ia belum pernah merasakan kelembutan seperti ini pada wanita-wanita yang pernah ia kencani. Sangat berbeda. Seolah-olah bibir itu memiliki candu, sehingga Yunho tak ingin melepasnya dan bahkan menginginkan lebih dari itu.

“Mmmmmhh—ummh”

Wanita itu melenguh, bibirnya ia kunci rapat-rapat. Tak memberikan sedikitpun celah bagi pria yang tak dikenalnya yang terus berusaha menyelipkan lidahnya. Yunho tak menyerah, ia menggigit bibir itu dengan keras, sampai si wanita berteriak kesakitan. Namun Yunho malah menggunakan kesempatan itu untuk menyelipkan lidahnya ke dalam mulut si wanita. Lidahnya menyesap lidah wanita itu dengan paksa, mengeksplor seluruh yang ada didalam sana. Sedangkan wanita itu mulai memukuli punggung Yunho. Ia sangat kewalahan menerima semua tindakan pria diatasnya itu. Kepalanya ia gerakkan ke kiri dan ke kanan, mencoba menjauhkan wajahnya dari Yunho, namun Yunho malah mencengkeram kuat dagunya. Menahannya agar tak dapat lagi bergerak. Wanita itu terus menerus mengeluh didalam ciuman panas mereka.

Perlahan tangan Yunho yang bebas menarik paksa dasi kupu-kupu yang ada dileher wanita itu, kemudian ia menarik kemejanya sehingga beberapa kancing pun terlepas. Hanya meninggalkan dua buah kancing yang belum terlepas. Wanita itu semakin terkejut, saat Yunho menyelipkan tangannya kedalam kemeja yang telah terbuka itu. Tangannya mulai menyentuh dada datar si wanita. Yunho sedikit tertegun. Tangannya terus menggerayangi dada si wanita, mencoba memastikan adanya benjolan disana. Sedatar apapun dada seorang wanita, pasti masih ada sedikit saja benjolan disana kan? Tapi kenapa dada itu datar sekali?

Yunho yang masih sedikit dipengaruhi alkohol, tak terlalu ambil pusing. Ia tak peduli akan dada datar wanita itu. Ia terus menyentuh dada itu dengan kasar. Saat tangannya menemukan nipple si wanita, Yunho memainkannya dengan jari telunjuknya. Mencubit dan sesekali menekannya. Memberikan rangsangan pada wanita di bawahnya.

“Uuummhh…aaahhhh….”

Wanita itu mulai mendesah. Ia yang semula berontak, kini hanya bisa pasrah. Apalagi setelah pria tak dikenalnya itu memainkan dadanya. Titik sensitifnya. Tenaganya habis sudah hanya untuk memberontak yang tak ada hasilnya sama sekali. Lama-kelamaan, wanita itu mulai membalas ciuman Yunho. Yunho tersenyum kecil. Terselip rasa bangga dihatinya. Selama ini, tak ada satupun wanita yang dapat menolak ciuman darinya. Meskipun ia berontak, Yunho dengan mudah meluluhkannya. Bahkan tak jarang, para wanita itu rela memberikan mahkota paling berharga mereka kepadanya.

“Ahhhhh jangan—”

Wanita itu tersentak saat Yunho mulai mencari-cari kancing celananya dan membuka resletingnya. Yunho memasukkan kelima jarinya kedalam sana, menyentuh ‘miliknya’ yang langsung bereaksi karena sentuhan Yunho. Sedangkan Yunho sendiri tak kalah terkejutnya, menyadari ‘sesuatu’ yang dipegangnya. Sesuatu yang sama sekali diluar dugaannya. Seketika Yunho melepaskan ciumannya, melirik sesuatu dibawah sana yang mengintip keluar dari sarangnya. ‘Wanita’ itu melenguh kecewa karena Yunho menghentikan ciumannya. Yunho kembali memandang ‘wanita’ –ah bukan- pria dibawahnya itu. Pria itu masih memejamkan matanya dengan napas yang masih memburu. Bibir merahnya membuka dan terlihat bengkak.

‘Brengsek!’

Yunho mengumpat dalam hati. Menyadari kebodohan dan kegilaannya. Ia merasa sudah tak waras malam ini, mungkin karena sepuluh gelas wine yang diminumnya. Atau mungkin karena kecantikan pria yang ia kira seorang wanita dibawahnya?

‘Sial!’

Lagi-lagi ia mengumpat, kini bukan karena kebodohannya. Akan tetapi karena pria dibawahnya yang terlihat sangat menggoda dengan bibir setengah terbuka. Terlalu sayang jika dilewatkan bukan?
Pandangannya kini kembali pada ‘sesuatu’ yang masih berada dalam genggamannya. Sesuatu yang tak lebih besar dari miliknya sendiri. Yunho tersenyum meremehkan. Dengan sengaja Yunho sedikit meremas benda yang sudah mengeras itu.

“Ahhhhhh…eenghhhh…”

Pria dibawahnya mengeluh dan sedikit bergerak. Desahannya mampu membuat dada Yunho berdesir hebat. Tangannya kini mulai memainkan kembali ‘milik’ pria cantik itu. Meremas dan sesekali menariknya. Membuat si pria menggelinjang kenikmatan dan semakin mendesah tak karuan. Mempengaruhi otak Yunho untuk terus melakukannya. Membuntu pikirannya yang semula ia pikir waras menjadi tak waras. Yunho mngumpat terus-menerus. Ia benar-benar gila malam ini. Hanya dengan mendengar suara desah dan keluhan pria di bawahnya, ia menjadi seperti ini.

“Tolong—hentikan uhhhhh…aahhhh…” wanita itu mendesah. Menyuruh si pria tampan untuk menghentikan, meskipun itu hanya omong kosong belaka. Tentu saja, ini terlalu nikmat baginya. Mana mungkin ia benar-benar ingin kenikmatan itu berhenti begitu saja.

Merasa miliknya sendiri yang ikut menegang, Yunho melepaskan tangannya dari milik pria itu. Ia membuka celananya sendiri, lalu menarik turun celana si pria cantik sampai benar-benar terlepas, hanya kemeja putih yang setengah terbuka yang masih melekat di tubuh pria cantik itu. Pria itu hanya mengeluh pasrah sambil terus memejamkan matanya. Ia tak mau melihatnya. Walaupun sejujurnya ia sangat menyukai ini, meskipun ia tak mengenal sama sekali pria diatasnya itu. Namun semua sudah terlanjur, dan sayang jika harus berhenti sejauh ini. Beruntung Club sudah sepi, hanya ada mereka berdua disana. Pria itu merasakan bagian bawah tubuhnya mulai terangkat dengan kedua kaki yang kini berada di atas pundak Yunho.

“AAARRGGHHHH! SAKIIIIITTT!!”

Pria cantik itu berteriak penuh kesakitan, saat ia merasakan sesuatu yang keras dan besar menusuk raganya. Tanpa pemanasan. Memaksa untuk terus masuk dan masuk. Air mata mulai mengalir di sudut mata indahnya. Sungguh, baru kali ini ia merasakan sakit yang luar biasa. Seolah-olah tubuhnya di tusuk oleh sebilah pisau. Yunho yang merasa tak tega melihat pria dibawahnya, ia pun segera mengantisipasinya. Ia membekap bibir pria itu dengan bibirnya. Mencoba meredam semua rintihan yang keluar dari bibir merah pria di bawahnya. Setelah tak mendengar rintihan kesakitan dari pria itu, Yunho mulai menggerakkan pinggulnya lebih dalam. Menusuk-nusuk untuk mencari titik puncak kenikmatan. Perlahan pria cantik itu pun mulai turut bergerak seirama dengan gerakan Yunho. Suara desahan, dan keluhan terdengar disela-sela ciuman mereka. Semakin lama Yunho semakin mempercepat gerakannya, menusuk lebih dalam lagi. Membuat si pria cantik menggelinjang dan tubuhnya bergetar hebat.

“Ahhhh…uhhhh—aku—aku—AAARRGHHHH!!”

Dan dalam sekali hentakan, mereka berdua mencapai titik kenikmatan secara bersamaan. Lelah dan lega bercampur menjadi satu dengan napas yang masih memburu. Semua terasa begitu cepat bagi kedua pria yang belum saling mengenal itu. Bagaimana tidak? Hanya karena sebuah kecelakaan kecil, malah menimbulkan kecelakaan besar tanpa memikirkan resiko yang mungkin akan menimpa keduanya. Semua orang pun tahu, setiap perbuatan dan tindakan yang dilakukan tanpa perencanaan, pasti akan menghadapi suatu permasalahan.

=====

Pria cantik itu mendengus berkali-kali. Sudah hampir satu jam lebih, ia berdiri disini. Dipinggir jalan, bersama seorang pria yang sama sekali belum dikenalnya. Menunggu taksi yang tak satupun lewat. Tentu saja, ini masih pukul 5 pagi. Masih terlalu pagi untuk menunggu taksi bahkan bus. Pria cantik itu melirik pria disampingnya yang tengah menyandarkan kepalanya di bahunya dengan mata terpejam. Tiba-tiba ia merasakan kembali nyeri dibagian bawah tubuhnya. Wajahnya sedikit memerah saat mengingat kejadian beberapa jam lalu. Kejadian yang sama sekali tak pernah ia bayangkan maupun ia pikirkan.

‘Sialan! Ia malah tertidur!’ umpatnya.

“Tuan…Tuan…heii!” pria itu menepuk-nepuk pipi Yunho dengan sedikit kencang.

“Hmm?” Yunho menyahut tanpa sedikitpun membuka matanya. Pria itu menatapnya dengan kesal.

“Dimana rumahmu?” tanya pria itu terdengar ketus.

“Aku tinggal diapartemen”

“Ya, ya, maksudku dimana apartemenmu?” pria itu kembali bertanya dengan memutar bola matanya. Sebal.

“Jauh” jawab Yunho pendek

“Aish! Maksudku apa nama apartemenmu?”

“Mirotic”

“MWO?? JAUH SEKALI??”

Yunho mengangkat kepalanya dari bahu pria itu dengan tiba-tiba. Suara pria cantik itu berhasil membuatnya hampir saja jantungan. Ia melirik pria itu sekilas dan kembali menyandarkan kepalanya pada bahu pria itu seenaknya saja. Tak mempedulikan ekspresi sebal yang ditujukan padanya. Bahkan sepertinya ia tak mengingat kejadian semalam dan tak ingin mengungkitnya lagi mungkin?

“Sssh diam! Kau mengganggu tidurku saja!” rutuknya seraya kembali memejamkan matanya. Si pria cantik semakin melebarkan matanya.

“Lalu bagaimana Anda bisa pulang?” tanyanya kembali, terdengar ketus. Karena bagaimanapun ia tak mungkin terus berada diposisi seperti ini kan? Ia juga butuh istirahat untuk kembali bekerja keesokan harinya. Kaki dan pinggulnya terasa semakin sakit karena berdiri terus menerus selama satu jam lebih. Belum lagi sekujur tubuhnya yang terasa amat pegal.

Hening. Tak ada jawaban apapun yang keluar dari bibir pria itu. Pria cantik itu menunggu. Ia mengira Yunho masih memikirkan bagaimana solusi yang tepat untuknya saat ini. Karena tadi saat Yunho hendak pulang, ia terkejut begitu menyadari ketidak adaan mobilnya. Seketika ia pun beranggapan bahwa semalam Yoochun membawa mobilnya.
Lima menit berlalu, si pria cantik tetap tak mendengar jawaban apapun. Namun yang terdengar hanyalah sebuah dengkuran halus yang mulai keluar dari bibir Yunho. Si pria cantik menatapnya tak percaya.

‘Sialan!’

Ia mengumpat. Marah, kesal, dan lelah bercampur menjadi satu. Dalam hati ia menyesal, mengapa pula semalam ia harus membangunkan pria tak dikenalnya itu? Seharusnya ia biarkan saja pria itu terkunci didalam Club. Jauh lebih baik daripada harus mengganggu waktu istirahatnya bukan? Dan mungkin kejadian semalam tak akan pernah terjadi? Ah tampaknya terlalu banyak kata ‘mungkin’. Pria cantik itu menghela napas. Semua sudah terjadi, lantas untuk apa ia terus-menerus menyesalinya? Toh penyesalan tak akan mengembalikan keadaan seperti semula. Mereka kan sama-sama pria. Lagipula untuk apa ia terus mengingatnya? Itu kan hanya kecelakaan, dan pria yang tak dikenalnya itu pun nampaknya tak menganggapnya serius. Atau sebut saja hanya main-main. Ya, hanya main-main. Dan ia yakin, tak akan ada yang berubah dari dirinya setelah ‘permainan’ singkat semalam.

==TBC==

Hahahhaha ottoke??
mian yah aku uda lama bgd gag ngepost FF. Bagi yg ru baca, silahkan baca prologueNa dulu deh heheh. No silnet reader oke? kaLo pd SR, aku mls ngepost chap 2 >_< *ngambek*

61 responses

  1. iiyh yun nafsun bgt dh,ampe anteng2 aja meskipun dah tau it cwo, gmana ya kelanjutannya? jae bkal berubah gak ya ‘perut’ nya?chap berikutnya jangan kelamaan ya..tetep di tgu.

    4 Oktober 2010 pukul 05:23

  2. chiyohae~

    kayak.na gag perlu baca prolog.na dah aq….
    hwkwkwkwkwk…
    XDD
    udah jelas bget ini mah!

    si yun bner2 mabok,awas ajah lok bener2 lupa klo dah nc.an ma umma!!!aq gantung tuh orang…
    *dcincang duluan*
    ummaaa,,bawa ajah ke rmah umma…rus nc.an lagi….
    hwkwkwkwkkwk…
    #pervert
    #plak

    4 Oktober 2010 pukul 06:11

  3. No Yue Lee

    Appa nafsu bgt,
    bwt Jj nrma dg pasrah.
    Hhaa

    Uhm ntr Yunho pst jtuh cnta ma jj.

    Pnasar an dg nsib JJ
    d chap slnjut na.
    G sbar jg dg Yoosu. .

    4 Oktober 2010 pukul 09:18

  4. Kim Yuki

    aish…yun te2p lnjt truz ya wlopun tau ‘cwe’ cntik d bwah.a 2 cwo!!

    Sya stju ma chiyohae, yun d bwa plg ja k rmah jae, ntar pzti yun ngjak NCan lg!!

    Kyakx bdan jae bkal tmbh gmuk deh!! Klo Yunnie yg buat kan 1X jadi.*d lmpar kompor ma yun.*

    ayo ayo ayo lnjtin chap 2.a!!

    4 Oktober 2010 pukul 10:07

  5. author..bkin JJ pragnant donk!!
    biar mkin seru n yunho jg bs jd org yg bs mmprbaiki dirinx!!
    Ya tuh,masa g permisi main masuk aja!
    Dah tw JJ cwok,te2p dlnjutin aja!!
    Tp emank y,YunJae NC tu atmosfernx bnr2 jd HOT!
    Pdhl dsne mendung,+curhat.com+ tp tb2 lngsung jdi panas!!
    Hyaaaa…asek2!!akhrnx da YunJae NC stlh seminggu ni reader sarap haus FF NC!!
    G da FF update,kyk sayur krang garam +copas.com+
    lanjot unnie!!
    bkin bsk YooSu NC..
    +tp mngkin g bs se hot YunJae couple+
    XP
    +mian,ni reader sarap akut n parah+

    4 Oktober 2010 pukul 14:27

    • @sora yagami : Heheheh uda baca prologNa byum neng?
      ntr pzti tw Jaema hamil ato gag hihhihi

      5 Oktober 2010 pukul 21:16

  6. Nanda

    Astagfirullah . Haha

    lama ga baca NC skrg baca .. Lanjut

    4 Oktober 2010 pukul 15:28

  7. YunJae_Five

    Aloha….gua dtang dgn comment gaje,ckckck~~
    *author:berisik ni reader*

    Wah…Yunpa mab0k,truz seenakny aj NC-an ma 0rng yg g dkenal *dtabok Yunpa*
    *JJ,biarin..,gue ikhlas ko*
    *reader sarap*
    ntar JJ mpreg kan??hehehe bc dprolog>>
    penasaran….!!!
    Lanjjj00uutt 🙂

    4 Oktober 2010 pukul 15:59

    • @Yunjae_five : Hahahhaha yaa gt deh!!
      kata kunciNa yah d prolog Jaema hamil ato gag

      5 Oktober 2010 pukul 21:17

  8. riananotraina

    yosh!!
    ada ff mpreg..
    yunjae lg,,,
    *yey*
    uwooo…*speechless*
    buseet yunpa,, napsu amat ama umma..
    lgsg NC.an euy
    *like it*
    pasti bentar lg jaema mu berbadan 2..
    *sotoy*

    4 Oktober 2010 pukul 17:29

  9. Kim Yuki

    Omo….g salam g pmisi yunnie maen masuk ja!!

    Jae…kmu bwa ja yun k rmahmu biar bsa NCan lg, atw kmu anterin yun ampe apartment.a truz ntr klian bsa NCan lg dsna.*author: ne reader sarap ya? Msa mnta yunjae NCan truz!!*

    JJ sdah dpat dpztikan hmil. N baby.a bkal imut n lcu kaya driq! #plak/ d gmpar yunjae.
    *yunjae: amit2 qta p.a baby kya kmu*

    Ayo cpt d lnjtin chap 3 na, ntar cpa tau da yoosu NC jg! *sarap. Pkiranx NC mulu*

    SEMANGAAAT DAN LANJUUUUUT…..!!!

    4 Oktober 2010 pukul 18:28

  10. wah yunhonya kok nakal yaaaaaaaaaaaaa
    tapi gak apa deh kalau sama umma jae.
    aku tunggu chap berikutnya,cepet yaaaa
    cos pingin terus nihhhh.lanjuuuuuuut aku tunggu chAP 2

    4 Oktober 2010 pukul 18:57

  11. ihhh cepet lanjut yaaa aku ingin lihat jae sama yun ngasuh anak mereka,lucu kali yaaaaaaaa

    4 Oktober 2010 pukul 19:03

  12. Rinrin'Joongie

    Huweee.. unnieee udd post chap 1-nyaaaa.
    aku telat komennn, huhuhu T__T
    mianhaeee.

    komen epep.na ya unn, hehe..
    Aiahhh LyL unnie teh makin jago nya buat epep, mani keren pisaann *basa sunda.com XD*
    deskrip.nya kerenn bgd unn >.<b
    trus, astajimmm.. YunJae blm ugha slg mengenal atu sm laen, malah udd NC-an gtu, hihihi, baguusssss XDDD

    unn.. chap 2-nya penasaraaannnn..
    update killaatt..
    XDDDD

    4 Oktober 2010 pukul 19:34

    • @Rinrin : Heheheh gag apah2 Rin ^^
      cm telat sehari jg. Yg pntg jgn mpe telat setaun hahaha

      Huaaaaaaahh makasi saii wad pendapatNa
      makasii bgd! unnie jd seneng kalo amu jg seneng ^^

      5 Oktober 2010 pukul 21:19

  13. ch0i LovEr

    Itu akal2an chun bukan sih???
    Ak blum bc prolognya,tp nyambg jg kok..

    Wah begituan di lante,trus tanpa foreply lansung masuk,,ya ampun si yuno sadisnya..
    Lanjut ya,cant wait…

    4 Oktober 2010 pukul 19:41

    • @Choi lover : itu bkn akal2an uchun kug!
      si uchun blg berbeda yah mksdNa ada kekasihNa alias si Junsu, mkNa dy blg beda. Hahahah pdhl beda cm khusus dy duand wkwkwk

      5 Oktober 2010 pukul 21:20

  14. ch0i LovEr

    Wkwkwk
    brusan bc prolognya bru nyambg,,
    ternyata dari hasil one night stand yunjae lahirlah moonbin gitu ya..
    Emg stelah begituan,yunjae lnsung pisah gitu aja ya?kok gt sih??
    Wah pkknya lanjut ya,..

    4 Oktober 2010 pukul 20:12

  15. fellyn

    yunjae HOT.. >.<..

    meereka memang pasangan yg paling panaaas…

    chun jg lupa ma yunho, mgkn dy tenggelam ma ke imutan junsu…..
    kawaii yoosu…

    hehehehee…
    lanjut…!

    4 Oktober 2010 pukul 22:53

  16. jaEssy jOong

    TbC nya gokil..
    Suka bgt ma crita nya..
    Hahahay..
    Snyum2 gejeh ngbyangin posisi pala yun nyender d bahu jae sdgkan jae masang bibir pout nya..
    *ngakak glundungan*
    lanjut asap chingu..😀

    5 Oktober 2010 pukul 06:15

  17. Vyho

    Aq bingung,,prolog,y yg mna? -d jitak author-
    ciakakakak,,,knp yoosu jd napsuan dsini,,mpe ninggalin yunho sndiri gtu,,tp gpp jg c akhir,y kjadian jg,,hahaha,,
    jae ah,,,jgn sneng dlu,,bntr lg moonbin kluar (?) lho,,lanjuuutttt chap 2,,,NC,y krg hot ne,,,kekekeke,,,

    5 Oktober 2010 pukul 06:30

    • @Viho : Cari PrologNa d Index ching! ada kug ^^

      hahahha kurang HOT yah?? mian aku gag isa bikin NC21 heheh ^^v

      5 Oktober 2010 pukul 21:22

  18. Wah. . . Kcian bgt ditinggal ma chun, chun2 dah ktmu jun ja lgsg lupa smw.. Hahaha, tp untng da jae.. Ah jae.. Kykx jae akn berubh deh. . . . Hahaha.

    5 Oktober 2010 pukul 13:58

  19. SuriCass

    Chap 1 udh NC aja,,
    YH nafsuan…
    hehehehe…
    lanjut ya…

    5 Oktober 2010 pukul 16:16

  20. noyii

    Kyaaaaaaa si appa benerbener canggih udah tau itu si umma cowo tetep digrepe aja, tapi emang syang buat dilewatin sih hahahah *plak* apdet

    5 Oktober 2010 pukul 19:23

    • @ Noyii :hahahah iyaa dund! gag cm Appa ajah mungkin aku jg kalo dikasi kesempatan gt mah aku langsung nyosop ajah k Umma wkwkwk *digampar

      5 Oktober 2010 pukul 21:24

  21. Erna

    Aq blm bc prolognya>,<
    Wah bkln keren neh crita,nnti jaenya hamil kah..trus yun mau tanggung jwb ga nnti,coz mrk nglakuin 'itu' jg yun dlm keadaan mabuk n stgh sadar..huhu penasaran akut.
    Cpt dilanjut ya cintah..btw koc neh ff ga dipost difb ya?…

    6 Oktober 2010 pukul 21:26

    • @erna : ini Erna unnie yah???
      heheheh iyaa unn ntr rncna mau aku post jg d FB, nunggu PGMB tamat heheheh

      6 Oktober 2010 pukul 21:50

  22. Candy's world

    Lyl onnie !!!!!
    Knapa NC.nya cuma segito ??gag puas !!!!
    *manyun*
    ehhh appa kq maen nyosor aja ma umma ==’
    ku bru nyadar kalo nech couple kaia kucing yg bsa nc.an d mana aja …xixixixixi

    7 Oktober 2010 pukul 20:00

    • @ Candy: maaf saya bukan alat pemuas hahahaha. Agyan RatedNa kn aku bikin NC19, so psti amu uda tw kn rating NCnya???? XDDD

      8 Oktober 2010 pukul 20:16

  23. Vichy elf

    . Hah parah mi my yeobo yunho,maen sikat aj.bgus ching saia tnggu part 2 nya ea.keke.

    7 Oktober 2010 pukul 20:01

  24. maya_babyyunjae

    Gentayangan subuh2 nemuuu blog ini… Annyoonggg.. Ff nya seruuuuu ituuu si yun2 maen tancap aja… Kenal juga gak.. Dasarrr yun2… Setiap perbuatan pasti ada tanggung jawabnya??? Hmmm pasti jj nya hamillll yeiyyyy,,, #sotoyyy

    Lanjutttt lyl… #di gaplokkkk

    8 Oktober 2010 pukul 04:06

    • @maya : huwaaaaa ada hantuuuuu d blog!! *digampar* wkwkwk
      mau tau jawabanNa??silahkan tggu ajah hahahah XDD
      bdw ini Maya yg d FB bkn?

      8 Oktober 2010 pukul 20:20

  25. nicky_reddevil

    aaakh lanjut dunk penasaran bgt nih ma cerita nya!! lanjut!! eh itu yang di prolog KJJ kim jaejoong ya?? pria tampan nya yunho ya?? mww baca lanjutan nya!!^^

    8 Oktober 2010 pukul 17:51

    • @nicky : Heheheheh KJJ ma pria tampan?? ada deeeeehh!!! liyad ajah ntr LOL *digampar bolak-balik* ^^v

      8 Oktober 2010 pukul 20:18

  26. nicky

    kyaaaaa,,,,,,
    jaema ma yunpa hot bnget,,,
    oadahal bru kenal,,,,,,
    aq smpe panas bcanya,,,
    *dijitak yunjae*
    mianhe,,,
    kapan chap slanjutnya,,,,????

    8 Oktober 2010 pukul 23:24

  27. @Nicky :byum tw kpn mau d post, maybe 2 ari agy ching. . . hihihi

    10 Oktober 2010 pukul 15:21

  28. cella

    whaha…
    dapet alamat ni wp dri fb…
    keren ni…
    ada nc, tapi pilhan kta2’y tetep bagus…
    lanjut ya author…!!

    12 Oktober 2010 pukul 14:34

  29. maya_babyyunjae

    Hehehhhe iya lyl… Aye yg di fb… ​Hªªhą=D Hªªhą:D… Ayooo ayooo nih ff di lanjuttt #penasaran *plakplak

    13 Oktober 2010 pukul 19:13

  30. bonsay

    kyyaaaaa……….
    HOT BGT Nich cerita…..
    yunjae dah ngelakuin itu dr awal ketemu…
    ckckckckckckc…
    pantas aja yunho oppa ketipu
    jae mah namja cantik melebihi cantikx cewe…
    buat author….. saluuuuttt…. ceritax keren abizzzzzz…..
    bisa minta FB’a author g nich???????

    15 Oktober 2010 pukul 12:17

  31. @Maya :hahahhaah eh nie jg mau aku post d FB saii. Amu minta d tag jg gag??

    @Bonsai : bole ajah dund ching. Ini FB aku emailnya yunnie_boojae@yahoo.com atau Lyl-Yunjaeholic DongbangKeepfaith ^^

    15 Oktober 2010 pukul 14:48

  32. bonsay

    gomawo chingu……
    oia chingu td aq periksa ternyata aq dah pernah add tp blom diconfirm……
    ntar tolong diconfirm ya chingu…
    nama saya di FB “Bonsay 슈퍼 주니어”

    15 Oktober 2010 pukul 17:15

  33. maya_babyyunjae

    Mwwwwwww lyl… Klo di post di fb jgn lupa tag aye ya.. Tw kan fb aye yg mana… Yg ada babyyunjaenya pokoknya… #nama w pan pasaran hwhhwhw… Nih chap 2 nya kapan di post lyl… Aye tak sabar menungguuu… #plak di gampar lyl karena bawel…

    15 Oktober 2010 pukul 21:45

  34. @bonsay : uda aku confirmasi saii heheh makasi yah ^^

    @Maya : heheh yaa tau lah neng! okeh ntr aku tagin jg yg di FB ^^

    18 Oktober 2010 pukul 20:10

  35. Annyeong^^,
    aku reader baru disini.. .
    Wuuaaa…yunho ganas bener yak??jae yg tadinya noLak eh maLah k’enakan jg..hahaha,
    Lanjut next chap~

    23 Oktober 2010 pukul 22:01

  36. Queen_Bee

    Yuuunnnnnnn,,, 0h mi g0d,, maen serang ajahhhh,,, khan beL0n knaLan,,ckckckck,,, memang sich Jae cuantiiiiikkkk bgtz jd wajar Yun jd mupeng,, Lanjooot chinguuu

    5 Desember 2010 pukul 09:43

  37. chitaemtaem

    Ha euh ha euh napsu bgt dah si yunho aaaaaa ><
    yunjae emg pasangan paling hot dah~
    eh ini chap 2 udh ada blm? D: *reader baru tukang loncat page*
    aku berkelana yaa~ xD

    7 Desember 2010 pukul 22:08

  38. choidylan

    kasihan jae.a……
    yunho nafsu banget sih.

    cerita.a bagus.
    kapan chap 2.a udah lama nih kq blm kluar”. d tunggu ya chap 2.a…..

    21 Desember 2010 pukul 13:27

  39. kha

    gimana tuh nasib jae klo dia hamil?
    apakah yun bakal inget klo udah ngelakuin ‘itu’ ma jae??

    2 Januari 2011 pukul 00:53

  40. LANJUT……………KALO GK LANJUT PCR GW GK HIDUP(apa hubungan x)

    8 Januari 2011 pukul 20:34

  41. eeeeeeeeehhhhhhhhhhhh………ini ff udah ad belom chapter 2 …….gw penasaran bgt nie ?????

    9 Januari 2011 pukul 14:00

  42. Luph yunjae Yongwonhi

    Dasar yunpa udh tau org yg dbwh ny ntu co,tp ttp aj dlnjutin,mn org ny g dkenal lg,,poor jaejoong udh dtidurin sm org asing,mlh hrs nganterin pulang lg..ntr jae ny mpreg kn?trs moonbin anakny yunjae?tp knp ff ny g dlnjutin y pdhl seru,author lanjutin duong….

    11 Maret 2011 pukul 12:20

  43. Qionnu

    Wah, jd jae tekdung gra2 ‘kclkaan’ d.club??
    Yun tw ngga ja tekdung?

    24 Maret 2011 pukul 17:21

  44. himePetal..

    wow,, suka ma cerita.na nie^^~
    yunho cepat kau sadar dan pdkt dengan JJ..
    ntar yang suka duluan sapa y??
    JJ pha yunho???
    gya penasaran… o.k lanjut k chapter selanjut.na^^~

    11 Mei 2011 pukul 23:09

  45. shin

    authorrrr jgn ngambek… ntar aq bisa mati penasaran…… ma chap 2 nya

    11 Juni 2011 pukul 20:48

    • @shin : heheh gag ngambek kug. . .
      Mian bwt semuanya, lappy aku lagi d servis jd data2nya ilang en ff2ku yg uda aku bwt jg ilang.
      Sabar yaaa… lg proses bikin lagi >__<

      13 Juni 2011 pukul 19:53

  46. penasaran ma chap 2… author smangat ya….. ^^

    14 Juni 2011 pukul 03:16

  47. YunPpa JaeMma

    jd bener neh si moobin hasil kecelakaan tu???
    wah eomma, haruz’a wkt eomma hamil, langsung blg k appa dunk…
    teuz ntar ngebesarin moonbin bareng2 deh, ngebentuk kel kcl deh #mulengayal
    oia thor, ni lanjutan’a mana??

    15 Juni 2011 pukul 00:29

  48. nana

    hooot banget author. chapter selanjutnay yah

    17 September 2011 pukul 17:52

  49. han aram

    ya tuhan..
    ternyata anaknha yunho beneran..
    kok yunho hobi nha merkosa jeje terus?
    sekali” gantian donk =P

    22 September 2011 pukul 10:24

  50. firegirl97

    Hahaha…😀
    Yunho nafsu banget…
    Jd kepingin tw gmn kelanjutanx…🙂

    17 Maret 2012 pukul 12:47

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s