fanfiction for our soul

Posts tagged “MyungSoo

MyungJong/One-Shoot/PG-13


ANyeong yeorobun #SUJUD ,Mianhe lama gak muncul yah #Mewek,Specialy buat Ahjuma yang udah berbaik hati jadiin gw Admin walo jarang muncul #grin,gw kira gw udah di pecat lowh dari admin,rupanya kaga,makasih pokonya buat ahjuma

N buat yang mau contac ane silahkan sms ke 085350049112,just sms yah :D

Main Pair : MyungJong Infinite Couple (Myungsoo (L) & Sungjong)

Gendre : Angst,Romance

 

************************************************************************************************************************

Namja Cantik itu tersenyum memperhatikan Namja tampan di depanya,mereka berdua sedang duduk berhadapan di sebuah cafe di salah satu jalan di Seoul

 

Namja tampan itu menyadari tatapan dari Namja cantik di depanya,”Waeyo?”,ucapnya sambil mengangkat kepalanya dari buku tebal di tanganya

 

“Aniyo,hanya memandangmu saja”,Jawab Namja Cantik bernama sungjong

 

Namja tampan bernama L itu menaikan alisnya,”Ada sesuatu di wajahku?”

 

“Ani,tak ada apa-apa di wajahmu”,Gelengnya

 

L tersenyum kecil,”Aneh”,Gumanya lalu kembali menekuni buku yang di bacanya

 

Sungjong terus tersenyum,perasaannya menghangat setiap melihat wajah tampan kekasihnya,mengalahkan dinginnya hawa hujan yang mengguyur kota Seoul

 

‘Drrt….Drrt….Drrt…’

 

Melihat Handphone nya bergetar,di ambilnya oleh L,lalu di lihatnya sms siapa yang masuk ke Handphonenya,Lalu Ia mengertukan dahinya bingung

 

“Nugu?”,Penasaran Sungjong

 

L dengan wajah tersenyum menatap ke arah Sungjong,”Ani,Hanya teman sekampus saja”,Jawabnya sambil jari-jarinya dengan lincah membalas Sms

 

Sungjong mengangguk,”Umm….,Arraso”,Gumanya sambil tersenyum kecil

 

‘You Know Hyung~…,I know who Your Friend,I know that and I just close my mouth’

 

———————————————————–

 

“Hyung Odie?”,Tanyanya sesaat sang kekasih mengangkat telponya

 

“Aku sedang di rumah,Mianhe aku tak bisa menemanimu jalan-jalan Ne?, kepalaku tiba-tiba sakit”,Jawang Kekasihnya

 

Sungjong mengulum senyum,”Sudah minum obat?,Apakah aku perlu ke sana?”,Ucapnya

 

“Gwenchana Baby,Aku hanya sakit kepala biasa saja,sebaiknya kau diam di rumah saja Ne?,Udara dingin,nanti kau Flu”,Jawabnya

 

Sungjong kembali tersenyum,”Nde Hyung,Arraso cepat sembuh Ne?,Saranghae~”,Ucapnya pelan

 

“Umm,Nado saranghae”,Balas L,lalu mematikan Handphonenya

 

Mata Sungjong berkaca-kaca

“Bila kau mengatakan kau sedang di rumah,lalu siapa orang yang sedang ku lihat di sana?,Bila kau sedang sakit siapa orang yang sedang berjalan di sana itu?,Bila kau memang mencintaiku,mengapa harus ada orang lain di sisimu?”,Gumanya dengan linangan air mata di pipinya,terasa hangat namun dingin dan sakit di saat bersamaan

 

Siapa yang tak sakit hati bila melihat kekasihmu berjalan sambil bergandengan tangan dengan seorang Yeoja cantik di sisinya

 

‘I know U lie,But I’am Still Love You,But I can’t hold my tears anymore,I just Can close my Eye’

 

———————————————————–

 

‘From : Sungjong

To : Nae L-Hyung

 

Hyung kau berada di mana?’

 

‘From : Sungjong

To : Nae L-Hyung

 

Kau sedang sibuk kah?’

 

‘From : Sungjong

To : Nae L-hyung

 

Hyung~……,Kau sedang di mana?,Mengapa tak membalas SMS ku?’

 

Sudah berpuluh-puluh SMS yang di kirim Sungjong untuk kekasihnya,namun tak ada satupun yang di balas oleh L,Di cobanya untuk menelpon namun hasilnya tetap sama

 

“Hyung,Odieseyo?”,Gumannya lirih,sambil memegang Kue tart bertuliskan ‘Happy B’day Nae L’ di atasnya,tanpa lilin,karena Ia takut lilinya akan meleleh sampai habis,Sudah dua jam Ia berdiri di depan apartemen Kekasihnya,mengapa tak naik lalu pencet bel saja?,Takutkah?,Mungkin ia takut bila mendapati sang kekasih tak membukakan pintu untuknya,Mungkin karena tak ada di rumah atau terlalu sibuk dengan urusanya sendiri

 

“Hyung,Jebal~…,Ku mohon kau angkat”,Gumanya dengan Handphone berada di teliganya,Namun nihil kembali tak ada jawaban

 

Di bulatkannya tekatnya,lalu di langkahkan kaki ringkihnya menaiki lift menuju lantai apartemen kekasihnya,Saat Lift terbuka di langkahkan kakinya menuju Apartemen sang kekasih

 

Ia ragu apakah ia harus mengetuk,menekan bel,atau langsung masuk?,Dan ia lebih memilih langsung memasuki Aprtemen itu,dan Itu adalah keputusan yang salah

 

“Hyung~”,Gumanya pelan menatap nanar sepatu Yeoja bertengger manis di samping sepatu kekasih

 

Ia masuk,menatap nanar pakaian Yeoja dan Namja yang berserakan di lantai,di langkahkannya kakiknya pelan menuju ke kamar kekasihnya,tiga langkah sebelum kamar itu,Ia melihat pemandangan yang sejujurnya sudah di duganya karena Pintu kamar yang setengah terbuka,lalu Ia tersenyum masam,Ia ambil langkah Mundur secara perlahan,di pasangnya kembali kedua sepatunya,di tutupnya kembali pintu Apartemen sang kekasih

 

“Saengil chukka hamnida,Saengil Chukka hamnida,saengil chukkae Nae L-Hyung,Saengil chukka hamnida”,Nyanyinya pelan dengan sungai yang menghiasi kedua matanya,di letakannya Kue ulang tahun di tanganya di depan pintu Apartemen L kekasihnya

 

“Semoga di antara kalian tak ada yang menginjaknya”,Doanya kembali tersenyum lalu pergi dari tempat itu

 

‘I can’t Close my eye anymore,but I just can walking away’

 

———————————————————–

 

“Yoboseyo,Baby?”

 

“Nde Hyung,wae?”,balas Sungjong sambil duduk bersandar di tempat tidurnya

 

“Minahe ne,kemari aku berjiarah ke makam orang tuaku,dan Handphone ku rupanya mati,jadi aku tak tahu kau menelpon dan meng’sms ku”,Ucapnya

 

Sungjong tersenyum lemah,’Kebohongan baru lagi’,Katanya dalam hati,”Gwenchana Hyung”

 

“Dan terimakasih atas Kue nya yah,maaf aku baru melihatnya saat pulang ke Apartemenku tadi siang”,Ucap L

 

“Gwenchana Hyung,Gwenchana,Aku mengerti”,Lirih Sungjong sambil memejamkan matanya

 

“Kau di mana Baby?”

 

Sungjong tampak berpikir sebentar,”Aku ke rumah orang tuaku Hyung,Nunna ku sebentar lagi mau menikah jadi aku dalam beberapa hari ini mungkin tak akan berada di Seoul”,Jawabnya

 

“Jinjjayo?,Kapan Nunna mu menikah?”,Ragu L

 

“Mungkin tanggal 3, Uhuk Atau 4 entahlah masih belum mereka tentukan”,Jawabnya sambil terbatuk kecil

 

“Kau sakit Baby?”

 

“Ani Hyung,Cuman sedikit batuk”

 

Hening melandan,”Hmm….,Arraso jaga kesehatan mu ne?,Saranghae”

 

Sungjong tersenyum kecil,”Nde Hyung,Nado saranghae”,Ucapnya

 

Kembali kedua sungai itu menghiasi wajahnya,Dia sudah cukup merasa sakit,apakah sakit itu harus di tambah lagi dengan kebohongan-kebohongan kekasihnya?

 

‘What must I do?,I can’t walk away,I can’t close my eye,I can’t close my Mouth Anyomore,Please tell me what must I do Hyung’

 

———————————————————–

 

“Nugu?”,Ucap Sungjong pelan dengan senyum menghiasi wajahnya

 

“Nugu?,apa maksudmu?”,Balas L

 

Mereka saling berhadapan,menatap ke dalam mata masing-masing di bawah guyuran Hujan salju

 

“Yeoja-chingumu kah?”

 

L mengerutkan dahinya,”Yeoja-Chingu siapa?”

 

Sungjong kembali tersenyum,”Hyung Kau kira aku tak tahu siapa yang selalu meng’sms mu?,Kau kira aku tak tahu siapa yang bergandengan tangan dengan mu,Dan apa kau kira aku tak tahu dengan siapa kau menghabiskan hari ulang tahunmu?,Hyung aku lelah”,Seru Sungjong sambil menangis

 

L terdiam,”Mianhe Sungjongie”,Ucapnya pelan

 

Sungjong tertawa pelan,”Aku lelah Hyung,selama dua tahun aku berjuang supaya kau menyukaiku,Selama tiga bulan aku merasakan kebahagian itu,dan selama lima bulan aku merasakan sakit kau Hianati”,diambilnya helaan napas panjang,”Lalu kau hanya berkata Mianhe?”

 

L memejamkan matanya,”Kau tahu sungjongie,Aku ini normal,Aku menyukai Yeoja,dan asal kau tahu alasan ku menerimamu hanyalah khasian”,Serunya sambil menujuk-nunjuk Sungjong,”Yeoja itu adalah kekasihku yang memutuskanku,Aku masih menyukainya”

 

Sungjong terpaku,Jadi inilah jawaban dua tahun perjuangannya,dan lima bulan rasa sakit hatinya?,Ia tertawa keras,”Mianhe Hyung,Aku terlalu bodoh untuk menyadari kalau kau tak pernah mencintaiku,Aku terlalu bodoh kalau kau hanya meng’khasianiku,,Mianhe Hyung”,Katanya sambil tertunduk di tanah bersalju

 

L terdiam,ia merasa lega mengeluarkan semua isi hatinya,namun ia merasa sakit di saat bersamaan melihat namja di hadapanya tersakiti olehnya

 

“Minhe Hyung,aku menyita waktumu,Hyung pergilah lebih dahulu,aku bisa pulang sendiri”,Lirih Sungjong tanpa bisa mengangkat kepalanya

 

“Mianhe atas perlakuanku selama ini,Dan Gumawo atas perhatianmu selama ini”,Ucapnya lalu berbalik pergi

 

Sungjong terpaku,matanya nanar menatap punggung Namja yang di cintainya berjalan menjauhinya,Ia sungguh mencintai Namja itu,sangat-sangat mencintainya,Ia kira ia yang di sakiti,namun bukankah Yeoja itu yang lebih tersakiti bila tahu Namja-chingunya menjalin hubungan dengan sesama Namja?

 

Ia tak merasakan dinginya salju yang membelai tubuhnya,Bibirnya membiru,namun ia tak mempunyai tenaga untuk mengerakan kedua kakinya,Ia sudah terlalu lelah

 

‘What I must I do is Just Leave You Hyung~,Thank’s For always beside me,and Honestly I really love you,Trully from bottom of my Heart’

 

———————————————————–

 

L berjalan pelan,kakinya terasa berat meninggalkan namja yang menghiasi hari-harinya selama beberapa bulan ini

Alasan kenapa ia menerima Namja cantik itu adalah karena Yeoja yang di sukainya tiba-tiba meminta putus darinya,Lalu Namja cantik itu datang dengan ketulusan hatinya,Mencintainya sepenuh hati

Awalnya Ia ingin mulai belajar mencintai Namja cantik itu,Namun tiba-tiba Yeoja itu kembali masuk ke kehidupanya,Ia bimbang namun ia masih mencintai Yeoja itu

ia menjalani kehidupan asmara yang membingungkan,Antara kesetiaan dan kesabaran Sungjong dan Juga Kesabaran dan kecintaannya terhadap Yeoja itu

 

L menghentikan langkahnya,Ia kembali berpikir

Di saat kedua orang tuanya meninggal siapa yang berada di sisinya?,di saat ia sakit dan membutuhkan tempat bersandar siapa yang ada di sisinya?,Dan siapa yang tulus mencintainya?

 

L terpaku,di kepalanya muncul memori-memori yang di lalui nya bersama Namja kecilnya,dan sadar atau tidak Ia selalu tertawa bila berada di samping Namja cantik itu,tersenyum dan saling bercerita

 

Dia teringat akan berbagai memori yang tak pernah di lakukannya dengan Yeoja-chingunya,Sungjong mau menerima segala kekuranganya,Mau mengerti dirinya,Hobbynya,kehidupanya

 

Namun Yeoja-chingunya hanya mencintai kesempurnaannya dan Hartanya

 

Rasa cintanya dulu kepada yeoja itu membutakan matanya,Ia sadar rasa cinta itu mulai memudar,digantikan oleh Nafsu semata

 

Tapi bila bersama Sungjong,Ia tersenyum tulus,tertawa lepas,Ia bisa dengan bebas menunjukan sifat ke’kanak-kanakannya,Ia bisa menjadi dirinya sendiri

 

Dan L menyadari hatinya sudah beralih ke Namja cantik itu,ia sempat goyah lima bulan yang lalu dan ia menyesalinya,Dan ia tak ingin menyesali hal itu lagi

 

L berbalik lalu ia berlari sekenjangnya menuju ke arah tubuh ringkih sungjong yang masih duduk bersimpuh,Di peluknya tubuh itu

 

“Mianhe Sungjongie,Mianhe,Aku mencintaimu,Aku sungguh-sungguh mencintaimu”,Ucapnya sambil terisak menangisi kebodohannya

 

Sungjong terpaku,’Benarkah kau memelukku kembali Hyung?’,Gumannya pelan

 

“Mianhe,Mungkin kau tak akan mau memaafkanku,namun aku bersungguh-sungguh mencintaimu”,Ucapnya sambil menciumi telinga dan rambut sungjong

 

Sungjong tersenyum,”Nde Hyung,Tapi aku tak ingin di sakiti lagi,Aku sudah lelah hyung”,Ucapnya sambil mendorong L pelan

 

L terdiam lalu di ambilnya Handphone di sakunya

 

“Yoboseyo?,Waeyo Honey?”,Suara genit seorang Yeoja menyapa gendang telinga Sungjong

 

“Hanul-ah,Mianhe sebaiknya kita akhiri hubungan ini”,Kata L membuat sungjong membulatkan matanya

 

“WAE?,Kau tak bisa begitu saja memutuskan hubungan kita oppa”,Tak terima Yeoja itu

 

“Mianhe,Aku sudah mencintai seorang Namja Cantik yang berada di hadapanku ini,Aku sudah melupakan rasaku padamu”,Jawabnya

 

“Namja?,Oppa kau pacaran dengan Namja?,Itu menjijikan”,Ucap orang di seberang telpon

 

L tersenyum lembut,”Gwenchana,Terserah kau menganggap ku apa.Aku sudah terlanjur mencintai Namja cantiku”,Ucapnya sambil membelai pipi Sungjong lembut,”Mianhe ne,Kau bisa menghapus nomorku bila mau”,Di matikanya Handphoenya lalu di lemparkanya Handphonenya ke arah lautan luas

 

“Hyung,Apa maksud semua ini?”,Lirih Sungjong

 

“Aku mencintaimu,Aku sadar akan kebodohan ku,Aku juga sadar tak kan semudah itu kau memaafkanku,tapi aku bisa menunggu,bahkan aku mampu menunggu dan membuatmu kembali membukakan hatimu untukku,walau harus memakan waktu hingga berpuluh-puluh tahun”,Ucapnya sambil menyatuka kedua dahi mereka

 

Sungjong menangis,”Aku percaya padamu Hyung,Ku mohon jagalah kepercayaanku ini”

 

L mencium bibir sungjong Lembut,”Pegang omonganku kali ini,bila aku melanggarnya kau boleh mencari selingkuhan kok”

 

Sungjong tertawa pelan,”Berarti aku perlu menyimpan nomor baru orang lagi ne?”

 

L mengerutkan dahinya bingung,”Nugu?,Pacar barumu?”,Kesalnya

 

Sungjong tertawa semakin lebar,”Nde…..,Karena bodohnya Namja baruku itu membuang Handphonenya ke laut”

 

L mengerti,lalu ia kemudian ikut tertawa,”Kajja kita pulang,nanti kau semakin kedinginan,Lihat saja bibirmu sudah membiru”,Ucapnya pelan sambil menatap khawatir wajah kekasihnya

 

“Kita pulang ke mana,Hyung”,Katanya sambil naik ke gendongan L

 

“Kita ke Apartemen mu saja Otte?,Ku rasa nanti saja aku mengambil barang-barangku di apartemen ku,Ku yakin nenek sihir itu ada di sana”,Jawabnya membuat sungjong terkekeh

 

“Siapa yang membolehkan mu tinggal Di Apartemenku?”,Candanya

 

“Aku sudah meminta ijin kepada kekasihku,dan dia sudah mengijinkan tuh”,Enteng L

 

“Aniyo,Aku tak pernah memberikan ijin”,Kekeh Sungjong

 

“Ku rasa pacarku sedang terkena Amnesia,makanya Ia lupa kalau kekasihnya ini sudah punya kunci duplikat apartemenya”,Jawab L sambil memutar-mutarkan badanya

 

“Hya…,Hyung berhenti”,Teriak Sungjong di acuhkan oleh L,Lalu mereka berdua tertawa bersama

 

‘If you leave me,I will catch you and Hug you thig,and I wouldn’t leave you anyomore nae Sungjongie,Nae Baby’

 

 

Banjai Selesai udah satu FF,Just Short FF,pengennya bikin full angst,but saya lagi baik jadi end nya rada ancur berantakan deh :D #Plak


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 179 pengikut lainnya.