fanfiction for our soul

YOU ARE MINE {YUNJAE COUPLE STORY} CHAPTER 5/5 END


title : you are mine
author: jung rye sun aka devi hartady
length : 3/?
rate : PG13 < i dunno! maybe…>NC 17
genre: AU, romance,nc17…
WARNING!!! MPREG!!!
don’t read this! if u don’t like yaoi!

*********************************************************************

*jaejoong POV*

pagi hari yang cerah di rumahku sangat ramai.
ya, hari ini adalah hari paling penting dan sangat bersejarah dalam hidupku. hari yang akan merubah kehidupanku selamanya. hari dimana aku akan menjadi milik seseorang yang sangat kucintai di dunia ini.
hari ini aku dan kekasihku jung yunho akan melangsungkan pernikahan kami.
dan yang paling membahagiakan lagi saat pernikahan kami berlangsung di dalam kandunganku tumbuh janin hasil cinta kita berdua. lengkaplah kebahagiaan ku. aku akan menjadi seorang istri sekaligus seorang ibu.

“jae, honey! apa kau sudah siap?? sebentar lagi upacara pernikahanmu akan segera dimulai!”
umma sudah memanggilku untuk keluar kamar sejak tadi. aku sangat gugup.
karena di pernikahan ini aku adalah wanitanya maka aku mau tak mau harus memakai gaun.
aku tak pernah memakai pakaian wanita sebelumnya. jadi aku kesulitan beradaptasi memakainya.
“joongie…”
“ne, umma…”
akhirnya umma memutuskan masuk ke kamarku.
“honey, kau dimana?”
“aku di ruang ganti pakaian umma!”
umma datang menghampiriku.
“joongie….”
dia menatapku dengan tatapan puas dan senang.
“honey, you’re so beautifull!!! oh, my god!!! kau sangat cantik joongie!!!”
dia langsung mencium keningku.
“gomawo, umma…”
“honey, aku tak salah memilihkanmu gaun pengantin ini! gaunnya sangat pas di tubuhmu! yunho pasti akan terkagum-kagum melihatmu sayang!!”
aku memberikan senyum kecil padanya.

<foto gaun http://www.prayasa.com/images/foto/gaun-pengantin/gaun01.JPG>

“honey, kenapa wajahmu terlihat tak senang??”
“aniya…. aku hanya gugup umma! a-aku… takut!”
“kenapa harus takut? kau harus relax! ok!”
umma berusaha menenangkanku. aku sangat bahagia memiliki umma yang sangat mencintaiku.
“tokk…tokk….”
“masuk…. ” ujarku.
ternyata appa ku yang masuk ke kamar.
“joongie….”
wajah appa langsung kaget saat melihatku.
“joongie… kau sangat cantik!!!”
aku langsung menundukkan wajahku yangs sudah semerah tomat.
“benarkan, anak umma dan appa memang cantik!”
“ah, umma!” sembari memajukan bibirku.
“nah, sudah siap kan! ayo kita berangkat my little princesse!!!’
ujar appa semangat.
“appa, aku kan bukan cewek!”
ujarku tak suka.
“ok! ok! ayo berangkat my little prince!!”
aku dan umma tertawa bersamaan.

“sayang sebentar lagi kau akan berjalan ke altar itu!”
ujarnya sembari menunjuk altar megah tersebut.
“ayo, nak…”
appa memberikan tangannya untukku.
kugenggam tangannya erat.

*yunho POV*

aku sekarang berdiri di depan altar megah ini. sebentar lagi jaejoong akan datang mendampingiku.
seandainya di hari istimewa ini ada umma disampingku. pasti kebahagiaanku akan sangat lengka.
aku kangen umma….
saatnya tiba aku melihat sesosok malaikat yang sangat cantik memasuki pelataran altar.
dia didampingi sosok pria paruh baya.
benrakah dia joongie ku??? dia terlali cantik! sangat cantik….
dia tersenyum padaku dengan senyum paling manis sedunia yang pernah kulihat.
pria paruh baya itu melepasnya untuk maju ke altar mendampingiku.
“yun…”
aku masih diam tak berkutik di tempatku.
benarkah ini jaejoong ku??
“tuan jung yunho….”
suara pendeta mengagetkan lamunanku.
“baiklah….”
pendeta mulai membacakan doa-doa sekaligus pembukaan acara. namun mataku tak dapat berpaling dari jaejoong. aku selalu ingin menatapnya.
“saudara jung yunho bersediakah kau menemani saudari kim jaejoong disaat sehat, senang, sedih, maupun sakit??”
“ya, bersedia!” jawabku mantap.
“dan anda saudari kim jaejoong bersediakah kau menemani saudara jung yunho disaat sehat, senag, sedih maupun sakit?”
“ya, saya bersedia…”
dia mengucapkannya dengan linangan air mata di pipi putihnya.
“sekarang kalian berdua resmi menjadi tuan dan nyonya jung!”
tepuk tangan membahana di seluruh ruangan.
kubalikkan tubuh jaejoong menghadapku. mata kami saling bertatapan senyum manis pun tak hentinya menghiasi wajah cantik tersebut. perlahan bibir kami bertautan, bibirnya terasa sangat manis, indah, dan sangat memabukkan sehingga sulit untukku melepasnya.
hentakan kecilnya membuatku menghentikan ciumanku.
dia tertawa kecil memandangku.
dan dia berbisik kecil di telingaku.
“you are mine jung yunho….”

dan tanpa ada yang menyadari sesosok mahkluk yang tersakiti oleh mereka yang berbahagia menanti kehancuran mereka. dia yang tak dapat menghentikan tangisannya karena rasa sakit yang begitu dalam. mahluk yang hatinya dipenuhi oleh dendam.

~2 month laters~
<usia kandungannya 5 bulan>

kandungan jaejoong sudah mulai membesar dia jadi sering minta macam-macam.
dari yang masih dpt dipenuhi hingga yang sulit ditemukan. dia pernah meminta fettucini di tengah malam.
ku ulangi TENGAH MALAM!!! tak ada restoran yang masih buka jam segitu! apalagi restoran italia sangat-sangat sulit ditemukan di seoul.
“yunho! aku mau fettucini!!! sekarang!!!”
dia terus merajuk.
“t-tapi baby! ini sudah sangat malam restorannya sudah tutup! kau aneh-aneh saja!”
aku mulai emosi.
“hiks…hiks…. yunnie jahat!!! yunnie gk sayang aku! baby appamu jahat masak dia gak mau belikan makanan untuk kita!”
ucapnya sembari mengelus perutnya yang sudah membuncit.
“aissh…. bukannya gitu baby! ini sudah sangat larut! besok saja yah? ok! aku janji akan membelikannya besok!”
“aniya! harus sekarang!!! aku tak perduli aku mau makan fettucini malam ini!!!”
“kau kan tahu aku tak bisa masak jaejoong!!!’
aku mulai geram.
“aku tak mau tahu! kalau kau tak mendapatkannya aku akan telepon ummaku!”
DEG,
gawat!!! aku bisa kena omelan umma lagi. umma jae sering datang ke rumah kami dan dia sering sekali mengomeliku. mungkin karena jaejoong terlalu dimanja jadi apa yang dia mau harus dibelikan.
“yaya… aku akan belikan!!” jawabku malas-malasan.
“makasih yunnie….”
dia memberikanku senyum manis plus ciuman kecil dibibirku.

akhirnya aku menelepon yoochun untuk membantuku mencari fettucini tengah malam. kami mencari restoran-restoran malam-malam aku sudah sangat putus asa karena tak kunjung menemukannya.
dan akhirnya kami memutuskan bereksperimen sendiri dan akibat eksperimen kami yang dibantu juga dengan junsu hampir saja membakar dapur. aku memberikan fettucini yang aku sendiri tak tahu rasanya enak atai tidak. aku bahkan tak berani mencobanya.
saat jae mulai memasukkan suapan pertama.
“bagaimana???” tanyaku khawatir.
“delicious!!! hehehe….”
“beneran??”
ujarku tak percaya.
aku mencoba menyipinya.
rasanya sedikit terlalu manis tapi keseluruhannya sangat enak!!! wow, eksperimen kami berhasil! aku harus berterima kasih pada yoochun dan junsu yang membantuku.
“gomawo hubby! baby ternyata appamu sangat sayang kita!”
dia mencubit pipiku pelan.

~1 month laters~

hari ini aku dan jaejoong pergi untuk check kandungan.usia kandungan jae sekarang genap 6 bulan.
jaejoong dibaringkan ditempat tidur dan dokter mulai mengoleskan gel di perut jae.
alat tersebut bergerak kesana kemari dan mulailah di monitor muncul sosok kecil yang selalu kunantikan kehadiran kudengarkan detak jantungnya.
“tuan jung, coba dengarkan ada 2 detak jantung disana!”
“benarkah??” jaejoong terlihat kaget sekaligus bahagia.
tapi, aku masih saja tak mengerti apa yang mereka bicarakan.
“apa maksud dokter?? anak saya monster??” jawabku polos.
“tidak yunnie! itu artinya kita akan punya anak kembar!”
heh…
‘benarkah itu dok??”
“ya, tuan jung yunho selamat istri anda akan mengandung anak kembar!”
wow! ini gila! aku bukan hanya memiliki satu anak tapi langsung dua!!!
anakku kembar!!!
aku langsung jingkrak-jingkrak di ruangan seperti orang gila. tak henti-hentinya aku tersenyum bahkan
di jalanan sekalipun. biarlah orang menyangka aku gila, aku sangat bahagia.

~3 month laters~

kandungan jaejoong sudah memasuki bulan awal ke 9, menurut dokter bayinya akan dilahirkan sekitar 2 minggu lagi.perutnya benar-benar sudah sangat membesar dia jadi kesulitan berjalan.
pagi ini aku akan berangkat kerja seperti biasa. tapi entah kenapa aku merasa berat meninggalkannya.
sangat berat…. perasaanku entah kenapa tak enak. mungkin hanya perasaanku saja.
“yun, ayo cepat berangkat! nanti kau telat!”
“aku malas kerja hari ini!”
“yunnie jangan malas-malasan sana berangkat!”
ujarnya mengusirku.
“jae, kenapa perasaanku gak enak ya??”
“hmmm… itu kan hanya perasaanmu saja! sudahlah sana berangkat!”
“yayaya…. aku berangkat wifey!!”
“bye, hubby!!!”
entah kenapa hatiku berat melepasnya sendiri dirumah. semoga saja tak akan ada yang terjadi.

*jaejoong POV*

hmmm…. pagi hari dirumah sendiri lagi deh!
tapi kalau anak-ank ini sudah lahir pasti aku gak akan sendiri lagi.
“baby cepat lahir yah! biar kamu bisa temenin umma!”
ucapku sembari mengelus perutku yang sudah sangat membesar.
aku tak menyangka aku akan membawa 2 mahluk sekaligus.
aneh rasanya tapi aku bahagia.
“ting…tong…”
siapa itu? paling yunho, mungkin ada yang ketinggalan.
aku berdirir perlahan dari sofa dan membukakan pintu.
dan, tiba-tiba….
“kau….”
PLAKK….
kurasakan sakit di pipi kananku. apa-apaan dia.
itu bukan yunho tapi wanita itu, wanita yang menyukai yunho. rambutnya yang tadinya terurai panjang sekarang dipotong pendek. entah kenapa dia terlihat sangat hancur. go ahra…
untuk apa dia kesini??
“mau apa kau?”
ujarku ketus.
“mana yunho oppa?!”
“untuk apa kau mencarinya?!”
“kau tak perlu tahu! mana dia??!! aku butuh dia!!”
“dia sudah berangkat kerja!!”
“bohong!!! kau pasti bohong dia pasti ada di dalam kan?!!”
dia terus mendesakku.
“kubilang dia sudah berangkat kerja!!!”
aku mulai emosi.
“ini semua gara-gara kau!!! kau pria brengsek!!! kau hancurkan hidupku kau hancurkan segalanya!!!
taukah kau betapa sakitnya aku saat kalian dengan bahagianya berdiri di depan altar!!! kalian benar-benar menyakitiku! kalian membuatku hancur tak berbekas!!!”
dia menatapku penuh amarah dan emosi.
“kembalikan yunho ku!!! kembalikan dia!!! seharusnya aku yang sekarang hidup bersamanya! bukan kau pria aneh!!! sekarang dimana dia!!! aku butuh dia!!!”
“apa-apaan kau!!! memakiku seperti ini! kau kira kau siapa!!!”
“diam aku tak butuh makianmu pria aneh!!! mana yunhoku!!!”
dia langsung menyentakku dan mendorongku ke lantai. tubuhku yang tak sanggup menahan langusng terjatuh ke lantai. kurasakan sakit yang amat sangat di perutku. sakit yang sangat menyiksa.
“AARRGGHHH…….”
kurasakan sesuatu yang hangat mengalir dikakiku. darah mengalir dengan derasnya di kakiku.
rasanya seperti mau mati. pandanganku mulai kabur, kudengar suara junsu datang, kudengar junsu dengan wanita itu saling berteriak. suara itu semakin samar. hanya satu yang kupikirkan selamatkan anakku tuhan…. selamatkan mereka berdua….
dan semuanya gelap…..

*yunho POV*

aku kalap saat mendengar jaejoong mengalami pendarahan. benarkan feelingku tak enak.
menurut junsu saat itu dia sedang bertengkar dengan go ahra. untuk apa wanita itu datang lagi.
dia menyakiti jaejoongku dan bayi kami.
dokter sedang melakukan penyelamatan pada jaejoong dan bayinya. dia mengalami pendarahan hebat, hingga dia tak sadarkan diri. dia koma…
“tuan jung…”
suara dokter membuyarkan lamunanku.
“ya, saya….”
“istri anda sekarang sedang mengalami masa kritis! mungkin ini sangat berat! tapi kemampuan hidup untuk ibunya hanya 20%. kondisinya sudah terlalu lemah. terlebih lagi dia pria. hampir semua obat-obatan yang kami berikan ditolak tubuhnya. dengan arti kata mungkin kami hanya bisa menyelamatkan bayinya….”
DEG,
bagai petir yang menyambarku di tengah hari bolong.
dia bilang hanya bisa menyelamatkan bayinya.
“apa-apaan kau bilang?!! kau dokter kau harusnya menyelamatkan anak dan ibunya!! bukan hanya anaknya!!!” aku begitu marah dan emosi.
aku tak siap kehilangan jaejoong. aku tak akan siap jadi single parents.
kugenggam tangan dokter itu.
“kumohon….tolong…..selamatkan istriku! aku rela memberikan apapun padamu asal kau selamatkan dia! aku butuh dia!”
ucapku lemas.
dokter itu memandang iba padaku.
“kami akan berusaha sekuat tenaga tuang jung!”
“terima kasih dok…terima kasih…”
“baiklah… kami sekarang akan melakukan operasi untuk mengeluarkan bayinya!! kami akan berusaha semampu kami tuan jung! kami akan mengerahkan tim dokter terbaik!!”
ujarnya sembari tersenyum.
“gomawo dok!!”
hatiku sedikit tenang mendengarnya, dokter itu kembali masuk ke ruangan operasi.

sudah 7 jam jaejoong di operasi di ruangan itu. aku tak bisa tenang aku terus gelisah.
aku takut pikiranku sangat kalut.
“hyung, kau harus makan! nanti kau sakit!”
junsu terus memaksaku untuk makan dari tadi.
“aku tak nafsu makan junsu!!”
“t-tapi hyung! kalau kau tak makan kau bisa sakit! kalau kau sakit jae hyung pasti sangat sedih! ayolah hyung!”
“tidak junsu….”
tolakku kembali.
“sudahlah su, jangan paksa dia!” yoochun menenangkan junsu.
“yasudah….” ujarnya pasrah.
“su, bagaimana ahra??” tanyaku.
“wanita itu sudah berada di kantor polisi! dia bisa dijerat pasal percobaan pembunuhan! tenang saja hyung dia tek akan menyakiti jae hyung lagi! aku sudah mengurusnya!”
“gomawo su….”
sejujurnya itu tak cukup untukku. dia sudah membuatku hampir kehilangan jaejoong.

tiba-tiba….
terdengar suara bayi dari dalam ruangan bayi pertama….
2 menit kemudian terdengar suara bayi lagi bayi kedua kami….
dokter keluar dengan senyum merekah.
“selamat tuan jung yunho… bayi anda kembar lperempuan dan laki-laki! yang perempuan lahir 2 menit lebih awal! namun kondisi ibunya masih kritis! kita hanya bisa menunggu perkembangan selanjutnya!”
mendengarnya aku hanya bisa tertunduk lemah.

dokter membawa kedua bayi kami ke ruangan bayi. mereka dimasukkan ke dalam inkubator.
aku melihat mereka dari dekat. mereka sangat cantik dan tampan.
anak perempuan kami berwajah sangat mirip dengan jaejoong dan yang laki-laki mewarisi wajahku.
“nak, selamat datang ke dunia…. ibumu pasti sangat senag melihat kalian jika dia sudah sadar!!”
tak terasa air mata mengalir di pipiku. aku ingin jaejoong juga dapat melihat betapa tampan dan cantiknya anak kami. kau harus bertahan jae… harus!! demi aku dan buah cinta kita….

sudah 3 hari jaejoong tak juga sadarkan diri. orang tua serta kakak-kakak jae saling bergantian menjenguk. aku setia menunggu di samping tempat tidurnya. meski dia koma wajahnya masih bercahaya. sepertinya dia hanya tidur saja. yang menandakan dia koma hanyalah selang-selang serta jarum yang menempeli tubuhnya disana-sini.

“yunho…. ada seseorang yang ingin bertemu denganmu!”
suara junsu mebuyarkan lamunanku.
“siapa?”
“kau lihat saja sendiri!” ujarnya sembari terseyum.
saat aku keluar dari ruangan kulihat sosok wanita paruh baya yang sangat kukenali.
dia duduk di kursi roda.
“umma….”
dia tersenyum padaku.
“umma kau datang!!! maafkan aku umma!! maaf….”
aku menangis tersedu-sedu di pelukannya.
“yunho… harusnya umma yang meminta maaf! umma yang salah! umma membuatmu menderita! umma memaksakan kehendak umma! maukah kamu memaafkan umma??”
air mata mengalir di pipinya. ku usap bulir air mata yang jatuh tersebut.
“pasti umma! pasti aku akan memaafkanmu!”
akhirnya setelah sekian lama, aku dapat merasakan kembali pelukan kehangatan ini.
paling tidak pelukan umma bisa sedikit mengangkat bebanku.
“yun, sekarang kau sudah menjadi ayah! bolehkah aku melihat cucu kecilku?”
“tentu!”
aku membawa umma ketempat perawatan bayi.
“ohh…. cantiknya!!! wajahnya mirip ibunya!” dia tersenyum padaku.
“ya…”
“kau akan menamakan bayi perempuan ini siapa??”
aku sebenarnya sudah menyiapkan nama bayi yang selalu kuingin berikan pada anak perempuanku.
“jiyool…jung jiyool!”
“nama yang cantik! sesuai dengan wajahnya yang cantik!”
dia bergantian menggendong bayi laki-laki nya.
“wajahnya sangat mirip denganmu yun! dia seperti kau saat bayi!”
“ne…” aku memberikan senyum kecil.
“kau akan menamai dia siapa??”
“kupikir moonbin! bagaimana menurutmu umma??”
“nama yang lucu! jung moonbin! ini halmonimu nak!”
umma terlihat sangat bahagia bersama bayi-bayi kami.
bahkan dia enggan untuk keluar dari ruangan bayi.

“bagaimana kondisi ibunya??”
“dia masih koma…”
“dia cantik yun! harus kuakui itu! dia tampan sekaligus cantik! kuharap dia dapat melihat bayinya!”
umma terus memandangi wajah jaejoong.
“apa kau masih membencinya umma??”
“haruskah aku membenci orang yang sudah mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan cucuku??”
dia tersenyum kecil padaku.
“gomawo umma! jaejoong pasti akan senang jika dia mendengar ini!”
aku senang akhirnya hubungan kami yang awalnya sangat ditentang sekarang sudah direstui. kau dengar jae, kau harus sadar….

* jaejoong POV*

aku berada di ruangan yang begitu putih dan kosong… tempat apa ini???
apakah aku sudah mati?? meninggalkan semuanya…. meninggalkan dunia yang begitu menyesakkan….
kulihat seberkas cahaya yang sangat menyilaukan menghampiriku.
entah, mengapa aku mengulurkan tanganku menggapai cahaya itu. dan sinar yang luar biasa menyilaukan menerpa wajahku…..

~5 year laters~

“jiyool, moonbin cepat tiup lilin kue ulang tahunnya and make a wish!”
“ne, umma!”
jawab mereka berbarengan.
mereka memjamkan mata mereka. mereka sangat lucu.
mereka meniup kue ulang tahunnya susah payah hingga aku harus membantunya.
“umma! mana appa??”
tanya jiyool
“entahlah….”
aku memberikan senyum misterius pada mereka.
tiba-tiba moonbin berteriak.
“ummaaa!!! appa jd monster!!! huhuhu….”
aku langsung memeluknya yang berlari padaku.
“yak, jung moonbin! aku bukan monster!!! aku barney!!!”
“euwww….”
goda jiyool.
“hahaha…. wajahmu menakutkan yunho! pantas moonbin takut! iakan jiyool?!” ujarku memprovokasi.
“hehehe…. iya! appa bukan kayak barney! tapi kayak monster godzilla!!!”
“kau ini….”
yunho, moonbin, dan jiyool langsung kejar-kejaran.
sekarang mereka sudah besar. 5 tahun sudah kami lewati bersama. aku tak pernah berfikir jika saat itu aku tak terselamatkan. mungkin aku tak akan berada disini bersama mereka.
dan akibat waktu itu aku harus kehilangan setengah memori otakku, karena aku koma terlalu lama.
namun semuanya terbayar dengan kondisi anak-anakku sekarang.
i love my little family…..

THE END

hey, all readers comment please!


25 responses

  1. Oww.. To twitt.. ^^
    happy ending toh… #nape? Loe ngarepy sad ending? *d tabok devi*😀

    4 September 2010 pukul 13:41

  2. jaEssy_jOong

    kerennnnnnnnn….
    happy ending..
    owh… rasain tuh ara biar busuk penjara! *emosi*
    hahahaha
    yunnie lucu maen kjer”an ma 2 anaknya..

    buat lagi chingu…

    4 September 2010 pukul 14:44

  3. happy end…

    Kasian jae wkt d dorong go ara…

    Knpa dirimu slalu menderita nak-nak…

    Tp gpp yg penting end happy…

    4 September 2010 pukul 22:55

  4. saii ff kmu blum ada d indeks tuuh masukin laah…

    Mian aku blum masukin ff kamu aku blm smpt ke wrnt ni ajj pke hp…

    4 September 2010 pukul 23:00

  5. mey_rin

    author…..kok yg chapter 4nya ilang?????
    saya bukanya lewat indeks,,,ga ada chapter 4nya……..

    8 November 2010 pukul 22:38

  6. eka u-know

    Kuq chap 4-nya kguk bisa dibuka ce???
    Ikh…kguk bisa bayangin dweh jae hamil 9 bulan…
    Hahahha…happy ending…dweh..
    Hehehhe…^_^

    15 November 2010 pukul 17:23

  7. bonsay

    chukkae buat yunjae dah punya anak kembar….
    Pasti bahagia bgt…
    Untung aja g ada yg terjd ma jae n aegya’a gra2 si ahrashit ntu…
    Rasa’a pengen ubek2 tuch muka…..
    Gggggrrrrrrr…. Saking geram’a…. Dasar cewe sarap…
    Mian..mian… Marah2 gaje nich hehehehe… Readers sarap …

    20 November 2010 pukul 07:34

  8. leeeunhye aka hae's wife

    dsar!!! Go ahra siiialaan…
    Hmpir adj jae umma mati..
    Huuuhhh…
    Untng happy ending…
    Unni bwd ff yg happy ending lgii ya…
    *bow*

    19 Desember 2010 pukul 13:37

  9. taekyumin

    yaaaah udah abis😦 masih mau lagi …
    ceritanya bagus!

    tapi thor kok chapter 4nya ga ada ya ?
    kemanain?
    yasudahlah … yang penting yunjae bahagia😀

    13 Januari 2011 pukul 23:25

  10. Kims

    Wah happy ending, kirain tidak happy ending
    kekekekkekek.
    Di tunggu cerita – cerita selanjutnya yach Author

    21 Februari 2011 pukul 10:24

  11. chukae.. chukae.. happy end.. aq zka bgt mreka bhagia..

    4 Maret 2011 pukul 17:18

  12. karin_suju

    kyaaaaaaaa,,,,cute bnget little familyny…

    Yunho,, Jaejoong,, Jiyool n Moonbin…

    Ummany Yunho jg udah kasih approve..

    keren,,keren,,keren,,

    22 Mei 2011 pukul 16:01

  13. H_n

    YEAY…..HAPPY ENDING………………..
    hahaha………
    mati kau go ah ra…………
    membusuklah kau di penjara……………..

    gara2 kau umma sampai menderita…..
    gara2 kau umma koma n hilang ingatan*untung cma setengah…coba kalo semuanya….ku hantui kau sampai mati…brani nyiksa umma…..*

    tapi ada untungnya juga…
    ummanya appa jadi bisa nerima umma…..

    cma penasaran ne aq sma part 4….
    ko ga bisa dibuka gt ya onn????

    9 Juni 2011 pukul 02:13

  14. niiz

    KEREEN THOOR YA OLLOH, SUMPAH KEREN BANGET >< EH YUNHO KONYOL YA BLG ANAKNYA MONSTER😀 WKWKWKWK

    21 Juli 2011 pukul 22:59

  15. lithalith

    happy ending, yeiy,,
    Go ahra memang harus diberi hukuman,, changmin cuma jadi cameo toh, kirain jdi adeknya Yunho, hwaiting,,,

    19 Agustus 2011 pukul 21:48

  16. wonie

    seneng deh kalau happy ending gini….

    13 September 2011 pukul 19:14

  17. han aram

    akhir nha happy ending..
    semoga bahagia sampe akhir hayat..
    sekali hamil langsung 2, cewek cowok lagi..

    22 September 2011 pukul 12:47

  18. Ow,,ow,,ow,,a sweet little family..
    Akhirny heppy end..
    Bahkan ummany yunho jg ngrestuin jdi psti bahagia bnget..
    Euuuh,,so sweet..

    2 Oktober 2011 pukul 06:42

  19. annyeong, i’m new reader here..^^

    akhirnya happy ending.. lega,.. ^^
    eh tp koq part 4.nya gada y ?

    27 Oktober 2011 pukul 12:03

  20. Lita.jung

    Kyaaaa, aq suka bgt crita.a😄

    29 November 2011 pukul 13:49

  21. firegirl97

    Bagus banget….
    Sampai2 terharu… :’)

    16 Maret 2012 pukul 16:10

  22. MissT

    Keren!! Bener-bener keren!
    terharu banget baca fanfict’nya :’D

    13 Juni 2012 pukul 15:11

  23. hyoochun

    Asyiik’a #joged”# happy ending
    Dapat 2 anak kembar lagi, umma’a yunpa ǰƍ ųϑªђ restuin mereka
    Rasain Lu ahra…jahat sih ama jaema

    Tapi kenapa chap 4’a Ъ>:/ bisa di buka ýª???

    Ayo bikin ff yunjae ýanƍ byk ya ýanƍ happy ending+mpreg+lucu #banyak amat minta’a# Q mau ngacir dl ýª…mau baca ff yunjae ýanƍ lain τρ msh di blog ni ^~^

    28 Juni 2012 pukul 15:22

  24. aku ga bs buka chapter 4 nya…TT_TT penasaran bgt nih…

    5 Juli 2012 pukul 23:02

  25. stevani

    Yeahhh.. Happy enddddd…

    Aku sukaaaa…

    Kereeeennn ff na🙂

    25 Agustus 2012 pukul 18:13

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s